
[Chapter 55.]
[Berangkat Perang.]
[Silahkan Dibaca.]
Lalu, Andy menutup telponnya. Kemudian dia pergi menuju ke arah Rumahnya. Sebelum itu, dia memandang terlebih dahulu rumah barunya.
“Aku besok, akan kesini bersama yang lain.” Ucap Andy, kemudian beranjak pergi dari tempat tersebut, menuju ke rumahnya.
Beberapa menit kemudian, Andy sudah tiba di Rumahnya. Lalu berjalan masuk ke dalam rumah. Saat Andy membuka Rumahnya, Andy sedikit terkejut dan tersenyum.
“Aku pulang.” Ucap Andy, kemudian berjalan menuju ke arah tempat makan yang sudah terisi 4 Perempuan dan 2 Wanita.
“Selamat datang.” Ucap ke 6 orang tersebut. Kemudian, Sayoko dan Yui menatap ke arah Andy dengan datar dan menjawab.
“Kau melakukannya kan?.” Ucap Sayoko, sedangkan yang lainnya menatap tajam ke arah Andy. Lalu, Yui menambahi.
“Jawab Andy, apakah kau melakukannya?.” Ucap Yui, sedangkan Andy yang diberi pertanyaan tersebut, hanya bisa tersenyum tak berdaya.
“Begitulah, entah kenapa aku ingin melindungi dirinya.” Ucap Andy, sedangkan para Perempuan dan Wanita, hanya menghela nafas tak berdaya.
Namun, Lilia ingat sesuatu dan segera memandang ke arah Andy. Lalu, dia sadar apa yang terjadi dengan Putranya, dia sedikit ragu dan bertanya ke Andy.
“Nak, apakah saat kau dekat dengan Perempuan atau Wanita tertentu, ada hal yang terjadi dengan dirimu?.” Ucap Lilia sedikit ragu, sedangkan Amy terkejut saat mendengar ucapan Lilia.
Namun, Amy tahu apa maksud dari ucapan Lilia, kemudian memandang ke arah Andy dengan serius. Sedangkan, Andy sedikit terkejut dengan ucapan Ibunya, apalagi dengan reaksi Tantenya.
“Bu, bagaimana kau bisa tahu?.” Ucap Andy, mengejutkan kedua Wanita tersebut. Keduanya kemudian menghela nafas.
“Tidak apa-apa, Nak. Aku hanya takut, kamu memilih Perempuan atau Wanita acak dan kamu mengklaimnya.” Ucap Lilia, sedangkan Andy dia sedikit mengerutkan keningnya, namun dia abaikan.
“Baiklah, sebelum itu aku ingin bilang. Bahwa besok kita akan pergi ke Rumah baru kita.” Ucap Andy, seketika ke 6 Orang tersebut terkejut.
“Apaaaa.” Ucap ke 6 Orang tersebut. Kemudian, Amy menatap Andy dengan tajam dan berkata dengan serius.
“Kau sudah membeli Rumah?.” Ucap Amy, sedangkan Andy mengangguk dan menjawab dengan jujur.
“Ya, kita akan pindah besok. Malam ini, kalian persiapkan pakaian yang kalian butuhkan. Aku akan ke kamar terlebih dahulu.” Ucap Andy, kemudian berdiri dan berjalan menuju ke atas.
__ADS_1
“Anak itu, benar-benar tak terduga.” Ucap Lilia, sedangkan Amy senang, karena akhirnya pindah ke Rumah baru.
“Yah, kita tidak perlu membayar kontrak tempat ini.” Ucap Amy, sedangkan Yui, Yuka, Sasha, dan Sayoko terkejut bahwa Rumah yang mereka tempati adalah Rumah kontrak.
“Tunggu Bu, jadi selama ini kita tinggal di Rumah Kontrak?.” Ucap Yuka terkejut dengan ucapan Ibunya. Amy yang melihat Putrinya terkejut, dia tersenyum dan mengangguk.
“Itu benar, maaf menyembunyikan selama ini.” Ucap Amy berdiri dan memeluk kedua Putrinya tersebut. Sedangkan Yui dan Yuka yang menerima pelukan tersebut, membalas pelukan Ibunya.
“Tak apa, Bu. Kami malah terkejut, Ibu menanggung semua biaya sendirian.” Ucap Yui sambil terisak-isak akan menangis.
Sayoko dan Sasha tersenyum saat melihat betapa kuatnya Ibu Yui dan Yuka. Di dalam hati, mereka juga ingin seperti itu, memiliki Ibu yang bisa dipeluk.
Lilia yang melihat ekspresi Sayoko dan Sasha, dia tersenyum dan berjalan menuju ke arah 2 Perempuan tersebut. Lalu, Lilia memeluk keduanya sambil mengelus punggung keduanya.
“Kalian berdua, juga sudah termasuk Keluarga kami. Jadi, jangan berfikir kalian tidak memiliki keluarga kembali.” Ucap Lilia dengan tenang.
Sayoko dan Sasha terkejut, saat mereka tiba-tiba dipeluk oleh Lilia. Kemudian, mereka terisak-isak menangis, saat mendengar ucapan Lilia.
Andy yang sudah berganti dengan baju tulisan Opp*i, turun ke bawah. Dia sedikit terkejut melihat 2 Wanita memeluk masing-masing 2 Perempuan.
Andy tersenyum, kemudian berjalan ke arah 6 orang tersebut dan memeluknya menjadi satu. Lilia dan Amy yang sedang memeluk Yui, Yuka, Sasha, dan Sayoko terkejut.
“Baiklah, aku akan keluar dulu. Kunci saja pintu dari dalam, aku akan keluar untuk berurusan dengan semut.” Ucap Andy sambil berjalan menuju ke pintu. Lilia dan Amy maju dan memeluk Andy.
“Kau mau bertarung lagi, kah?.” Ucap Amy, dia khawatir dengan keadaan Andy. Lilia juga menambahi ucapan dari Amy.
“Nak, aku tidak akan melarangmu. Tapi, tolong kembalilah denga selamat.” Ucap Lilia, lalu keduanya memeluk Andy dengan erat. Andy yang mendapat perhatian seperti itu, tidak bisa tidak tersenyum. Lalu berbalik dan membalas pelukan keduanya.
“Aku akan baik-baik saja. Serta, aku akan pulang dengan selamat.” Ucap Andy, kemudian mencium kening keduanya. Lalu menatap ke arah 4 Perempuan yang berdiri di ruang makan.
“Kalian kesini.” Ucap Andy, kemudian memeluk Yui dan Yuka dan menciumnya. Lalu, ganti memeluk dan mencium Sayoko dan Sasha.
Andy kemudian, keluar dari Rumah dan menuju ke Mobil milik Nanami. Kemudian, menyalakan Mobil dan pergi menuju ke Bar Flower.
Di sisi Para Perempuan dan Wanita. Mereka sebelum kembali menuju kamar, mereka berkumpul sebentar.
“Sayoko, Sasha, Yui, dan Yuka. Kalian sudah melakukan itukan dengan Andy?.” Ucap Amy, sedangkan keempat Perempuan tersebut mengangguk dan memerah.
“Kalau begitu, besok kita beri hadiah ke Andy, saat di rumah baru nanti.” Ucap Lilia, sedangkan keempat Perempuan sedikit terkejut.
__ADS_1
“Apakah Andy akan suka, jika kita melakukan itu?.” Ucap Sayoko penasaran. Sedangkan Amy dan Lilia mengangguk. Kemudian Lilia berkata.
“Ya, Andy pasti senang. Karena Andy adalah keturunan Leluhur Keluarga kami.” Ucap Lilia, sedangkan keempat Perempuan terkejut.
“Memang leluhur kita seperti apa, Kak Lily?.” Ucap Yui penasaran, begitupun ke tiga Perempuan yang lain. Amy pun menjawab sambil tersenyum.
“Leluhur kita dulu adalah orang yang paling kuat dalam berhubungan intim. Leluhur kita dulu pernah menumbangkan 50 Wanita ahli dalam bidang Ranjang itu dilakukan secara bersama.” Ucap Amy.
Seketika, empat Perempuan tersebut terkejut. ‘50 Wanita ahli dalam bidang Ranjang secara bersama.’ Ungkapan tersebut membuat ke empatnya menganggap leluhur Andy, Monster.
“Berapa hari mereka selesai melakukan hal tersebut?.” Ucap Sasha. Lalu, Amy dan Lilia tersenyum kemudian Lilia menjawab.
“Menurut buku leluhur : 1 Wanita bertahan 2 Hari. Jadi, berapa hari mereka selesai melakukan itu.” Ucap Lilia, ke empat Perempuan tersebut terkejut.
“Benar-benar Monster.” Ucap ke empatnya bersamaan. Sedangkan, Amy menggelengkan kepalanya dan berkata.
“Itu benar, tapi itu kisah leluhur dulu. Sekarang, Leluhur tersebut sudah meninggal, namun kemampuannya tetap akan ada, dan itu akan melekat di Cucu tertentu.” Ucap Amy. Keempatnya akhirnya paham.
“Kita berenam pun mungkin akan kalah. Tapi, terpenting kita juga puas, apalagi rasa cairan milik Andy nikmat.” Ucap Amy, sedangkan keempat Perempuan mengangguk.
Keempat Perempuan, juga sudah menikmatinya. Mereka benar-benar serasa ingin lagi meminum cairan tersebut.
“Fufufu, jangan membayangkannya sekarang. Kita harus berkemas, besok kita akan pergi ke Rumah baru.” Ucap Lilia, sedangkan keempat Perempuan itu mengangguk dan menuju ke atas duluan.
“Memangnya benar, 1 Wanita 2 hari?.” Ucap Lilia bisik ke Amy. Sedangkan Amy hanya tersenyum dan menjawab.
“Mana ada, sebenarnya 1 Wanita itu setingkat pemain AV tingkat rendah. Paling tahan hanya 1-2 jam, dibanding dengan kita yang sudah tinggi. Itu jauh, kita bermain paling lama sebenarnya 8-9 jam.” Ucap Amy, sedangkan Lilia mengangguk.
“Kau benar, tapi di hadapan Andy ntah kenapa kita malah Cuma bertahan 6-7 an. Kalau kita benar-benar ingin sampai kehilangan kesadaran.” Ucap Lilia.
“Sudahlah, selama kita bermain. Tidak ada yang seperti Andy, ketahanan para Laki-laki hanya 1-2 kali keluar, selesai. Benar-benar dulu, aku sedikit frustasi karena tidak puas sama sekali.” Ucap Amy.
Sedangkan, Lilia terkekeh. Kemudian mereka berjalan menuju ke kamar mereka masing-masing untuk mengemasi barang-barang mereka.
[To be Continued.]
Silahkan Like, Comment, Share, dan Vote.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
__ADS_1
Thanks you Minna-san.