
[Chapter 53.]
[Menjenguk Amamiya-Sensei.]
[Silahkan Dibaca.]
Selesai makan, mereka pergi dari kantin menuju ke kelas mereka masing-masing. Andy, Yui, Yuka, dan Angel yang sudah sampai di depan pintu kelas, segera masuk.
Tak lama kemudian, Bel masuk berbunyi. Kemudian, terlihat para siswa sudah mulai memenuhi bangku mereka. Lalu, Guru pun juga masuk ke dalam kelas, untuk memulai pembelajaran.
Seperti biasa, Andy sangat serius dan fokus saat menerima materi dari Guru. Sehingga banyak, Guru yang senang dengan Andy, karena Andy fokus dan serius dalam menerima materi mereka.
Beberapa jam kemudian, Bel pulang pun berbunyi. Andy mengemasi barang-barang miliknya begitupun para siswa yang lain.
Saat Guru, keluar dari ruang kelas. Para Siswa perlahan keluar dari kelas satu per satu dan tersisa hanya Andy, Yui, Yuka, dan Angel. Serta beberapa Siswa yang akan ikut ekstrakurikuler.
“Jadi, kamu akan menjenguk sendirikah, Andy?.” Ucap Yui yang sudah selesai mengemas barang-barangnya. Yuka pun juga memandang ke arah Andy, begitu juga Angel.
“Ya, aku akan menjenguk sendirian. Kalian, tidak apa-apa kan, Pulan sendiri?.” Ucap Andy, mereka bertiga mengangguk tanda bahwa mereka tidak apa-apa.
“Kalau begitu, kami pulang terlebih dahulu. Sampai jumpa di rumah, Andy.” Ucap Yuka, kemudian ketiga Perempuan tersebut keluar dari ruang kelas.
“Ya, sampai jumpa.” Ucap Andy, sambil tersenyum. Kemudian Andy juga keluar dari ruang kelas. Lalu, menuju ke ruang Osis.
Di tengah jalan, Andy bertemu dengan Sasha yang ingin pergi ke kelasnya. Kemudian, mereka akhirnya pergi bersama ke ruang Osis.
Sesampai di depan ruang Osis, Sasha masuk terlebih dahulu. Kemudian, Andy masuk ke dalam ruang Osis. Disana dia hanya mendapati Sayoko dan Sasha saja.
“Hmm, anggota yang lain kemana?.” Ucap Andy, penasaran melihat Ruang Osis yang hanya ada Sayoko dan Sasha. Sayoko yang mendengar pertanyaan tersebut, menjawab.
“Mereka semua melakukan pekerjaan di luar. Jadi disini hanya aku dan Sasha. Selepas memberikan berkas ini, kami juga akan keluar untuk membantu yang lainnya.” Ucap Sayoko.
Kemudian, Sayoko membawakan sebuah berkas, lalu menyerahkannya kepada Andy. Melihat Sayoko memberikan berkas, Andy menerimanya dan memasukannya ke dalam Ransel.
“Baiklah, aku akan berangkat dulu. Serta jika pulang malam beritahu aku, agar nanti kujemput. Aku tidak ingin terjadi apapun kepada kalian berdua.” Ucap Andy berbalik keluar dari ruang Osis.
“Ya, sampaikan salamku kepadaku Amamiya-Sensei. Serta jangan lakukan apapun kepadanya.” Ucap Sayoko memperingatkan Andy.
Sedangkan Andy hanya melambaikan tangannya. Kemudian, Sayoko dan Sasha keluar dan mengunci Ruang Osis. Lalu, mereka pergi menuju ke tempat para anggotanya bekerja.
__ADS_1
Di sisi Andy, dia sudah keluar dari Sekolah. Lalu, melihat kertas alamat yang diberikan oleh Sayoko. Andy, yang sudah hafal dengan letak-letak rumah, membuatnya cepat sampai di Rumah Amamiya.
Beberapa menit kemudian, Andy sudah sampai di depan Rumah Amamiya-Sensei. Kemudian melihat sekitar dan ternyata dekat dengan rumah besar yang dia beli.
“Rumah Amamiya-Sensei, ternyata dekat dengan Rumah besarku. Serta sepertinya Amamiya-Sensei terkena efek energi Roh, yang kuserap.” Ucap Andy, melihat Rumah Amamiya yang sedikit samar ada Energi Roh.
Andy kemudian menekan Bel rumah Amamiya. Lalu, tak lama kemudian Andy mendengar suara dari dalam rumah tersebut.
“Siapa?.” Ucap suara yang lemah, suara tersebut menandakan orang tersebut sudah Ibu-ibu, siapa lagi kalau bukan, Amamiya-Sensei.
“Ini, aku Andy.” Ucap Andy dengan jelas. Kemudian, pintu terbuka dan terlihat wajah Amamiya yang putih Pucat dan terlihat lemas. Andy, juga melihat ada Energi Roh yang samar terlihat pada Amamiya.
“Masuklah, Andy. Aku ti-“ Ucap Amamiya terputus saat pandangannya mulai perlahan kabur dan jatuh pingsan, di dekat pintu.
Brukk.
“Amamiya-Sensei.” Teriak Andy, kemudian masuk dan mengecek kondisi Amamiya. Andy, juga menyerap habis Energi Roh yang berada di tubuh Amamiya.
[Selamat, Tuan mendapatkan 5 Energi.]
Andy, sedikit tenang melihat bahwa Amamiya sudah membaik. Lalu, Andy membawa Amamiya masuk menuju ke kamar. Dia juga tidak lupa menutup pintu rumah terlebih dahulu.
Andy pun menggendong Amamiya seperti Tuan Putri. Andy kemudian melihat kamar yang bertulisan ‘Amamiya Room.’. Andy pun masuk, dan menidurkan Amamiya di tempat tidurnya.
Andy, kemudian mulai menyerap Energi Roh tersebut. Lalu, mengubahnya menjadi Energi, kemudian sebuah Notifikasi System muncul.
[Selamat, Tuan mendapatkan 15 Energi.]
[Selamat Tuan telah menyelesaikan misi.]
[Selamat, Tuan kemampuan Supranatural naik menjadi tingkat Rendah.]
Andy tersenyum senang, saat mendengar suara Notifikasi System tersebut. Kemudian, Andy juga melihat Energi Roh yang ada di Rumah besarnya benar-benar sudah hilang.
“Fyuhh, akhirnya bisa ditempati. Mungkin, besok seharian pindahan.” Ucap Abdy, kemudian mendengar suara orang bangun dari belakangnya.
“Ughh, aku berada dimana ini?.” Ucap suara tersebut, yang tak lain Amamiya. Kemudian, dia mencoba untuk duduk. Namun, Andy yang melihat itu, segera membantunya.
“Jangan banyak bergerak dulu.” Ucap Andy, membantu Amamiya duduk dan bersandar di tempat tidurnya. Amamiya sedikit terkejut saat melihat Andy di dekatnya. Namun, dia segera malu saat melihat dirinya sendiri berantakan.
__ADS_1
“Un, maaf jika aku berantakan.” Ucap Amamiya, dia malu-malu saat mengatakan hal tersebut. Andy yang mendengar tersebut, hanya tersenyum dan menjawab.
“Tidak masalah, walaupun begitu kau tetap cantik.” Ucap Andy, sedangkan Amamiya tersipu mendengar ucapan Andy, lalu segera menenangkan diri, kemudian menjawab.
“Kau tahu, kau menggoda seorang Wanita tua lho.” Ucap Amamiya, sedangkan Andy hanya menggelengkan kepalanya. Andy tahu pasti Amamiya tidak jauh dengan Amy.
“Tidak, aku berkata dengan sungguh-sungguh.” Ucap Andy menatap ke arah Amamiya dengan serius, sedangkan Amamiya memerah karena malu.
“Huff, baiklah. Kamu tunggu disini, aku akan membuatkan bubur untukmu.” Ucap Andy menghela nafas, kemudian berdiri dan keluar dari kamar Amamiya.
Amamiya merasakan hatinya mulai hangat kembali, saat melihat perhatian dari Andy. Dia merasa Andy benar-benar seorang Laki-laki yang pengertian, kemudian Amamiya sadar dengan apa yang difikirkan.
“Sadar Amamiya, Andy adalah muridmu, serta umur kalian terpuat jauh.” Ucap Amamiya, namun dia masih berharap bisa bersama dengan Andy.
Sedangkan, Andy yang diluar masih belum bergerak dari balik pintu. Andy mendengar ucapan dari Amamiya, lalu dia tersenyum dan berjalan menuju ke dapur.
Sesampai di dapur, Andy dengan mudah membuat bubur yang sangat sehat. Lalu, tak lama kemudian Andy selesai membuat bubur dan berjalan menuju ke kamar Amamiya.
Sesampai di pintu kamar Amamiya, Andy segera masuk tanpa mengetuk. Lalu, Andy melihat Amamiya melepaskan pakaiannya dan hanya memakai pakaian dalam dan ****** ***** saja.
Sedangkan, Amamiya terkejut saat melihat pintu terbuka tanpa ada ketukan. Dia memerah, sampai-sampai asap keluar dari atas kepala Amamiya.
“Ini kubuatkan bubur.” Ucap Andy berjalan menuju ke arah Amamiya. Sedangkan, Amamiya sedikit terkejut melihat Andy yang tenang. Dia merasa sedih, karena tubuhnya tidak menarik bagi Andy. Namun, sebelum Amamiya sedih, Andy berkata.
“Kau cantik. Beruntung kamu sekarang masih sakit. Jadi aku tidak memakanmu.” Ucap Andy, sedangkan Amamiya terkejut dan tersenyum. Lalu, saat mendengar kata ‘Memakannya’. Amamiya tidak bisa tidak memerah.
“Kau selalu menggodaku terus, kau tahu Wanita sangat sensitif loh digoda terus.” Ucap Amamiya, sedangkan Andy. Kemudian, meletakkan bubur di meja, kemudian Andy menyendok dan memakannya. Namun, tidak ditelan.
Andy kemudian memandang ke arah Amamiya, lalu segera mencium Amamiya. Sedangkan, Amamiya terkejut saat tiba-tiba di cium Andy.
“Hummmpp.” Ucap Amamiya terkejut. Namun, perlahan segera membuka mulutnya dan Andy memasukkan Bubur tersebut lewat ciuman tersebut.
Kemudian, saat ciuman itu terlepas. Terlihat ada sisa bubur di antara kedua Gunung Amamiya. Lalu, Andy melihat Amamiya yang terengah-engah.
“Karena kau, menganggap ku tidak serius. Maka aku akan memakanmu sekarang.”
[To be Continued.]
Silahkan Like, Comment, Share, dan Vote.
__ADS_1
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thanks you Minna-san.