Sistem Kekayaan - 10 Detik

Sistem Kekayaan - 10 Detik
Chapter 201


__ADS_3

[Chapter 201.]


[Ryuto marah.]


[Silahkan Dibaca.]


Bawah tanah.


Ryuto dengan cepat melesat ke arah anggota organisasi di depannya, dia mengaliri jarinya dengan energi spiritual padat.


Para anggota organisasi mengeluarkan senjata api mereka, kemudian dia cepat menembakkan peluru ke arah Ryuto.


Drrt Drrt Drrt Drrt Drrt Drrt.


Terlihat Ryuto dihujani beribu-ribu peluru, Ryuto tetap melesat dan mengangkat tangan miliknya dan mengibaskan dengan santai.


Wushhhh.


Angin besar seketika berhembus kencang, membuat peluru-peluru kehilangan kecepatan, kemudian berbalik ke arah anggota dengan cepat.


Jleb Jleb Jleb Jleb Jleb Jleb Jleb Jleb.


Seluruh peluru tepat mengenai kaki dan tangan beberapa anggota organisasi tersebut, hujan peluru selesai.


Terlihat 20.000 pasukan tergeletak dan menggeliat kesakitan, para anggota terkejut dengan hal tersebut.


“Ba-“ belum sempat anggota tersebut berkata, sebuah tangan menusuk tepat tangan dan kaki miliknya.


“Arghhh,” teriak anggota tersebut, menarik perhatian yang lain, namun mereka hanya mendengar suara teriakan terus-menerus.


Jleb Jleb Jleb Jleb.


Ryuto menusuk mereka terus-menerus, dia benar-benar marah dan tujuannya satu menyiksa mereka semua.


Dalam sekejap, sudah 40.000 anggota yang tergeletak, mereka masih tersisa 30.000 anggota yang tersisa.


Pemimpin anggota melihat bahwa setengah dari mereka telah dihancurkan, dia marah kemudian menarik perempuan di sampingnya dan menodongkan pistol tepat kepala perempuan tersebut.


“Berhenti, atau kubunuh dia,” teriak pemimpin anggota, kemudian Ryuto terlihat berhenti dan menatap ke arah pemimpin anggota tersebut.


Pemimpin anggota menyeringai dan berfikir bahwa Ryuto tidak bisa mengabaikan sandera, lalu dia berkata dengan keras.


“Semuanya bungkam dia, jika kau bergerak perempuan ini akan mati,” ancam dari pemimpin anggota.


Ryuto menatap ke arah pemimpin anggota, dia menatap dengan datar dan menatap ke arah para anggota yang berlari menuju dirinya.


“Dasar bodoh, apa karena kalian ada sandera lalu kalian dengan mudah mengancamku,” ungkap Ryuto, kemudian dia menyebarkan Aura tekanan ke seluruh ruangan.


Booommmm.


Para anggota bahkan pemimpin anggota tersungkur di tanah, sementara para sandera hanya terduduk dengan tubuh gemetar.


“Kau tahu, kau sudah membuatku marah dan kau mengancamku tadi, sepertinya penyiksaan untukmu lebih kejam lebih baik.”

__ADS_1


Tap tap tap.


Ryuto berkata sambil berjalan menuju ke arah pemimpin anggota tersebut, lalu dia menatap ke arah wanita yang menatap ke arah pemimpin anggota dengan khawatir.


Ryuto berhenti, dia mengambil salah satu anggota organisasi, kemudian dia bertanya dengan tajam.


“Wanita disana, siapa?” tanya Ryuto kepada anggota organisasi tersebut, membuat pemimpin dan anggota lainnya menatap ke arah wanita yang terduduk gemetar.


Pemimpin anggota tersebut wajahnya penuh dengan kejutan, dia menatap wanita tersebut dengan rasa khawatir.


“Dia adalah istri pemimpin,” Ryuto yang mendengar ucapan dari anggota yang ketakutan, dia tersenyum.


Ryuto kemudian melepaskan anggota tersebut dan anggota tersebut tersungkur di bawah, Ryuto menatap ke arah istri pemimpin anggota organisasi dengan seringai.


Tap tap tap tap.


“Apa yang akan kau lakukan, Berhenti oi berhenti,” teriak pemimpin anggota dengan keras.


Namun, Ryuto mengabaikan dan tiba di depan istri pemimpin anggota organisasi tersebut, dia menarik istri pemimpin anggota organisasi tersebut dan meletakkan ke sebuah meja.


Ryuto kemudian merobek seluruh pakaian dari istri Pemimpin tersebut, membuat seluruh anggota terkejut, bahkan Pemimpin dan istrinya.


“Nah, kalian para anggota organisasi, mainan kalian sudah siap, apakah kalian akan menyia-nyiakan kesempatan ini?” ungkap Ryuto, membuat Pemimpin anggota gemetar.


Para anggota terkejut dengan ucapan Ryuto, kemudian mereka saling memandang dan menatap ke arah istri pemimpin mereka yang sudah tidak memakai apapun.


Istri pemimpin tersebut gemetar, dia benar-benar terkejut mendengar ucapan dari Ryuto, kemudian dia melihat beberapa anggota datang ke arahnya.


“Tidak, Ti-“ istri pemimpin anggota menolak, namun segera tubuhnya dibanting ke meja, pemimpin melihat hal tersebut dengan tatapan marah.


“Kau.. Iblis,” teriak pemimpin, dia benar-benar frustasi, benci, dan banyak lagi. Namun, Ryuto mengabaikan hal tersebut.


Dia juga sudah menghilangkan tekanan kepada mereka, kecuali Pemimpin tersebut yang benar-benar berteriak dengan marah, melihat istrinya di mainkan seluruh anak buahnya.


Ryuto berjalan ke arah para budak, kemudian dia melihat banyak jenis perempuan dan Wanita cantik. Ryuto mengibaskan tangannya dan membuat mereka memakai sehelai kain.


“Larilah keluar, beritahu polisi di luar bahwa kalian adalah budak disini, bawa juga temanmu yang sudah benar-benar lemas dan pingsan.”


Perintah Ryuto jelas, mereka berdiri kemudian membungkukkan badan milik mereka, kemudian berlari keluar dari lorong bawah tanah.


Namun, ada sekitar setengah dari budak masih bertahan dan menatap ke arah Ryuto dengan tatapan kosong.


“Kalian kenapa tidak kabur?” Ryuto menatap heran kepada setengah budak di depannya, salah satu dari mereka menjawab.


“Kami tidak memiliki tempat untuk tinggal,” ungkap budak tersebut, Ryuto melihat hal tersebut kasihan, lalu dia mengingat bahwa para pasukan miliknya tidak memiliki istri.


Ryuto menyeringai, kemudian dia melihat ke arah seluruh budak. Dia bisa melihat bahwa area milik para budak terlihat terluka dan melebar.


Ryuto mengangguk, kemudian dia bertanya kepada sistem tentang masalah hal tersebut.


‘Sistem, bagaimana cara mengembalikan keperawnan mereka?’


[Ada pil menyembuhkan area perempuan, Tuan.]

__ADS_1


[Pil ini tidak hanya membuat area perempuan kembali saja, melainkan tubuh mereka akan sehat dan pulih kembali.]


‘Harga?.’


[10 Poin.]


‘Aku beli untuk seluruh budak yang berada disini,'


[Selesai.]


[Barang berada di penyimpanan.]


Ryuto mengambil satu pil, kemudian menyerahkan ke arah salah satu budak, Ryuto berkata.


“Minumlah pil ini,” Ryuto berkata dengan nada santai, budak yang diberikan pil tersebut sedikit gemetar, namun dia tetap meminum pil tersebut.


Mereka kira bahwa mereka akan disiksa kembali, mereka trauma terhadap pil, maka dari itu saat melihat pil, fikiran mereka satu, mereka akan disiksa.


Namun, seluruh fikiran tersebut hilang seketika, saat mereka melihat budak yang meminum pil tersebut berubah menjadi ke sedia kalanya.


“Baguslah, aku ada pilihan untukmu, kau mengikutiku dan tinggal di tempatku, juga disana ada banyak laki-laki yang bisa kau jadikan Suamimu, atau kau pergi ke luar?”


Budak tersebut menatap ke arah Ryuto dengan tatapan senang, dia akhirnya berkata dengan nada serius.


“Aku akan mengikuti anda, Tuan,” puas dengan jawaban Budak tersebut, Ryuto memasukkan budak tersebut ke dalam dunianya.


Para budak lainnya terkejut, melihat budak yang menghilang tersebut. Mereka mengira bahwa Ryuto membunuhnya, mereka benar-benar ketakutan.


“Aku tidak membunuhnya, aku memindahkan dia ke tempat duniaku,” ungkap Ryuto ketika melihat budak yang ketakutan.


Para budak sedikit rileks, mereka tidak paham dan menganggap bahwa budak tadi masih hidup.


Ryuto melemparkan botol pil tepat di depan mereka masing-masing, kemudian para budak mengerti maksud Ryuto.


Mereka segera meminum pil tersebut, mereka terkejut ketika tidak merasakan rasa sakit kembali.


Ryuto tersenyum melihat mereka juga ingin mengikuti dirinya, dengan lambaian tangan. Mereka masuk ke dalam dunia milik Ryuto.


Ryuto menghitung bahwa budak tadi sekitar 10.000, kemudian budak yang ikut dengannya ada sekitar 6700.


Dia kurang beberapa perempuan lagi, dia berharap para istrinya juga membawa budak kembali.


Ryuto kemudian berbalik dan menatap ke arah pemimpin yang tatapannya kosong dan terus bergumam.


‘berhenti kalian.... berhenti kalian..’


Ryuto tersenyum, kemudian menatap ke arah istri pemimpin tersebut yang sudah benar-benar berlumuran banyak air putih.


“Yah, sepertinya waktunya mengguncang mental orang ini, lagi.”


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.

__ADS_1


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thanks you Minna-san.


__ADS_2