Sistem Kekayaan - 10 Detik

Sistem Kekayaan - 10 Detik
Chapter 50


__ADS_3

[Chapter 50.]


[Perayaan Angel.]


[Silahkan Dibaca.]


“Rumah besar, apakah kamu yang membeli Rumah yang dijual Ayahku?.” Ucap Arisa, sedangkan Andy terkejut dengan ucapan Arisa.


“Kau tahu, Rumah tersebut?.” Ucap Andy, sedangkan Arisa mengangguk. Kemudian Arisa berkata kembali.


“Ya, Ayahku menjualnya karena Rumah itu ada Hantunya.” Ucap Arisa, sedangkan Angel yang mendengar kata ‘hantu.’ Segera memeluk lengan Andy.


“H-hantu.” Ucap Angel dengan raut wajah ketakutan. Sedangkan, Andy hanya diam dan tersenyum. Kemudian dia berkata.


“Yah, memang ada hantunya. Maka dari itu, aku akan menghilangkannya. Hari minggu sudah selesai.” Ucap Andy. Kemudian berjalan menuju ke Rumah besar tersebut.


“Oh, kalau begitu. Semangat, aku akan di Restoran saja. Aku tidak ikut karena sudah pernah berkeliling di Rumah besar tersebut.” Ucap Arisa, kemudian masuk ke dalam restoran.


“Jadi, kau ikut tidak?.” Ucap Andy, melihat ke arah Angel yang masih memeluk tangan Andy dengan erat, dia terlihat sedikit gemetar ketakutan.


“Un, aku ikut.” Ucap Angel memberanikan diri, dengan memberi anggukan setuju. Lalu, keduanya berjalan menuju ke Rumah besar tersebut.


Tak lama kemudian, mereka berdua sampai di Rumah besar tersebut. Angel melihat, rumah tersebut sangat kosong. Sedangkan, Andy hanya menaikkan tangannya. Kemudian, menyerap Energi Roh.


[Selamat Tuan mendapatkan 20 Energi.]


Setelah mendengar Notifikasi System, Andy tersenyum. Lalu, memandang Angel yang sudah agak tenang, Andy pun berkata.


“Baiklah, ayo kembali. Aku sudah selesai.” Ucap Andy, sedangkan Angel menatap ke arah Andy dengan wajah bingung.


“Sudah?. Kau tidak melakukan apapun, hanya menaikkan tanganmu.” Ucap Angel, sedangkan Andy mengangguk sambil tersenyum.


“Memang, aku sudah menyerap sedikit. Ayo kita kembali.” Ucap Andy, kemudian menarik Angel yang penasaran. Namun, Angel mengabaikannya.


Tak lama kemudian, mereka sampai di Restoran. Andy dan Angel masuk ke dalam Restoran. Lalu, mencium bau masakan.


“Oh, mereka membuat makanan. Baiklah, akan kutunggu disana.” Ucap Andy, duduk di Bangku makan. Sedangkan, Angel pergi menuju dapur untuk membantu.


“Hmmm, 6 Perempuan memasak. Bagaimana rasanya, ya?.” Ucap Andy, tidak sabar ingin mencicipi masakan para Perempuan.


Lalu, tak lama kemudian. Keenam Perempuan muncul dengan makanan di masing-masing nampan mereka. Andy, mengerutkan keningnya.


‘Bukankah ini terlalu banyak?.’ Batin Andy, kemudian melihat ke arah Keenam Perempuan tersebut dengan penasaran. Keenamnya tahu, dengan tatapan Andy jadi menjawab sambil tersenyum.

__ADS_1


“Kami, memasak banyak karena, ingin saja, hehehe.” Ucap Yui. Sedangkan Andy menghela nafas. Kemudian, Yuka menjawab.


“Ya, apa yang dikatakan Yui benar. Kami membuat banyak makanan, karena ingin saja.” Ucap Yuka, sedangkan Sayoko berkata.


“Benar, kami ingin membuat banyak, serta sebenarnya ini adalah untuk Perayaan sembuhnya Angel.” Ucap Sayoko. Sedangkan, Angel terkejut karena tidak tahu.


“Kau benar, baiklah. Kalian segera duduk. Kita akan mulai Perayaan.” Ucap Andy, kemudian semuanya mengangguk dan duduk di Bangku yang berada di Meja tersebut.


“Selamat kembali sehat, Angel.” Ucap mereka, sedangkan Angel terdiam air mata keluar dari matanya. Dia menangis kebahagian.


“Terimakasih, semuanya hikss hikss.” Ucap Angel, sedangkan Sayoko dan Yui memeluknya untuk tenang. Arisa, Yuka, dan Sasha mengambil berbagai makanan.


“Sudah, sudah tenanglah. Kan kita semua Saudari.” Ucap Yui, sedangkan yang lainnya mengangguk. Sedangkan, Andy tersenyum senang.


“Baiklah, ayo kita makan.” Ucap Andy, semuanya mengangguk dan kembali duduk di tempat masing-masing. Lalu, mereka makan dengan senang, serta heboh sendiri.


‘Benar-benar sebuah Perayaan.’ Batin Andy, kemudian dia juga mulai makan dan minum. Mereka makan bercanda ria.


Beberapa jam kemudian, mereka selesai melakukan perayaan. Para Perempuan, membawa semua piring dan gelas ke dapur. Saat, mereka ingin mencuci, Andy berkata.


“Biarkan saja dulu, besok kita cuci. Hari juga sudah malam. Jadi, tidak baik untuk seorang Perempuan.” Ucap Andy, Kemudian mereka mengangguk setuju.


Mereka kemudian, mengambil Ransel mereka dan keluar dari Restoran. Andy kemudian, menutup Restorannya. Lalu, pulang bersama.


“Aku duluan.” Ucap Arisa, pergi terlebih dahulu, karena Rumahnya dekat dengan Restoran. Sedangkan semuanya menjawab.


“Kami pulang duluan.” Ucap mereka bertiga, sedangkan Andy dan keempat Perempuan menjawab.


“Ya, sampai jumpa lagi, dan hati-hati.” Ucap mereka berlima. Kemudian, Andy dan keempat Perempuan Melanjutkan perjalanan.


“Hari ini, sungguh indah.” Ucap Yuka. Sedangkan Yui terkekeh sebentar kemudian menjawab sambil tersenyum.


“Kau benar, akhirnya Angel bisa kembali Sekolah. Kukira butuh beberapa bulan begitu.” Ucap Yui, sedangkan Yuka mengangguk.


“Aku pun, juga berfikir begitu.” Ucap Yuka, sedangkan Andy tersenyum, lalu menjawab dengan ringan.


“Bersyukur, dia bisa kembali. Aku takut, waktu menyembuhkannya dulu.” Ucap Andy, memandang ke arah langit yang banyak bintang muncul.


“Kau menyembuhkan Angel?.” Ucap Sayoko dan Sasha terkejut, mendengar ucapan dari Andy. Sebelum Andy menjawab, Yui dan Yuka langsung menjawab.


“Itu benar.” Ucap Yui dan Yuka secara bersamaan. Sayoko dan Sasha mengangguk dengan kepastian dari Yui dan Yuka.


Tak lama kemudian, mereka sudah sampai di Rumah. Mereka berlima, masuk bersama dan berkata.

__ADS_1


“Kami pulang.” Ucap kelimanya, sedangkan Amy dan Lilia yang sedang menuju ke dapur, sedikit terkejut dan menjawab sambil tersenyum.


“Selamat datang.” Ucap keduanya. Lalu, Yui dan Yuka langsung menuju ke atas. Diikuti dengan Sayoko. Sedangkan, Sasha sendiri masih di dekat Andy, kemudian menatap Andy, lalu berkata.


“Nah, Andy bisakah kita berbicara berdua nanti, di kamarmu?.” Ucap Sasha. Dia ingin memastikan, perasaan Andy kepadanya.


“Um, baiklah. Nanti kau datang saja ke kamarku.” Ucap Andy, sedangkan Amy dan Lilia mendengar pembicaraan mereka hanya tersenyum dan berkata.


“Sepertinya, malam ini kita tidak bisa memilikinya dulu, Kak.” Ucap Lilia sambil mencuci tangannya. Sedangkan Amy mengangguk sambil tersenyum.


“Biarkan saja, nanti saat Andy belum puas. Kita akan datang.” Ucap Amy, sedangkan Lilia tersenyum dan mengangguk.


Andy, tidak mendengarkan ucapan kedua Wanita tersebut. Karena, dia sudah berada di atas bersama dengan Sasha.


Mereka berdua, masuk ke dalam kamar mereka masing-masing. Andy, kemudian meletakkan Ranselnya, serta mengambil Baju santai.


Andy, kemudian keluar dan menuju ke arah Kamar Mandi. Andy, segera mandi.


Tak lama kemudian, dia keluar dari kamar mandi dan pergi membawa Seragamnya. Lalu, pergi ke kamarnya dan menaruh Seragam tersebut.


Selesai itu, Andy turun. Memberitahu Lilia dan Amy. Bahwa, mereka sudah makan.


“Bu, aku serta yang lainnya sudah makan. Aku lupa, untuk memberikan ini.” Ucap Andy, sambil menyerahkan makanan yang disiapkan untuk Ibunya dan Tantenya.


“Oh, untungnya kami berdua baru memotong sayuran. Baiklah, kalau begitu.” Ucap Lilia, kemudian mengambil makanan yang dibawa oleh Andy.


“Maaf.” Ucap Andy, sambil menggaruk belakang kepalanya. Sedangkan, Lilia dan Amy hanya mengangguk.


“Baiklah, aku kembali ke kamar terlebih dahulu.” Ucap Andy, tanpa memberi keduanya waktu untuk menjawab, Andy segera menuju ke atas. Lalu, masuk ke dalam kamar.


“Huff, sekarang tinggal menunggu Sasha. Sebenarnya apa yang ingin dia bicarakan?.” Ucap Andy, bingung. Dia hanya menunggu saja.


Lalu, tengah malam pun tiba. Andy, yang sedang berbaring menunggu Sasha. Akhirnya, mendengar suara ketukan pintu.


“Andy, apakah kau masih bangun.” Ucap Sasha, dengan pelan. Sedangkan Andy menjawab dengan santai.


“Masuklah, pintu tidak dikunci.” Ucap Andy, kemudian pintu terbuka. Alangkah terkejutnya Andy saat melihat Sasha.


“Tunggu, kenapa kamu hanya memakai....”


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, dan Vote.

__ADS_1


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thanks you Minna-san.


__ADS_2