
[Chapter 68.]
[Terkejut dan marah.]
[Silahkan Dibaca.]
Andy, Yui, dan Sayoko yang berada di ruang tunggu. Tak lama kemudian, dihampiri seorang Panitia. Lalu Panitia tersebut berkata.
“Tuan Andy, anda disuruh untuk ke belakang Panggung.” Ucap Panitia tersebut, lalu pergi dan menghampiri seluruh kontestan.
Lalu, Andy berdiri dan meninggalkan Sayoko dan Yui di tempat. Andy pun berjalan ke arah belakang panggung. Disana sudah banyak Kontestan sebelumnya.
Lalu, Mc mulai mengumumkan juara-juara Kompetisi tersebut. Mulai dari Juara 3, kemudian Juara 2, saat giliran Juara 1, semuanya gugup kecuali Andy yang tenang.
“Juara 1 ditempati oleh, Andy dengan nilai sempurna yaitu 30 suara.” Teriak Mc, lalu Andy dengan senyuman maju ke panggung.
Banyak penonton bersorak heboh, saat Andy masuk. Dalam sekali hidup mereka, baru bisa merasakan yang namanya musik sesungguhnya. Mereka secara diam-diam sudah membuat sebuah Grub Fan Andy.
Andy lalu berjalan ke arah tempat Juara 1. Lalu, Yamazaki menghampirinya dan menyerahkan Piala ke Andy.
“Selamat, Andy. Semoga kau nanti menjadi bintang musik.” Ucap Yamazaki. Sedangkan Andy menjawab dengan tenang.
“Semoga saja, Yamazaki-san.” Ucap Andy, kemudian Kiyoe maju memberikan sebuah medali emas dengan logo musik.
“Selamat, Andy. Kapan-kapan kita duet kembali.” Ucap Kiyoe. Andy pun menjawab sambil mengangguk.
“Pasti, tapi belum tahu kapannya.” Ucap Andy, lalu Yamazaki memeluk Andy, begitu selesai memeluk Kiyoe juga memeluk Andy.
Lalu, mereka semua dan para Juara berfoto bersama. Selesai berfoto, acara pun berakhir. Andy keluar menuju belakang panggung.
“Selamat, Sayang.” Ucap keduanya sambil memeluk Andy dengan mesra. Andy pun juga memeluk mereka dengan mesra.
“Baiklah, kita pulang untuk memberitahu kabar kepada seluruh Saudari kalian.” Ucap Andy, sedangkan Sayoko dan Yui mengangguk.
Mereka kemudian, berjalan pergi dari belakang panggung. Lalu, keluar dari Gedung dan pergi menuju ke tempat parkir.
“Piala dan Medali ini, akan menjadi milik Sekolahkan?.” Ucap Andy, sedangkan Sayoko tersenyum dan menjawab.
“Itu terserah kepadamu. Kamu berikan ke Sekolah atau tidak. Namun, untuk medali serahkan ke Sekolah agar menjadi bukti bahwa Sekolah pernah mendapatkan juara pertama.” Ucap Sayoko.
“Apakah ada hadiah dari sekolah?.” Ucap Andy, sambil masuk ke dalam Mobil diikuti kedua Perempuan tersebut.
“Ada, kamu bisa meminta Uang atau yang lain. Selama Permintaan mu tidak melebihi apa yang bisa dilakukan Sekolah.” Ucap Sayoko. Andy pun mengangguk dan tersenyum.
__ADS_1
Kemudian, Andy melajukan Mobilnya menuju ke rumahnya. Dia juga mengecek ternyata masih jam 11.00, sehingga dia juga bisa pergi ke Restorannya.
“Apa yang akan kita lakukan selanjutnya, Andy?.” Ucap Yui karena merasa bahwa kegiatan sudah selesai.
“Kita akan ke Restoran kita. Namun, kita ke Rumah terlebih dahulu, untuk berpakaian yang biasa saja.” Ucap Andy, sedangkan Yui mengangguk.
“Nah, Andy. Bagaimana rasanya dipeluk oleh artis musisi terkenal?.” Ucap Sayoko, yang melihat Andy dipeluk begitu lama oleh Kiyoe.
“Biasa, namun nyaman juga. Tapi, sayang dia sudah menikah.” Ucap Andy, sedangkan Sayoko menghela nafas.
“Huff, apakah kamu benar-benar menyukai Kiyoe?.” Ucap Sayoko, sedangkan Andy menggelengkan kepalanya, dan berkata.
“Aku hanya menyukai lagunya, benar-benar bagus lagunya.” Ucap Andy. Sedangkan Sayoko hanya mengangguk saja.
“Nah Andy, apakah kau akan menjadi Artis musisi juga?.” Ucap Yui tiba-tiba. Andy yang mendengar itu hanya menjawab dengan santai.
“Entahlah, kemungkinan tidak. Karena musik bagiku hanya Hobi dan kesenangan saja.” Ucap Andy. Yui pun mengangguk.
Lalu, mobil pun melesat melaju menuju ke Rumah mereka. Yui dan Sayoko selalu menatap ke arah luar, karena pemandangan kota begitu indah.
Tak lama kemudian, mereka sampai di Rumah. Andy memasukkan Mobilnya dan memarkirkannya di halaman. Lalu, ke tiga orang tersebut turun.
Yui dan Sayoko, segera berlari ke kamar mereka. Sedangkan, Andy berjalan menuju ke kamarnya. Ketiganya tidak melihat satupun orang di Rumah, padahal sudah jam 11.30.
“Aku harus segera kesana.” Ucap Andy, kemudian Andy keluar kamar, dan mendapati ada Yui dan Sayoko di luar.
“Ayo kita ke Restoran. Aku merasakan ada hal buruk yang sedang terjadi.” Ucap Andy. Keduanya mengangguk, karena mereka tahu jam pulang untuk seluruh Saudarinya.
Mereka bergegas keluar dari rumah, dan menuju ke Restoran. Saat sampai belokan, Andy melihat di Restoran ada Mobil Van hitam dan Restoran tersebut terlihat terkunci.
Tanpa fikir panjang, Andy pun melesat ke arah Restoran. Yui dan Sayoko juga khawatir, mereka berlari sebisa mereka.
Andy sampai di restoran terlebih dahulu, lalu membuka pintu dengan kuncinya. Pintu terbuka, Andy melihat seluruh Perempuan dan Wanitanya terluka.
Lilia, Amy, dan Sasha yang hanya memiliki luka sedikit dan tidak pingsan. Sedangkan Miya, Yuka, Aoi, Tamaki, Lily, Hitomi, dan Liana banyak luka, serta mereka pingsan.
Andy melihat ini, seketika wajahnya memerah dan marah. Lilia, Amy, dan Sasha yang melihat ada yang membuka pintu segera menoleh dan mendapati Andy sedang berdiri disana.
“Andy.” Teriak ketiganya, lalu mereka berlari ke arah Andy dan memeluknya sambil menangis. Andy yang marah segera berubah menjadi lembut, Andy kemudian, membalas pelukan mereka.
“Kami, lemah. Tidak bisa melindungi Saudari yang lain.” Ucap Sasha. Sedangkan Andy, mengelus punggung mereka agar segera tenang.
Lalu, Sayoko dan Yui juga tiba dan melihat seluruh Saudarinya terluka. Segera menghampiri mereka semua, keduanya juga khawatir dan bertanya.
__ADS_1
“Apa yang terjadi?.” Ucap keduanya khawatir. Lilia yang sudah pulih, akhirnya bercerita. Sedangkan, Sasha dan Amy, mereka berdua tertidur karena mereka terlihat yang paling lelah.
Lilia pun bercerita, disaat mereka sudah sampai di Restoran, mereka membuka seperti biasa. Namun, belum banyak pengunjung.
Mereka tetap menunggu sampai tiga jam kemudian, ada Van berwarna hitam. Lalu, di dalamnya keluar 8 orang berbadan besar. Kami sedikit takut, namun Aoi berkata bahwa mereka adalah Mafia Kura-kura.
Mereka terkejut, namun saat mereka ingin pergi, segera disekap dan dipukuli berkali-kali. Lalu dirinya, Amy, dan Sasha bertarung sebisa mereka.
Namun, sayang mereka kalah. Mereka pasrah, namun disaat mereka sudah pasrah tersebut. Kucing dan Anjing yang di rumah menyerang 8 orang tersebut.
Mereka semua terpana dengan pertarungan tersebut, lalu para Mafia tersebut terluka berat. Amy dan Sasha, segera bertindak dan membuat mereka pingsan.
“Begitulah ceritanya.” Ucap Lilia, kemudian dari matanya juga terlihat lelah. Andy membaringkan mereka, Kemudian berkata kepada Sarah.
‘Sarah, belikan 10 Pil Penyembuhan.’
[Tuan, Sarah akan memberikan Pil penyembuhan tersebut.]
[Selamat, Tuan mendapatkan 20 Pil penyembuhan tingkat tinggi.]
Andy sedikit terkejut dan berterimakasih kepada Sarah. Andy pun segera memasukkan Pil tersebut ke mulut mereka semua.
Seketika tubuh mereka bercahaya, Yui dan Sayoko terkejut akan hal tersebut, namun segera sadar saat cahaya tersebut menghilang dan luka mereka semua sembuh.
Zen dan Jordan, yang menjaga orang Mafia tersebut, terkejut adanya Cahaya di tempat para Nyonya mereka pingsan. Zen dan Jordan saling pandang dan mengangguk bersama.
“Akan ku cek.” Ucap Zen, dengan cepat menggunakan langkah bayangannya. Sedangkan, Jordan kembali fokus kepada orang Mafia Kura-kura tersebut.
Zen tiba di tempat dan mendapati Tuannya disana. Lalu, Zen menghampiri Tuannya dan melompat di bahu Tuannya.
“Tuan, orang yang melukai para Nyonya, di belakang. Mereka sekarang kami kunci disana.” Ucap Zen, sedangkan Andy mengangguk lalu berdiri.
“Tunjukkan jalannya Zen, lalu Sayoko, Yui kalian jaga Saudari kalian.” Ucap Andy, kemudian berjalan ke arah belakang Restoran, sambil mengeluarkan telpon dan menekan nomor dengan nama Zero.
“Zero, persiapkan pasukan. Kita akan hancurkan Mafia Kura-kura tepat Pukul 19.00.”
[To be Continued.]
Silahkan Like, Comment, Share, dan Vote.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thanks you Minna-san.
__ADS_1