Sistem Kekayaan - 10 Detik

Sistem Kekayaan - 10 Detik
Chapter 37


__ADS_3

[Chapter 37.]


[Energi.]


[Silahkan Dibaca.]


Andy, yang sudah selesai membuat Minuman, kemudian mengantarkannya ke tempat Semuanya. Namun, dia minta tolong pada salah satu Perempuannya.


“Yui atau Yuka, ambil Nampan yang berisi cake di sana.” Ucap Andy, kemudian Yuka berdiri dan berjalan menuju ke dapur untuk mengambilnya.


“Baiklah, ini minumannya.” Ucap Andy, memberikan Minuman yang jenis sama. Terlihat itu seperti Ice Cream dengan Chocolatos di atasnya. Mereka yang melihatnya, mata mereka berubah menjadi cerah.


Andy, pun meletakkan tepat di depan mereka. Lalu, Yuka muncul dengan membawa sebuah Cake. Tak lama kemudian, mereka memakan Cake terlebih dahulu.


“Sungguh Manis.” Ucap Amy, merasakan nikmat yang tidak terukur. Lalu, memakannya dengan sedikit cepat.


Begitupun semuanya, mereka merasa Cake yang dibuat oleh Andy. Sungguh Manis dan enak. Saat mereka semua selesai memakan, Cake. Mereka kemudian minum Es krim mereka.


Sensasi dingin dan segar menyebar ke tubuh mereka. Tubuh mereka, serasa bangkit dan semangat kembali.


Setelah, mereka selesai makan dan minum hidangan yang dibuat Andy. Terlihat wajah mereka sangat puas.


“Sungguh nikmat. Rasanya seperti makanan siang tadi. Andy, kenapa tidak kamu saja yang memasak, jika keterampilan memasakmu setinggi ini.” Canda Yuka.


Namun, terlihat Amy dan Lilia memandang ke arah Yuka dengan tajam, kemudian memandang ke arah Andy dengan tajam juga.


Mereka kemudian berdiri dan duduk di pangkuan Andy. Sedangkan Andy terkejut, namun tersenyum dengan kelakuan kedua Wanita tersebut.


“Andy, kau harus mengajari kami. Kau tahu kami kan Ibu Rumah Tangga, kami tidak ingin kalah dalam masakan keluarga.” Ucap Amy, sedangkan Lilia mengangguk.


“Itu benar, Andy. Apakah kau tega, Ibumu tidak memasakkan Keluarganya. Ibu adalah Ibu Rumah Tangga, Andy. Harga diri Ibu Rumah Tangga terasa diinjak, jika ada keluarga yang mengganti posisi memasak kami?.” Ucap Lilia.


Sedangkan, Andy melihat mereka dengan Geli. Lalu, Andy menggoda mereka dengan meremas Pan*at mereka.


“Ahhhh.” Teriak mereka berdua, sedangkan Yui dan Yuka menatap ke arah mereka, lalu menatap Andy dengan tajam.


“Jangan, bermain di sini, apalagi di dekat kami.” Ucap Yui, sedangkan Andy tersenyum dan tidak menanggapi Yui.


“Aku akan mengajari kalian, jadi santai saja. Posisi memasak di rumah tetap kalian kok.” Ucap Andy, kemudian terlihat Amy dan Lilia senang, lalu mencium Pipi Andy.


Cup.


“Terimakasih, Andy.” Ucap keduanya, sedangkan Andy yang dicium. Membalas mencium bibir mereka.


Yui dan Yuka menatap mereka yang sedang asyik berciuman, dengan datar. Lalu, ada seorang Perempuan yang masuk ke dalam Restoran dan bertanya.


“Hallo, apakah Andy ada disini?.” Ucap Perempuan tersebut yang tak lain Arisa. Sedangkan, Amy dan Lilia yang berada di pangkuan Andy berdiri dan duduk di bangku kembali.


“Hmm, oh Arisa ada apa?.” Ucap Andy, kemudian Arisa yang mendengar suara Andy. Segera mendekat.


“Tidak, hanya saja restoranmu buka. Jadi aku datang kesini, serta m-mereka siapa?.” Ucap Arisa, bertanya dengan gugup saat melihat ada 2 Wanita disana.


“Wanita ini adalah Ibuku dan Tanteku.” Ucap Andy, seketika Arisa membeku. Lalu menundukkan kepalanya.


“Aku minta maaf, Tante. Telah mengganggu waktu k-kalian.” Ucap Arisa, takut di cap sebagai Perempuan buruk. Sedangkan Amy dan Lilia tersenyum dan terkekeh melihat tingkah Arisa yang lucu.


Amy dan Lilia menarik Arisa untuk duduk di tengah mereka. Amy dan Lilia memeluknya dengan erat, sedangkan Arisa terkejut.


“Uuw, kau sangat lucu dan manis.” Ucap Amy, memeluk Arisa. Lilia juga memeluk Arisa. Andy hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Ibunya dan Tantenya.


“Siapa namamu, Nak?.” Ucap Lilia, sedangkan Arisa kemudian menjawab.


“Namaku Arisa, Tante.” Ucap Arisa, sedikit Lilia kemudian berkata.


“Jangan panggil aku, Tante. Tapi Ibu, tidak boleh yang lain.” Ucap Lilia melepaskan pelukannya dan menatap ke arah Arisa. Sedangkan Arisa, yang dilihat serius oleh Lilia, menganggukkan kepalanya..


Lalu, mereka berenam saling berbicara satu sama lain. Sampai Matahari tenggelam. Arisa pertama, ijin pulang terlebih dahulu.


Kemudian kelima orang tersebut keluar dari Restoran. Amy, Lilia, Yuka, dan Yui masuk ke Van terleih dahulu, sedangkan Andy menutup Restoran dan menguncinya. Kemudian Andy, masuk ke Van.


Akhirnya Van, pun berjalan menuju ke Rumah. Mereka di dalam Van sedang berbicara tentang menu makan untuk Malam.


“Andy, apakah kau akan memasak?.” Ucap Yui, sedangkan Andy menggelengkan kepalanya. Lalu menatap ke depan dan berkata.


“Aku akan mengajari Ibu dan Tante. Jadi, biarkan mereka berdua yang memasak.” Ucap Andy, Yui mengangguk. Sedangkan Amy dan Lilia senang.


Tak lama kemudian mereka sudah sampai di Rumah. Mereka semua keluar dari Van dan segera masuk ke Rumah.


“Baiklah, kami mandi terlebih dahulu.” Ucap Yui, kemudian Yui dan Yuka naik ke atas dan pergi mandi. Sedangkan Andy, Amy, Lilia pergi menuju ke dapur.


“Kau tahu, aku tidak terbiasa dengan memakai baju dan Celana. Jadi akan kulepas terlebih dahulu.” Ucap Amy, sedangkan Andy mengangguk karena tahu, bahwa Tantenya tidak terbiasa memasak dengan memakai baju dan Celana.


“Oke, baiklah. Mulai pakai Apron kalian.” Ucap Andy, setelah melihat Ibu dan Tantenya sudah siap untuk memasak.


Lalu, Andy pun mengajari mereka berdua, dan kadang bermain dengan mereka. Seperti memainkan Dua Melon, atau Gua mereka.


Tak lama, kemudian hidangan pun jadi, Andy melihat ke arah Jam, dan ternyata hanya memakan 1 Jam. Andy kemudian menyuruh mereka mencuci tangan sebelum menghubungkan makanan.


“Baiklah, kita hidangkan makanan ke meja makanan.” Ucap Andy, keduanya hanya bisa mengangguk. Mereka berdua lemas, karena terus keluar saat Andy bermain. Lalu, mereka keluar dari dapur.


Yui dan Yuka melihat bahwa hidangan sudah tiba, namun mereka mengerutkan keningnya saat melihat sebuah cairan mengalir di Kaki mereka.


Keduanya paham, apa yang terjadi. Lalu, mereka menatap tajam ke arah Andy. Namun, segera mengalihkan perhatiannya saat mencium aroma masakan yang begitu harum.


Glup.


Mereka berdua menelan ludah mereka, saat mencium Aroma tersebut, tanpa sadar terlihat ada air liur yang akan keluar dari mulut mereka.


Andy, Amy, dan Lilia duduk di kursi makan. Mereka semua lalu saling memandang kemudian mengangguk.

__ADS_1


“Ittadakimasu.” Ucap mereka, lalu mereka mulai makan. Saat makanan masuk ke dalam mulut mereka, Para Perempuan dan Wanita terlihat seperti terjun di air yang lengket.


Kemudian, terlihat mereka berempat diikat oleh Tentakel yang lengket. Keempatnya mengerang dengan senang, karena makanan tersebut.


Andy, hanya tersenyum melihat pemandangan tersebut. Andy memakannya dengan tenang. Karena tahu bahwa makanan ini enak.


Lalu, Andy melihat mereka selesai makan, namun terlihat dari wajah mereka terengah-engah, karena kelelahan.


“Sungguh, makanan yang enak.” Ucap Yui, sedangkan Yuka mengangguk. Amy dan Lilia tersenyum senang sekaligus bangga.


“Baiklah, aku akan mencuci piring ini.” Ucap Andy, kemudian mengumpulkan bekas piring tersebut. Lalu, pergi ke dapur dan mencucinya.


Sedangkan, keempat Perempuan dan Wanita masih duduk, menunggu Andy selesai. Tak lama kemudian, Andy keluar dari dapur.


Lalu, Amy menarik Yui dan Yuka, sedangkan Lilia menarik Andy, mereka semua pergi menuju ke Kamar mandi.


Lalu, di dalam Kamar Mandi terdengar suara-suara alunan nada Permainan Malam. Tidak berhenti begitu saja, Andy membawa Keempatnya menuju ke Kamarnya.


Mereka bermain, dan beberapa jam kemudian keempatnya terbaring pingsan sedangkan Andy berada di tengah mereka yang sedang memeluknya.


‘Sungguh hari yang sangat indah.’ Batin, Andy tersenyum lalu kemudian dia tidur dengan nyenyak.


Keesokan Harinya, Jam 05.00.


Andy terbangun, dan melihat bahwa hanya ada Yui dan Yuka. Amy dan Lilia ternyata sedang memakai pakaian mereka.


“Perlukah, kubantu?.” Ucap Andy, sedangkan Amy dan Lilia menggelengkan kepalanya, lalu berkata.


“Jika kamu bantu, nanti ujungnya kita bermain kembali. Lebih baik kamu, bersiap bukankah kamu biasanya olahraga.” Ucap Amy, kemudian tersenyum lalu menjawab.


“Aku akan berolahraga, setelah melihat pemandangan yang indah.” Ucap Andy, menggoda keduanya. Sedangkan, keduanya tersenyum dan selesai memakai Pakaian mereka.


“Namun, sayang keindahannya sudah selesai, hehehe.” Ucap Lilia, kemudian mereka berdua keluar dari kamar Andy.


Andy, hanya menggelengkan kepalanya. Lalu, turun dari tempat tidur dengan pelan agar tidak membangunkan Yuka dan Yui.


Setelah, Andy turun. Segera Andy, memakai pakaian olahraganya, lalu keluar dari kamar dan turun ke bawah.


Saat, sampai di bawah Andy pergi keluar dari Rumah. Lalu, memulai berolahraga, Andy memulau dengan Push up dan Sit up terlebih dahulu. Selepas itu, sebelum dia berlari, Andy memberi makan ke Hewan peliharaannya.


Selesai memberi makanan, Andy pun memulai lari nya berkeliling area sekitar rumah. Selesai melakukan lari, Andy duduk di halaman Rumah sambil mengatur nafas dan menerima Notifikasi System.


[Selamat, Tuan mendapatkan Uang 8.641.200 Yen.]


[Selamat, Tuan mendapatkan 10 Point Peningkatan.]


[Status.]


[Nama : Andy Pratama.]


[Umur : 17 tahun.]


[System Level : 3 ( 2.000 / 100.000.000)]


[10 Detik : 100 Yen.]


[Kecepatan : 40.]


[Kecerdasan : 50.]


[Poin Peningkat : 130.]


[Uang : 15.135.640 Yen]


[Keterampilan (+)]


[Keterampilan Khusus (+)]


[Saham (+)]


‘Point ku sangat banyak. Tingkatkan Kekuatan menjadi 100 dan kecepatan menjadi 100, sisanya Kecerdasan.’


[Peningkatan selesai.]


[Status.]


[Nama : Andy Pratama.]


[Umur : 17 tahun.]


[System Level : 3 ( 2.000 / 100.000.000)]


[10 Detik : 100 Yen.]


[Kekuatan : 100.]


[Kecepatan : 100.]


[Kecerdasan : 70.]


[Energi : 0] (Terkunci.)


[Poin Peningkat : 0.]


[Uang : 15.135.640 Yen]


[Keterampilan (+)]


[Keterampilan Khusus (+)]

__ADS_1


[Saham (+)]


Seketika, tubuh Andy menjadi lebih keras, dan terlihat bahwa Ototnya menjadi lebih kencang dari sebelum. Lalu, Andy merasakan sesuatu yang hangat di bagian tubuhnya. Lalu, melihat bahwa Statusnya ada yang baru, dia terkejut.


“Energi?. Apa itu Sarah?.”


[Energi adalah sesuatu yang dimiliki oleh tubuh, mereka terlihat tipis dan memiliki warna yang berbeda.]


[Energi Putih, adalah Energi yang menampung Stamina cadangan bagi tubuh.]


[Energi Biru, adalah Energi yang digunakan untuk melawan hal seperti Supranatural.]


“Hmm, apakah Energi hanya dua itu?.”


[Itu benar, Tuan.]


“Baiklah, aku mengerti. Huff, sepertinya aku harus mencari sebuah Rumah yang dijual, untuk kutempati. Minimal Rumahnya harus besar.” Ucap Andy, berfikir


Kemudian, Andy berdiri dan masuk ke dalam Rumah. Andy, melihat bahwa Ibu dan Tantenya masih memasak di dapur. Jadi, Andy pergi menuju kamarnya.


Lalu, saat Andy membuka pintu kamar, klise pun muncul yaitu Yui dan Yuka yang sedang memakai baju. Andy tetap masuk dengan santai, sedangkan Yui dan Yuka memerah, walaupun Andy sudah melihat seluruh tubuh mereka, tetapi mereka tetap malu.


“Aku, hanya mengambil bajuku. Karena aku akan mandi.” Ucap Andy. Keduanya mengangguk lalu kemudian mulai memakai kembali Pakaian mereka.


Andy pun keluar, lalu pergi ke Kamar Mandi. Andy pun melepas semua pakaiannya dan berendam di bak kamar Mandi.


“Sarah, menurutmu adakah sebuah Rumah yang besar dan bisa kutempati bersama keluargaku?.” Ucap Andy.


[Ada banyak, Tuan. Ada 1 Rumah yang dijual dengan harga murah, namun Rumah tersebut besar. Lokasi tempat itu berada di dekat dengan Restoran anda.]


“Kenapa, bisa murah jika itu adalah Rumah besar dan terlihat mahal.”


[Karena, disana ada Makhluk Supranatural.]


[misi dipicu.]


[Bersihkan Makhluk di Rumah besar.]


[Hadiah : Keterampilan Supranatural ( Tingkat Rendah.)]


[Hukuman : Adik kecil Tuan, akan offline selama 10 tahun.]


[Durasi : 1 Bulan.]


“Bagus, langsung ada misinya. Kalau begitu beli Kemampuan Supranatural.”


[Keterampilan Supranatural : 300.000]


“Apa, kenapa begitu mahal?.”


[Tuan, itu sudah standar Pasar. Kemampuan ini Jarang dimiliki Seseorang.]


“Oh, begitu. Baiklah beli.” Ucap Andy.


[Selamat, Tuan membelu Keterampilan Supranatural.]


Seketika, Andy merasa banyak informasi masuk ke dalam Otaknya. Lalu, terlihat dalam dirinya, seperti ada belenggu yang sudah terlepas.


“Apa itu tadi, yang terlepas. Tunggu apakah itu Energi?.” Ucap Andy, kemudian merasa tubuhnya menjadi hangat dan ada jejak kekuatan.


Setelah itu, Andy keluar dari Bak mandi, dan memakai pakaian lalu keluar dari Kamar Mandi.


Andy turun ke bawah, lalu melihat bahwa semuanya sudah berkumpul di tempat makan. Andy langsung duduk, lalu mengangguk.


“Ittadakimasu.” Ucap mereka, lalu memakan makanan yang sudah disiapkan. Mereka sekali lagi berfantasi liar kembali. Lalu, memakan dengan cepat. Namun, mereka tidak sampai keluar. Karena makanan yang mereka makan adalah makanan penambah Stamina.


Setelah makan, Andy kembali ke Kamar. Lalu, tak lama kemudian Hpnya bergetar. Menandakan ada yang menelpon dirinya, saat melihat bahwa tidak ada nama, Andy tetap mengangkatnya.


“Halo, dengan siapa ini?.” Ucap Andy, lalu terdengar teriakan dari balik telpon tersebut.


“Andy, bodohhh. Kapan kamu akan mengajakku untuk bersenang-senang.” Ucap suara tersebut yang tak lain adalah Erika.


“Oh, Erika. Kukira siapa, lalu apakah kau sudah ada di Jepang?.” Ucap Andy, sedangkan Erika menjawab.


“Hump, aku sudah sejak kemarin. Sekarang aku berada di Hotel bintang 5 Ikaru.” Ucap Erika, sedangkan Andy menjawab.


“Baiklah, jam 08.00 aku akan kesana.” Ucap Andy, sedangkan Erika diam lalu menjawab.


“Baiklah, kutunggu.” Ucap Erika, kemudian menutup telponnya. Andy kemudian memasukkan kembali Telponnya.


“Jadi, dia sudah tiba di Jepang. Baiklah, waktunya memuaskan seorang Gadis Manja.” Ucap Andy, kemudian memilih Pakaian yang cocok.


Lalu, disisi Erika. Dia sekarang sedang duduk di kamar Hotelnya. Entah kenapa dirinya merasa senang dan bahagia, Erika entah kenapa bingung dengan sikapnya.


“Aku akan berjalan-jalan dengan seorang Laki-laki, apakah ini nanti yang dikatakan Kencan seperti di Komik dan Novel-novel yang beredar.” Ucap Erika.


Entah, apa yang difikirkan Erika dengan berfantasi seperti itu. Sedangkan Andy hanya tersenyum saja sambil memilih Pakaian yang cocok.


Seperti, apakah kencan mereka. Apakah Andy bisa memuaskan Erika. Silahkan tunggu chapter berikutnya.


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share dan Vote.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thanks you Minna-san.


 

__ADS_1


__ADS_2