Prince Of School

Prince Of School
Episode 190


__ADS_3

"Ini" ucap Bina saat selesai membaca pesan tersebut.


Kemudian Arka langsung mengambil ponselnya.


"Mamah kamu seneng loh kalau kamu pacaran sama aku" ucap Arka.


"Setiap kali aku ke rumah kamu dan mau ngajak kamu main, dia selalu minta aku buat jagain kamu" ucap Arka.


Bina hanya terdiam setelah mendengar ucapan Arka.


"Udah, sekarang lebih baik kamu lanjutin makan burger nya" ucap Arka karena melihat Bina yang hanya diam saja.


Kemudian Bina melanjutkan makannya.


"Ka" ucap Bina.


"Iya, kenapa?" tanya Arka.


"Nanti kamu pura-pura gak tahu aja ya, soalnya kasihan mereka udah nyiapin surprise buat kamu" ucap Bina.


"Iya, aku bakal pura-pura gak tahu" ucap Arka.


"Nanti ke rumah aku nya jam berapa?" tanya Arka.


"Gak tahu, tapi nanti pasti mereka bakal ngabarin kalau misalnya udah selesai ngedekorasi nya" ucap Bina.


"Siapa aja yang ada di rumah aku?" tanya Arka.


"Anak-anak Stray Squad, Ririn, Fanny sama Rizky" ucap Bina.


"Rizky tuh pacarnya Fanny bukan sih? kok nempel banget sama Fanny" heran Arka.


"Bukan, mereka berdua kan sahabatan" ucap Bina.


"Udah dari sini mau kemana lagi?" tanya Arka.


"Terserah" ucap Bina.


"Mau ke pantai gak?" tanya Arka.


"Mau" ucap Bina.


Setelah selesai menikmati makanan dan minuman, mereka berdua langsung membayar makanan dan minuman masing-masing. Tadinya Arka mau sekalian membayar pesanan Bina juga namun Bina tidak mau dibayarkan oleh Arka.


Kemudian Bina dan Arka segera pergi keluar dan mereka langsung masuk kedalam mobil.


Lalu Arka segera melajukan mobilnya menuju pantai.


Skip


Setelah sampai di pantai, Bina dan Arka segera turun dari mobil. Lalu mereka segera duduk di tempat yang telah disediakan sambil menikmati keindahan pantai.


"Indah banget ya pantai nya" ucap Arka.


"Iya" ucap Bina sambil memfoto sunset.


Setelah memotret foto, pandangan Bina beralih melihat orang tua yang sedang berlarian dipantai dengan anaknya.


Arka langsung melihat kearah yang Bina pandang.


"Kenapa, Na?" tanya Arka.


"Waktu dulu, aku pingin banget liburan ke pantai bareng keluarga aku. Tapi sekarang keinginan itu gak bakal terwujud" ucap Bina.


Arka langsung terdiam setelah mendengar ucapan Bina.


Ting


Bina segera melihat ke layar ponselnya dan ternyata ada pesan masuk dari Ririn.


Ririn :


Na, luh sama Arka ada dimana sekarang?


Lalu Bina langsung membalas pesan tersebut.


^^^Bina :^^^


^^^Di pantai^^^


Ririn :


Sekarang luh sama Arka kesini aja, soalnya udah pada siap nih. Orang-orang juga udah pada ngumpul


^^^Bina :^^^


^^^Oh ya udah^^^


"Ka, ayo pergi ke rumah kamu" ucap Bina.


"Ya udah ayo" ucap Arka.

__ADS_1


Lalu mereka segera pergi menghampiri mobil. Kemudian mereka berdua langsung masuk kedalam mobil. Setelah itu, Arka segera melajukan mobilnya menuju rumahnya.


...****...


* Rumah Arka


Setelah sampai, mereka berdua segera turun dari mobil.


Kemudian mereka berdua segera masuk kedalam rumah Arka.


Saat masuk kedalam, ruangan sangat gelap.


"Kok gelap sih" teriak Arka agar semua orang mendengar nya.


Kemudian lampu rumah Arka menyala.


"HAPPY BIRTHDAY TO YOU! HAPPY BIRTHDAY TO YOU! HAPPY BIRTHDAY! HAPPY BIRTHDAY! HAPPY BIRTHDAY ARKA" teriak semuanya.


"Makasih semuanya, gue terharu banget sumpah. Gue kira luh semua gak inget ulang tahun gue" ucap Arka.


Bina hanya bisa menahan tawanya.


"Tiup dong lilinnya" ucap Robi sambil memegang kue ulang tahun.


"Make a wish dulu lah" ucap Kevin.


Arka langsung berdoa, setelah itu Bina langsung meniup lilin tersebut.


Kemudian Robi segera menaruh kue tersebut di atas meja.


"Sini kak" suruh Ardan.


Lalu Arka segera menghampiri Ardan.


"Cepet potong kuenya" ucap Ardan.


Lalu Ark segera memotong kue tersebut.


"Kue pertamanya mau dikasih ke siapa?" tanya kak Putra.


"Kak, aku mau kasih ke Bina gak apa-apa kan?" bisik Arka kepada kak Putra.


"Iya gak apa-apa" ucap kak Putra.


Kemudian Arka langsung menghampiri Bina dan ia langsung memberikan kue tersebut kepada Bina.


"Buat aku?" tanya Bina memastikan.


"Iya" ucap Arka.


"Makasih" ucap Bina sambil mengambil


"Iya sama-sama" ucap Arka.


Lalu Ardan, Robi, Raihan dan Kevin segera menarik paksa Arka dan membawanya ke kolam renang.


Kemudian mereka berempat langsung mendorong Arka ke kolam renang.


"Anjir luh semua! dingin tahu" ucap Arka sambil menggigil kedinginan.


Lalu Arka segera naik, dan ia langsung mengejar teman-temannya.


Grep


Arka langsung memegang tangan Ardan.


"Ka, jangan! gue gak bawa baju sama celana" ucap Ardan.


"Bodo amat" ucap Arka sambil tertawa.


Lalu Arka langsung mendorong Ardan ke kolam renang.


"Mampus luh" ucap Arka sambil tertawa.


"Luh berdua ngapain pada renang udah tahu dingin. Cepet ganti baju!" suruh kak Putra.


Lalu Arka dan Ardan langsung pergi menuju kamar Arka untuk berganti pakaian.


"Na, pingin" ucap Ririn.


Lalu Bina langsung menyuapi Ririn.


"Luh kayak ibu yang nyuapin anaknya tahu gak" ucap Fanny.


Bina hanya tersenyum mendengar Fanny.


"Rizky mana?" tanya Bina.


"Tuh sama Bella, soalnya Rizky kasihan ngelihat Bella sendirian" ucap Fanny.


"Cie, tadi jalan-jalan sama Arka" ucap Ririn.

__ADS_1


"Apaan sih, kan itu disuruh luh semua" ucap Bina.


"Tadi disepanjang perjalanan ngomongin apa aja?" tanya Fanny.


"Gak ngomongin apa-apa" ucap Bina.


"Mana ada gak ngomong apa-apa sampe berjam-jam" ucap Fanny.


"Eh bentar ya, gue mau ambil minum dulu" ucap Ririn.


"Ambilin buat kita juga, Rin" ucap Bina.


"Tangan gue cuma ada dua" ucap Ririn.


"Ya udah ambilin buat gue aja" ucap Bina.


"Gue mau ambil sendiri aja" ucap Fanny.


Lalu Fanny dan Ririn segera pergi mengambil jus.


Trining...trining


Lalu Bina segera melihat ke layar ponselnya dan ternyata ada panggilan telepon dari Adzril.


Kemudian Bina segera keluar rumah karena didalem sangat berisik sebab lagu yang diputarkan volume terlalu keras.


"Hallo, zril" ucap Bina.


"Udah di pestanya Arka ya?" tanya Adzril.


"Iya, udah" ucap Bina.


"Kadonya udah dikasih?" tanya Adzril.


"Udah" ucap Bina.


"Oh iya sebenernya gue mau jujur sama luh" ucap Adzril.


"Jujur?" tanya Bina memastikan.


"Iya, gue mau jujur" ucap Adzril.


"Jujur tentang apa?" tanya Bina.


"Sebenernya surat yang gue kasih tuh surat cinta, jadi gue sengaja kasih surat itu biar luh sama Arka balikan lagi" ucap Adzril terus terang.


"Ih Adzril!" ucap Bina.


"Sorry, Na! gue cuma mau bantu biar kalian balikan lagi" ucap Adzril.


Lalu Bina langsung mematikan panggilan teleponnya.


Kemudian ia segera masuk kedalam.


"Na, nih" ucap Ririn sambil memberikan jus kepada Bina.


"Rin, kado gue mana?" tanya Bina.


"Di kamar Arka" ucap Ririn.


"Aduh gimana nih" ujar Bina.


"Kenapa sih?" bingung Ririn.


"Arka nya sekarang dimana?" tanya Bina.


"Lagi ganti baju di kamarnya" ucap Ririn.


"Kenapa sih, Na?" tanya Fanny.


"Hmm...gak apa-apa" ucap Bina.


"Ya udah nih" ucap Ririn sambil memberikan jus kepada Bina.


"Makasih" ucap Bina sambil mengambil jus tersebut.


"Luh kenapa sih, Na? kok kayak gelisah banget" ucap Fanny.


"Gak apa-apa" ucap Bina.


Lalu Bina segera meminum jus tersebut.


Kemudian Arka dan Ardan segera turun dari tangga.


"Ka, sini" ucap Raihan.


Lalu Arka dan Ardan segera menghampiri Raihan dan Kevin.


"Apa?" tanya Arka.


"Ucapin sesuatu dulu dong" ucap Kevin sambil memberikan mic kepada Arka.

__ADS_1


"Ucapin apa?" bingung Arka.


"Ucapin apa aja terserah luh" ucap Kevin.


__ADS_2