Prince Of School

Prince Of School
Episode 15


__ADS_3

Bina, Fanny, Rizky dan Ardan pun segera memakan makanan dan minuman yang telah kami pesan.


Bina pun melirik kearah Arka, dan ia pun melihat Bella sedang menyuapi Arka.


Entah kenapa hati Bina terasa sakit sekali melihat mereka berdua. Rasanya Bina pingin nangis sekarang juga.


Ardan yang dari tadi memperhatikan Bina nampaknya mengetahui apa yang dirasakan Bina saat ini.


"Na" panggil Ardan.


"ii..iya" ucap Bina dengan nada bergetar.


"Na, luh gak apa-apa kan?" ucap Fanny dan Rizky bersamaan.


"Gak apa-apa! gue ke toilet dulu ya" kata Bina.


"Oh iya Ky, ini uangnya nanti tolong bayarin ya" ucap Bina sambil memberikan uang kepada Rizky.


Bina pun buru-buru ke toilet karena dia tidak mau menangis didepan orang-orang.


"Hikss...hikss" tangis Bina.


Bina pun langsung menangis tanpa henti, setelah cukup tenang, Bina pun memutuskan untuk keluar. Namun pada saat pintu dibuka, Bina melihat ada anak kelas sebelah yaitu Salma, Dea dan Dela yang sedang berkaca didepan cermin.


"Udah selesai belum nangisnya?" sindir Dea.


"Ngomong-ngomong luh udah putus ya sama Arka?" tanya Salma.


"Bukan urusan luh" ucap Bina sambil melangkahkan kakinya keluar, namun saat hendak keluar, kaki Bina terjatuh akibat tersandung oleh kaki Dela.


"Aww" ringis Bina.


"Aduh princess jatuh! pasti sakit banget ya" ucap Dela.


Bina pun segera bangun dan keluar dari toilet. Dan dia mendengar suara ketawa Salma, Dea dan Dela yang tentu saja menertawakan dirinya.


Bina pun berjalan dengan kaki yang sedikit pincang akibat tersandung oleh kaki Dela tadi. Dan entah kemana sekarang ia pergi yang penting ia tidak pergi ke kantin.


"Na!!!" teriak seseorang.


Bina pun langsung menengok kearah orang yang memanggil dirinya.


"Rino" gumam Bina.


Rino pun segera berjalan menghampiri Bina.


"Ada apa, No?" tanya Bina.


"Gak apa-apa, cuma mau manggil aja" ucap Rino.


"Kirain ada apa" ucap Bina.


"Gak ke kantin, Na?" tanya Rino.


"Udah tadi" jawab Bina singkat.


"Oh, udah" ucap Rino.


"Kaki kamu kenapa, Na?" tanya Rino lagi.


"Tadi kepentok meja kantin" ucap Bina berbohong.


"Na, lutut kamu lebam tuh" ucapnya lagi.


Bina pun melihat kearah lututnya, dan ternyata lututnya memang lebam.


"Aku obatin ya" ucap Rino.


Tiba-tiba Rino pun langsung menggendong Bina.

__ADS_1


"Rino, turunin gue!!!" teriak Bina.


"Kaki kamu kan lagi sakit, lebih baik kamu diem aja" ucap Rino.


"Ih malu dilihatin orang" ucap Bina.


"Gak apa-apa, Na" ucap Rino.


Setelah sampai di UKS, Rino pun segera mengobati luka dilutut Bina.


"Kata Billy katanya kamu sama Arka putus ya" ucap Rino.


"Hmm...iya" ucap Bina.


"Berarti gue ada kesempatan dong buat deket lagi sama luh" ucap Rino.


"Sorry ya, gue udah gak suka sama luh" ucap Bina.


"Jahat banget kamu" keluh Rino.


Bina pun tertawa akibat nada bicara Rino yang seolah-olah putus asa walaupun sebenernya dirinya sedang bersedih.


"Kok ketawa" ucap Rino.


"Emang gue gak boleh ketawa gitu?" tanya Bina.


"Boleh lah siapa juga yang ngelarang" ucap Rino.


"Gue ke kelas ya! bentar lagi bel masuk bunyi" ucap Bina.


"Yaudah ayo! bareng aja keluarnya" ucap Rino.


Bina dan Rino segera keluar dari UKS. Ketika keluar UKS, Bina berpapasan dengan Arka, Raihan, Kevin, Robi dan siapa lagi kalau bukan Bella.


"Kalian habis ngapain berduaan di UKS?" tanya Raihan.


"Habis ngobatin Bina, lututnya lebam akibat kepentok meja" ucap Rino.


"Ka, tungguin aku!!!" teriak Bella.


"Cepat sembuh ya, Na" ucap Raihan, Kevin dan Robi bersamaan.


"Iya, makasih" ucap Bina.


"Na, gue ke kelas duluan ya" kata Rino.


"Oh iya, No! makasih ya udah obatin lutut gue" ucap Bina.


"Iya sama-sama" ucap Rino.


"Lain kali hati-hati jangan sampai luka kayak gini lagi" ucap Rino lagi.


"Iya...iya" ucap Bina.


Bina pun segera pergi menuju kelasnya.


* Kelas XI MIPA 2


"Kaki luh kenapa, Na?" tanya Fanny.


"Tadi gue jatuh waktu buru-buru mau ke kelas, Fan" ucap Bina berbohong.


"Assalamualaikum anak-anak!" ucap Pak Budi yang tiba-tiba datang.


"Walaikumsalam pak" ucap semuanya.


"Silahkan rangkum ya materi PAI dari hal 170-175" ucap pak Budi.


"Sedikit amat pak" ucap Jason.

__ADS_1


"Yaudah kalau gitu bapak tambahin" ucap pak Budi.


"Gak usah pak! gak usah didengerin si Jae mah" ucap Rizky.


"Nama gue Jason bukan Jae" kesal Jason.


"Terserah gue dong mau manggil luh apa" ucap Rizky.


"Oh iya, anak-anak jangan lupa ya kalau besok sekolah kita akan mengadakan pemilihan ketua OSIS" kata pak Budi.


"Ingat ya jangan golput" ucap pak Budi lagi.


"Iya pak" sahut anak-anak kelas XI MIPA 2.


...****...


* Kelas XI MIPA 3


"Siang semuanya!" ucap pak Agus.


"Siang pak" kata semua yang ada di kelas.


"Arka, bangun!" ucap Robi yang duduk disebelahnya.


Arka pun terbangun karena mendengar suara Robi.


"Heh! kamu ngapain main hp" ucap pak Agus kepada Raihan.


"Hmm...saya lagi main mobile legend pak" ucap Raihan dengan polosnya.


"Kalian juga ngapain main hp" ucap pak Agus kepada Salma, Dela dan Dea.


"Lagi goyang shopee pak, tanggung nih bentar lagi" ucap mereka bertiga.


"Kamu lagi ngapain ngelamun" ucap pak Agus kepada Arka.


"Biasa pak dia lagi banyak problem" ucap Kevin.


"Dasar ya anak muda zaman now bukannya belajar ini malah main hp, ngelamun, makan dikelas" sindir pak Agus.


"hehehe" tawa Robi karena ketahuan makan.


...****...


"Na, kita ke mall yuk!" ajak Fanny.


"Sama Rizky?" tanya Bina.


"Yup! sama siapa lagi lah kalau bukan dia" ucap Fanny.


"Yuk! sekalian gue juga mau beli lip tint nih" ucap Bina.


"Yaudah kuy!!!" ucap Rizky.


Bina, Fanny dan Rizky pun segera pergi ke mall dengan menggunakan mobil Fanny.


Setelah sampai di mall , kita pun memilih barang yang akan dibeli. Setelah membeli barang yang sudah dibeli tadi, kita pun memutuskan untuk makan di mall tersebut.


"Na, bukannya itu Arka sama Bella kan?" kata Fanny sambil menunjuk.


Bina pun langsung melihat kearah yang ditunjuk oleh Fanny. Dan ternyata memang benar itu adalah Arka dan Bella.


Entah kenapa Bina merasa selalu bertemu sama 2 makhluk itu. Rasanya Bina pingin pindah ke saturnus aja agar tidak melihat mereka berdua lagi.


"Fan, Ky, kayaknya gue harus pulang deh soalnya gue takut pulangnya terlalu malam" ucap Bina.


"Gak apa-apa sendirian pulang nya?" tanya Rizky.


"Iya gak apa-apa kok" ucap Bina.

__ADS_1


"Yaudah hati-hati ya, Na" ucap Fanny dan Rizky bersamaan.


__ADS_2