
Bina dan Ririn pun segera duduk dikursi.
"Kenapa gak libur aja sih hari ini" keluh Fanny.
"Emang kalau libur, luh mau ngapain?" tanya Bina.
"Ya mau nonton drakor lah" ucap Fanny.
"Na, gelang luh beli dimana? lucu banget" ucap Fanny.
"Gue gak beli, ini gelang dapet ngasih Arka" ucap Bina.
"Gelang couple?" tanya Ririn.
Bina pun hanya mengangguk mengiyakan ucapan Ririn.
"Na, gue iri banget sama luh" ucap Fanny.
"Iri kenapa?" tanya Bina.
"Ya iri lah, secara pacar luh ngetreat luh kayak seorang ratu" ucap Fanny.
"Ga usah iri, nanti juga luh bakal dapet cowok yang ngetreat luh kayak ratu juga kok" ucap Bina.
"Guys mau gak?" ucap Rizky yang tiba-tiba muncul.
"Apaan?" tanya Fanny.
Rizky pun segera membuka tasnya dan ia pun segera mengeluarkan beberapa coklat.
"Wah banyak banget" ucap Bina.
"Gue mau dong" ucap Ririn.
"Ambil aja kalau mau" ucap Rizky.
Bina, Ririn dan Fanny pun segera mengambil coklat tersebut.
"Makasih" ucap mereka bertiga.
"Iya sama-sama" ucap Rizky.
Mereka bertiga pun segera memakan cokelat yang dikasih oleh Rizky.
"Luh kok beli coklatnya banyak banget" ucap Ririn.
"Gue gak beli" ucap Rizky.
"Luh maling?" tanya Bina sambil menghentikan kegiatan makannya.
"Enggak" ucap Rizky.
"Papah gue yang punya pabrik coklat" ucap Rizky.
"Wah keren!" ucap Bina.
"Enak banget, tiap hari pasti makan coklat" ucap Bina.
"Enggak tiap hari juga kali" ucap Rizky sambil tertawa.
"Ke kantin yuk!" ajak Ririn.
"Yuk!" sahut Bina.
"Luh aja, gue mau nonton drakor" ucap Fanny.
"Ky, luh ikut gak?" tanya Bina.
"Enggak" ucap Rizky.
"Yaudah kita ke kantin ya" ucap Bina.
Bina dan Ririn pun segera pergi.
Pada saat melewati kelas Arka, Bina pun melihat kedalam kelasnya Arka.
"Ka, tuh si Bina" teriak Robi.
"Sini, Na" ucap Arka.
__ADS_1
Bina dan Ririn pun segera masuk kedalam kelas XI MIPA 3.
"Kenapa kesini? kangen ya?" tanya Arka.
"Ih percaya diri banget" ucap Bina.
"Luh mau ngapain sih kesini? katanya mau ke kantin" ucap Ririn.
"Mau ngajak Arka ke kantin" ucap Bina sambil nyengir.
"Udah berdua aja, Na" ucap Ririn.
"Eh gue ikut!" sahut Arka.
Arka pun segera merangkul Bina.
"Gue juga ikut dong, bosen dikelas" ucap Robi.
Akhirnya mereka berempat pun segera pergi menuju kantin.
Setelah sampai di kantin, kita berempat pun segera duduk bersama Ardan, Raihan dan Kevin.
"Luh bertiga gak pesen makan?" tanya Robi kepada Ardan, Raihan dan Kevin.
"Enggak, kita ke kantin cuma mau nongkrong doang" ucap Kevin.
"Heh! luh berdua waktu malam minggu kemana?" tanya Raihan kepada Bina dan Arka.
"Kita ke pasar malam" kata Bina.
"Ka, luh waktu itu sengaja ngebut ya biar gue gak bisa nyusul luh" tuduh Raihan.
"Enggak! luh nya aja yang lambat bawa motornya" ucap Arka berbohong.
"Arka emang sengaja ngebut, katanya biar kalian berdua gak ganggu gue sama Arka" ucap Bina terus terang.
"Na, kok malah dikasih tahu" ucap Arka.
Bina pun hanya tersenyum cengengesan.
"Oh iya, kalau luh berdua waktu itu kemana?" tanya Arka kepada Raihan dan Ririn.
"Kita ke timezone" ucap Raihan.
"Inget, ke timezone kan?" tanya Bina.
"Iya" ucap Arka.
"Boneka yang dari timezone masih ada kan?" tanya Arka memastikan.
"Masih ada kok" ucap Bina.
"Luh berdua kenapa gak jadian aja sih" kata Arka kepada Raihan dan Ririn.
"Guys! gue ke kelas dulu ya" ucap Ardan.
"Mau ngapain?" tanya Bina.
"Mau tidur" ucap Ardan.
Ardan pun segera pergi menuju kelasnya.
"Gue kan udah bilang kalau gue udah gak suka sama Raihan" ucap Ririn.
"Luh suka sama Ardan kan?" tanya Raihan.
"Eng..gak" ucap Ririn gugup.
"Gue udah tahu kok" ucap Raihan.
"Luh tahu dari mana?" sahut Bina.
"Tuh, kan Bina nyaut! berarti bener luh suka sama Ardan" ucap Raihan.
"Luh suka sama Ardan?" ucap Kevin dan Robi tidak menyangka.
Ririn pun hanya diam karena ternyata Raihan mengetahuinya.
"Gue tahu kalau luh suka sama Ardan tuh dari bang Chandra" ucap Raihan.
__ADS_1
"Katanya dia sering mergokin luh lihatin Ardan" ucap Raihan lagi.
"Terus si Ardan nya tahu gak kalau luh suka sama dia?" tanya Robi.
Ririn pun hanya menggelengkan kepalanya seraya menjawab tidak.
"Guys! jangan dikasih tahu ke Ardan ya kalau gue suka sama dia" ucap Ririn.
"Iya, kita gak akan bilang kok" ucap Raihan, Robi dan Kevin.
"Mau gue bantuin gak, biar luh jadian sama Ardan" ucap Raihan.
"Ga usah, lagian Ardan gak suka sama gue" ucap Ririn.
"Oh iya, Rin! luh sama Ardan bikin kerajinan apa?" tanya Bina.
"Gak tahu, gue belum bahas tentang tugas itu sama Ardan" ucap Ririn.
"Kelas kalian disuruh buat kerajinan dari barang bekas gak?" tanya Bina kepada Arka, Raihan, Robi dan Kevin.
"Iya disuruh" ucap mereka berempat.
"Kamu sama Julian bikin apa?" tanya Arka.
"Bikin vas bunga dari botol bekas" ucap Bina.
"Luh sekelompok sama Julian?" tanya Robi kepada Bina.
"Iya" ucap Bina.
"Ka, luh gak jealous?" tanya Kevin.
"Kaga lah! ngapain juga jealous, lagian kan ini tugas kelompok" ucap Arka.
"Na, luh mau coklat gak?" tanya Raihan.
"Enggak, soalnya gue udah dikasih tadi" ucap Bina.
"Dikasih Arka?" tanya Raihan.
"Enggak" ucap Bina.
"Kirain dapet ngasih Arka, soalnya kita juga dikasih sama Arka" ucap Raihan.
"Iya kita dikasih coklat sama Arka, soalnya banyak banget yang ngasih dia coklat" sahut Kevin dan langsung mendapat tatapan tajam dari Arka.
"Coklat dari cewek?" tanya Bina kepada Arka.
Arka pun hanya terdiam.
"Iya lah, kan banyak banget fans-fans nya dia" sahut Raihan.
"Terus kalau bukan dari Arka, coklat nya dari siapa?" tanya Robi kepada Bina.
"Pasti dari Julian ya?" tebak Raihan.
Arka pun langsung melihat kearah Bina.
"Bukan" kata Bina.
"Terus dari siapa?" tanya Robi.
"Dari Rizky" ucap Bina.
"Rizky siapa?" tanya Arka sambil menatap Bina.
"Temen sekelas aku" ucap Bina.
"Dia suka sama kamu?" tanya Arka.
"Enggak" kata Bina.
"Gue juga dikasih coklat kok sama Rizky" ucap Ririn kepada Arka agar Arka tidak salah paham.
"Oh gitu, kirain ngasih ke Bina doang" ucap Arka.
"Emang kalau Rizky cuma ngasih ke Bina doang, luh bakal cemburu?" tanya Robi.
"Ya iyalah" ucap Arka.
__ADS_1
"Kalau luh, Na? cemburu gak kalau banyak cewek yang ngasih sesuatu ke Arka" tanya Robi.
"Ya cemburu lah" ucap Bina sambil menundukkan kepalanya.