
* Kamar Bina
"Gue ganti baju dulu ya" ucap Bina.
"Iya" ucap Ririn.
Bina segera pergi menuju kamar mandi.
Ririn berjalan menghampiri kucing milik Bina.
"Na, gue kasih makan si kimchi ya" teriak Ririn.
"Iya" teriak Bina yang berada di kamar mandi.
Ririn segera memberi makan kucing Bina.
Setelah selesai berganti pakaian, Bina segera menghampiri Ririn.
"Rin, gue balikin rok nya nanti ya" ucap Bina.
"Iya, santai aja kali" ucap Ririn.
"Gembul banget si kimchi" ucap Ririn.
"Ya iyalah, orang gue suka kasih dia makan" ucap Bina.
"Kasihan ya kimchi ditinggal bapaknya ke Jakarta" ucap Ririn.
"Heh! emang dia anak nya Arka apa" ucap Bina.
"Kan ini emang anak luh berdua" ucap Ririn.
"Masa anak gue kucing" ucap Bina.
"Dek" teriak kak Daniel yang baru datang.
"Apa, kak?" teriak Bina.
"Mau gak?" teriak kak Daniel.
"Apaan?" teriak Bina.
"Pizza" teriak kak Daniel.
"MAU!!!" teriak Bina.
"Rin, ke bawah yuk!" ucap Bina.
"Ayo" ucap Ririn sambil menaruh kimchi dilantai.
Akhirnya Bina dan Ririn segera pergi kebawah untuk menemui kak Daniel.
"Wah! enak banget kayaknya" ucap Bina.
"Ya emang enak lah" ucap kak Daniel.
"Ya udah gue ke dapur dulu ya mau ambil Coca-Cola sama gelas dulu" ucap kak Daniel.
"Iya" ucap Bina.
Kak Daniel segera pergi menuju dapur.
"Rin, ayo duduk" ucap Bina.
"Iya" ucap Ririn.
Ririn segera duduk disebelah Bina.
"Ayo makan pizza nya, jangan malu-malu" suruh Bina sambil memakan sepotong pizza.
Ririn segera mengambil sepotong pizza.
"Makasih" ucap Ririn.
"Makasih nya ke kak Daniel, kan dia yang beli pizza nya" ucap Bina.
Lalu kak Daniel segera kembali dan ia segera menaruh gelas dan satu botol Coca-Cola berukuran besar.
"Kak Daniel, Ririn minta ya" ucap Ririn.
"Iya ambil aja" ucap kak Daniel.
"Oh iya, kalian sekelas gak?" tanya kak Daniel.
"Sekelas dong" ucap Bina.
"Oh iya, Rin! tadi si kimchi dimasukin ke kandangnya gak?" tanya Bina.
__ADS_1
"Enggak" ucap Ririn.
"Yah! bisa-bisa naik ke kasur dia" ucap Bina.
"Ya udah, gue ke kamar dulu ya" ucap Bina sambil pergi menuju kamarnya.
"Rin" panggil kak Daniel.
"Iya kenapa, kak?" tanya Ririn.
"Luh kenapa jadi pendiem sih? perasaan dulu gak se-pendiam ini deh" tanya kak Daniel.
"Emang iya, kak?" tanya Ririn.
"Iya, luh jadi pendiem banget sekarang" ucap kak Daniel.
"Tapi dulu Ririn kan emang pendiem, kak" ucap Ririn.
"Pendiem dari mananya coba? orang waktu itu gue lihat luh joget-joget bareng Bina" ucap kak Daniel.
"Mana pake topi sama sepatu punya gue lagi waktu joget" ucap kak Daniel sambil tertawa.
"Ih kak Daniel malah diingetin" ucap Ririn.
"Emang dulu luh sama Bina kenapa sih pake barang-barang gue pas joget?" tanya kak Daniel.
"Soalnya ngikutin orang-orang yang ada di music video nya, makanya Bina waktu itu ngambil barang-barang nya kak Daniel" ucap Ririn.
"Oh gitu" ucap kak Daniel.
"Kak, Ririn minta Coca-Cola ya" ucap Ririn.
"Iya ambil aja" ucap kak Daniel.
Ririn segera mengambil botol Coca-Cola.
"Bisa gak buka nya?" tanya kak Daniel.
"Susah, kak" ucap Ririn.
"Ya udah sini biar gue buka" ucap kak Daniel.
Ririn segera memberikan botol Coca-Cola tersebut kepada kak Daniel.
Lalu kak Daniel segera membuka botol tersebut dan menuangkannya ke gelas mereka bertiga.
"Buat apa, kak?" bingung Ririn.
"Itu dibibir luh ada saos" ucap kak Daniel.
"Makasih, kak" ucap Ririn sambil mengambil tisu tersebut, lalu Riri. segera mengelap bibirnya.
"Iya" ucap kak Daniel.
"Bina mana sih? kok lama banget" ucap kak Daniel.
"Bina lagi masukin kimchi ke kandang, kak" ucap Ririn.
"Tapi masa lama banget sih" ucap kak Daniel.
Kemudian Bina segera datang menghampiri Ririn dan kak Daniel. Lalu ia segera duduk sambil mengambil sepotong pizza lagi.
"Luh lama amat, dek" ucap kak Daniel.
"Iya soalnya tadi Bina ke kamar mandi dulu" ucap Bina.
"Ini gelas Bina yang mana?" tanya Bina.
"Yang itu" tunjuk kak Daniel.
Lalu Bina segera mengambil gelas tersebut dan meminumnya.
"Enak banget ya kuliah cuma tiga kali seminggu" ucap Bina.
"Walaupun tiga kali tapi tugasnya banyak, dek" ucap kak Daniel.
"Iya juga sih" ucap Bina.
...****...
"Na, gue pulang dulu ya" ucap Ririn.
"Iya" ucap Bina.
Ririn segera pergi keluar.
Sesampainya di luar, Ririn segera menaiki motornya.
__ADS_1
"Yah, bensinnya habis lagi" keluh Ririn.
"Kenapa, Rin?" tanya kak Daniel sambil menghampiri Ririn.
"Bensinnya habis, kak" ucap Ririn.
"Ya udah kalau gitu gue beliin dulu" ucap kak Daniel.
"Eh! gak usah, kak" ucap Ririn.
"Gak apa-apa, sekarang mendingan luh tunggu dulu aja didalem sama Bina. Nanti kalau gue udah datang, gue kasihin bensin nya ke luh" ujar kak Daniel.
"Oh iya, kak! ini uangnya" ucap Ririn.
"Gak usah! biar pake uang gue aja" ucap kak Daniel.
Lalu kak Daniel segera menaiki mobilnya, kemudian ia segera melajukan mobilnya menuju pom bensin.
Setelah kak Daniel pergi, Ririn segera kembali menghampiri Bina.
"Rin, luh kenapa balik lagi?" tanya Bina.
"Bensin gue habis" ucap Ririn.
"Ya udah kalau gitu gue beliin dulu ya" ucap Bina.
"Gak usah! soalnya lagi dibeliin sama kak Daniel" ucap Ririn.
"Rin" panggil Bina.
"Apa" ucap Ririn.
"Luh kangen Fanny gak sih?" tanya Bina.
"Iya kangen banget" ucap Ririn.
"Kita video call dia yuk!" ucap Bina.
"Ayo, tapi pake handphone luh" ucap Ririn.
Bina segera mem-video call Fanny.
Tidak menunggu lama, Fanny segera mengangkat panggilan video call dari Bina.
"Fanny!!!" teriak Bina sambil dadah-dadah ke kamera.
"Bina, gue kangen" ucap Fanny dengan ekspresi sedih.
"Gue juga kangen sama luh" ucap Bina.
"Luh gimana kabarnya?" tanya Fanny.
"Gue baik kok" ucap Bina.
"Kalau Ririn?" tanya Fanny.
"Dia juga baik kok" ucap Bina.
"Sekarang Ririn ada sama gue nih" ucap Bina sambil mengarahkan kamera nya kepada Ririn.
"Oh iya, Fan! kita sekelas loh" ucap Bina.
"Serius?" tanya Fanny.
"Iya" ucap Bina.
"Oh iya, luh disana ada temen gak?" tanya Bina.
"Gue belum punya temen disini" ucap Fanny sedih.
"Luh tenang aja, nanti juga luh pasti punya temen kok disana" ucap Bina.
"Fan, luh sering ketemu Robi gak?" tanya Ririn.
"Gue baru ketemu tadi, itu pun cuma sebentar" ucap Fanny.
"Kalau sama Arka ketemu gak?" tanya Bina.
"Kalau sama Arka sih gue gak ketemu" ucap Fanny.
"Oh iya, nanti kalau libur kalian kesini dong" ucap Fanny.
"Iya, nanti kalau libur gue kesana. Sekalian gue juga mau ketemu Arka" ucap Bina.
"Rin, luh juga harus ikut" ucap Fanny.
"Iya, tapi kalau gue nya gak sibuk ya" ucap Ririn.
__ADS_1
"Iya" ucap Fanny.