Sistem Kekayaan - 10 Detik

Sistem Kekayaan - 10 Detik
Chapter 248


__ADS_3

[Chapter 248.]


[4 istri baru.]


[Silahkan Dibaca.]


Kuil lama, Tokyo.


Terlihat sosok empat orang terbang di atas langit. Dua orang dengan berjubah putih berdiri berhadapan dengan dua orang yang berbeda. Satu orang tubuhnya sempurna dan terlihat benar-benar penuh akan kekuatan. Sementara satunya tubuhnya sangat kekar dan besar, melebihi dari sebelahnya.


Orang berjubah putih tersebut memiliki perbedaan dimana terletak pada simbol di jubah mereka beserta topeng yang mereka berdua pakai. Kedua orang berjubah putih itu adalah Suzaku dan Sun. Sementara itu, orang yang berada di depannya ialah Ryuto dan Cohza.


Ryuto dan Cohza menatap ke arah Sun dan Suzaku. Mereka saling menatap dengan tajam dan serius. Ryuto sendiri tenang dan melesat terlebih dahulu menuju ke arah Suzaku. Dia akan memulai menyerang dan sedikit memberi pelajaran kepada perempuan itu.


Cohza melihat hal itu, dia juga melesat ke arah Sun. Sementara Sun sendiri, ingin menghentikan Ryuto namun ketika dirinya melihat Cohza, dengan cepat dia mengambil sikap bertempur. Ketiga orang mengeluarkan energi spiritual, sedangkan Ryuto tidak sendiri.


Ryuto tidak memiliki energi spiritual melainkan Qi Alam. Dunia bawah walaupun Qi tipis itu sudah cukup untuk menghancurkan satu benua bawah yang rapuh. Ryuto sendiri tidak melapisi luar dengan Qi, akan tetapi mengeratkan Qi dalam tubuhnya.


Suzaku yang melihat Ryuto tanpa Spiritual mengerutkan keningnya, dirinya dengan cepat mengayunkan telapak tangannya yang sudah terbalut oleh energi spiritual. Namun, Ryuto membiarkan serangan itu mengenai dirinya.


Dughhh.


Suzaku terkejut dengan kekerasan tubuh Ryuto, dia ingin menyerang kembali. Namun, sebuah tangan dengan cepat melingkar di pinggangnya. Suzaku memberontak ingin lepas akan tetapi jari Ryuto melemaskan seluruh tubuhnya.


“Apa yang ka-“ Suzaku ingin bertanya, akan tetapi dirinya terkejut ketika topeng miliknya dihancurkan oleh Ryuto. Terlihat rambut berwarna merah darah berkibar dengan bebas, wajah yang sangat cantik dan imut terlihat.


Ryuto melihat kecantikan itu tersenyum, dirinya dengan cepat mencium bibir Suzaku. Melihat hal itu, Suzaku terkejut. Dirinya benar-benar tidak menyangka akan menjadi seperti ini, Suzaku ingin memberontak akan tetapi perlahan-lahan dirinya luluh oleh ciuman Ryuto.


Di saat Suzaku akan mencapai batas, Ryuto akan melepaskan ciumannya. Suzaku terkejut dengan perasaan itu, dia serasa dipermainkan sekarang. Ryuto tersenyum melihat ekspresi Suzaku, itu adalah hukuman Ryuto untuk Suzaku, biarkan dia merasakan bagaimana tidak mengeluarkan hasratnya yang berkobar.

__ADS_1


Suzaku terus dipermainkan seperti itu oleh Ryuto. Sampai akhirnya, dia berinisiatif untuk memohon agar dirinya sampai keluar. Ryuto melihat hal itu, dia dengan cepat menghilang dari tempat. Namun, saat akan menghilang dia memberikan isyarat kepada Cohza untuk membunuh sisanya.


***


Sun yang melihat Suzaku dibawa oleh Ryuto, dia marah. Namun sebelum dia akan menyusul Ryuto, sebuah serangan melesat dari arah sampingnya. Sun terkejut dan terpental sampai menabrak sebuah pohon besar.


Boomm.


“Waktunya pembalikan, jangan lengah oi.” Cohza benar-benar geram sekarang, dia akan mencabik-cabik musuh di depannya tersebut. Dirinya dengan cepat melesat ke arah Sun dan tiba di depan Sun, dengan cepat kepalan tangan Cohza memukul perut Sun ke bawah.


Boommm.


“Ughhhh.” Sun terkejut dan dirinya terus melesat ke bawah tanah. Dia tidak bisa berhenti sampai akhirnya sebuah besi di bawah menghentikan dirinya. Itu adalah sebuah bijih besi yang bulat, entah keberuntungan bagi Sun menemukan bijih besi tersebut.


Cohza menatap ke arah Sun yang terlihat tidak bernyawa di bawah. Dia menyalurkan energi spiritual miliknya dan melesatkan ke arah Sun. Energi spiritual menyelimuti tubuh Sun, kemudian Cohza mengepalkan tangannya.


Boomm.


“Sepertinya aku perlu mencari identitas mereka, perang besar 2 minggu lagi. Dengan begini aku bisa naik ke Alam menengah.” Cohza bertekad untuk ke Alam menengah untuk mendapatkan kehidupan layak dan seorang perempuan yang akan menjadi jodohnya.


***


Ryuto sendiri masih bermain dengan Suzaku atau bisa dipanggil Seren. Ryuto bermain dengan santai, bagaimanapun juga ini adalah pertama kalinya Seren. Ryuto memahami hal itu, akan tetapi melihat tubuh Seren mengingatkan kepada istrinya yang sedang berlatih.


Ryuto sekarang berada di kamar miliknya di Kediaman Utama Kurokami. Ryuto terus mengguncang Seren, membuat perempuan itu letih dan meminta berhenti. Namun, Ryuto apakah berhenti? Tentu saja tidak, Ryuto mulai bermain dengan sedikit kasar, membuat Seren terkejut.


Keduanya bertempur sampai akhirnya Seren benar-benar pingsan. Dirinya terjatuh di kasur, tubuhnya benar-benar bergetar. Dia tidak menyangka Ryuto akan sekuat itu. Seren kemudian menutup matanya yang sudah benar-benar kelelahan.


Ryuto sendiri akan membersihkan dirinya. Namun, dia merasakan seseorang di dekatnya. Orang itu adalah Kaguya. Ryuto sedikit terkejut, akan tetapi tatapannya segera beralih ke arah perempuan di sebelah Kaguya.

__ADS_1


“Aku tidak menyangka Suzaku sudah kau taklukan.” Kaguya berkata dengan penuh kejutan, dirinya tidak menyangka Suzaku yang dingin bisa ditaklukkan oleh Ryuto. Namun, bukan jawaban yang didapatkan oleh Kaguya.


Ryuto menarik Kaguya dan menarik perempuan di sebelah Kaguya, dia mencium keduanya dan mengarahkan ke dekat Suzaku. Ryuto mendorong dan berkata, “Tepat sekali, kalian berdua datang. Maka dari itu mari kita mulai bermain.”


Ryuto dengan cepat bermain dengan keduanya. Sampai mereka berdua berteriak penuh kenikmatan, mereka tidak menyangka akan diperlakukan seperti ini. Bahkan permainan Ryuto lebih kasar dari saat bermain dengan Seren.


Ryuto juga bermain pelan terlebih dahulu kepada perempuan yang dibawa oleh Kaguya. “Siapa namamu?”


Perempuan itu mendengar pertanyaan Ryuto. Dirinya menjawab dengan susah payah, karena Ryuto terus memukul dirinya. “Nama..ku....Luna.”


Ryuto mendengar itu tersenyum dan terus melakukan sampai akhirnya perempuan bernama Luna itu menginginkan bermain kasar. Ryuto menyanggupinya, dia kemudian bermain kasar kepada Luna dan Kaguya.


***


Pagi hari, Ryuto terbangun dan duduk di tempat tidur. Dirinya menatap ke arah sekeliling, dia tidak menyangka akan menjadi meriah kemarin. Tepat dia selesai bermain dengan Kaguya dan Luna, para istrinya yang berlatih juga sudah pulang, begitu juga Sayoko dan Sasha.


Sayoko dan Sasha membawa Ibunya tersebut. Mereka bermain sampai akhirnya seluruhnya tumbang, Ryuto sendiri menggunakan ruang dan waktu agar istrinya tidak menunggu lama. Entah kenapa, bagi Ryuto ruang dan waktu berguna sangat untuk bermain.


Ryuto tersenyum dan merasakan seluruh istrinya sudah berada di puncak Prajurit Alam. Mereka semua juga sudah membangkitkan Qi mereka masing-masing, dengan begini persiapan untuk pergi menuju Alam menengah sebentar lagi.


“Tinggal hancurkan Star dan mulai perang akhir melawan gerombolan monster dari Alam menengah agar bisa masuk ke Alam tersebut. Persiapkan diri kalian semua, Kurokami akan menguasai Alam menengah Selepas ini.”


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thank you Minna-san.

__ADS_1


__ADS_2