Sistem Kekayaan - 10 Detik

Sistem Kekayaan - 10 Detik
Chapter 62


__ADS_3

[Chapter 62.]


[Aoi.]


[Silahkan Dibaca.]


Andy melesat ke arah suara teriakan tersebut. Sesampai disana, Andy melihat seorang Wanita yang sedang disekap oleh 3 Laki-laki.


Andy tanpa basa-basi, langsung melesat ke arah mereka. Saat sudah dekat Andy, Menendang leher Laki-laki 1.


Bughh.


Laki-laki 2 terkejut, bahwa ada yang menyerang mereka. Namun sebelum bereaksi, Laki-laki 2 merasakan rasa sakit di kakinya.


Bughh.


Laki-laki 2 seketika bertekuk lutut. Andy, kemudian tanpa belas kasihan, menendang tepat Kepala Laki-laki 2 tersebut.


Bughh.


Sedangkan Laki-laki 3 yang memegang Wanita tersebut, segera mengeluarkan Pisau dan menaruh ke leher Wanita tersebut.


“Jangan bergerak atau dia mati.” Ucap Laki-laki 3 dengan sedikit ketakutan. Lalu, Laki-laki 3 tersebut lega karena Andy diam. Namun, ucapan Andy membuatnya tegang.


“Hoho, memangnya kenapa jika dia mati. Setelah, dia mati. Kau juga akan mati, jadi kenapa aku takut, aku bukan polisi?.” Ucap Andy sambil menyeringai.


Laki-laki 3 gemetar ketakutan. Wanita yang dia sandra segera menginjak kaki Laki-laki 3 tersebut.


Klak.


“Ahhhh.” Teriak Laki-laki 3 tersebut karena merasa sakit di kaki. Dengan reflek, Laki-laki 3 tersebut memegangi kakinya dengan 2 tangannya.


Sedangkan, Wanita tersebut yang sudah terbebas, segera berlari ke arah Andy. Sedangkan, Andy yang melihat peluang tersebut. Segera melesat ke arah Laki-laki 3 dan mengangkat kakinya secara vertikal. Kaki Andy tepat lurus di atas kepala Laki-laki 3 tersebut


“Sayonara (Selamat tinggal.)” Ucap Andy dingin, lalu dengan cepat mengayunkan kakinya ke bawah, tepat mengenai kepala Laki-laki 3.


Brukkkkk.


Laki-laki 3 jatuh ke bawah, dengan darah keluar dari kepalanya, serta tidak sadarkan diri. Andy, kemudian berbalik menatap ke arah Wanita tersebut.


“Eh, bukankah kamu Perempuan tadi, bagaimana bisa menjadi Tante-tante?.” Ucap Andy, terkejut melihat Wanita di depannya.


“Maaf, aku tadi menyamar.” Ucap Wanita tersebut, kemudian membuka penyamarannya. Menghilangkan riasnya, kemudian melepaskan Topinya.


Andy terpana dengan rambut panjang berwarna hitam yang dimiliki Wanita tersebut. Terlihat rambut Wanita tersebut terhembus oleh angin yang membuat kesan Wanita tersebut cantik.


Lalu, Wanita tersebut mengumpulkan rambutnya menjadi satu, lalu meluruskannya ke belakang dan mengikatnya.(Pony tail.)

__ADS_1


Wanita tersebut, kemudian menatap ke arah Andy yang sedang linglung menatap dirinya. Wanita tersebut hanya tersenyum dan sedikit tertawa pelan.


“Fufufufu, kenapa kamu melihatku seperti itu?.” Ucap Wanita tersebut, dengan nada menggoda. Sedangkan Andy segera sadar dan menggelengkan kepalanya.


“Tidak, hanya saja Tante cantik. Sebelas Duabelas dengan Ibuku.” Ucap Andy sambil berjalan ke arah Wanita tersebut.


“Heh, apakah Ibumu sungguh cantik?.” Ucap Wanita tersebut, masih dengan nada menggodanya. Andy mengangguk.


“Itu benar, lalu sekarang Tante akan pergi kemana?. Serta kenapa Tante di kejar?. Oh ya, maaf aku lupa memperkenalkan diriku, namaku adalah Andy.” Ucap Andy.


Sedangkan, Wanita tersebut terkejut karena nama anak ini mirip dengan anak salah satu temannya. Namun, segera menepisnya karena mana mungkin anak temannya ada berada di Jepang.


“Namaku Aoi, untuk kemananya aku juga bingung, orang yang mengejarku itu adalah Mafia Kura-kura.” Ucap Aoi tersebut. Sedangkan, Andy terkejut bahwa orang yang dia kalahkan ternyata Mafia Kura-kura.


“Memang, Tante tidak ada rumah kah?.” Ucap Andy mengerutkan keningnya. Sedangkan Aoi tersenyum tak berdaya, lalu menjawab.


“Rumahku, seluruh Asetku dihancurkan oleh Mafia Kura-kura.” Ucap Aoi, sedangkan Andy sedikit terkejut, lalu mengangguk-angguk.


“Kalau begitu, ikut denganku saja Tante, atau kupanggil Kak saja. Umur Tante juga mirip dengan Ibuku.” Ucap Andy, kemudian Aoi bertanya.


“Apakah tidak masalah?.” Ucap Aoi, sedangkan Andy menggelengkan kepalanya dan menjawab dengan ringan.


“Di Rumah juga banyak Perempuan dan Wanita. Hanya aku Laki-laki di rumah tersebut.” Ucap Andy, sedangkan Aoi terkejut. Dia tidak tahu harus berkata apa.


“Bagaimana, ikut tidak?. Hanya untuk perlindungan agar Mafia Kura-kura tidak mengusik Kakak?.” Ucap Andy, sedangkan Aoi entah kenapa merasa hangat dalam hatinya.


Selama hidup, Aoi tidak pernah diperlakukan baik oleh Laki-laki, hanya teman-teman Perempuan nya yang baik kepadanya.


Sesampai disana, Sayoko dan Yui yang berada di Mobil segera turun. Mereka berlari ke arah Andy dan mengecek keadaan Andy.


“Apakah kamu terluka, Andy?.” Ucap keduanya sambil memeluk Andy. Sedangkan, Andy membalas dan mengelus punggung mereka.


“Tenang, aku tidak apa-apa.” Ucap Andy, kemudian mereka melepaskan pelukan. Yui dan Sayoko melihat ke arah Aoi, sedangkan Andy menyadarinya.


“Kita akan perkenalan di dalam.” Ucap Andy, kemudian ketiga orang tersebut masuk ke kursi belakang. Andy sedikit mengerutkan keningnya.


“Kenapa kalian, bertiga di belakang?. Bukankah seharusnya salah satu di depan?.” Ucap Andy, sedangkan Yui dan Sayoko menjawab bersama.


“Tidak.” Ucap keduanya, sedangkan Aoi terkekeh melihat keduanya. Andy hanya tersenyum tak berdaya, kemudian menyalakan Mobil dan pergi dari tempat parkir.


Di perjalanan, menuju ke toko selanjutnya. Sayoko, Yui, dan Aoi dengan cepat mereka akrab. Andy hanya tersenyum melihat betapa akrabnya mereka.


Beberapa menit kemudian, Mobil sudah tiba di Toko Furnitur. Andy mengarahkan Mobil ke tempat Parkiran. Sesampai di parkiran dan Mobil sudah terparkir. Andy dan Yui keluar, sedangkan Sayoko dan Aoi di dalam.


“Kalian berdua, belilah Furniturnya. Aku akan disini menjaga Kak Aoi.” Ucap Sayoko, sedangkan Andy mengangguk. Karena, Andy tahu bahwa Sayoko ahli beladiri.


“Baiklah, jika ada apa-apa. Segera hubungi aku.” Ucap Andy pergi menuju ke toko Furnitur, sedangkan Sayoko mengangguk lalu melanjutkan pembicaraan dengan Aoi.

__ADS_1


Di sisi Andy, dia berjalan bersama Yui masuk ke dalam toko Furnitur tersebut. Seperti biasa, mereka melihat-lihat dan memilih kemudian mencatat.


Mereka baru mengetahui, bahwa kita tinggal catat dan serahkan ke Resepsionis, jika ingin membeli banyak barang.


Sesudah menulis seluruh barang-barang yang ingin dibeli. Andy dan Yui pergi menuju ke tempat Resepsionis.


“Permisi, kami ingin menyerahkan daftar yang ingin kami pesan.” Ucap Andy, kemudian Resepsionis tersebut menatap ke Andy dan tersenyum.


“Baiklah, kami akan segera proses.” Ucap Resepsionis, sedangkan Andy mengangguk. Lalu, Andy berkata ke Sarah.


‘Sarah, terima langsung hadiah misi tadi.’


[Misi selesai.]


[Selamat, Tuan mendapatkan Tiket peningkatan kemampuan.]


[Selamat, Tuan mendapatkan Uang 10.000.000 Yen.]


[Selamat, Tuan mendapatkan Resep Kosmetik Kecantikan.]


Andy tersenyum mendengar suara Notifikasi System tersebut. Lalu, Resepsionis selesai menghitung harga barang yang dibeli Andy.


“Seluruhnya 4.500.000 Yen.” Ucap Resepsionis tersebut, lalu menatap ke arah Andy. Sedangkan, Andy mengambil sebuah kartu ATM nya.


“Ini.” Ucap Andy menyerahkan sebuah kartu ATM, Resepsionis tersebut mengangguk dan mengambil kartu tersebut dan menggesekkannya di mesin, kemudian terdengar suara.


Ting.


“Terimakasih telah membeli disini, untuk barangnya akan tiba besok Siang.” Ucap Resepsionis tersebut sambil mengembalikan kartu ATM ke Andy.


“Sama-sama.” Ucap Andy, kemudian berjalan pergi dari Toko Furnitur tersebut bersama Yui. Saat sudah keluar, mereka pergi menuju ke parkiran.


“Yui apakah lebih baik makan siang di Restoran terdekat apa makan di Rumah?.” Ucap Andy, sedangkan Yui berfikir dan menjawab.


“Di Rumah saja, kita kan bersama dengan Tante.” Ucap Yui, sedangkan Andy mengangguk paham. Lalu mereka melanjutkan perjalanan ke parkiran.


Saat sudah terlihat Mobil mereka. Andy mengerutkan keningnya, saat melihat Sayoko dan Aoi berada di luar dan sedang dihina oleh seorang Perempuan dan Laki-laki.


Andy mendekat, lalu Andy mendengar jelas bahwa Perempuan tersebut menghina Sayoko dan Aoi. Sedangkan terlihat, Sayoko dan Aoi hanya menatap datar.


Andy tersenyum melihat tanggapan mereka berdua. Sedangkan, Perempuan tersebut menyuruh Laki-laki nya untuk melecehkan Sayoko dan Aoi. Andy yang sudah tidak tahan mendekat dan berkata.


“Apa yang sedang terjadi disini.”


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, dan Vote.

__ADS_1


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thanks you Minna-san.


__ADS_2