
Setelah selesai memasak, Bina pun segera membawa piring-piring yang berisi nasi goreng ke ruang makan. Sedangkan Julian, ia membawa gelas yang berisi air minum.
Kemudian setelah sampai di ruang makan, mereka berdua pun segera menaruh piring dan gelas tersebut di atas meja makan.
"Bentar ya, Jul! gue mau panggilin kak Daniel dulu" ucap Bina.
"Iya" ucap Julian sambil duduk dikursi.
Lalu Bina pun segera pergi menuju kamarnya kak Daniel.
Setelah sampai, Bina pun segera membuka pintu kamarnya kak Daniel.
"Kak, bangun!" ucap Bina sambil menggoncang tubuh kakaknya.
"Kenapa, dek?" tanya kak Daniel.
"Makan dulu" ucap Bina.
"Luh duluan aja makannya" kata kak Daniel.
"Enggak mau, pokoknya makannya harus bareng" ucap Bina.
"Ya udah iya" pasrah kak Daniel.
Lalu mereka berdua pun segera pergi menuju ruang makan.
Setelah sampai di ruang makan, Bina dan kak Daniel pun segera duduk dikursi.
Kemudian mereka bertiga pun segera memakan nasi goreng buatan Bina.
"Na, besok berangkat sekolah nya bareng gue aja" ucap Julian.
"Gue mau berangkat sendiri, Jul" ucap Bina.
"Mau naik motor?" tanya Julian.
"Iya" ucap Bina.
"Ya udah berangkatnya barengan aja, luh pake motor luh sedangkan gue pake motor gue" ucap Julian.
"Ya udah iya" ucap Bina.
"Jul, nanti kalau Bina jatuh bantuin ya" ucap kak Daniel.
"Ih kakak kok ngedoain Bina jatuh sih" ucap Bina.
"Bukan ngedoain tapi cuma jaga-jaga aja, takutnya luh jatuh" ucap kak Daniel.
"Oh iya nanti besok kalau udah pulang sekolah, kalian mampir ke cafe ya" ucap kak Daniel.
"Siap" ucap Bina.
"Cafe?" bingung Julian.
"Iya cafe" ucap kak Daniel.
"Bukannya waktu itu toko kue ya" ucap Julian.
"Emang, tapi kita sepakat jadiin toko kue itu jadi cafe" ucap Bina.
"Ya udah nanti besok Julian kesana" ucap Julian.
"Na, besok tungguin gue ya! inget yajangan ninggalin" ucap Julian.
"Iya siap" ucap Bina.
"Selesai makan, kita belajar yuk!" ajak Bina kepada Julian.
"Ayo" ucap Julian.
Skip
Setelah selesai makan, Bina pun segera mencuci piring dan gelas bekas dirinya, Julian dan kak Daniel.
__ADS_1
Setelah selesai mencuci piring dan gelas, Bina pun segera pergi menuju ruang tamu.
"Kak, Julian mana?" tanya Bina.
"Dia pulang dulu, katanya sih mau mandi. Tapi nanti dia balik lagi kok kesini soalnya kan mau belajar bareng luh" ucap kak Daniel.
"Oh gitu" ucap Bina.
"Ya udah, kak! Bina ke kamar dulu ya soalnya mau mandi" ucap Bina.
"Iya" ucap kak Daniel.
Lalu Bina pun segera pergi menuju kamarnya.
Setelah sampai di kamar, Bina pun segera mengambil pakaiannya. Setelah itu, ia pun segera masuk kedalam kamar mandi.
Setelah selesai mandi, Bina pun segera membersihkan kamarnya.
Setelah selesai membersihkan kamarnya, Bina pun segera pergi menuju kamar orang tuanya.
Setelah sampai di kamar orang tuanya, Bina pun langsung menyapu kamar orang tuanya.
Setelah itu, Bina pun melihat foto orang tuanya bersama dirinya dan kakaknya. Kemudian ia pun langsung mengambil foto tersebut.
Bina pun memandang foto tersebut sambil meneteskan air matanya karena ia sangat rindu kepada kedua orang tuanya.
"Mah, pah! Bina kangen sama kalian berdua" ucap Bina sambil menangis.
"Dek, lagi ngapain?" tanya kak Daniel yang berada didepan pintu kamar orang tuanya.
Lalu Bina pun langsung menghapus air matanya. Kemudian ia pun segera menoleh kearah kakaknya.
"Tadi Bina habis beres-beres kamar" ucap Bina.
"Oh gitu" ucap kak Daniel.
"Oh iya, itu Julian nungguin kamu di ruang tamu" ucap kak Daniel.
"Oh iya, bentar! Bina mau lanjutin nyapu nya dulu, baru habis itu Bina samperin Julian" ucap Bina.
"Iya" ucap Bina.
Lalu kak Daniel pun segera pergi menuju ruang tamu untuk menemui Julian. Sedangkan Bina, ia pun segera melanjutkan menyapu nya.
Setelah selesai menyapu, Bina pun segera menghampiri Julian di ruang tamu.
"Jul" panggil Bina.
"Apa?" tanya Julian.
"Ayo belajar" ucap Bina.
"Ayo" ucap Julian.
"Mau dimana belajar nya?" tanya Bina.
"Terserah" ucap Julian.
"Belajarnya di kamar luh aja. Kalau disini nanti kalian gak fokus soalnya kan gue lagi nonton tv" ucap kak Daniel kepada Bina.
"Ya udah ayo" ucap Bina kepada Julian.
Akhirnya mereka berdua pun segera pergi menuju kamar Bina.
"Duduk dulu, Jul" ucap Bina.
Lalu Julian pun segera duduk di kursi yang berada di kamar Bina.
"Luh mau air putih atau mau es jeruk?" tanya Bina.
"Es jeruk" ucap Julian.
"Ya udah, gue buatin dulu ya" ucap Bina.
__ADS_1
"Iya" ucap Julian.
Lalu Bina pun segera pergi menuju dapur untuk membuatkan es jeruk.
...****...
Tok...tok...tok
Kak Daniel pun segera membuka pintu rumahnya.
"Eh, Rin! ngapain kesini?" tanya kak Daniel.
"Mau belajar lah, kak" ucap Ririn.
"Kirain mau ngajak Bina main" ucap kak Daniel.
"Enggak lah, kan hari Senin UAS" ucap Ririn.
"Ya udah ayo masuk" ucap kak Daniel.
Lalu Ririn pun segera masuk kedalam.
"Bina nya mana, kak?" tanya Ririn.
"Dia lagi di dapur" ucap kak Daniel.
"Ya udah kalau gitu Ririn ke dapur dulu ya, kak" ucap Ririn.
"Iya" ucap kak Daniel.
Lalu Ririn pun segera pergi ke dapur untuk menghampiri Bina.
"Bina" panggil Ririn.
"Eh, Rin! ngapain kesini?" tanya Bina.
"Kan gue udah bilang kalau gue mau belajar bareng" ucap Ririn.
"Oh iya, gue lupa" ucap Bina.
"Wah, itu pasti buat gue kan?" ucap Ririn saat melihat Bina yang sedang membuat es jeruk.
"Bukan, ini buat gue sama Julian" ucap Bina.
"Julian? emang dia ada disini?" tanya Ririn.
"Iya, dia ada disini" ucap Bina.
"Perasaan tadi gue lihat gak ada Julian di ruang tamu" ucap Ririn.
"Julian ada di kamar gue" ucap Bina.
"Ngapain di kamar luh?" tanya Ririn.
"Dia mau belajar bareng sama gue" ucap Bina.
"Ya udah kalau gitu buatin es jeruk juga buat gue dong" ucap Ririn.
"Ya udah nih ambil aja punya gue" ucap Bina sambil memberikan es jeruk kepada Ririn.
"Terus luh gimana?" tanya Ririn.
"Ya gue bikin lagi" ucap Bina.
"Makasih ya udah dibuatin" ucap Ririn sambil mengambil es jeruk yang dipegang oleh Bina.
"Iya sama-sama" ucap Bina.
"Ya udah, nih tolong kasihin ke Julian" ucap Bina sambil memberikan es jeruk punya Julian.
Lalu Ririn pun segera mengambil es jeruk tersebut.
"Ya udah, gue ke kamar luh duluan ya" ucap Ririn.
__ADS_1
"Iya" ucap Bina.