
[Chapter 48.]
[Raja Harem.]
[Silahkan Dibaca.]
Andy dan Angel, akhirnya berjalan bersama menuju kamar Sekolah. Mereka berdua saling berpegangan tangan.
Banyak pasang mata menatap mereka berdua dengan iri. Sedangkan, Andy dan Angel tidak peduli dengan mereka.
“Apakah tidak masalah kamu Sekolah?.” Ucap Andy, dengan jelas ada rasa khawatirnya. Angel yang mendengar tersebut, menjawab.
“Un, tidak masalah. Kata Dokter, satu hari istirahat di Rumah, besoknya sudah bisa Masuk ke Sekolah. Namun, dilarang berlarian.” Ucap Angel, dengan senyum khasnya.
Andy, mengangguk paham. Tak lama kemudian, mereka akhirnya tiba di Sekolahan. Disana seperti biasa, Sayoko dan Sasha akan berjaga di Gerbang, sudah menjadi Tugas Osis.
“Oh, akhirnya kalian sudah sampai.” Ucap Sayoko, sambil tersenyum melihat Andy dan Angel sudah tiba. Sedangkan, Andy mengangguk. Angel sedikit bingung namun tetap tersenyum.
“Un, maaf Ketua Osis, jika sedikit lancang. Apakah anda dengan Andy ada sebuah hubungan?.” Ucap Angel, sedangkan Sayoko yang mendapati pertanyaan itu, menjawab sambil tersenyum.
“Panggil saja aku Sayoko, serta untuk pertanyaan itu. Bisa dibilang aku dekat dengannya, tapi dia sama sekali belum mengakuiku.” Ucap Sayoko, awalnya tersenyum kemudian menunduk sedih.
Angel, kemudian menatap ke arah Andy, sedangkan Andy hanya tersenyum tak berdaya melihat akting Sayoko yang begitu dramatis.
“Huff, padahal aku sudah bilang dari dulu, aku akan menerimanya jika semua Perempuan dan Wanitaku, menyetujuinya.” Ucap Andy, sedangkan Angel tersenyum.
“Oh, lalu kenapa kalian bisa, berjalan bersama menuju ke Sekolahan?.” Ucap Angel dengan penasaran yang tinggi. Sedangkan, Andy menjawab dengan lurus.
“Kami tinggal satu Rumah.” Ucap Andy, dengan lurusnya. Seketika area depan Sekolah pun diam. Hening seketika, sedangkan Sayoko sudah memerah, apalagi Sasha.
“Ehhhh.” Teriak Siswa/Siswi yang berada di dekat mereka. Beruntung, hanya beberapa Siswa/Siswi. Kalau tidak, mungkin akan terjadi Rumor yang aneh-aneh.
“Benarkah, Sayoko-san?.” Ucap Angel menatap ke arah Sayoko dengan serius. Sedangkan, Sayoko mengangguk. Angel yang sudah menerima jawaban, hanya menghela nafas saja.
“Baiklah, kita masuk dulu. Sampai jumpa, Sayoko, Sasha.” Ucap Andy, menarik Angel sekalian. Andy tidak mau menjadi pusat perhatian Siswa/Siswi.
Jadi, mereka berdua langsung menuju ke Kelas mereka. Setelah itu, Kondisi di Gerbang kembali menjadi seperti biasa.
Di sisi Andy, dia sudah duduk bersama dengan Angel. Sedangkan Angel terus menatap Andy dengan tajam. Andy, kemudian berkata.
“Sebenarnya, aku ingin mengumpulkan semuanya menjadi satu, saat Rumah yang kubeli sudah siap. Mungkin 2 Hari lagi.” Ucap Andy, sedangkan Angel hanya mengangguk.
__ADS_1
“Lalu, berapa Perempuan dan Wanitamu?.” Ucap Angel, sedangkan Andy mulai berfikir dan menyebutkan satu per satu.
“Mulai dari Ibu, Tante, Yui, Yuka, kamu, Nina, Rina, Sayoko, Sasha, Nanami. Mungkin hanya itu dulu, sebentar biar kuingat terlebih dahulu.” Ucap Andy, sedikit Angel terkejut dengan nama-nama yang disebut Andy.
“Tunggu, Ibumu kau masukkan ke dalam Haremmu?.” Ucap Angel, menatap Andy tidak percaya. Sedangkan Andy, menatap Angel dengan heran.
“Memangnya kenapa?. Aku tidak ingin Ibuku dimiliki siapapun.” Ucap Andy dengan serius. Sedangkan, Angel benar-benar tertegun.
“Kau sangat mencintai Ibumu kah?.” Ucap Angel. Sedangkan Andy menatap ke arah Angel sambil tersenyum dan mengangguk.
“Aku mencintainya, sebagai Ibu dan kekasih.” Ucap Andy, dengan jujur. Sedangkan, Angel mengangguk, setuju. Saat melihat mata Andy yang penuh keseriusan.
‘Kau, adalah orang yang sungguh aneh, Andy. Namun, aku tetap akan mencintaimu.’ Batin Angel, sedangkan Andy berkata.
“Aku akan bersikap adil nanti. Jadi, jangan khawatir.” Ucap Andy, sedangkan Angel mengangguk dengan senang.
Tak lama kemudian, Bel masuk berbunyi. Lalu, Guru pun masuk ke dalam Kelas. Lalu, pelajaran pun dimulai.
Beberapa Jam kemudian, Bel istirahat berbunyi. Murid-murid, banyak yang mengucapkan selamat kembali, kepada Angel.
Selesai itu, terlihat Yui dan Yuka menghanpiri meja Andy dan Angel. Lalu, Yui dengan senang berkata kepada Angel.
“Selamat Angel, telah kembali pulih. Serta, kembali bersekolah. Kau tahu, Andy menjadi kesepian saat tidak ada dirimu di sampingnya, dia selalu menatap ke arah Bangkumu setiap saat.” Ucap Yui, menggoda Andy.
“Baiklah, cukup. Ayo kita ke Kantin.” Ucap Yuka, menengahi mereka. Lalu keempatnya berjalan dengan Andy di depan, ketiga Perempuannya di belakang.
Di tengah, jalan seperti biasa mereka bertemu dengan Sayoko dan Sasha. Kemudian, mereka berjalan bersama menuju ke kantin.
Banyak Laki-laki menatap ke arah Andy, dengan tajam dan iri. Saat melihat Andy berjalan bersama Lima Perempuan.
“Terkutuklah bocah itu.” Ucap Laki-laki 1, dengan memakai sebuah Boneka dengan paku. Sedangkan Laki-laki lain, ada yang menatap Andy dengan kagum.
“Terlahirlah Raja Harem, sesungguhnya.” Ucap Laki-laki tersebut. Mereka terlihat kagum, sampai-sampai air mata mereka keluar.
“Ajari kami, Raja Harem-sensei.” Ucap Laki-laki tersebut, dengan penuh dramatis. Sedangkan Perempuan Andy, menahan tawa saat mendengar ucapan tersebut.
Sesampai di kantin, Andy menahan malu dari Lorong kelas sampai kantin. Saat di kantin, Kelima Perempuannya tadi tertawa dan menggoda Andy.
“Raja Harem-sensei.” Ucap Sayoko, sedangkan Andy menahan malu, dan mencari tempat duduk untuk makan.
“Sudahlah, itu terlalu memalukan.” Ucap Andy, sambil melihat-lihat tempat makan yang masih kosong. Namun, tidak menemukannya.
__ADS_1
Andy, terus mencari sampai akhirnya Andy melihat Raul, Sera, Arisa sedang duduk bersama, dan melambaikan tangan ke arah dirinya.
“Andy, disini.” Teriak Raul, sedangkan Andy mengangguk dan mengajak kelima Perempuan menuju ke arah Raul.
“Kita kesana. Raul, Sera, dan Arisa. Sudah menemukan tempat.” Ucap Andy, kemudian mereka berjalan mendekat ke arah Raul, Sera, dan Arisa.
“Hallo, Arisa.” Ucap Angel saat sudah sampai. Dia langsung memeluk Arisa tersebut. Sedangkan, Arisa juga memeluk Angel dengan erat.
“Akhirnya kau sembuh juga. Kau tahu, aku sangat mengkhawatirkan dirimu. Awalnya aku ingin menjengukmu, namun tidak ada waktu sama sekali.” Ucap Arisa memeluk Angel seperti adiknya sendiri.
“Un, terimakasih telah mengkhawatirkan ku. Aku tak apa, namun aku sangat merindukanmu.” Ucap Angel. Kemudian, keduanya melepaskan pelukan, lalu duduk berdekatan dan saling berbicara.
Andy, sendiri ingin memesan makanan. Namun, Raul ikut juga. Akhirnya kedua Laki-laki tersebut pergi memesan makanan.
“Nah, satu Sekolah. Menyebutmy dengan sebutan Raja Harem, Hahahaha.” Ucap Raul, menertawakan Andy. Sedangkan Andy, memalingkan wajahnya dan berjalan lebih cepat.
“Oi, tunggu aku lah.” Ucap Raul. Kemudian mereka berdua, memesan makanan seperti biasa, dan langsung membayar.
{Maaf, Uang hariannya belum kumasukkan.}
Andy dan Raul, selesai memesan dan menunggu beberapa saat, setelah itu kembali membawa nampan yang penuh makanan.
Namun, saat mereka sudah dekat. Mereka melihat Keenam Perempuan tersebut. Sedang digoda dengan paksa oleh seseorang Senior.
Andy mengerutkan keningnya, begitu juga Raul. Mereka berjalan dengan cepat ke arah Meja makan tersebut.
Lalu, saat Andy melihat tangan Angel akan ditarik Andy menaruh nampan tersebut di Meja makan seseorang dan berlari, kemudian menendang Kepala Senior tersebut.
Bughhh.
Semua terkejut, apalagi Senior yang lainnya. Semua siswa juga terkejut, karena menurut mereka. Senior tersebut adalah Siswa nakal.
Andy, menendang dengan kuat. Hal tersebut mengakibatkan Senior yang terkena tendangan tersebut. Jatuh pingsan di tempat dengan Gigi yang lepas.
“Berani sekali, kalian menarik Perempuan ku.”
[To be Continued.]
Info : Maaf mungkin kubuat 1000 kata, 2 Chapter.
Silahkan Like, Comment, Share, dan Vote.
__ADS_1
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thanks you Minna-san.