Sistem Kekayaan - 10 Detik

Sistem Kekayaan - 10 Detik
Chapter 245


__ADS_3

[Chapter 245.]


[Menerima Warisan.]


[Silahkan Dibaca.]


Di luar Alam bawah sadar Ryuto, terlihat berbagai istri Ryuto menatap suaminya yang sedang berbaring di tempat tidur. Mereka terus menemani sampai Ryuto terbangun nantinya. Anri yang berada di dekat Youma bertanya dengan khawatir.


“Bagaimana keadaan suami kita?”


Iris yang sedang mengecek kondisi Ryuto berkata dengan penuh lega. “Tidak apa-apa, hanya saja sekarang Ryuto tengah berada di alam bawah sadarnya, bersama dengan Kurokami.”


Seluruh istri Ryuto menghela nafas lega, bagaimanapun juga mereka terkejut ketika Ryuto mengeluarkan darah dimatanya. Mereka terkejut ketika melihat hal itu, Youma dan Youka yang berada di dekat Ryuto dengan cepat memegangnya.


Setelah itu, mereka membawa Ryuto ke kamar tidur dan membaringkan disana. Iris dengan cepat mengecek dan seperti sekarang. Ryuto tidak masalah hanya saja jiwanya sekarang berada di alam bawah sadarnya.


“Kita makan dulu, nanti kembali kesini lagi. Bagaimanapun hari sudah malam,” ucap Lily dengan penuh kelembutan.


Seluruh istri Ryuto menatap ke arah Liliy, mereka mengangguk setuju dengan ucapan dari Lily. Mereka kemudian keluar dari kamar, meninggalkan Ryuto sendirian di kamar tidur. Semuanya tidak akan khawatir bagaimanapun juga kamar milik mereka sudah diberi berbagai macam segel.


***


Alam bawah sadar, Ryuto menatap ke sebuah ruangan disana terdapat dua patung sosok manusia dengan memakai sayap. Kemudian berbagai patung terlihat. Kurokami melihat Ryuto yang menatap ke sekeliling patung dengan rasa penasaran tinggi, Kurokami tersenyum ketika melihat itu.


“Patung-patung itu adalah patung para istriku. Ada yang hancur dan ada yang masih utuh, istriku tersebut ada sekitar 15 juta melebihi dari Aruto Kurokami, bagaimanapun juga aku adalah pendahulu.”


“Dari 15 juta istriku, sekarang hanya tersisa 150 dan mereka tersebar entah di Alam bawah, Alam menengah, Alam atas.”


Ryuto mendengarkan dengan serius, bagaimanapun juga ini menyangkut nama Kurokami. Lebih tepatnya, nama Keluarganya sendiri. Awalnya dirinya terkejut bahwa ada 15 juta istri namun segera sadar ketika mengingat hal itu normal bagi Kurokami.


“Apakah ada yang melebihi dirimu?”


Kurokami yang mendengar pertanyaan tersebut, tersenyum dan menggelengkan kepalanya. Ryuto mengangguk paham. Keduanya berjalan menuju ke arah altar yang terdapat sebuah patung yang besar.


Patung itu adalah sosok orang dengan sayap yang berbeda. Satu sayap menggelap dan satu sayap memiliki warna yang sama dengan patung tersebut. Di bawah patung itu terdapat lingkaran yang berada di tengah sebuah simbol-simbol aneh.


“Duduklah di tengah, ingat fokuskan dirimu kepada pewarisan.”


Ryuto melaksanakan apa yang diperintahkan Kurokami, dirinya berjalan ke arah tengah lingkaran. Kemudian, duduk dengan posisi lotus sambil memejamkan matanya.

__ADS_1


Kurokami melihat hal itu mengangkat dua tangannya, dia merapalkan bahasa aneh. Entah apa yang diucapkan tersebut. Seketika tulisan-tulisan bercahaya lalu melayang di udara. Kurokami selesai membaca mantra dan berkata, “Terimalah warisanku, Kurokami Ryuto.”


Seluruh huruf-huruf yang melayang dengan cepat melesat ke arah Ryuto yang sedang duduk tersebut. Ryuto merasakan tubuhnya perlahan-lahan memanas dan panasnya melebihi dari suhu panas biasa.


Ryuto tetap tenang, sampai akhirnya panas itu berada di puncak selama beberapa menit, kemudian suhu panas turun dengan drastis. Ryuto merasakan tubuhnya dingin, dia gemetar setelah mengeluarkan air keringat.


Kejadian tersebut terus berulang kali, sampai akhirnya Ryuto benar-benar merasa dirinya sudah terbiasa akan suhu panas dan dingin. Hal itu juga diakibatkan oleh kemampuan khusus yang diberikan oleh sistem.


Kurokami yang melihat itu terkejut, dia tidak menyangka bahwa Ryuto bisa menahan dan tidak berteriak kesakitan. Kurokami merasa bahwa Ryuto dapat berdiri di puncak Alam atas nantinya dan melebihi dirinya.


“Uhuk...” Kurokami terbatuk kuat, dia mencengkeram ddanya. Tangannya memegang mulutnya dan dia melihat ada noda darah yang menyelimuti tangannya. Hal itu, membuat dirinya tersenyum tipis sambil menatap ke arah Ryuto.


“Sepertinya waktuku sudah habis. Semuanya kuserahkan kepadamu Ryuto, selamatkan jiwa istriku yang tersisa. Kau adalah harapan terakhir dari Kurokami.”


Pesan terakhir dari Kurokami sebelum dirinya bercahaya dan berubah menjadi bola cahaya. Kemudian bola cahaya perlahan naik dan menghilang di kegelapan ruangan tersebut.


Ryuto yang masih duduk lotus, tanpa sadar mengeluarkan air mata. Perlahan-lahan Ryuto membuka matanya dan berkata dengan penuh tekad. “Aku akan mencari seluruh jiwa istrimu dan akan melindunginya dengan segenap jiwaku, terimakasih atas warisannya Kurokami.”


[Ding.]


[Misi telah diselesaikan.]


[Selamat, Tuan mendapatkan buku kebangkitan Qi.]


“Ya.”


[Mengekstrak buku kebangkitan Qi.]


[1%....44%...55%..100%]


[Pengekstrakan selesai.]


[Selamat, energi spiritual naik ke tingkat selanjutnya yaitu Qi.]


[Pengolahan Qi hanya bisa dilakukan di Alam menengah, diharap Tuan untuk segera menuju ke Alam menengah.]


Ryuto tersenyum mendengar hal itu, kemudian dirinya merasa bahwa energi spiritual miliknya sudah berbeda dari sebelumnya. Ryuto mendalami Qi, sampai akhirnya panel sistem memberikan informasi baru.


[Selamat, Tuan mendapatkan warisan Kurokami.]

__ADS_1


[Warisan akan terbuka secara otomatis ketika Tuan berada di Alam menengah.]


Ryuto memiringkan kepalanya, dia bingung namun segera paham bahwa warisan miliknya akan aktif ketika berada di Alam menengah. Ryuto dengan cepat menentukan tujuan selanjutnya.


“Zero sudah kuminta mencari informasi tentang seluruh calon istriku tersebut, tinggal menunggu informasi dari Zero setelah itu fokus perang akhir dan menuju ke Alam menengah, Alam para pejuang zaman dahulu.”


Ryuto berdiri kemudian menutup matanya kembali dan menghilang dari alam bawah sadar miliknya. Seluruh ruangan di alam bawah sadar seketika hancur dan hanya terdiri kekosongan yang mengharuskan Ryuto untuk membangun ulang alam bawah sadarnya nanti.


***


Kediaman Kurokami, Ryuto yang tertidur di tempat tidur perlahan membuka matanya. Dia menatap ke arah langit-langit dan tersenyum, “Aku kembali.”


Mendengar suara Ryuto tersebut. Seluruh istri Ryuto menatap ke arah suaminya dengan cepat. Mereka segera mendapati suaminya yang terbangun dari tidurnya. Tanpa menunggu waktu lama, mereka melesat ke arah suaminya tersebut.


Ryuto merasakan gerakan tersebut dia merebahkan dirinya dan seluruh istri ada yang memeluknya langsung dan ada yang duduk disebelahnya. Mereka mengerumuni Ryuto dengan cepat.


“Sayang, bagaimana keadaanmu?”


“Sayang, bagaimana kondisimu?”


Berbagai pertanyaan dari istrinya terdengar oleh Ryuto, dia benar-benar merasa senang diperhatikan seperti itu. Kemudian, Ryuto membungkam salah satu istrinya dengan ciuman cepat. Membuat seluruh istrinya diam seketika.


“Yah, aku tidak baik-baik saja sebelum memakan kalian.”


Dengan cepat Ryuto mengambil Amy dan Lilia, keduanya dia baringkan ke tempat tidur dan merobek pakaian yang keduanya pakai. Ryuto tidak lupa menggunakan kemampuan ruang dan waktu miliknya. Membagikan 2 ruang satu untuk istrinya yang belum dan sudah melakukan permainan, satunya untuk proses permainan.


***


Ruang kerja Zero, disana terlihat Zero yang duduk di kursinya. Dia menyusun seluruh file penting untuk diberikan kepada tuannya. File itu berisi daftar-daftar perempuan yang dituliskan oleh Ryuto.


“Aku tidak menyangka Ibu dari Nyonya Sayoko juga akan ditulis oleh Tuan. Apakah dia akan merebut istri orang penguasa bawah tanah? Namun aku tidak perlu khawatir, siapapun yang ditargetkan Tuan. Pasti akan mau dan tidak akan menolak sama sekali.”


“Beruntung, Anisa tidak ada dalam list ini. File sudah siap waktunya pergi menuju ke rumah Anisa, hari ini apakah seperti kemarin, semoga iya karena dia sangat liar kemarin.”


Zero berdiri dan keluar dari ruang kerja miliknya setelah meletakkan file-file tersebut.


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.

__ADS_1


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thank you Minna-san.


__ADS_2