Sistem Kekayaan - 10 Detik

Sistem Kekayaan - 10 Detik
Chapter 67


__ADS_3

[Chapter 67.]


[Reaksi Penonton.]


[Silahkan Dibaca.]


Mendengar namanya disebut, Andy masuk masuk ke panggung. Lalu, tiga Juri menatap Andy dengan penasaran, kesan pertama mereka adalah Menarik. Karena dari Seluruh Kontestan, hanya Andy yang membawa sebuah Gitar.


“Oke, perkenalkan dirimu dulu Andy.” Ucap MC. Lalu, Andy sambil tersenyum dan menatap ke arah Juri dan Penonton, Andy pun memperkenalkan diri.


“Perkenalkan namaku, Andy. Aku berasal dari SMA Kotohana.” Ucap Andy, semua Penonton terkejut, karena SMA milik Andy tidak pernah mengeluarkan seorang Musisi. Lalu, Yamazaki kemudian berkata.


“Andy, lagu apa yang akan kamu nyanyikan di Kompetisi ini?.” Ucap Yamazaki sambil menatap ke arah Andy.


“Saya akan menyanyikan lagu ciptaan anda, Yamazaki-san. Yang berjudul One more Chance, One more Time.” Ucap Andy, mengejutkan seluruh Penonton dan Juri.


“Eh, kamu yakin?. Itu lagu yang berat lho, tadi ada yang mencoba, namun sedikit tidak kuat, alhasil memaksakan suaranya. Apakah kamu yakin, dengan pilihanmu?.” Ucap Yamazaki.


Semua penonton menatap ke arah Andy, untuk melihat apakah Andy akan berganti Lagu, atau tidak. Namun, mereka terkejut saat Andy tersenyum.


“Aku yakin.” Ucap Andy, kemudian ke tiga Juri saling memandang dan mengangguk bersama. Kemudian, Yamazaki menatap kembali ke Andy.


“Kalau begitu, silahkan dimulai.” Ucap Yamazaki, kemudian MC yang di dekat Andy segera mundur. Lalu, Andy duduk di kursi yang ada di panggung tersebut.


Tringgg.


Entah kenapa seluruh Penonton dan Juri seperti tersihir oleh sebuah suara Gitar Andy, mereka semua fokus menatap ke arah Andy.


Masayoshi Yamazaki – One more Chance, One more Time.


Ending song 5Cm per second.


kore ijou nani wo ushinaeba, kokoro wa uru sareru no.


dore hodo no itaimi naraba, mou ichido kimi ni aeru.


One more time, kisetsu yo utsurowanai de.


One more time, fuzake atta jikan yo.


Kui chigau toki wa itsumo, boku ga saki ni oreta ne


Wagamama na seikaku ga naosara aishiku saseta One more chance kioku ni ashi wo torarete


One more chance tsugi no basho wo erabe nai


 


Itsudemo sagashite iru yo dokka ni kimi no sugata wo


Mukai no HOOMU roji ura no mado


Konna toko ni iru hazumonai no ni


Negai ga moshi mo kanau nara ima sugu kimo no moto e


Dekinai koto wa mou nani mo nai


Subete kakete dakishimete miseru yo


 


sabishisa magirasu dake nara


dare demo ii hazu na no ni


hoshi ga ochisou na yoru dakara


jibun wo itsuwarenai


one more time kisetsu yo utsuro wa nai de


one more time fuzakeatta jikan yo


 


itsudemo sagashite iru yo


dokka ni kimi no sugata wo


kousaten demo yume no naka demo


konna toko ni iru hazu mo nai noni


 


kiseki wa moshimo okoru nara


imasugu kimi ni misetai


atarashii asa kore kara no boku


ienakatta suki to iu kotoba mo

__ADS_1


Natsu no omoide ga mawaru Uh...


Fui ni kieta kodou


 


Itsudemo sagashite iru yo dokka ni kimi no sugata wo


Akegata no machi sakuragi-Cho de


Konna toko ni iru hazumonai no ni


Negai ga moshi mo kanau nara ima sugu kimo no moto e


Dekinai koto wa mou nani mo nai


Subete kakete dakishimete miseru yo


 


 


Itsudemo sagashite shimau dokka ni kimi no egao wo


Kuukou machi no fumikiri atari


Konna toko ni iru hazu mo nai no ni


Inochi ga kurikaesu naraba nandomo kimi no moto e


Hoshii mo no nado mou nani mo nai


Kimi no hoka ni taisetsu na mono nado.


(Copy paste lirik dari Google.)


Andy pun mengakhiri lagu tersebut dengan petikan gitar yang sedih. Lalu, Andy menatap ke arah Penonton dan Juri.


Hening.


Seluruh Penonton dan Juri tidak ada yang berbicara, mereka diam di tempat dan terlihat air mata mereka semua keluar membasahi Pipi mereka.


Selama 15 menit hening, Andy juga diam. Karena dia tahu bahwa para Penonton dan Juri masih dalam keadaan meresapi kesedihan mereka masing-masing.


“Eh, kenapa pipiku basah. Serta kenapa air mataku keluar.” Ucap para Penonton yang baru sadar, lalu mereka ingat bahwa mereka mendengarkan lagu dari Andy.


Saat lagu diputar tadi, mereka semua mengingat saat-saat kesedihan mereka.


Ada yang mengingat dimana Pacarnya meninggal dunia, karena Penyakit. Ada juga yang ingat pacarnya meninggal karena kecelakaan. Ada juga yang ingat pacarnya di mainkan temannya sendiri tepat di depan mata mereka.


Yamazaki juga mengingat hari buruknya. Lalu, dia menggelengkan kepalanya. Dia berfikir bahwa lagunya memang sangat dalam jika dimainkan oleh Andy.


Dia benar-benar tertarik dan salut dengan Andy. Bagaimana tidak, seluruh Penonton baik itu di Live Utube, maupun di tempat tersebut semuanya menangis.


“Ehem. Andy, aku memberimu penilaian sempurna. Karena, caramu menyanyi benar-benar melebihi dari pencipta nya sendiri.” Ucap Yamazaki. Lalu Kiyoe juga berkomentar.


“Aku juga, sebagai musisi aku benar-benar kagum sekaligus merasa kalah dengan caramu menyanyi, lagu sedih ditambah kamu yang menyanyi, 100% yang mendengarkan akan mengeluarkan air mata deras.” Ucap Kiyoe, lalu mengeluarkan air mata kembali.


“Oh, maaf. Hiks.” Ucap Kiyoe, sambil mengusap air matanya dengan tangannya, lalu menutup wajahnya karena malu jika ada yang melihatnya.


Juri ke 3 tidak berkomentar dan hanya mengangguk setuju. Lalu, Andy yang mendengar komentar para Juri, langsung menjawab.


“Terimakasih. Maaf jika aku membuat para Juri menangis, serta maaf juga kepada Penonton.” Ucap Andy meminta maaf. Lalu, bertanya.


“Apakah aku boleh bernyanyi satu kali lagi, untuk menghilangkan kesedihan seluruhnya.” Ucap Andy, lalu penonton segera menjadi heboh.


Mereka berteriak untuk disetujui, para Juri yang melihat antusias Penonton pun mengangguk kepada Andy.


“Silahkan.” Ucap Yamazaki, lalu Andy memetik kembali gitarnya, berganti dengan nada yang membuat semua merasa api di dalam diri mereka menyala.


Ikimono Gakari – Blue Bird.


Opening ketiga Anime Naruto Shippuden.


Habata itara modoranai to itte


Mezashita no wa aoi aoi ano sora


Saat, mendengar lagu tersebut seluruh Penonton segera menjadi semangat, dan mulai bersorak gembira. Sedangkan, Kiyoe segera maju ke panggung dan ikut bernyanyi.


“Kanashimi” wa mada oboerarezu


“Setsunasa” wa ima tsukami hajimeta


Anata e to idaku kono kanjou mo


Ima “kotoba” ni kawatte iku


 


Michi naru sekai no yume kara mezamete


kono hane wo hiroge tobitatsu

__ADS_1


 


Habata itara modoranai to itte


Mezashita no wa shiroi shiroi ano kumo


Tsukinuketara mitsukaru to shitte


 


Furikiru hodo aoi aoi ano sora


aoi aoi ano sora


aoi aoi ano sora


 


Aisou sukita you na oto de


Sabireta furui mado wa kowareta


 


Miakita kago wa hora sutete iku


Furikaeru koto wa mou nai


Takanaru kodou ni kokyuu wo azukete


Kono mado wo kette tobitatsu


 


Kakedashitara te ni dekiru to itte


Izanau no wa tooi tooi ano koe


Mabushi sugita anata no te mo nigitte


Motomeru hodo aoi aoi ano sora


 


Ochite iku to wakatte ita


Soredemo hikari wo oi tsudzukete iku yo


 


Habata itara modoranai to itte


Sagashita no wa shiroi shiroi ano kumo


Tsukinuketara mitsukaru to shitte


Furikiru hodo aoi aoi ano sora


 


Aoi aoi ano sora


aoi aoi ano sora


Andy mengakhiri dengan petikan gitar, lalu semua Penonton bersorak dengan heboh. Sedangkan, Kiyoe dalam hidupnya baru sekali ini menikmati bernyanyi yang serasa seperti Bebas.


Banyak Penonton juga berfikir seperti Kiyoe, mereka juga melihat bahwa mereka seperti burung yang terbang dengan bebas tanpa ada apapun yang menghalangi.


Andy melihat bahwa seluruh Penonton menjadi heboh, dia mengangguk puas. Lalu, Yamazaki dan Juri 3 masuk ke dalam panggung.


Mereka para Juri berjabat tangan dengan Andy. Selepas itu Andy turun ke belakang panggung. Saat sampai di belakang panggung.


Sayoko dan Yui segera berlari dan memeluk Andy, sedangkan Andy sendiri terkejut, lalu melihat bahwa dia dipeluk oleh Sayoko dan Yui, dia membalas pelukan tersebut.


“Sayoko, Yui. Kamu mengejutkan ku, tiba-tiba memelukku.” Ucap Andy.


Sedangkan Sayoko dan Yui, melepaskan pelukannya dan menatap ke arah Andy, lalu tersenyum.


“Kamu benar-benar membuat semua Penonton merasa tergerak.” Ucap keduanya, sedangkan Andy tersenyum, lalu memegang pinggang mereka.


“Baiklah, berhenti. Ayo kita cari duduk dan tunggu Hasilnya.” Ucap Andy, pergi dari belakang Panggung tersebut.


Di sisi lain.


“Sepertinya, Tuan akan marah, nanti.” Ucap sosok Kucing saat melihat seluruh Wanita dan Perempuan Andy pingsan dengan luka di tubuh mereka.


[To be Continued.]


Informasi : Mulai besok Upnya 2x, karena Author akan buat Novel Fantasi baru, tetap Stay dan pantau terus.


Silahkan Like, Comment, Share, dan Vote.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.

__ADS_1


Thanks you Minna-san.


__ADS_2