Sistem Kekayaan - 10 Detik

Sistem Kekayaan - 10 Detik
Chapter 49


__ADS_3

[Chapter 49.]


[Ketua Osis yang kejam.]


[Silahkan Dibaca.]


“Berani sekali kalian menarik tangan Perempuanku.” Ucap Andy dengan tegas dan sorot matanya menjadi lebih dingin.


Seluruh kantin terkejut, melihatku memukul Senior tersebut. Sedangkan, Senior lain yang melihat temannya ditendang dan jatuh pingsan, terkejut lalu tersadar.


“Tuan muda.” Ucap Senior 1 tersebut, segera menghampiri Senior yang sudah pingsan karena tendangan Andy. Sedangkan Senior lainnya segera melihat ke arah Andy dengan tatapan tajam.


“Oi, siapa kau... Berani-beraninya memukul, Tuan muda. Hah.” Ucap Senior 2 dengan nada tinggi dan marah, sedangkan Andy. Dia sendiri tidak peduli, lalu memandang ke arah Angel.


“Kau baik-baik saja, apakah mereka melukaimu?.” Ucap Andy, sedangkan Angel hanya menggelengkan kepalanya dan menjawab.


“Tidak apa-apa, mereka tadi hanya ingin menarik tanganku.” Ucap Angel, sambil tersenyum memandang ke arah Andy.


Sedangkan, Senior 2 yang di abaikan. Maju dan memegang bahu Andy, kemudian menariknya. Lalu, memegang kerah Andy.


“B*engsek. Berani kau menga- Ughhh.” Sebelum menyelesaikan kata-katanya, Andy sudah memukul perut Senior 2 tersebut, lalu bicara dengan dingin.


“Cih, berani sekali kau, berteriak di depan mukaku.” Ucap Andy, lalu memandang Senior 2 yang terjatuh dan memegangi perutnya.


Sedangkan, Senior 3 dan 4 melihat itu, melotot. Mereka berdua segera maju dan melayangkan pukulan ke arah Andy.


Namun, sebelum itu ada sebuah tendangan dari samping mereka. Tendangan tersebut tepat di kaki mereka.


Duk Duk.


“Arhhhhh.” Teriak kedua Senio tersebut. Sedangkan, Andy memandang ke arah pemilik tendangan tersebut, yang tak lain adalah Sayoko. Andy mengerutkan keningnya.


“Bukankah, kau tidak bisa bertarung?.” Ucap Andy, sedangkan Sayoko menatap kearah Andy dengan menaikkan alisnya.


“Aku sudah berlatih dengan Sasha, saat akan masuk SMA.” Ucap Sayoko memandang ke arah Andy. Kemudian memandang ke arah Senior.


“Kalian semua, jika bertarung kembali. Akan ku serahkan ke BK.” Ucap Sayoko dengan nada tegasnya. Sedangkan Senior lainnya, menyipitkan matanya. Kemudian, mereka ingat.

__ADS_1


“K-ketua O-osis.” Ucap Senior 5 – 10. Mereka gemetar ketakutan. Siapa yang tidak kenal, Ketua Osis, Sayoko. Seorang Ketua Osis yang sangat kejam, bagi Preman atau berandalan Sekolah.


“Segera, Bubar. Lalu, bawa mereka bertiga ke UKS.” Ucap Sayoko dengan tegas dan Sorot mata yang dingin. Seketika mereka mengangguk dan membawa 3 Senior yang berada di lantai.


Andy, hanya mengabaikannya saja. Dia mengambil Nampan yang dia taruh di tempat makan orang lain. Andy, mengambil dan berterimakasih.


“Terimakasih, telah menjaga makanan ini.” Ucap Andy, sedangkan Orang yang berada di bangku tersebut hanya mengangguk.


Andy, kemudian berjalan menuju ke tempat makannya. Raul, sudah datang terlebih dahulu dan sudah membagikannya.


“Ini.” Ucap Andy, kemudian menyerahkan makanan di nampan ke Yui, Yuka, Angel, dan Sayoko. Sedangkan, makanan yang di bawa Raul sudah diserahkan ke Sasha, Sera, dan Arisa.


“Ittadakimasu.” Ucap mereka. Kemudian memakan makanan tersebut. Tak lama kemudian, semuanya sudah selesai makan.


“Nah, Sayoko. Apakah tidak apa-apa, dengan hal tadi?.” Ucap Angel sedikit khawatir. Dengan kejadian tadi.


“Hm, tidak masalah. Jangan khawatir, Angel.” Ucap Sayoko, dengan mudah lalu berkata kembali.


“Yang dimaksud Tuan muda oleh mereka adalah Salah satu Keluarga terbesar. Namun, aku dulu kenal dengannya. Sebenarnya dia baik, mungkin karena dia kurang pergaulan dan bergaul dengan orang yang salah jadinya begitu.” Ucap Sayoko, sedangkan Andy mengerutkan keningnya.


“Tapi, tadi kenapa dia seperti tidak mengenal dirimu?.” Ucap Andy, sedangkan Sayoko tersenyum dan menjawab.


“Oh, benar juga. Tapi, apa hubungannya dengan area yang sedang tumbuh besar itu?.” Ucap Andy, sedangkan Sayoko memerah saat mendengar ucapan Andy, kemudian menjawab.


“Kau tahu dulu, aku menunjukkan area yang besar ini. Jadi, tidak kutekan agar tidak terlihat besar.” Ucap Sayoko, sambil menutupi wajahnya. Sedangkan yang lainnya, melihar Sayoko memerah dan menutupi wajahnya, mereka bergumam bersama.


“Kawai..” Gumam mereka bersama. Kemudian, segera menggelengkan kepalanya. Andy, pun juga menggelengkan kepalanya. Selepas itu, Bel masuk berbunyi.


“Ayo, kita pergi ke kelas. Bel sudah berbunyi.” Ucap Andy, semuanya mengangguk. Lalu, kembali menuju ke kelas masing-masing.


Andy, masuk ke kelas diikuti Yui, Yuka, dan Angel. Lalu mereka berempat duduk di meja mereka masing-masing.


Tak lama kemudian, Guru masuk ke dalam kelas. Lalu, pelajaran dimulai. Semua siswa selalu fokus dengan apa yang diajarkan oleh Guru.


Beberapa Jam kemudian, Bel pulang berbunyi. Guru mengakhiri pembelajaran dan keluar kelas, diikuti para Siswa.


Sedangkan Andy, masih mengemasi barang-barangnya, begitupun Angel. Sedangkan Yui dan Yuka mereka sudah memakai Ransel mereka.

__ADS_1


“Baiklah, seluruhnya sudah. Ayo ke Restoran.” Ucap Andy, sedangkan Yui dna Yuka mengangguk. Berbeda dengan Angel yang memiringkan kepalanya bingung.


“Oh, ya. Angel belum tahu tentang Andy yang memiliki Restoran, rencananya Minggu depan buka.” Ucap Yuka, sedangkan Angel matanya menjadi cerah.


“Apakah itu benar?.” Ucap Angel, sedangkan Andy mengangguk sambil tersenyum. Lalu, mereka berempat keluar dari Kelas dan menuju keluar Sekolahan.


Di tengah jalan, mereka mendapati Raul dan Sera yang sedang berjalan bersama. Lalu, ada suara Perempuan yang dikenal oleh Andy.


“Oh, Andy apakah kalian akan pergi ke Restoran?.” Ucap Suara tersebut, yang tak lain adalah Arisa. Lalu, Andy berbalik dan menatap ke arah Arisa.


“Itu benar, sekalian mengenalkan Angel ke Restoran.” Ucap Andy, kemudian Andy melihat dari kejauhan belakang Arisa, mendapati 2 Perempuan yang sedang berjalan menuju ke arahnya.


Lalu, 2 Perempuan itu. Berhenti tepat di Kelompok Andy. 2 Perempuan itu, tak lain tak bukan ialah, Sayoko dan Sasha.


“Apakah, kita akan pergi ke Restoran?.” Ucap Sayoko, sedangkan Andy mengangguk sambil tersenyum.


Lalu, mereka berdelapan pergi menuju ke Restoran bersama. Di tengah jalan, Andy mendengar suara Notifikasi System.


[Selamat, Tuan mendapatkan Uang 8.641.200 Yen.]


[Selamat, Tuan mendapatkan 10 Point Peningkatan.]


Andy tersenyum senang, melihat bahwa hadiah yang tertunda akhirnya masuk. Tak lama kemudian, mereka sudah sampai di Restoran.


“Oh, ya. Bawa tasku masuk ke dalam dulu. Aku akan ke sana terlebih dahulu.” Ucap Andy, sedangkan Angel penasaran dan bertanya.


“Memangnya kau mau kemana, Andy?.” Ucap Angel penasaran. Lalu, kelima Perempuan dan satu pasangan menoleh ke arah Andy dengan penasaran.


“Oh, aku ingin menghilangkan sesuatu di Rumah besar disana. Nanti, rumah itu akan menjadi tempat tinggal baruku.” Ucap Andy, kemudian Angel mendekat dan berkata.


“Aku ikut.” Ucap Angel, sedangkan Yui dan Yuka masuk ke dalam Restoran, bersama dengan Sayoko dan Sasha. Mereka berempat sudah tahu tentang rumah tersebut.


“Rumah besar, apakah kamu yang menempati, Rumah yang dijual Ayahku?.”


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, dan Vote.

__ADS_1


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thanks you Minna-san.


__ADS_2