Sistem Kekayaan - 10 Detik

Sistem Kekayaan - 10 Detik
Chapter 79


__ADS_3

[Chapter 79.]


[Istri.]


[Silahkan Dibaca.]


Andy dan para Perempuan dan Wanitanya pergi pulang ke rumah. Sementara Raul, Sera, dan Angel pulang ke rumah mereka masing-masing, sedangkan Silvia pulang bersama Andy.


“Hallo, Ayah. Penyakit yang kuderita sudah sembuh. Aku disembuhkan oleh Andy.” Ucap Silvia dengan senang.


“Apakah benar, Silvia?. Lalu, sekarang kamu berada di mana?.” Ucap Ayah Silvia dengan senang mendengar berita tersebut. Lalu, dia khawatir dengan Silvia karena belum pulang.


“Oh, aku sekarang bersama dengan Para Perempuan dan Wanita Andy.” Ucap Silvia, sementara Ayahnya terkejut dan berkata.


“Nak, apakah Andy membuat Harem?.” Ucap Ayah Silvia, dia jelas sedikit emosi namun dia tahan. Jika semisal, Andy mempermainkan perasaan Wanita dan Perempuan, dia akan menghukum Andy.


“Oh, itu benar. Andy, memiliki 6 Wanita, 6 Perempuan termasuk aku.” Ucap Silvia, lalu terlihat Ayah Silvia sedikit geram. Namun, dia berkata kembali.


“Bisakah kamu berikan telpon ini kepada, Ibu Andy.” Ucap Ayah Silvia dengan suara berat nya. Silvia tahu bahwa Ayahnya marah, dia sedih jika Ayahnya tidak setuju.


Namun, yang difikirkan Ayahnya bukan itu. Dia berfikir, apakah Andy hanya mengumpulkan saja dan tidak mencintai mereka. Itulah, yang difikirkan Ayahnya.


“Baiklah.” Ucap Silvia, lalu mendatangi Lilia. Kemudian, Silvia menjelaskan tentang Ayahnya yang ingin berbicara dengan Lilia.


“Ya, hallo.” Ucap Lilia, lalu sedikit menjauh dan berbicara dengan Ayah Silvia melalui telpon. Sementara Silvia berjalan bersama para Perempuan.


“Ada apa, kamu sepertinya murung, Silvy?.” Ucap Sayoko, yang berada di dekatnya. Lalu, Silvia menjelaskan tentang Ayahnya tadi.


“Jadi, begitu. Yah, mungkin saja apa yang kamu fikirkan berbeda dengan fikiran Ayahmu.” Ucap Sayoko. Sementara Silvia sedikit bingung namun tetap mengangguk.


Tak lama kemudian, mereka sampai di Rumah Andy. Lilia menghampiri Silvia dan menyerahkan telponnya sambil tersenyum.


“Ayahmu, berkata bersenang-senanglah dengan Andy. Ibu dan Ayah akan merindukanmu.” Ucap Lilia, sementara Silvia sedikit bingung.


“Fufufu, artinya kamu diijinkan tinggal bersama kami.” Ucap Lilia, lalu menarik Silvia masuk ke dalam bersama dengan yang lainnya.


Sisi Andy, dia berjalan terlebih dahulu menuju ke atas. Karena dia harus ke kamarnya dan mengambil baju untuk dia pakai.


Andy sampai di depan pintu kamarnya. Lalu, dia masuk dan mengambil pakaian santai, kemudian keluar lalu menuju ke kamar mandi.

__ADS_1


Andy lebih memilih kamar mandi di luar, walaupun di kamarnya juga ada kamar mandi. Begitu pula, para Perempuan dan Wanitanya.


Mereka juga memilih kamar mandi luar, dengan alasan lebih besar Bak mandinya, serta lebih nyaman.


Sampai di depan kamar mandi, Andy masuk dan mulai melepaskan pakaiannya. Kemudian, membasuh dirinya, lalu berendam di Bak mandi yang besar.


“Hufff, sungguh nyaman. Entah kenapa beban yang ada di pundak terasa menghilang.” Ucap Andy, menikmati berendam.


Tak lama kemudian, pintu juga dibuka. Para Perempuan masuk ke dalan, sementara Silvia dia terkejut melihat ada Andy di dalam. Namun, dia lebih terkejut melihat para Perempuan seperti tidak mempermasalahkannya.


“Kenapa, kalian tidak terkejut atau malu, saat ada Andy di sini?.” Ucap Silvia. Sementara ke empat Perempuan tersebut menatap ke arah Silvia dengan heran.


“Kenapa harus malu, kami sudah pernah bermain dengannya. Jadi, kami sudah terbiasa, mandi bersama dengan nya.” Ucap Sayoko, membuat Silvia terkejut.


Lalu, para Perempuan Andy ikut berendam setelah melepaskan pakaian mereka, berbeda dengan Silvia. Dia masih memakai handuk untuk menutupi tubuhnya.


“Oh, kalian sudah tiba. Berendam lah, serta kemana para Wanita?.” Ucap Andy, kemudian Sasha menjawab.


“Mereka bilang berendam di bawah, karena mereka tidak ingin meninggalkan Lilia.” Ucap Sasha. Sementara Andy mengangguk, lalu berkata.


“Besok kita berendam saja di bawah, biar sekalian saja jadi satu di kamar mandi tersebut.” Ucap Andy, semua Perempuan mengangguk.


Beberapa menit kemudian, mereka keluar dari kamar mandi. Lalu, mereka pergi menuju ke bawah untuk melakukan pembicaraan malam.


Seluruh Wanita berkumpul di bawah, Andy dan seluruh Perempuannya juga sudah tiba di bawah. Mereka duduk menjadi satu di Sofa yang panjang.


“Jadi, aku ingin membahas pernikahan. Tapi kita buat tertulis saja, terlebih dahulu. Untuk perayaan saat aku sudah lulus.” Ucap Andy, semua mengangguk.


“Aoi, kertas pernikahan sudah kamu bawa?.” Ucap Amy, karena dia meminta Aoi untuk pergi ke KUA untuk meminta surat pernikahan.


Awalnya, anggota KUA terkejut melihat Aoi datang dan meminta surat menikah yang melampirkan bahwa satu laki-laki dengan 12 Perempuan.


Anggota KUA tersebut mengangguk, namun Aoi bilang bahwa itu sementara, karena Laki-laki nya pasti akan menarik yang lain.


Di kertas sudah tertulis nama 12 Perempuan dan Wanita. Namun, angka di kertas tersebut dibuat 20. Karena permintaan Andy kepada Amy.


(Lilia, Amy, Miya, Aoi, Nanami, Yui, Yuka, Angel, Sayoko, Sasha, Silvia, Erika.)


Itu adalah nama-nama Perempuan dan Wanita Andy yang terdaftar di kertas tersebut. Anggota KUA tersebut menyerahkan ke Aoi dan meminta keseluruhan untuk menandatangani, serta akan di proses besok.

__ADS_1


Kembali ke pembicaraan keluarga.


Aoi mengeluarkan kertas Pernikahan tersebut, (bisa surat / kertas. Sama saja bentuknya.). Lalu, Andy segera menandatanganinya. Kemudian, semua Perempuan dan Wanita juga menandatangani surat pernikahan tersebut.


(Ingat, Aoi sebenarnya ditanyai berbagai macam pertanyaan untuk mendapatkan surat tersebut. Lalu, pihak KUA juga mencari informasi lewat internet dan itu sesuai dengan Aoi, maka dari itu mereka percaya.)


Setelah mereka menandatangani surat pernikahan tersebut, mereka senang akhirnya mereka sudah memiliki Suami dan status mereka naik dari Perempuan maupun Wanita menjadi Istri Andy.


“Tinggal Angel dan Erika, namun Silvia berkata bahwa Erika sekarang sedang menuju kesini. Begitu juga Angel.” Ucap Andy, alhasil mereka menunggu.


Angel yang sudah sampai di rumah, dia terkejut dengan Pesan dari Andy, itu adalah sebuah foto surat dan di sana tertulis 'Surat Pernikahan.’ Serta terdapat namanya di Surat tersebut.


Angel tersenyum senang, lalu memberitahu orang tuanya. Segera oranh tuanya melihat foto yang dikirm oleh Andy. Ayah Angel, Kentaro sedikit terkejut dan berkata.


“Dia bisa menangani semua Perempuan dan Wanita tersebut?.” Ucap Kentaro, sementara Julia tersenyum dan tertawa pelan.


“Fufufufufu, tunggu apalagi. Sayang kita antarkan Angel ke rumahnya Andy. Sedangkan, Angel segera berkemas, karena kamu seterusnya akan tinggal di rumah Andy.” Ucap Julia dengan serius.


Angel tidak percaya, kedua orangtuanya setuju. Angel senang dan segera berkemas. Julia dan Kentaro tersenyum melihat Angel senang.


Tepat pukul 22.00


Andy masih menunggu keduanya datang. Tak lama kemudian, pintu terbuka dan menampilkan 5 orang 2 Wanita 2 Perempuan 1 Pria.


“Akhirnya kalian datang.” Ucap Andy. Sementara Kentaro melihat Para Perempuan dan Wanita sedang duduk di sana, kecuali Lilia.


“Bocah, Lilia dimana?.” Ucap Kentaro, sebelum Andy menjawab, Amy menjawab terlebih dahulu.


“Lilia tidur terlebih dahulu, dia hamil.” Ucap Amy, bagaikan Bom bagi kedua orang tua Angel. Sementara Angel dan Erika sudah menandatangani surat pernikahan tersebut.


Andy melihat itu tersenyum mengangguk. Kemudian berkata dengan tulus dari hati, membuat para Istrinya merasa hangat.


“Baiklah, aku akan menjaga dan melindungi kalian semua, Istriku.”


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, dan Vote.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.

__ADS_1


Thanks you Minna-san.


__ADS_2