Sistem Kekayaan - 10 Detik

Sistem Kekayaan - 10 Detik
Chapter 89


__ADS_3

[Chapter 89.]


[Tamu.]


[Silahkan Dibaca.]


“Andy, bisakah kami menjadi istrimu?” ucap Arisa dan Yuna. Sementara Andy yang sedang bersama dengan Raul berhenti.


Lalu, Andy berbalik dan melihat ke arah Arisa dan Yuna, dia tertegun bahwa ada yang ingin menjadi Istrinya lagi. Andy kemudian berfikir dan menjawab.


“Kalau soal itu, cobalah bertanya kepada para istriku. Jika jawabannya iya maka aku iya,” Ucap Andy dengan tulus, namun di dalam hati juga sedikit sedih jika mereka berdua tidak menjadi istrinya.


Arisa dan Yuna berbalik dan menatap ke arah para istri Andy, terlihat para istri Andy hanya tersenyum tak berdaya dan mengangguk menyetujui mereka berdua.


Arisa dan Yuna hatinya menjadi berbunga-bunga, senyum indah mekar di wajah mereka. Mereka berdua berdiri di depan Andy.


Kemudian, mencium tepat pipi Andy, Arisa pipi sebelah kiri sementara Yuna sebelah kanan. Kemudian, mereka memeluk Andy.


“Terimakasih, sayang.” Ucap mereka berdua, sementara Andy membalas pelukan mereka dan mencium tepat kening mereka.


“Sama-sama, kembalilah bersama saudari yang lain.” Ucap Andy, keduanya melepaskan pelukannya dan berjalan bersama dengan para Saudari.


Purupurupuru.


‘Hmm, siapa yang telpon?’ batin Andy, lalu membuka telponnya dan melihat nama Erika di nomor yang menelpon, Andy pun mengangkatnya.


Katcha.


“Ada apa, Erika?.” Ucap Andy, kemudian terdengar suara pesawat dan pemberitahuan jadwal keberangkatan. Andy tahu bahwa, Erika berada di bandara.


“Sayang, aku akan ke Jepang. Bisa jemput aku besok malam?” ucap Erika, sementara itu Andy menjawab dengan santai.


“Oke, serta untuk yang beberapa hari kemarin, maaf tiba-tiba menyuruhmu kesini, tanpa tahu bahwa kamu masih sibuk.” Ucap Andy.


“Tidak apa-apa, aku malah senang waktu itu. Kamu akhirnya menikahi kita, kami kira kamu akan bermain-main dengan semuanya. Sekarang aku sudah siap untuk pindah, serta perusahaan pusat mungkin juga akan kupindah ke Jepang.” Ucap Erika.


“Baguslah, sekalian kamu bisa bersekolah kembali disini.” Ucap Andy.


“Ya, kalau begitu kututup. Pesawat milikku sudah siap untuk pergi.” Ucap Erika.


“Oke, sampai jumpa.” Ucap Andy.


“Sampai jumpa.” Ucap Erika, lalu mereka menutup telpon mereka, Angel yang mendengar pembicaraan Andy dan Erika, dia senang bahwa temannya akan kembali.


“Apakah Erika akan kesini?” ucap Angel, lalu Andy menoleh ke arah Angel dan menjawab sambil tersenyum.

__ADS_1


“Iya, dia akan kesini. Apa kamu mau ikut aku menjemputnya besok?” ucap Andy, sedangkan Angel dengan senang mengangguk.


“Baik, aku ikut.” Ucap Angel, lalu mereka semua berjalan bersama kembali menuju ke sekolah.


Tak lama kemudian, mereka sampai di sekolah. Sayoko dan Sasha dia pergi terlebih dahulu, karena mereka Osis.


Andy, Yui, Yuka, Angel, dan Silvia berpisah dengan Arisa, Yuna, Raul, dan Sera. Andy dan ke empat Istrinya pergi ke kelas mereka.


Sesampai di depan pintu, mereka masuk ke dalam kelas. Andy melihat Kaori yang berpenampilan beda dari saat pertama kali bertemu di klub musik.


Andy tidak menyapa, karena tahu bahwa Kaori tidak terlalu suka didekati jika di kelas. Maka dari itu Andy duduk di tempatnya begitu juga para Istrinya.


Bel berbunyi, lalu guru yang mengajar kelas masuk ke dalam kelas. Pelajaran dimulai dengan lancar tanpa ada halangan apapun.


Beberapa jam kemudian, Bel istirahat berbunyi. Andy dan para istrinya pergi keluar. Saat di luar, Andy bertemu dengan Sayoko dan Sasha.


“Andy, kamu pergi ke klub duluan. Untuk masalah makan siang, guru pembimbing sudah menyiapkannya.” Ucap Sayoko, sementara Andy mengerutkan keningnya.


“Siapa guru pembimbing kita?.” Ucap Andy penasaran, begitu juga istri yang lain. Sedangkan, Sayoko menepuk keningnya karena lupa memberitahu Andy.


“Maaf lupa memberitahu, guru pembimbing klub musik itu Aria-sensei.” Ucap Sayoko, sedangkan Andy terkejut, lalu sudut mulut Andy terangkat.


“Menarik.” Ucap Andy, lalu menatap ke arah Yui, Yuka, Angel, dan Silvia. Kemudian, menatap ke arah Sayoko dan Sasha.


Di sisi Andy, dia sudah sampai di depan pintu ruang klub. Andy masuk diikuti keempat istrinya.


“Permisi.” Ucap Andy, lalu di dalam terdapat 4 orang yang sedang menatap ke arah Andy, kemudian mengangguk.


“Apa kalian sudah makan?” Ucap Andy, sementara ke empat orang tersebut mengangguk, lalu Akari berkata.


“Itu bekal siang, tinggal milikmu, Yui, Yuka, Angel, Silvia, Sayoko, dan Sasha. Untuk Kaori udah ada disana. Aria-sensei memisahkan agar tidak berebut.” Ucap Akari sambil tersenyum.


“Oh, begitu.” Ucap Andy tersenyum, lalu menatap kembali ke bekal makan siang tersebut. Lalu menyerahkan ke para istrinya.


“Kalau begitu, kami makan dulu. Setelah itu, kita latihan.” Ucap Andy, empat orang tersebut mengangguk, karena mereka juga menunggu Kaori.


Tak lama kemudian, Kaori muncul lalu dia melihat bahwa Andy dan para istrinya sedang makan bersama, Akari yang melihat itu, dia mengambil bekal makan siang Kaori.


“Ini Kaori bekal makan siangmu. Makanlah bersama dengan Andy dan Perempuannya.” Ucap Akari, lalu Kaori tersenyum dan mengangguk.


Kaori mengambil makanan tersebut dan duduk bersama dengan Andy dan para istrinya. Tak lama kemudian, Sayoko dan Sasha juga datang dan ikut makan bersama.


Setelah makan, seperti biasa Andy melatih anggota klub musik tersebut. Andy mengarahkan dengan teliti, mereka berlima senang dengan arahan dari Andy.


Beberapa jam kemudian, Bel pulang berbunyi. Semuanya mulai berkemas untuk pulang, sementara Andy, Yui, Yuka, Angel, Silvia, Sayoko, dan Sasha pergi menuju ke kelas mereka.

__ADS_1


“Aku ke ruang Osis. Ransel ku dan Ransel Sasha berada di sana.” Ucap Sayoko. Andy mengangguk dan berkata.


“Akan kutunggu di gerbang sekolah.” Ucap Andy, lalu Sayoko mengangguk dan berpisah. Andy, Yui, Yuka, Angel, dan Silvia pergi ke kelasnya, sementara Sayoko dan Sasha pergi ke ruang Osis.


Sampai di kelas, Andy dan keempat istrinya masuk dan mengambil ransel mereka. Kemudian, keluar pergi menuju ke gerbang sekolah.


Sampai di gerbang sekolah, Andy mendapati Yuna dan Arisa menunggu disana. Keduanya cemberut melihat Andy.


“Kamu kemana saja, tadi? Biasanya kita berkumpul di Kantin.” Ucap Arisa sambil cemberut. Sementara, Andy menggaruk kepala belakangnya, lalu berkata.


“Maaf, aku sekarang harus pergi ke klub musik, untuk melatih mereka. Jika kamu mencariku, aku berada disana.” Ucap Andy, keduanya menghela nafas dan mengangguk.


Tak lama kemudian, Sayoko dan Sasha tiba di gerbang. Sementara Raul dan Sera juga tiba di gerbang.


“Baiklah, ayo ke Restoran dulu. Membantu yang lainnya.” Ucap Andy, semuanya mengangguk karena itu juga termasuk rutinitas harian mereka.


Lalu, mereka berjalan menuju ke restoran Andy. Di jalan mereka juga saling berbicara satu sama lain untuk mengurangi rasa hening.


Sampai di Restoran mereka terkejut dengan banyaknya mobil berwarna hitam. Andy mengerutkan keningnya, saat melihat ada Taxi yang dia kenal.


“Sepertinya ada sesuatu di sana. Ayo kita kesana.” Ucap Andy, lalu mereka semua mengangguk. Kemudian, berjalan menuju ke restoran.


Sampai di pintu restoran, Andy membuka restoran tersebut dan dia melihat bahwa banyak orang berpakaian rapi dengan baju putih dan jas hitam.


Andy lalu terfokus dengan seseorang yang sedang mengobrol dengan seluruh Istrinya yang Wanita. Andy kemudian mendekati tempat tersebut.


Banyak yang melihat hal tersebut, mereka ingin menghentikan namun sesuatu mendorong mereka untuk berhenti.


“Ada apa disini?.” Ucap Andy dengan santai namun tatapan tajam. Lilia, Amy, dan orang yang berbicara menatap ke arah Andy. Sementara itu seorang Wanita yang duduk di sebelah orang tersebut berlari melesat ke arah Andy.


Andy melihat hal tersebut tidak menghentikannya, karena merasakan sesuatu di dalam dirinya untuk diam. Andy memandang Wanita yang berlari ke arahnya, Andy melihat Wanita tersebut air matanya keluar.


Andy tidak tahu kenapa dia juga merasa sedih melihat hal tersebut. Tanpa sadar air matanya juga keluar, Wanita yang berlari ke arah Andy, telah sampai tepat di depan Andy, kemudian memeluk Andy.


Grebb.


“Aku merindukanmu, Yuto.”


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, dan Vote.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update.


Thanks you Minna-san.

__ADS_1


__ADS_2