
[Chapter 87.]
[Gempar.]
[Silahkan Dibaca.]
‘Bukankah itu nona.’ Batin August saat melihat Lilia dan Amy, lalu dia tersadar saat Andy memberikan uang.
“Ini, paman.” Ucap Andy, sementara August tersadar dan menatap ke arah Andy dengan serius dan mengambil uang tersebut.
“Nak, apakah para Wanita itu juga Istrimu?.” Ucap August dengan serius namun tidak tampak. Sementara, Andy mengangguk dan berkata.
“Yah, sebenarnya ada satu orang, yaitu Ibuku. Namun, itu bukan Ibu kandung, jadi aku bebas untuk menikahinya.” Ucap Andy sambil tersenyum.
“Ibumu yang mana, Nak?.” Ucap August mencoba untuk mengoreksi informasi sedetail mungkin. Andy lalu berkata.
“Ibuku adalah Lilia, yang memakai baju berwarna merah serta memakai rok hitam.” Ucap Andy, menunjuk ke arah Lilia.
‘Jadi..’ Batin August terkejut, lalu Andy melanjutkan ucapannya.
“Aku pergi dulu, Paman. Aku akan mengejar mereka dulu.” Ucap Andy, sementara August yang tersadar ingin menghentikan Andy.
Namun, Andy sudah berlari jauh dan sudah hampir sampai ke para Istrinya tersebut. August lalu bersandar di kursi mobilnya dan bergumam.
“Ternyata, bocah itu adalah Tuan muda.” Ucap August, lalu mengambil telponnya dan menekan nomor yang tertera nama July.
Purupurupuru.
Katcha.
“Ada apa, August? Aku sedang memasak untuk makan malam kita.” Ucap July menjawab telpon August.
“Tuan muda sudah ketemu.” Ucap August, lalu mendengar suara sesuatu jatuh dari telpon August. July sendiri mendengar ucapan August, sendok untuk mengaduk sayuran terjatuh.
Klang klang.
“August, apa kamu yakin? Jangan bercanda August.” Teriak July, terlihat dia berlinang Air mata kerinduan. August menjawab dengan tenang, namun suaranya sedikit serak.
“Itu benar, dia tepat di depanku. Dia bersama dengan Nona Lilia dan Nona Amy.” Ucap August, sambil melihat Andy dan para Istrinya masuk ke dalam rumah.
“Beritahu aku, lokasinya.” Ucap July dia benar-benar merasa hatinya lega, semacam beban terangkat. Awal misi dia bingung kenapa mencari Lilia dan Amy.
Namun, setelah Ketua mereka berkata bahwa Tuan muda bersama salah satu di antara mereka. Ucapan ketuanya, bagaikan badai. July benar-benar terkejut dengan fakta tersebut.
“17 tahun aku tidak bertemu denganmu, Tuan muda Ryuto.” Ucap July, sambil terduduk di dapur sambil menangis kerinduan.
“July, aku akan melaporkan ke Ketua.” Ucap August, sedangkan July dengan cepat menjawab.
“Ya, kau segera hubungi ketua.” Ucap July, lalu mematikan telponnya. Kemudian berdiri dan mematikan kompor yang menyala.
__ADS_1
Di sisi August, dia menekan kembali nomor bernama Ketua di telponnya.
Purupurupuru.
Katcha.
“Ada apa, August?.” Ucap suara dari telpon August. Kemudian August menjawab.
“Tuan muda ditemukan. Serta terlihat bahwa Amy dan Lilia menjadi Istri Tuan muda.” Ucap August. Sementara Ketua yang menerima informasi tersebut terkejut.
“Kau yakin, August?.” Ucap Ketua tersebut dengan suara seraknya. Lalu, August menjawab.
“Itu benar, Ketua.” Ucap August, lalu Ketua dengan cepat menutup telponnya. August pun selesai menghubungi ketua dia bersandar.
Lalu, melihat rokok yang dia nyalakan mati. Dia pun mengambil korek api, dan menyalakan rokok kembali.
“Wuhhhh, akhirnya keluarga besar Kurokami akan bangkit.” Ucap August, air matanya terlihat terbendung di matanya. Lalu, August membuka atap mobilnya.
“Ryuga-sama, Mei-sama. Akhirnya, Putra anda akhirnya ketemu.” Ucap August sambil memandang ke arah langit.
Sementara itu, di sebuah kantor dengan lambang Serigala berwarna hitam dengan nama ‘Kurokami’ di bawahnya tertulis ‘Office.’ Terdapat seorang yang tengah duduk di kursi tempat dia bekerja.
Terlihat, orang itu menangis tanpa suara. Hanya air mata yang keluar, dia juga memandang ke arah langit kantornya tersebut.
Namun, dia lebih fokus ke sebuah foto seorang Pria dan Wanita di dinding atas. Orang tersebut berkata.
Lalu, pintu terbuka menampilkan seorang Wanita cantik. Wanita tersebut menatap ke arah orang yang bersandar, dia terkejut melihat orang di depan sedang mengeluarkan air mata.
“Apa yang terjadi, sayang. Kenapa kamu menangis?.” Ucap Wanita tersebut, sementara orang yang bersandar di kursi mengusap air matanya. Lalu, berdiri dan berjalan ke arah Wanita tersebut.
Laki-laki tersebut, lalu memeluk Wanita tersebut dengan erat. Sementara, Wanita terkejut melihat bahwa Laki-lakinya memeluknya dengan erat.
“Agnes, Yuto telah ditemukan.” Ucap Laki-laki tersebut. Sementara, Wanita yang bernama Agnes, menegang. Lalu, tanpa sadar air matanya juga ikut keluar.
“Kamu yakin, Kiba. Kamu tidak berbohong bukan.” Ucap Agnes mulai membalas pelukan Laki-laki yang bernama Kiba tersebut.
“Tidak, August sudah melihat dengan mata kepalanya sendiri. Dia melihat Yuto bersama Lilia dan Amy. Namun, hal yang membuatku terkejut adalah mereka sekarang adalah Suami Istri.” Ucap Kiba dengan jelas.
“Kiba, kamu yakin kan?. Bahwa itu benar-benar Yuto. Aku tidak masalah dia menikah dengan siapa, tapi apakah benar itu dia?.” Ucap Agnes dengan suara seraknya.
“Aku yakin dan itu benar.” Ucap Kiba, lalu Agnes memeluk Kiba dengan sangat erat. Agnes benar-benar menangis. Bukan karena sedih, melainkan rindu.
“Syukurlah... Akhirnya, Yuto bisa kembali.” Ucap Agnes dia menenggelamkan dirinya pada pelukan Kiba.
Hari ini adalah hari kebahagian bagi seluruh Keluarga Kurokami, mereka benar-benar senang dan bahagia dengan informasi bahwa Tuan muda keluarga Kurokami berhasil ditemukan.
Sementara, Tuan muda yang dimaksud sekarang sedang bermain dengan seluruh Istrinya, Lilia pun juga ikut setelah mendengar bahwa bayi akan aman.
9 Jam kemudian, mereka selesai bermain. Lalu melihat bahwa waktu sudah menunjukkan pukul 4 pagi.
__ADS_1
“Hmm, kalau kita bermain bersama dan seperti ini. Kalian tidak akan bisa benar-benar puas, sebab terakhir kali kita bermain sampai 20 jam.” Ucap Andy, sementara para Istrinya merasa lelah. Lalu, Sayoko menjawab.
“Andy, 20 jam itu sebenarnya masih ada yang sadar, sisanya pingsan. Tapi sekarang kami lelah saja, tapi beberapa Saudari yang perempuan sudah pingsan.” Ucap Sayoko.
“Yah, yang dibilang Sayoko benar. Bagaimana kalau begini saja, kita buat jadwal.” Ucap Amy, mewakili Wanita di Istri Andy.
“Terserah kalian, aku belum mengeluarkan kekuatanku yang asli. Karena, aku takut kalian akan pingsan hanya beberapa menit saja.” Ucap Andy, lalu beranjak turun dari tempat tidur.
“Oh, kau meremehkan kami.” Ucap Aoi, memandang ke arah Andy. Sementara Andy mengangkat bahunya dan berkata sambil tersenyum.
“Fakta, atau kita buktikan nanti malam.” Ucap Andy dengan senyum misteriusnya. Sementara, seluruh Istrinya penasaran apa yang akan dilakukan Andy di malam selanjutnya.
“Baiklah, kami terima.” Ucap Lilia, setelah memandang ke arah seluruhnya dan mengangguk bersama. Andy lalu berkata.
“Baik, ayo segera turun dan kita mulai berolahraga.” Ucap Andy, sementara seluruh Istrinya, mengangguk. Mereka merasa fit kembali walaupun tidak tidur.
“Tubuhku menjadi lebih segar setelah melakukan hal tersebut.” Ucap Yui, smabil meregangkan otot tangannya.
“Ya, aku juga.” Ucap Istrinya satu per satu. Andy hanya tersenyum dan keluar dari kamar tidurnya.
‘Sarah, sepertinya sudah waktunya untuk menguasai Tokyo.’ Batin Andy.
[Itu benar, Tuan. Serta, Tuan bolehkah aku meminta satu permintaan?.]
Andy sedikit terkejut, lalu dia baru sadar, semenjak level naik ke level 4, System yang dimilikinya berubah.
‘Apa, Sarah. Aku akan menurutimu.’
[Kalau begitu, ini.]
[Ding.]
[Misi khusus dipicu.]
[Pemandu System, Sarah telah jatuh cinta kepada Host.]
[Terima cinta Sarah serta nikahi Sarah.]
[Hadiah : Tubuh Sarah.]
[Hukuman : Sarah akan sedih.]
[To be Continued.]
Silahkan Like, Comment, Share, dan Vote.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update.
Thanks you Minna-san.
__ADS_1