Prince Of School

Prince Of School
Episode 95


__ADS_3

Setelah dua jam, akhirnya Bina pun segera bangun dari tidurnya. Lalu ia pun segera pergi ke dapur untuk memasak mie goreng.


Setelah selesai memasak, ia pun langsung memakan mie goreng tersebut di ruang makan.


Bina pun memakan mie goreng sambil memainkan ponselnya.


Lalu Bina pun melihat group chat angkatannya, karena ada notifikasi dari group tersebut.


SMA Mutiara (XI MIPA/XI IPS)


0875xxxxxx :


Diberitahukan kepada seluruh siswa dan siswi SMA Mutiara, bahwa besok akan dilaksanakan camping antar sekolah.


Jadi besok diharapkan untuk datang ke sekolah pada jam 7 pagi.


08586xxxxx :


Ini semua wajib ikut?


0875xxxxxx :


Yang  mau ikut aja, yang enggak mau gak usah datang.


Setelah membaca pemberitahuan nya, Bina pun langsung menutup aplikasi chat tersebut.


Tiba-tiba ponsel Bina pun berdering, lalu ia pun segera melihat ke layar ponselnya. Dan ternyata ada panggilan video call grup dari Fanny.


"Kenapa, Fan?" tanya Bina sambil memakan mie goreng.


"Na, Rin, luh berdua harus ikut ya" ucap Fanny.


"Iya bawel" ucap Ririn.


"Gue kayaknya gak ikut deh" ucap Bina.


"Loh kok gitu" ucap Fanny dengan ekspresi sedih.


"Gue gak enak badan, Fan" ucap Bina.


"Makanya luh sekarang istirahat yang banyak, biar besok luh jadi sembuh" ucap Fanny.


"Na, ikut aja! kan luh kemarin yang maksa gue buat ikut, masa sekarang jadi luh yang gak ikut sih" ucap Ririn.


"Yaudah deh, iya" ucap Bina pasrah.


"Nah, gitu dong!" ucap Ririn.


"Pokoknya nanti kita harus harus satu tenda" ucap Fanny.


"Iya, Fan! bawel banget luh" ucap Ririn.


"Semoga ada cowok ganteng disana" ucap Fanny.


"Aamiin" ucap Ririn.


"Luh berdua mau camping atau mau nyari cowok sih?" tanya Bina.


"Mau nyari cowok lah, Na! lagian kalau gak ada sekolah lain, gue gak bakal mau ikut" ucap Fanny sambil tersenyum.


"Dasar ya kalian" ucap Bina.


****


Arka pun sedang memainkan ponselnya, lalu ia pun segera membuka group chat nya.


Stray Squad


Raihan keluar dari grup


Kak Chandra :

__ADS_1


Raihan kenapa keluar dari grup?


Kak Fauzi :


Ganti nomer telepon kali


Kak Chandra :


Dia gak ganti nomer kok


Kak Fauzi :


Ini yang lain pada kemana sih?


Kok tumben banget grup nya sepi


Arka pun hanya membaca chat tersebut, lalu ia pun langsung menutup aplikasi chat nya.


"Arka" ucap kak Putra sambil membuka pintu Arka.


"Apa?" tanya Arka tanpa melihat kearah kak Putra.


"Itu ada si Ardan di ruang tamu" ucap kak Putra.


"Mau ngapain?" tanya Arka.


"Gak tahu, samperin aja sana" ucap kak Putra dan ia pun segera pergi.


Lalu Arka pun bangun dari tempat tidurnya, dan ia segera pergi menghampiri Ardan.


Setelah sampai di ruang tamu, Arka pun langsung duduk disebelah Ardan yang sedang menonton televisi.


"Luh mau ngapain kesini? mau bahas tentang Raihan?" tanya Arka tanpa melihat kearah Ardan.


"Kaga, gue kesini cuma mau main aja" ucap Ardan berbohong.


"Udah jangan bohong sama gue, gue tahu kok luh kesini mau tanya tentang Raihan" ucap Arka.


"Emang Robi sama Kevin gak ngasih tahu luh?" tanya Arka.


"Robi sih ngasih tahunya soal perkara Raihan marahin Bina. Terus selebihnya dia gak mau ngasih tahu lagi soalnya dia gak mau ikut campur masalah luh, Bina sama Raihan" ucap Ardan.


"Emang itu kenapa sih si Raihan marahin Bina?" tanya Ardan.


"Katanya sih dia mau belain gue, tapi cara dia salah. Dia belain gue dengan cara marahin Bina" ucap Arka.


"Ini masih soal gelang itu atau yang lain sih?" tanya Ardan.


"Masih soal gelang itu" ucap Arka.


"Waktu malam gue ke rumah Bina buat ngasih gelang, tapi ternyata gelang punya gue udah ketemu sama dia. Jadinya Bina marah sama gue karena gue udah ngebohongin dia karena gue bilang itu gelang yang waktu itu padahal sebenarnya itu gelang yang baru gue beli" jelas Arka.


"Tapi niat Raihan baik kok, kan berarti dia belain Luh" ucap Ardan.


"Setidaknya kalau mau belain jangan sampai marahin pacar gue juga. Lagian dia gak berhak ikut campur dalam hubungan gue sama Bina" jelas Arka.


"Ka, udah dong! kan Raihan tuh sahabat luh, masa cuma gara-gara ini luh berdua berantem" ucap Ardan.


"Lagian siapa suruh ikut campur dalam urusan gue sama Bina" ucap Arka kesal.


"Gue sebagai sahabat kalian berdua jadi bingung, bingung cari cara biar luh berdua baikan lagi" ucap Ardan.


"Gue sih mau aja maafin Raihan, asal dia minta maaf sama Bina" ucap Arka.


"Yaudah nanti gue bakal ngomong deh sama Raihan, biar dia minta maaf sama Bina" ucap Ardan.


****


Sudah hampir dua jam, mereka bertiga pun masih saja video call.


"Guys, gimana kalau nanti malam kita belanja makanan dan minuman bareng buat persiapan besok" ucap Fanny.

__ADS_1


"Ide bagus tuh" ucap Ririn.


"Na, mau gak?" tanya Fanny kepada Bina.


"Yaudah iya" ucap Bina.


"Nanti gue jemput kalian berdua" ucap Fanny.


"Sekalian main aja gimana? masa cuma beli makanan dan minuman doang sih" ucap Ririn.


"Boleh tuh" ucap Fanny.


"Main kemana?" tanya Bina.


"Gimana kalau kita ke cafe, soalnya gue ada rekomendasi cafe yang estetik banget" ucap Fanny.


"Oke, kita kesana aja. Lagian gue bosen di rumah" ucap Bina.


"Ya udah nanti jam 8 malam gue jemput Ririn habis itu baru gue jemput luh" ucap Fanny.


"Oke" ucap Bina.


"Ya udah, gue matiin dulu ya video call nya. Soalnya gue mau cuci piring" ucap Bina.


"Iya" ucap Fanny.


Bina pun segera mematikan video call tersebut, lalu ia pun segera mencuci piring bekas makannya. Setelah selesai mencuci piring, ia pun segera pergi menuju kamar kakaknya.


Setelah sampai, Bina pun langsung membuka pintu kamar kak Daniel.


"Kak Daniel" ucap Bina


"Luh mah kebiasaan, udah gue bilang kalau masuk ketuk dulu" ucap kak Daniel.


"Iya maaf" ucap Bina.


"Ada apa?" tanya kak Daniel.


"Mamah mana?" tanya Bina.


"Lagi di toko lah" ucap kak Daniel.


"Kalau papah?" tanya Bina.


"Belum pulang lah kan masih kerja, lagian kan papah pulangnya suka malam" ucap kak Daniel.


"Luh kesini cuma mau nanya itu doang?" tanya kak Daniel.


"Iya" ucap Bina sambil duduk disebelah kak Daniel.


"Itu apa kak?" tunjuk Bina.


"Oh itu album foto" ucap kak Daniel.


Bina pun langsung melihat-lihat album foto tersebut.


"Ini siapa?" tanya Bina.


"Mantan gue" ucap kak Daniel.


"Kok nyimpen foto mantan sih? kakak masih suka ya sama mantan kakak" ucap Bina.


"Masih suka dikit sih, soalnya dia cinta pertama gue" ucap kak Daniel.


"Kakak gak ngehargain kak Sarah banget sih" kesal Bina.


"Ya gimana lagi, dek! Dia cinta pertama gue lagian gue cuma suka dikit kok. Tapi tenang aja, gue gak bakal selingkuh dari Sarah. Soalnya gue cinta sama dia" ucap kak Daniel.


"Lagian luh juga pasti masih suka dikit kan sama cinta pertama luh?" tanya kak Daniel.


"Enggak" ucap Bina jujur.

__ADS_1


"Bina udah move on kok sama dia" ucap Bina lagi.


__ADS_2