
Setelah sampai di rumah Arka, mereka berempat pun segera mengetuk pintu rumah Arka untuk memastikan apakah ada orang didalam rumah Arka.
Setelah pintu diketuk, dibukalah pintu itu oleh kak Putra.
"Kak, Arka nya ada?" tanya Ardan.
"Loh emang Arka gak pulang bareng kalian?" tanya kak Putra.
"Enggak! kan dia gak sekolah" ucap Raihan.
"Dia gak sekolah? perasaan tadi pagi dia berangkat sekolah deh" ucap kak Putra.
"Arka beneran gak sekolah, kak!" sahut Raihan.
"Terus dia kemana?" bingung kak Putra.
"Justru itu kita juga bingung" ucap Ardan.
"Robi, Arka beneran nginep di rumah kamu semalam?" tanya kak Putra.
"Iya, kak. Dia semalam emang nginep di rumah gue. Tapi waktu subuh dia pulang" ucap Robi.
"Tadi pagi sih Arka emang datang ke rumah terus langsung keluar lagi pake seragam sekolah" ucap kak Putra.
"Bentar, gue telepon dia dulu" ucap kak Putra.
Putra pun segera menelepon Arka.
"Hallo" ucap seorang cowok.
"Papah" gumam Putra.
"Kenapa handphone Arka ada sama papah?" tanya Putra.
"Arka kemarin kesini, terus handphone sama tas nya ketinggalan. Tapi dia gak balik lagi buat ngambil handphone sama tas nya" ucap papah.
"Oh yaudah kalau gitu, nanti Putra kesana mau ngambil handphone nya Arka" ucap Putra.
Putra pun segera mematikan panggilan teleponnya.
"Kenapa kak?" tanya Kevin.
"Handphone Arka ketinggalan di rumah papah" ucap kak Putra.
"Terus Arka nya ada disana?" tanya Ardan.
"Gak ada" ucap kak Putra.
"Yaudah gue mau kesana dulu ya, mau ngambil handphone nya Arka" ucap kak Putra.
"Iya. Yaudah kita juga pamit ya, kak" ucap mereka berempat.
...****...
Flashback kemarin.
Setelah mengantar Bina pulang, tiba-tiba ada seseorang yang menelepon Arka.
Arka pun langsung melihat kearah layar ponselnya untuk mengetahui siapa yang meneleponnya. Dan ternyata itu adalah papahnya.
"Hallo, pah" ucap Arka.
"Arka, kamu bisa ke rumah papah gak?" tanya papahnya.
"Enggak, aku cape baru pulang sekolah" ucap Arka.
__ADS_1
"Kamu gak sayang ya sama papah?" tanya papahnya.
Arka pun langsung terdiam.
"Papah kangen banget sama kamu, kamu datang ya ke rumah papah" ucap papahnya.
Arka pun hanya diam.
"Gimana? kamu pasti mau kan?" tanya papah.
"Yaudah, Arka kesana" ucap Arka.
Arka pun segera pergi ke rumah papahnya.
Setelah sampai di rumah papahnya, Arka pun segera menekan bel rumah papahnya.
Lalu papah Arka pun keluar untuk menghampiri Arka, dan menyuruh Arka untuk masuk kedalam rumahnya.
"Makan yuk, mamah lagi buatin makanan" ucap papah Arka.
"Itu bukan mamah, pah! mamah udah meninggal" ucap Arka.
"Yaudah ayo, lebih baik kita ke ruang makan" ajak papah.
Akhirnya Arka dan papahnya pun segera pergi ke ruang makan.
Setelah sampai di ruang makan, mereka berdua pun langsung duduk.
Arka pun menyimpan tas sekolah nya dibawah meja, sedangkan ponselnya ia letakkan diatas meja.
"Arka, salam dulu" perintah papah.
Arka pun menuruti perintah papahnya. Ia pun bersalaman dengan mamah tirinya.
"Udah lama banget kamu gak kesini" ucap mamah tirinya.
"Yaudah, lebih baik kita makan aja" ucap papah.
Mereka pun akhirnya makan bersama sambil mengobrol, lebih tepatnya papah dan mamah tirinya yang mengobrol, Arka cuma diam saja sambil menikmati makanan.
"Arka, kamu tinggal disini aja sama kita berdua. Kamu kan masih sekolah jadi kamu perlu bimbingan dari orang tua" ucap mamah tirinya.
"Arka gak perlu bimbingan dari tante!" sahut Arka.
"Tapi tante juga kan mamah kamu, emang sih tante bukan mamah kandung kamu tapi bagaimana pun tante harus merawat kamu sebagai anak tante" ucap mamah tirinya.
"Pah, Arka mau ke toilet dulu" ucap Arka.
Arka pun segera pergi.
Bukannya ke toilet, Arka malah kabur dari rumah papahnya melewati pintu belakang.
Arka pun segera pergi menaiki motornya entah kemana.
Pada saat menjelang malam hari, Arka pun berniat tidak pulang ke rumahnya. Ia memutuskan untuk pergi ke rumah Robi karena rumah Robi lah yang paling dekat jaraknya saat ini.
Tok..tok
Arka pun mengetuk pintu rumah Robi.
"Eh, Ka! luh dari mana? kok luh masih pakai baju seragam" tanya Robi namun Arka tidak menanggapi ucapan Robi.
"Rob, gue malam ini nginep ya di rumah luh" ucap Arka.
"Oke" kata Robi.
__ADS_1
"Yaudah ayo masuk!" ajak Robi.
Mereka berdua pun segera masuk kedalam rumah.
"Rob, gue boleh pinjem baju sama celana luh gak?" tanya Arka.
"Boleh, ambil aja di kamar gue" ucap Robi.
Arka pun segera mengambil baju dan celana di kamarnya Robi.
Setelah sampai di kamarnya Robi, Arka pun langsung mengganti baju dan celananya.
Lalu setelah itu, Arka pun pergi ke ruang tamu untuk menemui Robi yang sedang menonton televisi.
"Luh kenapa, Ka?" tanya Robi karena melihat raut wajah Arka yang sedang badmood.
Arka pun hanya menggelengkan kepalanya seraya menjawab tidak kenapa-napa.
"Luh berantem sama kak Putra ya?" tanya Robi memastikan.
Arka pun hanya menggelengkan kepalanya seraya menjawab tidak.
"Ini si Arka kenapa sih" batin Robi.
"Lebih baik gue gak nanya deh, percuma gak dijawab juga sama dia" batin Robi.
Robi pun segera ke dapur untuk membuatkan mie instan untuk Arka dan dirinya.
Setelah selesai membuatkan mie instan, Robi pun segera kembali menuju ruang tamu untuk menghampiri Arka.
"Nih, makan dulu! pasti luh belum makan ya dari tadi" ucap Robi.
"Makasih, Rob" ucap Arka.
Lalu Arka dan Robi pun segera memakan mie instan tersebut.
"Luh gak bawa tas atau buku gitu, Ka? kan besok sekolah" kata Robi.
"Besok subuh gue pulang ke rumah" kata Arka.
"Kirain gue, luh mau berangkat bareng sama gue ke sekolahnya" ucap Robi.
Setelah selesai memakan mie instan, Arka pun langsung mengambil mangkuk yang telah dipakai olehnya dan Robi.
"Gak apa-apa, Ka! simpen aja, biar nanti gue yang cuci" ucap Robi.
"Gak apa-apa, biar gue aja yang cuci" ucap Arka.
Arka pun segera pergi ke dapur untuk mencuci mangkuk yang telah dipakai olehnya dan Robi.
Setelah selesai mencuci mangkuk tersebut, ia pun langsung menghampiri Robi di ruang tamu.
"Rob, gue tidur dimana?" tanya Arka.
"Di kamar gue aja" ucap Robi.
"Gak mau! gue bukan homo" sahut Arka.
"Yaudah luh tidur di kamar itu aja" ucap Robi.
"Yaudah gue tidur dulu ya" ucap Arka.
"Luh kok tumben tidur jam segini" ucap Robi.
"Emang gue gak boleh gitu tidur jam segini?" tanya Arka dingin.
__ADS_1
"Boleh kok, gue cuma heran aja. Kan biasanya luh tidur sekitar jam 11 malam" ucap Robi.
Arka pun segera masuk kedalam kamar tanpa menghiraukan ucapan Robi, lalu ia pun segera tidur.