Prince Of School

Prince Of School
Episode 213


__ADS_3

Setelah mematikan telepon dari Arka, Bina segera pergi ke kamar mandi.


Setelah sampai di kamar mandi, Bina segera mengambil jam tangan Arka. Kemudian setelah itu ia segera kembali ke kamarnya.


"Itu jam tangan nya kado dari luh?" tanya Ririn.


"Iya" ucap Bina sambil meletakkan jam tangan Arka di meja belajarnya.


Kemudian Bina segera duduk disebelah Ririn.


"Rin, jalan-jalan yuk! gue bosen nih" ucap Bina.


"Tapi gue belum mandi" ucap Ririn.


"Ya udah mandi dulu" ucap Bina.


"Kalau gitu gue pinjem baju sama celana luh ya" ucap Ririn.


"Iya" ucap Bina.


Lalu Ririn segera mengambil baju dan celana milik Bina. Setelah itu, ia segera masuk kedalam kamar mandi.


Skip


Setelah selesai mandi, Ririn segera menghampiri Bina.


"Na, pinjem sisir dong" ucap Ririn.


"Ya udah ambil aja" ucap Bina.


"Dimana?" tanya Ririn.


"Di meja rias lah" ucap Bina.


"Gak ada" ucap Ririn.


"Di laci nya" ucap Bina.


"Gak ada, Na" ucap Ririn.


"Masa gak ada sih" heran Bina.


"Ya emang gak ada" ucap Ririn.


Lalu Bina segera menghampiri Ririn dan ia segera mencari sisir miliknya.


"Ini apa!" ucap Bina sambil menunjukkan sisir kepada Ririn.


"Eh iya" ucap Ririn sambil nyengir.


"Makanya kalau nyari tuh pake mata bukan pake mulut" ucap Bina.


"Soalnya mata gue minus jadi gak kelihatan" ucap Ririn.


"Barang sebesar ini masa gak kelihatan" ucap Bina.


"Kelihatan lah, cuma tadi sisir nya kan ngumpet makanya gak kelihatan sama gue" ucap Ririn.


"Ya udah nih" ucap Bina sambil memberikan sisir kepada Ririn.


Lalu Ririn segera mengambil sisir tersebut.


Setelah itu, Bina segera kembali duduk sambil menonton televisi.


"Na, minta bedak sama liptint ya" ucap Ririn.


"Iya" ucap Bina.


"Oh iya, Na! kita mau jalan-jalan kemana?" tanya Ririn.


"Kemana aja, yang penting jalan-jalan" ucap Bina.


Tok...tok...tok


"Buka aja, kak" ucap Bina.


Lalu kak Daniel segera membuka pintu kamar Bina.


"Dek, gue ke cafe dulu ya" ucap kak Daniel.


"Oh iya, kak" ucap Bina.


"Kita sekalian aja kesana, Na" ucap Ririn.


"Mau ke cafe?" tanya kak Daniel.


"Iya, kak" ucap Ririn.


"Ya udah ayo bareng aja" ucap kak Daniel.


Lalu Bina, Ririn dan kak Daniel segera pergi ke cafe dengan mengendarai mobil.

__ADS_1


"Oh iya, Fanny udah pulang ya?" tanya kak Daniel.


"Iya, dia udah pulang" ucap Ririn.


"Emang tadi kakak gak lihat dia pulang?" tanya Bina.


"Enggak, soalnya tadi gue kan ada di kamar" ucap kak Daniel.


...****...


Fanny POV


Setelah sampai, Fanny segera masuk kedalam rumahnya.


"Dari mana kamu?" tanya papah.


"Dari rumah sahabat aku" ucap Fanny.


"Kalau mau nginep di rumah orang tuh bilang dulu ke mamah atau papah" ucap mamah.


"Emang kenapa harus bilang?" tanya Fanny.


"Ya biar kita gak khawatir" ucap mamah.


"Emang mamah sama papah khawatir sama Fanny?" tanya Fanny.


"Kita berdua khawatir lah, masa kita gak khawatir sih sama anak sendiri" ucap mamah.


"Ya biasanya juga kalian gak khawatir sama Fanny" ucap Fanny.


"Mana ada sih orang tua yang gak khawatir sama anaknya" ucap papah.


"Oh iya, itu kamu pake baju sama celana siapa?" tanya mamah.


"Ini punya Bina" ucap Fanny.


"Kamu udah makan belum?" tanya papah.


"Udah" ucap Fanny.


"Oh iya, kamu mau ikut gak?" tanya papah.


"Kemana?" tanya Fanny.


"Piknik" ucap papah.


"Piknik?" tanya Fanny memastikan.


"Iya" ucap papah.


"Soalnya papah sama mamah merasa bersalah sama kamu, waktu itu kan kita gak bisa ambil raport kamu" ucap papah.


"Ya udah ayo siap-siap" ucap mamah kepada Fanny.


"Emang kalian gak kerja?" tanya Fanny.


"Enggak, soalnya hari ini kita berdua mau luangin waktu dulu buat kamu" ucap mamah.


"Ya udah cepet ganti baju, masa piknik pake baju tidur" ucap papah.


"Ya udah tunggu, Fanny mau mandi dulu" ucap Fanny.


Lalu Fanny segera pergi menuju kamarnya.


Sesampainya di kamar, Fanny langsung mengambil baju, celana dan handuk. Kemudian ia segera pergi menuju kamar mandi.


Skip


"Bi" panggil Fanny kepada pembantunya.


"Iya kenapa, non?" tanya pembatu itu.


"Nanti tolong cuciin baju dan celana yang ada di kamar mandi ya" ucap Fanny.


"Iya siap, non" ucap pembatu itu.


Kemudian Fanny segera menghampiri orang tuanya yang berada diluar.


"Ayo cepet naik" ucap papah.


Lalu Fanny segera masuk kedalam mobil.


"Gak pake supir, pah?" tanya Fanny.


"Enggak, lagian kan kita mau piknik keluarga. Jadi gak usah pake supir" ucap papah.


"Makanan sama minuman nya udah beli?" tanya Fanny.


"Udah kok, itu ada makanan sama minuman nya ada dibagasi mobil" ucap mamah.


"Kita mau piknik dimana?" tanya Fanny.

__ADS_1


"Di pantai" ucap mamah.


"Fanny gak mau ke pantai, soalnya kalau jam segini panas" ucap Fanny.


"Terus mau dimana?" tanya papah.


"Ya terserah, tapi jangan tempat yang panas" ucap Fanny.


"Ya udah kalau gitu kita ke villa aja ya, soalnya pasti kalau di sana walaupun cuacanya panas tapi pasti udaranya dingin" ucap mamah.


"Iya terserah deh" ucap Fanny.


Lalu papah segera melajukan mobilnya menuju villa.


...****...


* Stay Cafe


"Na, Fanny dimarahin gak ya sama orang tua nya?" tanya Ririn.


"Gue gak tahu" ucap Bina.


"Oh iya, Na! Arka subscriber Youtube nya banyak juga ya" ucap Ririn.


"Emang Arka bikin konten apa di Youtube?" tanya Bina.


"Cover lagu" ucap Ririn.


"Emang luh gak tahu?" tanya Ririn.


"Enggak" ucap Bina.


"Lagian Arka gak bilang kalau dia bikin konten di Youtube" ucap Bina.


"Oh iya, nama Youtube nya apa?" tanya Bina.


"Arka Aditya" ucap Ririn.


Lalu Bina segera membuka aplikasi Youtube nya dan ia langsung mengikuti channel Youtube Arka.


Kemudian Bina segera menonton video-video di channel Youtube Arka.


"Rin, luh udah subscribe belum?" tanya Bina.


"Gue udah subscribe dari lama kali" ucap Ririn.


"Emang dia bikin Youtube dari kapan?" tanya Bina.


"Dari kelas sepuluh" ucap Ririn.


"Luh subscribe Youtube dia dari kelas sepuluh?" tanya Bina.


"Iya" ucap Ririn.


"Soalnya dia ganteng, makanya waktu itu gue subscribe dia" ucap Ririn terus terang.


"Luh tahu dari mana kalau Arka bikin Youtube?" tanya Bina.


"Gue denger aja dari orang, terus gue subscribe deh Youtube nya" ucap Ririn.


"Sebenernya waktu dulu gue juga suka stalking media sosial nya Arka" ucap Ririn.


"Luh dulu suka ya sama Arka?" tanya Bina.


"Kalau suka sih enggak, tapi gue kepo aja sama dia soalnya ganteng banget" ucap Ririn.


"Kirain luh suka sama Arka" ucap Bina.


"Enggak" ucap Ririn.


"Tapi semenjak kenal deket sama Arka, wajah Arka jadi gak seganteng dulu. Mungkin karena gue sering lihat dia mulu kali ya makanya gantengnya berkurang" ucap Ririn.


"Gantengnya gak berkurang kok, malah menurut gue sekarang dia tambah ganteng" ucap Bina.


"Tapi menurut gue sekarang lebih ganteng Ardan dari pada Arka" ucap Ririn.


"Enggak ah! lebih ganteng Arka dari pada Ardan" ucap Bina tak mau kalah.


"Ganteng Ardan lah" ucap Ririn.


"Arka!" ucap Bina.


"Ardan!" ucap Ririn tak mau kalah.


"Ya udah coba kita tanyain aja ke kak Daniel" ucap Bina.


"Kak, sini dulu" panggil Bina.


Lalu kak Daniel segera menghampiri Bina dan Ririn.


"Apa?" tanya kak Daniel.

__ADS_1


"Menurut kakak, gantengan Arka atau Ardan?" tanya Bina.


"Ya gantengan gue lah" ucap kak Daniel.


__ADS_2