
"Cium Bina sekarang!!!" ucap Raihan.
Semuanya pun langsung kaget mendengar tantangan yang diberikan oleh Raihan.
"Luh gila ya!" ucap Arka.
"Kan katanya luh pilih dare" ucap Raihan.
"Yaudah" ucap Arka.
"Luh beneran mau nyium Bina, Ka?" tanya Fauzi.
Arka pun hanya mengangguk.
"Na, sini tangan kamu" ucap Arka.
Bina pun menuruti perintah Arka.
Lalu Arka pun mencium tangan Bina.
"Udah" ucap Arka singkat.
"Kok tangan sih" ucap Raihan.
"Kan tadi luh gak ngejelasin apa nya yang di cium, jadi bebas dong" ucap Arka.
"Iya deh, terserah luh" ucap Raihan.
Permainan truth or dare pun selesai.
Bina dan anak-anak Stray Squad pun menonton televisi sambil mengobrol dengan santai.
"Ka, luh sekolah gak besok?" tanya Robi.
"Sekolah" ucap Arka.
"Beneran udah sembuh kakinya?" tanya Bina.
"Udah" ucap Arka.
"Oh iya! besok kan pembagian hadiah lomba. Nanti perwakilan kelas XI MIPA 3 siapa yang mau ngambil hadiahnya?" tanya kak Fauzi.
"Ya pasti Arka lah, kan dia kapten basketnya" ucap Robi.
"Kalau luh mau jadi perwakilan yang ngambil hadiahnya silahkan aja" ucap Arka.
"Gue pingin banget, Ka! Boleh gak gue yang ambil hadiahnya" ucap Raihan.
"Yaudah luh aja yang ambil" ucap Arka.
"Oh iya, besok bakal ada panggung juga loh" ucap kak Fauzi.
"Kenapa ada panggung? masa cuma ambil hadiah doang ada panggungnya" ucap Ardan.
"Buat seneng-seneng aja, kan pasti beberapa siswa atau siswi ada yang mau nyumbang lagu biar acaranya tambah seru" ucap kak Fauzi.
"Gue mau nyanyi ah" ucap Robi.
"Jangan! suara luh jelek" sahut Raihan
Dan semuanya pun tertawa karena ucapan Raihan.
"Ka, kamu besok nyanyi aja" ucap Bina.
"Enggak,ah! aku gak bisa nyanyi" ucap Arka.
"Bohong banget, waktu itu kan kamu nyanyiin aku sebelum tidur" ucap Bina.
"Ka, tahu gak?" tanya Ardan.
__ADS_1
"Tahu, apaan?" tanya Arka.
"Bina waktu itu datang ke kelas sambil senyum-senyum sendiri. Terus kita tanya dia kenapa senyum-senyum eh Bina cerita ke semua temen yang ada di kelas, katanya semalem sebelum tidur dia dinyanyiin sama luh" ucap Ardan dengan jujur.
"Ih, Ardan! ember banget sih mulutnya" ucap Bina sedikit kesal.
Arka pun hanya tersenyum.
"Bangga banget kayaknya dinyanyiin sama Arka" ucap kak Fauzi sambil tersenyum.
"Udah,ih! jangan bahas itu, Bina kan jadi malu sama Arka" ucap Bina.
"Kenapa mesti malu?" tanya Arka.
"Hmm...ya malu aja gitu" ucap Bina.
"Ka, besok luh nyanyi aja, biar Bina bangga sama luh" ucap kak Chandra.
"Hmm... gimana ya?" pikir Arka.
"Kamu mau lihat aku tampil nyanyi?" tanya Arka kepada Bina.
Bina pun mengangguk.
"Gimana kalau nyanyinya bareng kamu" ucap Arka.
"Aku gak bisa nyanyi" ucap Bina.
"Bohong banget, aku waktu itu denger kok kamu nyanyi" ucap Arka.
"Kapan denger aku nyanyi?" tanya Bina.
"Waktu aku main ke rumah kamu" ucap Arka.
"Udah kalian duet aja" ucap Kevin
"Bina suka deg-degan kalau naik panggung" ucap Bina.
"Kalau aku lihat kamu, malah makin deg-degan lah" ucap Bina.
"Kenapa deg-degan?" tanya Arka.
"Luh gimana sih, Ka! Bina pasti salah tingkah campur deg-degan lah kalau lihat luh. Mana sambil dinyanyiin lagi, gimana gak meleleh tuh si Bina" ucap Ardan.
"Kamu sering deg-degan kalau lihat aku?" tanya Arka.
"Kalau ditatapnya lama sih suka deg-degan" ucap Bina terus terang.
"Atau gini aja, luh nanti saling ganti aja natap nya" saran kak Chandra kepada Bina.
"Maksudnya, kak?" tanya Bina bingung.
"Kan luh suka deg-degan kalau lihatin Arka kelamaan, jadi luh waktu nyanyi nya harus lihat kearah penonton terus lihat kearah Arka terus lihat penonton lagi terus lihat ke Arka lagi. Gitu aja seterusnya" jelas kak Chandra.
"Yaudah deh, Bina bakal turutin saran kak Chandra" ucap Bina.
"Kita nanti mau nyanyi apa, Na?" tanya Arka.
"Gak tahu" ucap Bina.
"Nyanyi yang romantis aja" saran Kevin.
"Lagu yang romantis apaan?" tanya Arka.
"Cinta satu malam aja" saran Raihan.
"Yang kayak gimana lagunya?" tanya Arka.
"Cinta satu malam oh indahnya, cinta satu malam buatku melayang, walau satu malam akan selalu kukenang selama-lamanya" ucap Raihan.
__ADS_1
"Luh mah suka gak bener kalau ngasih saran" ucap Arka.
"Lagunya Rizky Febian sama Ziva Magnolya aja, so sweet tuh lagunya" saran Kevin.
"Oh lagu terlukis indah" kata Arka.
"Yaudah, yang itu aja. Soalnya Bina hapal lagunya" ucap Bina.
"Orang-orang kayaknya bakal baper deh kalau kalian nyanyi lagu itu" ucap Kevin.
"Bukan orang-orang sih yang baper tapi lebih tepatnya Bina yang baper. Iya kan, Na?" ucap Arka.
"Ih sok tahu banget" ucap Bina.
"Kita lihat aja nanti!" ujar Arka.
"Oh iya Ka, gue pulang dulu ya. Gue belum mandi soalnya" ucap Kak Chandra.
"Kita semua juga belum mandi bang, kan tadi pas pulang sekolah langsung kesini" ucap Robi.
"Gue juga mau pulang ya" ucap Ardan.
"Yaudah kita semua pulang aja" ucap kak Fauzi.
"Oh yaudah" ucap Arka.
"Dan, anterin Bina pulang" ucap Arka.
"Sip" ucap Ardan.
Bina dan anak-anak Stray Squad pamit kepada Arka dan mereka pun segera pergi meninggalkan Arka.
...****...
"Dan, makasih ya udah nganterin gue" ucap Bina.
"Iya, sama-sama" ucap Ardan.
"Yaudah, gue masuk ya" ucap Bina.
"Na, tunggu!" kata Ardan.
"Kenapa?" tanya Bina.
"Besok waktu luh nyanyi sama Arka, luh harus tatap Arka yang lama" ucap Ardan.
"Gue gak bisa" ucap Bina.
"Dengerin gue! Arka juga pasti salah tingkah ditatap sama luh, jadi besok luh harus pura-pura gak salah tingkah didepan Arka" ucap Ardan.
"Gimana caranya?" tanya Bina.
"Luh harus santai jangan kaku. Kalau luh kaku, Arka bakal tahu kalau luh salah tingkah" ucap Ardan.
"Terus gimana lagi?" tanya Bina.
"Saat luh lihat kearah Arka, luh harus harus senyum yang biasa aja jangan yang berlebihan" ucap Ardan.
"Emang bedanya senyum biasa sama senyum berlebihan apa?" tanya Bina.
"Kalau senyum biasa tuh kayak senyum kalem gitu. Sedangkan senyum yang berlebihan tuh kayak yang senyumannya terlalu bahagia" jelas Ardan.
"Luh kenapa nyaranin gue kayak gitu?" tanya Bina.
"Karena gue pingin lihat si Arka salah tingkah, lagian tadi si Arka percaya diri banget bilang luh bakal salah tingkah sama dia" ucap Ardan.
"Oke, gue bakal ikutin saran luh deh" ucap Bina.
"Yaudah gue masuk kedalam ya, soalnya gue belum mandi dari tadi" ucap Bina.
__ADS_1
Bina pun masuk kedalam rumahnya, sedangkan Ardan langsung pulang ke rumahnya.