
[Chapter 231.]
[Tujuan berubah.]
[Silahkan Dibaca.]
Jalan Tokyo, terdapat sebuah limosin normal. Limosin itu berwarna hitam, mobil tersebut benar-benar membuat banyak orang memperhatikannya. Seluruh orang penasaran dengan pemilik mobil tersebut.
Sementara itu, orang yang diperhatikan seluruh warga sekitar, sedang duduk bersama dengan berbagai istrinya. Wajah mereka terlihat sangat serius dan fokus tinggi. Mereka ialah Ryuto dan para istrinya.
Ryuto dan seluruh istrinya tengah melakukan diskusi singkat terkait kemana mereka akan pergi sekarang. “Kita pergi ke restoran terkenal yang baru buka terlebih dahulu, selepas itu pergi ke pantai yang kita tuju saat sore hari.” Olivia berkata sesuai dengan keinginan seluruh saudarinya.
Ryuto berfikir sebentar dan bertanya, “Apakah restoran itu benar-benar enak?” Arisa yang mendengar pertanyaan dari Ryuto, dia menjawab, “Ya, makanan di restoran itu enak. Terlebih disana ada Ramen terbaru.”
Arisa benar-benar mengincar ramen tersebut, karena dia penyuka ramen. Ryuto tersenyum mendengar jawaban dari Arisa. Kemudian, dia mengetuk tepat ruang bagi sopir, yang tak lain tempat untuk Zero.
Tok.
“Kita pergi ke restoran tepat di jalan xxx. Juga aku mendengar disana ada pergerakan sesuatu hal yang aneh disana.” Ryuto berkata kepada Zero, terkait tujuan baru mereka dan misteri hal lainnya. Zero mengangguk paham, dia juga tahu akan hal yang dimaksud Tuannya.
“Itu benar, Tuan. Aku belum menyelidiki tempat tersebut. Seingatku keanehan disana terjadi ketika kita menekan Kerajaan Star di Kerajaan Kurokami.” Zero benar-benar memahami situasi yang terjadi, dia sudah mendapatkan banyak informasi dari para pasukan, namun belum menyelidiki sendiri tempat-tempat yang dikatakan di informasi pasukannya.
“Baguslah, sekalian kita selidiki lokasi itu.” Ryuto berkata, lalu ditarik oleh istrinya. Ryuto mendapati tatapan tajam dari para istrinya. “Katakan, apa yang terjadi di sekitar lokasi restoran?” Lilia bertanya dengan tatapan tajam. Pemuda yang mendapati tatapan tajam istrinya, tidak takut melainkan tersenyum.
“Ada suatu pergerakan aneh di sekitar area itu. Pergerakan itu terjadi ketika aku meminta menutup seluruh jalur akses Kerajaan Star ke Kerajaan Kurokami.” Walaupun Ryuto tidak takut dengan istrinya. Dia tetap akan berkata jujur kepada istrinya.
Para istrinya sedikit terkejut, kemudian mereka terlihat berfikir. Ryuto menatap para istrinya tersebut benar-benar merasa bahwa para istrinya sangat lucu. Pemuda itu kemudian, menepuk kepala mereka satu persatu, membuat para istrinya menatap ke arah orang yang menepuk kepala mereka.
“Jangan terlalu banyak fikiran, kasihan nanti bayi dalam kandungan kalian,” kata Ryuto dengan lembut, membuat ke-41 istrinya mengangguk dengan senang. Ryuto sendiri berfikir, ‘Apakah bayi itu tidak akan terpengaruh dengan ruang dan waktu yang kuatur setiap saat?’
[Tidak, Tuan. Kemampuan ruang dan waktu anda hanya berpengaruh terhadap hal fisik dan jiwa. Tidak akan pernah mempengaruhi umur suatu benda bahkan makhluk hidup.]
Ryuto tersenyum mendengar penjelasan dari sistem, dia benar-benar senang bahwa bayi yang berada dalam kandungan istrinya akan tetap aman bahkan menggunakan kemampuan ruang dan waktu miliknya.
(Note : sebelumnya belum kujelaskan terkait hal itu, jadi maaf baru kujelaskan.)
__ADS_1
Para istri Ryuto saling mengelus perut mereka. Ryuto sendiri menatap ke arah para istrinya, lalu menatap ke arah luar mobil. ‘Entah kenapa, aku merasakan akan bertemu orang yang pernah kutemui sebelumnya.’ Ryuto menggelengkan kepalanya dan mulai menikmati pembicaraan hal santai dengan para istrinya.
**
Beberapa menit kemudian, mobil tiba di sebuah jalan yang sepi. Jalan tersebut benar-benar hanya ada beberapa orang saja. Mobil Ryuto berjalan dan berhenti di sebuah restoran keluarga yang sederhana.
Ryuto dan para istrinya turun ketika mobil sudah berhenti sepenuhnya. Mereka keluar dan melihat restoran keluarga di depan mereka. Restoran yang memiliki gaya khas jepang, dengan sebuah papan nama yang bertulisan, “Restoran Aizawa.”
Ryuto dan para istrinya masuk ke dalam restoran. Ketika mereka masuk, Ryuto dan para istrinya di sambut oleh seorang pelayan perempuan. “Selamat datang di Restoran Aizawa.” Pelayan tersebut, menundukkan kepalanya, saat melihat rombongan Ryuto.
Selepas itu, pelayan menegakkan kepalanya. Namun, hal berikutnya membuatnya terkejut dan tak percaya. Kedua tangannya menutup mulutnya, air mata keluar tanpa sadar. Sementara itu, Ryuto juga terkejut, sampai akhirnya pelayan itu berkata, “Tuan.”
**
Di lautan lepas, terlihat pertempuran antara sosok Ular besar hitam melawan 3 orang dengan pakaian China Kuno. Mereka bertarung dengan sangat sengit, bahkan awan-awan mulai menghitam menandakan iklim akan berubah menjadi badai.
“Sial, monster ini sangat kuat.” Salah satu dari orang yang melawan Ular hitam berkata, sambil menghindari seluruh serangan racun dan ekor dari Ular Hitam.
“Kau benar, Xiao San. Kita kerahkan seluruh kekuatan kita.” Orang yang terlihat seperti pemimpin kelompok itu berkata. Dia menyerang Ular Hitam itu dengan kuat, namun tetap saja serangannya hanya menggores kulit Ular Hitam tersebut.
Ketiga orang itu mengalirkan energi spiritual ke arah tangan mereka. Energi yang di alirkan benar-benar besar, sehingga terlihat mereka memadatkan energi tersebut menjadi sebuah bola. Ular Hitam yang melihat itu, matanya menajam dan pancaran energi mematikan keluar dari tubuhnya.
Ketiga orang itu tidak bergeming, namun keringat dingin mengucur dari dahi mereka. Apa yang mereka rasakan benar-benar terlalu mengerikan. “Serang!” teriak Xiao Nan dengan keras. Xiao san dan Xiao Lu melesatkan Bola energi spiritual yang mereka kumpulkan tersebut, diikuti dengan bola energi spiritual Xiao Nan.
Wush Wush Wushhhh.
Ketiga bola energi spiritual bergabung menjadi satu dan membentuk bola energi spiritual yang besar. Ular Hitam melihat serangan tersebut, entah kenapa menjilat bibirnya dengan senang. Ular Hitam itu membuka mulutnya dengan lebar.
Xiao Nan, Xiao San, dan Xiao Lu melihat hal itu merasa menang. “Ular bodoh, bagaimana bisa kau membukakan mulutmu ketika ada serangan seperti itu.” Xiao San mengejek Ular Hitam tersebut, sementara Xiao Nan dan Xiao Lu hanya tersenyum bangga.
Namun, semua hal yang mereka bertiga inginkan tidak terjadi. Mereka menatap dengan terkejut ketika melihat Ular Hitam menelan bola energi spiritual mereka. Kemudian, ketiga orang itu melihat tubuh Ular Hitam tersebut mengeluarkan Aura dan terlihat semakin membesar.
Melihat hal itu, ketiga orang tersebut benar-benar terkejut. Mereka tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. Ketiganya seketika merasakan sesuatu bahaya akan datang dari Ular Hitam. “Celaka, niat membunuh Ular itu meningkat.”
Xiao Nan benar-benar terkejut, ketika merasakan niat membunuh itu. Kemudian, Ular Hitam terjun ke bawah. Tiba di bawah, Ular Hitam berputar melesat ke arah ketiga orang yang berada di udara tersebut.
__ADS_1
Shaaaaaaaa.
Ular Hitam muncul tepat di depan ketiga orang itu, kemudian dengan cepat mengayunkan ekornya. Ketiga orang itu, kalah cepat dengan ekor Ular Hitam. Alhasil ketiganya terkena serangan tersebut dengan telak.
Boooommmmm.
Ketiganya melesat terbang ke belakang dan menabrak kapal boat yang mereka gunakan.
Brakkkkk.
Ular Hitam kemudian meludahkan racun berbentuk bulat ke arah kapal. Racun itu adalah racun korosif, apapun yang disentuh racun itu akan meleleh. Ular Hitam meludahkan racun yang sangat besar bahkan kapal boat itu sendiri hanya memenuhi 1/8 bola racun tersebut.
Pyuhhhhh.
Racun melesat ke arah kapal, menghilangkan kapal tersebut tanpa sisa, bahkan ketiga orang yang berada di kapal juga ikut menghilang.
[Data Istri Ryuto : Kaori Kurokami.]
Kaori ialah perempuan yang berperan sebagai penyanyi dalam Klub musik sekolahnya. Awal Kaori dan Ryuto bertemu pada saat di ruang klub musik. Mereka berkenalan dan hubungan mereka menjadi lebih. Selepas itu mereka menikah.
(Nama : Kaori Kurokami.)
(Umur : 18 Tahun.)
(Tingkat : Prajurit Alam tahap 9.)
(Kondisi : Senang, Hamil, bahagia, puas.)
(Persentase mencintai Ryuto : 100%.)
[To be Continued.]
Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
__ADS_1
Thanks you Minna-san.