Prince Of School

Prince Of School
Episode 130


__ADS_3

Setelah membeli air mineral, Arka pun langsung menghampiri Bina yang berada dimobil.


"Nih" ucap Arka sambil memberikan botol air mineral kepada Bina.


"Thank you" ucap Bina.


"You're welcome" ucap Arka sambil tersenyum.


Lalu mereka berdua pun segera memakan makanan tersebut.


"Arka" panggil Bina.


"Kenapa?" tanya Arka.


"Kamu masukin sambelnya berapa sendok?" tanya Bina.


"Empat sendok" bohong Arka.


"Kok gak pedes sih" ucap Bina.


"Mungkin lidah kamunya udah kebal kali, makanya rasanya jadi gak pedes" ucap Arka.


"Kamu bohong ya" ucap Bina.


"Enggak kok, itu empat sendok" ucap Arka sambil tersenyum.


"Tuh, kan! kamu senyum, pasti kamu ngebohong" ucap Bina.


"Emang kalau aku senyum gak boleh?" tanya Arka.


"Ya boleh" ucap Bina.


"Tapi kamu bohong" ucap Bina.


"Iya maaf, aku gak mau kamu sakit perut" ucap Arka.


"Tapi rasanya kurang enak, soalnya sambelnya dikit" ucap Bina.


"Ya udah siniin buburnya, biar aku aja yang makan" ucap Arka.


"Ih jangan dong! aku kan lapar" ucap Bina.


"Ya udah, dimakan dong" suruh Arka.


"Iya, ini juga aku mau makan kok" ucap Bina.


Lalu Bina pun segera memakan buburnya kembali.


"Udah ini mau kemana?" tanya Arka.


"Terserah" ucap Bina.


"Ke jurang mau?" tanya Arka.


"Ih serem banget" ucap Bina.


"Terus mau kemana?" tanya Arka.


"Hmm...kemana ya" pikir Bina.


"Pulang aja deh" ucap Bina.


"Kok pulang sih, kan aku pingin main dulu sama kamu" ucap Arka.


"Ya udah kemana aja deh terserah kamu" ucap Bina.


"Oh iya, Ka! aku seneng banget tahu" ucap Bina.


"Seneng gara-gara pemotretan bareng aku?" tebak Arka.


"Bukan" ucap Bina.


"Terus seneng kenapa?" tanya Arka.


"Aku bakal punya adik" kata Bina.


"Mamah kamu hamil?" tanya Arka.


"Ya iyalah, Ka! masa kak Daniel yang hamil" ucap Bina gregetan.


"Cie punya adik" ucap Arka.


"Menurut kamu, adik aku cewek atau cowok?" tanya Bina.


"Menurut aku sih cowok" ucap Arka.

__ADS_1


"Tapi kata aku sih cewek" ucap Bina.


"Kira-kira nama yang bagus buat cewek apa ya?" pikir Bina.


"Bina Adara Agatha. Bagus tuh namanya, terus pasti cantik orangnya" ucap Arka.


"Itu kan nama aku" ucap Bina.


"Masa nama aku dipake sama adik aku" ucap Bina.


"Emang adik kamu udah pasti cewek?" tanya Arka.


"Ya gak tahu" ucap Bina.


"Aku pingin cepet-cepet mamah lahiran deh" ucap Bina.


"Kamu pingin cepet-cepet punya adik ya?" tanya Arka.


"Iya" ucap Bina.


"Pasti adik aku nanti lucu banget deh" ucap Bina.


"Ya iyalah, orang kakaknya aja lucu" ucap Arka.


"Oh iya! Nanti kamu kalau udah selesai kuliah, kamu mau kerja dulu atau nikah dulu?" tanya Bina.


"Ya kerja dulu lah! terus kalau udah sukses, aku bakalan nikah. Soalnya aku gak mau kalau istri aku ngerasain hidup susah" jelas Arka.


"Beruntung banget ya yang jadi istri kamu nanti" ucap Bina.


"Kan nanti yang jadi istri aku itu kamu" kata Arka.


"Kalau bukan gimana? kan jodoh ditangan tuhan" ucap Bina.


"Ya aku bakal berdoa terus supaya aku jodoh sama kamu" ucap Arka.


"Ya udah deh, aku juga bakal berdoa semoga kita berdua berjodoh" ucap Bina.


"Ngomong-ngomong kenapa kita jadi bahas tentang ini ya. Padahal kita kan belum lulus SMA" ucap Arka.


"Iya juga ya" ucap Bina.


"Oh iya, nanti kamu lomba basket dimana?" tanya Bina.


"Sekolah mana aja yang ikut?" tanya Bina.


"SMA Mutiara, SMA Tunas Bakti, SMA Doa Bangsa, SMA Merah Putih, SMA Garuda" ucap Arka.


"Terus kalau lomba, semua murid libur gak?" tanya Bina.


"Ya tergantung kepala sekolah" ucap Arka.


"Aku pingin nonton" ucap Bina.


"Kalau kamu sekolah lebih baik jangan, kalau diliburkan baru kamu nonton" ucap Arka.


"Ya udah kamu bilang aja ke kepala sekolah, biar sekolahnya libur" ucap Bina.


"Gak mau, nanti aku kena marah kepala sekolah" ucap Arka.


"Ya kamu bilang ke kepala sekolah, tim kamu butuh supporter" ucap Bina.


"Hmm...kalau bawa supporter sih pasti boleh, tapi gak semua harus nonton juga. Nanti yang ada lapangan nya dipenuhi anak-anak SMA Mutiara" ucap Arka.


"Ya udah kamu bilang aja butuh beberapa suporter, pasti kepala sekolah ngijinin" ucap Bina.


"Ya udah nanti aku tanyain ke kepala sekolah deh" ucap Arka.


"Yeay! semoga aja diijinin" ucap Bina.


"Kayaknya kamu seneng banget" ucap Arka.


"Ya iyalah, kan aku mau jadi supporter kamu" ucap Bina.


"Ya udah cepet habisin makanannya!" perintah Arka.


Lalu Bina pun segera menghabiskan bubur ayam tersebut.


Setelah selesai makan, Arka pun langsung melajukan mobilnya.


Setelah sampai, mereka berdua pun langsung turun. Kemudian mereka berdua pun segera berjalan menuju pantai.


"Ngapain ke pantai?" tanya Bina.


"Soalnya kita berdua udah lama gak ke pantai" ucap Arka.

__ADS_1


Lalu mereka berdua pun segera duduk diatas pasir pantai.


"Ka, foto yang tadi udah dikirim ke whatsapp kamu belum?" tanya Bina.


"Bentar, aku mau cek dulu" ucap Arka sambil membuka aplikasi whatsapp nya.


"Udah, Na" ucap Arka.


"Kirimin ke aku dong foto-foto nya" ucap Bina.


"Oke" ucap Arka sambil mengirim foto-foto tersebut ke whatsapp Bina.


"Udah ada belum?" tanya Arka.


"Udah" ucap Bina.


"Oh iya semuanya jadi berapa? biar aku aja yang bayar" ucap Bina.


"Gak usah biar aku aja yang bayar" kata Arka.


"Masa kamu terus sih yang ngeluarin uang" ucap Bina.


"Ya gak apa-apa" ucap Arka.


"Tapi kan aku gak enak" ucap Bina.


"Gak apa-apa, lagian kan cowok harus menanggung biaya ceweknya" ucap Arka.


"Tapi kan"


Arka pun membekap mulut Bina dengan tangannya.


"Gak apa-apa, Na" ucap Arka.


"Ya udah lepasin" ucap Bina.


Lalu Arka pun segera melepaskan bekapannya.


"Na, itu ada yang nyewain kuda" ucap Arka.


"Ya terus kenapa?" tanya Bina.


"Naik yuk" ajak Arka.


"Tapi bayarnya sama aku" ucap Bina.


"Sama aku aja bayarnya" ucap Arka.


"Ya udah gak jadi aja" ucap Bina.


"Ya udah, bayarnya masing-masing aja" ucap Arka.


"Ayo" ajak Arka sambil memegang kedua tangan Bina agar Bina segera berdiri.


Lalu mereka berdua pun segera menghampiri orang yang menyewa kuda.


"Permisi, pak" ucap Arka.


"Iya" ucap bapak tersebut.


"Saya mau menyewa kuda" ucap Arka.


"Oh boleh, mau berapa jam?" tanya bapak itu.


"Berapa jam, Na?" tanya Arka.


"Setengah jam aja, soalnya kalau satu jam kelamaan" ucap Bina.


"Setengah jam bisa gak, pak?" tanya Arka.


"Bisa" ucap bapak itu.


"Ya udah setengah jam aja" ucap Arka.


"Berapa ya, pak?" tanya Arka.


"Seratus ribu" ucap bapak itu.


"Ya udah nih uangnya" ucap Arka sambil memberikan uang dua ratus ribu kepada bapak tersebut.


Lalu bapak tersebut pun langsung mengambil uang yang Arka kasih.


"Aku bayar sendiri aja" ucap Bina kepada Arka.


"Ya udah sini" ucap Arka sambil mengambil uang seratus ribu Bina.

__ADS_1


__ADS_2