Prince Of School

Prince Of School
Episode 149


__ADS_3

Akhirnya mereka semua pun sampai di lapangan basket SMA Tunas Bakti.


"Makasih ya, Na! udah nganterin kita" ucap Bina.


"Iya sama-sama" ucap Ana.


"Sekolah kalian mainnya ke berapa?" tanya Ana.


"Kedua" ucap Ardan.


"Lawan SMA mana?" tanya Ana.


"SMA Doa bangsa" ucap Arka.


"Oh gitu" ucap Ana.


"Ya udah kalau gitu gue pergi dulu ya" ucap Ana.


"Iya" ucap semuanya.


Lalu Ana pun segera pergi.


"Kalian bawa apaan tuh diplastik?" tanya Kevin.


"Makanan sama minuman lah" ucap Fanny.


"Gue minta minum dong, haus nih" ucap Raihan.


"Beli aja sendiri" ucap Fanny.


"Pelit banget" ucap Raihan.


"Nih" ucap Bina sambil memberikan botol air mineral kepada Raihan.


"Beneran buat gue?" tanya Raihan.


"Iya" ucap Bina.


"Makasih" ucap Raihan.


"Gue juga mau dong, Na" ucap Kevin.


"Nih" ucap Bina sambil memberikan botol air mineral kepada Kevin.


"Makasih ya, Na" ucap Kevin.


"Iya" ucap Bina.


"Oh iya nih" ucap Bina sambil memberikan botol air mineral kepada Ardi.


"Makasih, Na" ucap Ardi.


"Iya sama-sama" ucap Bina.


"Luh beli minum berapa, Na?" tanya Ririn.


"Beli tiga" ucap Bina.


"Terus nanti luh minum apa? kan minumnya udah dikasih ke mereka bertiga" ucap Ririn.


"Nanti gue beli lagi aja" ucap Bina.


"Nih gue balikin aja minumnya, Na" ucap Ardi.


"Gak apa-apa ambil aja" ucap Bina.


"Ya udah kalau gitu gue mau cari kantin dulu ya, soalnya mau beli minum lagi" ucap Bina.


"Aku ikut!" ujar Arka.


Bina pun langsung terdiam.


"Ya udah ayo, aku juga mau beli minum" ucap Arka.


"Oh ya udah" ucap Bina.


Lalu mereka berdua pun segera pergi untuk membeli minum.


"Guys, Arka sama Bina kenapa sih? kok kayak canggung gitu" tanya Raihan.


"Mereka berdua putus" ucap Fanny.


"Hah? putus?" tanya Kevin.

__ADS_1


"Iya putus" ucap Fanny.


"Pantes aja fotonya Arka di Instagram Bina udah dihapus" ucap Raihan.


"Kenapa bisa putus?" tanya Kevin.


"Karena Bina pingin fokus belajar dulu, makanya dia putus sama Arka" ucap Ririn.


"Masa cuma gara-gara pingin fokus belajar sampe harus putus segala" heran Raihan.


"Justru itu gue juga heran. Masa cuma gara-gara itu, mereka jadi putus" ucap Fanny.


"Mungkin putusnya karena ada alasan lain" ucap Kevin.


"Alasan lainnya apa?" tanya Fanny.


"Mungkin ada pihak ketiga" ucap Kevin.


"Jadi Arka selingkuh?" tanya Fanny.


"Si Arka kaga selingkuh anjir!" sahut Ardan.


"Terus alasan mereka putus tuh kenapa?" tanya Fanny.


"Guys! bisa gak sih jangan urusin masalah mereka berdua" ucap Ardan.


Sontak Fanny, Raihan dan Kevin pun langsung terdiam.


...****...


"Ini kantinnya dimana sih" batin Bina.


"Kantinnya dimana sih?" tanya Arka.


"Enggak tahu" ucap Bina tanpa melihat kearah Arka.


"Bentar ya, aku tanya dulu ke orang" ucap Arka.


Lalu Arka pun segera menghampiri orang-orang yang sedang berkumpul.


"Permisi" ucap Arka.


"Iya, kenapa?" tanya orang itu.


"Eh Gilang, apa kabar luh" ucap Arka.


"Gue baik kok, tapi hati gue lagi gak baik" ucap Arka.


"Baru putus ya luh?" tebak Gilang.


"Kok luh tahu sih" heran Arka.


"Tahu lah, kan gue cenayang" ucap Gilang.


"Oh iya, Ka! kenalin ini temen gue" ucap Gilang.


"Arka" ucap Arka sambil mengulurkan tangan kepada temannya Gilang.


"Lino" ucapnya sambil membalas uluran tangan Arka.


"Ka, itu Bina kan?" tunjuk Gilang.


"Iya" ucap Arka.


"Katanya putus tapi kok masih barengan" ucap Gilang.


"Eh itu ceweknya pergi" ucap Lino kepada Arka.


Lalu Arka pun langsung melihat ke belakang dan memang benar bahwa Bina pergi. Mungkin karena Arka kelamaan mengobrol dengan temannya.


"Oh iya, kantin di sebelah mana?" tanya Arka.


"Dari sini luh lurus aja, terus nanti belok ke kanan" ucap Gilang.


"Ya udah makasih ya" ucap Arka sambil berlari mengejar Bina.


Lalu Arka pun memegang tangan Bina.


Sontak Bina pun langsung melepaskan tangan Arka yang memegang tangannya.


"Bukan ke kiri, tapi ke kanan" ucap Arka.


Lalu Bina pun segera berjalan menuju kearah kanan.

__ADS_1


Arka pun mengikuti Bina dari arah belakang.


Setelah sampai, mereka berdua pun segera membeli air mineral.


"Bina" panggil seseorang.


"Adzril" ucap Bina.


"Oh jadi dia yang namanya Adzril" batin Arka.


Lalu Adzril pun segera menghampiri Bina.


"Apa kabar?" tanya Adzril.


"Baik kok" ucap Bina.


"Luh balikan lagi sama Arka?" tanya Adzril.


"Enggak" ucap Bina.


"Terus kenapa berduaan?" tanya Adzril.


"Emang kalau kita berduaan kenapa?" sinis Arka.


"Enggak kenapa-napa sih, cuma gue seneng aja kalau luh berdua balikan" ucap Adzril.


"Alah b*cot" batin Arka.


"Oh iya, Na! gue tuh sebenernya pingin ngomong sesuatu sama luh" ucap Adzril.


"Uhuk...uhuk" Arka pun tersedak saat meminum air.


Sontak Bina dan Adzril pun melihat kearah Arka sekilas.


"Mau ngomong apa?" tanya Bina.


"Nanti aja deh gue omongin nya" ucap Adzril.


"Oh ya udah kalau gitu gue pergi ke lapangan basket dulu ya" ucap Bina.


"Oh iya" ucap Adzril.


Lalu Bina pun segera pergi. Kemudian Arka pun segera mengikuti Bina dari arah belakang.


Setelah sampai di lapangan basket, Bina dan Arka pun segera menghampiri teman-temannya.


"Luh berdua kok lama banget sih beli minumnya" ucap Fanny.


"Iya, soalnya tadi kita bingung nyari kantinnya" ucap Arka.


"Pantes aja lama" ucap Fanny.


"Rin, itu apa?" tanya Ardan saat melihat karton yang Ririn pegang.


"Jeng...jeng" ucap Ririn sambil memperlihatkan tulisan pada karton tersebut.


"Wah, kamu niat banget sih" ucap Ardan sambil tersenyum.


"Iya dong, kan aku mau nyemangatin pacar aku" ucap Ririn.


"Sayang, jangan ngambek dong" sindir Kevin kepada Ririn.


"Luh ngomong ke siapa?" bingung Fanny saat Kevin bicara seperti itu.


"Gue nyindir Ririn, soalnya kemarin Ririn ngomong gitu" ucap Kevin.


Ririn pun langsung ingat kejadian saat Arka mengerjainya.


"Ihhhh berisik!" ucap Ririn sambil menahan malu.


"Kenapa sih?" bingung Ardan.


"Itu loh! waktu latihan basket kemarin kan luh ke toilet dulu. Lalu Ririn nelpon ke Arka buat nanyain luh. Terus si Arka ngerjain dia, Arka bilang bahwa luh ada disamping Arka dan Arka bilang kalau luh lagi ngambek sama Ririn. Jadi si Ririn nyuruh Arka buat loud speaker. Waktu udah di loud speaker, Ririn bilang sayang jangan ngambek dong" jelas Kevin.


"Oh gitu" ucap Ardan sambil tersenyum


"Pake dijelasin lagi, udah tahu gue malu" batin Ririn.


"Udah bucin ya sekarang" ucap Arka sambil tertawa kecil.


"Arka berisik!" ucap Ririn sedikit kesal karena Arka kemarin mengerjainya.


"Pasti malu tuh si Ririn, mana pak Vito kemarin denger lagi" ucap Raihan.

__ADS_1


"Pak Vito denger?" tanya Ririn.


"Iya" ucap Raihan.


__ADS_2