Prince Of School

Prince Of School
Episode 215


__ADS_3

"Jadi kita mau kemana nih?" tanya Ardan.


"Ke pantai" ucap Bina.


"Jangan ke pantai, Na! soalnya panas" ucap Ririn.


"Terus mau kemana?" tanya Bina.


"Kita kulineran aja" ucap Ardan.


"Tapi gue bawa uang dikit" ucap Bina.


"Kan nanti dibayarin Arka" ucap Ardan.


"Kamu tenang aja, nanti biar aku yang bayarin" ucap Arka.


"Gue juga dibayarin kan?" tanya Ririn.


"Ya luh dibayarin sama Ardan lah" ucap Arka.


"Kamu juga tenang aja, Rin! nanti aku bayarin kok" ucap Ardan.


"Nanti kalau udah gak panas, kita ke pantai ya" ucap Bina.


"Iya" ucap Arka.


"Ya udah ayo jalan" suruh Bina ke Ardan.


Lalu Ardan segera melajukan motornya.


Setelah motor Ardan pergi, Arka segera menyusul dari belakang.


Tin..tin


Arka membunyikan klakson motornya.


"Arka ngambek deh kayaknya, Na" ucap Ardan sambil tertawa.


"Emang, kan dia cemburuan orangnya" ucap Bina sambil tertawa.


"Luh juga sama" ucap Ardan.


"Iya sih, tapi Arka lebih cemburuan daripada gue" ucap Bina.


Tin...tin


"Berisik banget itu si Arka" ucap Ardan.


Disisi lain


"Woy berisik! telinga gue sakit dengernya" ucap Ririn.


"Emang luh punya telinga?" tanya Arka.


"Ya punya lah anjir" kesal Ririn.


"Oh iya, temen luh satu lagi mana?" tanya Arka.


"Dia lagi piknik" ucap Ririn.


"Piknik sama siapa?" tanya Arka.


"Sama orang tuanya lah" ucap Ririn.


"Piknik kemana?" tanya Arka.


"Luh nanya mulu kayak dora" ucap Ririn.


"Kalau gue Dora berarti luh boots nya dong" ucap Arka.


"Enak aja gue disamain kayak monyet" ucap Ririn.


"Berjanda kali" ucap Arka.


"Bercanda anjir! bukan berjanda" ucap Ririn.


Skip


Setelah sampai, mereka berempat segera turun dari motor.


"Kita mau beli apa nih?" tanya Ririn.


"Martabak yuk" ucap Ardan.


"Ya udah terserah luh deh, gue ikut aja" ucap Arka.


"Ka, kamu ngambek ya ke Ardan?" tanya Bina.


"Enggak" ucap Arka.


"Enggak, kok" ucap Arka.


"Ya udah ayo, Na" ucap Ardan.


"Kok ngajak Bina sih" ucap Ririn sedikit kesal.


"Kan bukannya sekarang kita lagi challenge ya?" tanya Ardan.


"Ya emang" ucap Ririn.

__ADS_1


"Ya berarti aku harus deket sama Bina kan?" ucap Ardan.


"Lebih baik udahan aja challenge nya, kasihan Ririn jadi cemburu" ucap Arka padahal ia juga sebenarnya cemburu melihat Bina dan Ardan.


"Ya udah, kita udahan aja challenge nya" ucap Bina karena takut Ririn marah kepadanya.


"Gak apa-apa kok, lanjutin aja" ucap Ririn.


"Luh gak marah kan, Rin?" tanya Bina memastikan.


"Enggak kok" ucap Ririn.


Lalu mereka berempat segera membeli martabak. Kemudian mereka langsung duduk ditempat yang telah disediakan sambil menunggu pesanannya.


"Oh iya, Fanny sama Robi jadian belum?" tanya Ardan.


"Belum lah, orang Fanny nya gak suka sama Robi" ucap Ririn.


"Terus dia sukanya sama siapa?" tanya Ardan.


"Sama Jungkook BTS" ucap Ririn.


"Siapa tuh?" tanya Ardan.


"Biasalah artis Korea" sahut Arka.


"Kok luh tahu, Ka?" heran Ririn.


"Ya dari namanya aja kelihatan kalau itu orang Korea" ucap Arka.


"Kenapa sih cewek suka sama orang-orang Korea?" tanya Ardan.


"Ya karena mereka ganteng" ucap Bina dan Ririn bersamaan.


"Cuma karena ganteng?" tanya Ardan.


"Bukan ganteng doang sih" ucap Ririn.


"Terus karena apa lagi?" tanya Ardan.


"Karena mereka berbakat" ucap Bina.


"Emang bakat mereka apa?" tanya Ardan.


"Mereka jago nyanyi" ucap Bina.


"Kalau nyanyi sih aku juga bisa" ucap Arka.


"Selain itu mereka jago dance dan nge-rapp" ucap Bina.


"Gue juga bisa dance kok" bohong Ardan.


"Iya" ucap Ardan.


"Coba tunjukin" ucap Ririn.


"Enggak mau" ucap Ardan.


"Bilang aja gak bisa" ucap Bina.


Lalu penjual martabak datang menghampiri mereka berempat. Kemudian ia segera meletakan pesanan mereka berempat di meja.


Setelah meletakkan pesanan, penjual martabak segera kembali melayani pembeli yang lainnya.


"Aww panas" ucap Bina.


"Jangan dulu dimakan, udah tahu masih panas" ucap Arka.


"Kan aku laper" ucap Bina.


"Tiupin dulu, baru makan" suruh Arka.


Lalu Bina segera meniup martabak tersebut, kemudian ia segera memakannya.


"Oh iya, Ka! tadi aku lihat video-video di channel Youtube kamu" ucap Bina.


"Kamu lihat?" ucap Arka.


"Iya" ucap Bina.


"Kamu kenapa gak kasih tahu aku kalau kamu punya Youtube" ucap Bina.


"Soalnya aku malu" ucap Arka.


"Ngapain malu?" tanya Bina.


"Ya malu aja, kan waktu itu subscriber nya masih dikit" ucap Arka.


"Emang luh punya channel Youtube, Ka?" tanya Ardan.


"Punya" ucap Arka.


"Kontennya tentang apa?" tanya Ardan.


"Cuma cover lagu doang" ucap Arka.


"Kalian berdua gimana sih, masa pacar dan sahabatnya gak tahu sih kalau Arka punya Youtube channel" ucap Ririn.


"Emang kamu tahu?" tanya Ardan.

__ADS_1


"Ya tahu lah, aku kan nge-subscribe Arka dari kelas sepuluh" ucap Ririn.


"Waktu kelas sepuluh kamu suka sama Arka ya?" tanya Ardan.


"Enggak kok" ucap Ririn.


"Terus kok kamu tahu sih kalau Arka punya Youtube" ucap Ardan.


"Kan aku tahu dari orang lain kalau Arka punya Youtube, terus aku subscribe deh" ucap Ririn.


"Oh jadi luh ngefans ya sama gue" ucap Arka.


"Dulu iya, tapi sekarang enggak" ucap Ririn.


"Kenapa sekarang enggak?" tanya Arka.


"Soalnya sekarang gue tahu sikap asli luh, makanya gue gak ngefans lagi" ucap Ririn.


"Emang sikap asli gue gimana?" tanya Arka.


"Luh bucin banget, sampe gue geli lihatnya Makanya pas gue tahu, gue jadi gak ngefans lagi sama luh" ucap Ririn.


"Emang kalau dulu sikap gue gimana?" tanya Arka.


"Dulu tuh luh kelihatan kalem gitu, makanya gue ngefans sama luh" ucap Ririn.


"Dulu kalem? kalem dari mananya coba" ucap Ardan sambil tertawa.


"Emang dulu Arka gak kalem ya?" tanya Bina.


"Ya enggak lah" ucap Ardan.


"Gue kalem tahu waktu dulu" ucap Arka.


"Mana ada orang kalem ngaku dirinya kalem" ucap Ardan.


"Guys! kayaknya challenge nya gak seru ya, soalnya kita kayak lagi bareng sama pasangan masing-masing" ucap Bina.


"Gimana kalau kita foto, tapi gue foto bareng Bina dan Arka foto bareng Ririn" ucap Ardan.


"Terserah deh, gue mah ikut aja" pasrah Arka.


"Ya udah, Na! ayo foto bareng" ucap Ardan.


"Ayo" ucap Bina.


"Ka, fotoin dong" ucap Ardan.


"Ya udah sini" ucap Arka sedikit kesal.


Lalu Arka segera memfoto Bina dan Ardan.


Cekrek


"Udah" ucap Arka.


"Lagi dong" ucap Bina.


"Udah ah! tangan aku nya pegel" ucap Arka.


Lalu Arka segera mengembalikan ponsel kepada Ardan.


"Rin, aku boleh posting foto sama Bina kan?" tanya Ardan.


"Iya, boleh" ucap Ririn.


"Kamu gak marah kan?" tanya Ardan.


"Enggak, lagian kan cuma challenge" ucap Ririn.


"Ya udah sekarang kamu foto bareng Arka" perintah Ardan.


"Cepet deketan" perintah Bina agar Arka mendekat dengan Ririn.


Arka segera menuruti perintah Bina.


"Satu...dua...tiga" ucap Bina.


Cekrek


"Lagi...lagi" ucap Bina.


"Udah ah!" ucap Arka.


Lalu Arka segera melanjutkan makannya.


"Udah ini ke pantai ya, kan cuacanya udah gak panas" ucap Bina.


"Iya terserah kamu aja" ucap Arka.


"Katanya mau kulineran" ucap Ardan.


"Kan ini kita lagi kulineran" ucap Bina.


"Tapi kok cuma makan martabak doang" ucap Ardan.


"Kan udah ini kita jajan lagi terus habis itu baru kita ke pantai" ucap Bina.


"Oh gitu" ucap Ardan.

__ADS_1


__ADS_2