Prince Of School

Prince Of School
Episode 226


__ADS_3

"Ayo guys! katanya mau belanja" ucap Ardan.


"Ya udah ayo" ucap Robi.


"Bentar, kita pingin lihat yang main basket dulu" ucap anak-anak cewek.


Lalu Arka langsung menatap tajam kearah Bina.


"Kenapa?" tanya Bina.


Lalu Arka segera menggendong Bina ala bridal style.


"Ih Arka turunin! aku malu di lihat cowok-cowok yang main basket" ucap Bina.


"Kalau malu tutup mata aja" ucap Arka.


Lalu Arka segera berjalan menuju rumahnya. Kemudian yang lainnya menyusul Arka dan Bina dari belakang.


Sesampainya di rumah, Arka langsung menurunkan Bina.


"Kamu tunggu dulu disini, aku mau ambil kunci motor dulu" ucap Arka.


"Aku mau kabur ah! mau lihat yang main basket" canda Bina.


Lalu Arka langsung menatap tajam kearah Bina.


"Bercanda kali, serius amat jadi orang" ucap Bina.


"Awas loh kalau kesana" ancam Arka.


"Kalau aku kesana, emang kamu bakal ngapain aku?" tanya Bina.


"Aku bakal ceburin kamu ke selokan" canda Arka.


"Ceburin aja kalau berani" ucap Bina.


"Beneran ya, nanti aku ceburin" ucap Arka.


"Ya jangan lah, aku kan udah mandi" ucap Bina.


"Ya kan nanti mandi lagi di selokan" ucap Arka.


"Ih jijik banget" ucap Ana.


"Woy, cepet! ngobrol mulu luh berdua" ucap Robi.


"Ya udah bentar, gue mau ambil kunci motor dulu" ucap Arka.


Lalu Arka segera pergi ke kamarnya untuk mengambil kunci motor.


Beberapa menit kemudian, Arka segera kembali menghampiri yang lainnya.


Kemudian Arka segera menaiki motornya.


Saat Bina mau menghampiri Arka, Arka dengan sengaja melajukan motornya.


"Arka tunggu! aku belum naik" kesal Bina.


Lalu Arka langsung tersenyum saat melihat Bina yang sedang kesal.


"Ya udah cepet naik" ucap Arka.


Lalu Bina segera menghampiri Arka. Kemudian ia segera naik ke motor Arka.


"Pegangan" perintah Arka.


Lalu Bina langsung memegang pundak Arka.


"Jangan disitu pegang nya" ucap Arka.


Lalu Arka segera memegang tangan Bina dan ia langsung melingkarkan tangan Bina dipinggang nya.


"Ka, gue sama Fanny berangkat duluan ya! soalnya luh lama banget" ucap Robi.


Lalu Robi segera melajukan motornya menuju mini market terdekat.


Setelah Robi pergi, Ardan juga langsung melajukan motornya.


"Ka, ayo berangkat" ucap Bina.


"Iya" ucap Arka.


"Eh, tunggu!" ucap Bina.


"Kenapa?" tanya Arka.


"Pintu rumah kamu belum ditutup" ucap Bina.


"Biarin, ada kak Putra ini" ucap Arka.


"Oh ya udah ayo jalan" ucap Bina.


Lalu Arka segera melajukan motornya.


Skip

__ADS_1


Setelah sampai di mini market, Arka dan Bina segera turun dari motor.


Kemudian mereka berdua segera masuk kedalam mini market.


"Mau beli apa?" tanya Arka sambil membawa keranjang belanja.


"Mau beli Snack" ucap Bina.


Lalu mereka berdua segera mencari snack-snack.


Setelah itu mereka segera memasukan Snack kedalam keranjang belanja.


"Ka" panggil Bina.


"Apa?" tanya Arka.


"Aku kok kayak kenal ya sama mereka" ucap Bina.


"Iya kan itu temen kamu, Na" ucap Arka.


Lalu Bina langsung tertawa kecil.


"Ka, aku pingin itu" tunjuk Bina.


"Ya udah ambil" ucap Arka.


"Kamu mau gak?" tanya Bina.


"Ya mau lah" ucap Arka.


"Kamu mau rasa apa?" tanya Bina.


"Matcha" ucap Arka.


Lalu Bina segera mengambil minuman rasa brown sugar dan matcha. Kemudian ia segera memasukan minuman tersebut kedalam keranjang.


Setelah membeli makanan dan minuman, mereka berdua segera mengantri di kasir.


"Ka" bisik Bina.


"Apa?" tanya Arka.


"Mau itu" tunjuk Bina pada coklat yang diletakkan di meja kasir minimarket.


"Mau coklat?" tanya Arka.


"Iya" ucap Bina.


"Ya udah ambil" ucap Arka.


"Guys, gue tunggu diparkiran" ucap Robi yang sudah membayar belanjaannya.


"Iya" ucap Ardan, Arka, Bina dan Ririn.


"Ka, itu permen ya?" tunjuk Bina.


Lalu Arka segera melihat kearah yang ditunjuk Bina.


Arka hanya mengangguk sambil menahan tawanya.


"Aku mau ya" ucap Bina.


"Gak boleh" ucap Arka.


"Kenapa gak boleh?" tanya Bina.


"Itu gak dijual" bohong Arka.


"Mau apa, Na?" tanya Ririn sambil melihat ke belakang.


"Pingin itu" tunjuk Bina.


Lalu Ririn langsung tertawa kecil.


"Kenapa ketawa?" tanya Bina.


"Gak kenapa-napa kok" ucap Ririn sambil tersenyum.


Setelah Ardan dan Ririn selesai membayar, mereka langsung pergi keluar dari mini market tersebut.


Kemudian Arka segera maju sambil menyerahkan belanjaannya.


"Kak, ini dijual gak?" tanya Bina memastikan.


Lalu Arka langsung menggigit bibir bawahnya karena ia merasa malu.


"Itu gak dijual, Na! iya kan, mbak?" tanya Arka.


"Iya, itu gak dijual" ucap kasir minimarket tersebut sambil menahan tawanya.


"Kirain dijual, tadinya aku mau beli permen itu" ucap Bina.


"Kan aku udah bilang kalau permennya gak dijual" ucap Arka.


Setelah semua belanjaannya sudah dihitung, Arka langsung membayar belanjaan tersebut.

__ADS_1


"Ayo" ucap Arka.


Lalu Arka dan Bina segera keluar dari mini market tersebut.


"Ka" panggil Ardan.


"Apaan?" tanya Arka.


"Luh beli gak?" tanya Robi sambil tersenyum.


"Beli apa?" bingung Arka.


"Itu loh yang Bina mau" ucap Robi.


"Gila kali ya luh" ucap Arka.


"Kita gak beli permen itu soalnya gak dijual katanya" ucap Bina.


"Udah, Na! ayo naik" ucap Arka.


Lalu Bina segera menaiki motornya Arka.


"Oh iya, ini tolong pegangin" ucap Arka sambil memberikan kantong belanjaan kepada Bina.


Lalu Bina segera mengambil kantong plastik tersebut.


"Oh iya, nanti kita berenam pergi nya bareng ya naik mobil gue. Nanti gue jemput kalian semua" ucap Arka.


"Oke" ucap semuanya.


"Ya udah gue sama Bina pulang dulu ya" ucap Arka.


"Iya" ucap semuanya.


Kemudian Arka segera melajukan motornya menuju rumahnya.


Setelah sampai di rumah, Arka dan Bina segera turun dari motor.


"Bentar ya, aku mau ambil kunci mobil dulu" ucap Arka.


"Mau ngapain bawa kunci mobil?" tanya Bina.


"Kan sekarang mau naruh barang-barang buat besok, jadi biar gak ribet nantinya" ucap Arka.


"Jadi sekarang kamu mau beres-beres?" tanya Bina.


"Iya" ucap Arka.


"Aku boleh bantuin kamu beres-beres gak?" tanya Bina.


"Gak usah" ucap Arka.


"Ya udah kalau gitu aku ikut, soalnya masa aku ditinggal diluar" ucap Bina.


"Ya udah ayo" ucap Arka.


"Oh iya, sini" ucap Arka sambil mengambil plastik belanjaannya.


"Ya udah ayo ke kamar aku" ucap Arka.


Lalu Arka dan Bina segera masuk kedalam rumah.


"Belanja apa, Ka?" tanya kak Putra.


"Belanja makanan sama minuman" ucap Arka.


Kemudian Arka segera menaruh belanjaan tersebut di sofa.


"Gue mau dong" ucap kak Putra.


"Jangan, ini buat nanti kesana" ucap Arka.


"Kesana kemana?" tanya kak Putra.


"Ke waterpark" ucap Arka.


"Luh mau ke waterpark?" tanya kak Putra.


"Iya, tapi besok" ucap Arka.


"Sama Bina?" tanya kak Putra.


"Iya, sama temen-temen juga" ucap Arka.


"Gue ikut ya" ucap kak Putra.


"Jangan!" ucap Arka.


"Soalnya kan kita mau triple date" ucap Arka.


"Ya kalau gitu gue juga ajak aja pacar gue, jadinya ngedate nya empat couple" ucap kak Putra.


"Enggak...enggak! lagian kan ini acara anak muda, yang tua jangan ikutan" ucap Arka.


"Enak aja luh, gue gak tua tahu! lagian kan umur kita cuma beda 3 tahun" ucap kak Putra.

__ADS_1


"Tapi kan tetep aja kak Putra lebih tua dari Arka" ucap Arka.


__ADS_2