Sistem Kekayaan - 10 Detik

Sistem Kekayaan - 10 Detik
Chapter 238


__ADS_3

[Chapter 238.]


[Santai sebelum Badai.]


[Silahkan Dibaca.]


Hotel bintang 96, dalam sebuah kamar terlihat satu pemuda tidur dengan 44 perempuan. Mereka tidur dengan sangat pulas. Wajah para perempuan terlihat pulas, terutama 3 perempuan yang berada di dekat pemuda tersebut. Pemuda dan perempuan itu ialah Ryuto dan seluruh istrinya.


Ryuto yang tertidur pulas, dia perlahan-lahan terbangun. Kemudian, dia melihat ke arah jam yang menunjukkan jam 12 malam. Pemuda itu mengerutkan keningnya ketika merasakan keanehan tersebut.


‘Kenapa aku bangun jam segini?’ Ryuto bingung dengan hal itu, dia menatap ke arah para istrinya yang masih tertidur pulas. Lalu, pemuda itu melihat sekelilingnya dan tidak menemukan apapun. Hal itu membuatnya tambah bingung.


Ryuto merasakan firasat aneh, dengan cepat dia membuat pelindung untuk para istrinya, takut akan terjadi hal yang tidak diinginkan. Ryuto menggunakan energi spiritual miliknya, tubuhnya menjadi bersih dan dalam sekejap sudah berpakaian santai.


Ryuto kemudian turun dari tempat tidur. Di saat dia turun, semacam aroma masuk ke dalam hidungnya. “Aroma ini sangat kuat.” Pemuda itu benar-benar bingung dan merasa ada yang janggal sedang terjadi di luar.


***


Sementara itu, Zero sang supir tidur di dalam mobil Limosin. Dia tidur dengan tenang sampai akhirnya mendengar suara aneh di luar mobil. Awalnya Zero tidak terganggu, akan tetapi suara itu semakin jelas, memaksa sang supir tersebut bangun.


“Siapa yang berisik di luar?” Zero perlahan membuka matanya dan duduk. Dia menatap ke arah luar mobil, akan tetapi tidak menemukan siapapun. Supir itu merasakan keanehan di sekitar dirinya, dengan cepat dia keluar dari mobil.


Tiba di luar, Zero menatap ke segala arah. Namun tatapannya berhenti, tepat di pantai Tokyo. Zero menyipitkan matanya agar dapat melihat jelas apa yang ada disana. Supir itu benar-benar penasaran dan dia berjalan menuju ke arah pantai.


***


Ryuto melihat pantai, dia mengerutkan keningnya ketika melihat sosok besar disana sedang berguling-guling di pasir. Pemuda itu kemudian, menatap ke arah dekat pantai dan menjadi lebih bingung ketika melihat sosok manusia tersebut.


Ryuto berjalan dengan ringan menuju keluar kamar, agar tidak diketahui oleh para istrinya. Namun, hal itu mustahil. Terlihat 5 istrinya sudah berada di pintu kamar milik mereka. Ryuto melihat itu menghela nafas.


Ke-5 istrinya tersebut menatap ke arah Ryuto. Mengisyaratkan mereka ingin ikut dengan Ryuto. Pemuda itu menganggukan kepala, membuat ke-5 istrinya senang. Kemudian, mereka ber-6 keluar dari kamar Hotel tersebut.


***

__ADS_1


Tiba di luar kamar, Ryuto menatap ke arah 5 istrinya yang tak lain ialah Lilia, Amy, Aoi, Anri, dan Miya. “Ayo kita keluar Hotel.” Ke-5 istrinya mengangguk, mereka ber-6 berjalan menuju ke arah lift untuk turun dan pergi dari Hotel.


Tak butuh waktu lama, ke-6 orang itu tiba di luar Hotel. Ryuto mengajak ke-5 istrinya menuju ke arah pantai. “Ayo kita ke pantai, aku melihat sosok besar disana. Zero juga datang ke sana, entah kenapa aku menjadi penasaran.”


Lilia yang berada di dekat Ryuto, bertanya, “Apa yang kau maksud dengan sosok besar, Sayang?” ke-4 saudarinya juga bingung dengan Suami mereka. Ryuto sendiri tersenyum dan tidak menjawab pertanyaan itu, dia hanya menarik mereka ber-5 ke arah pantai.


***


Zero tiba di pantai, dia melihat sosok besar tersebut. Dia terkejut dengan apa yang dia lihat, Supir itu dengan cepat menenangkan dirinya. Zero mengerutkan keningnya dan bertanya-tanya kenapa sosok besar di depannya berada di Pantai.


Ryuto dan ke-5 istrinya tiba, mereka melihat sosok besar tersebut. Ryuto mengerutkan keningnya dan berfikir, ‘Kenapa Ular Hitam ini berada di pantai Tokyo?’ ke-5 istri Ryuto menatap Ular Hitam itu dengan terkejut.


Ular Hitam yang sedang berbaring di pantai, merasakan kehadiran seseorang. Dengan cepat, Ular Hitam itu berdiri dan menatap ke arah hawa kehadiran tersebut. Monster itu menatap ke arah 7 orang yang sedang menatapnya dengan aneh.


Ssssttttt.


“Kenapa kau berada disini, bukankah kau memiliki Pulau di laut?” Ryuto bertanya dengan penasaran. Ular hanya mendesis, Ryuto mengangguk dan bertanya kembali. “Jadi begitu, lalu bagaimana dengan ke-3 Kultivator itu?”


Ssssttttt.


“Nah, bagaimana kalau kau hidup di tempatku? Disana ada teman juga untukmu.” Ryuto mencoba merekrut Ular Hitam tersebut. Sementara itu, Ular Hitam terlihat berfikir. Kemudian dia mengangguk setuju.


Ryuto kemudian menghilang sebentar, kemudian dia muncul kembali dan berjalan ke arah Ular Hitam itu. Pemuda itu memegang tubuh Ular Hitam, kemudian Ular Hitam menghilang dan muncul di Danau tepat Dunia Jiwa Ryuto.


Byurrrr


Ular Hitam terkejut ketika terjun ke dalam danau. Monster itu melihat ke arah dalam danau, disana terlihat ada Ular Putih. Kedua ular saling tatap muka, mereka tidak ada permusuhan sama sekali. Keduanya mendekat dan saling tatap-menatap.


Ryuto yang melihat itu sedikit terkejut. Dia tidak menyangka bahwa Ular putih adalah betina, sementara Ular Hitam adalah jantan. Ryuto melihat keduanya saling mendekat dan akan melakukan sesuatu hal yang menciptakan beberapa butir telur.


Ryuto tidak ingin melihat hal itu, dia bukan orang yang suka mengintip permainan monster. Ryuto menghilang dan muncul di pantai. Namun, pemuda itu terkejut ketika melihat seluruh istrinya berada disana.


“Kapan kalian bangun?” tanya Ryuto dengan penasaran, sementara seluruh istrinya kecuali 5 istri sebelumnya cemberut. Ryuto tahu akan hal itu dan berkata, “Maaf, aku hanya tidak ingin membuat tidur kalian terganggu.”

__ADS_1


Seluruh istri Ryuto menghela nafas mendengar itu, mereka mengangguk memaafkan Ryuto. Namun, bagi Ryuto hal itu kurang, dia mendekat dan mencium bibir satu persatu istrinya. Dia memeluk tiap istrinya dan berkata, “Lain kali, aku akan bangunkan.”


Seluruh istrinya senang, mereka senang bahwa Ryuto benar-benar perhatian dengan mereka. Rasa cintanya ke Ryuto semakin bertambah. Selepas mereka berciuman, Ryuto mengajak seluruh istrinya menuju ke arah restoran di dekat pantai.


Zero sendiri tidak ikut, dia lebih memilih tidur dibandingkan ikut dengan Tuannya bermesraan. Kemudian, supir itu pergi kembali ke Mobil untuk melanjutkan tidurnya. Sementara Ryuto dan istrinya pergi menuju ke arah restoran dekat pantai yang masih buka.


***


Ryuto tiba di restoran, mereka memesan banyak makanan membuat koki menjadi semangat. “Kita makan, sambil menunggu Matahari terbit.” Seluruh istrinya mengangguk paham dengan ucapan dari Suaminya tersebut.


Pesanan tiba, Ryuto dan para istrinya makan dengan senang. Mereka semua senang dengan makanan laut. Piring terus menumpuk, seluruh istri Ryuto rakus ketika makan makanan Seafood. Ryuto melihat hal itu tersenyum, baginya tidak masalah rakus, hal itu menandakan makanan adalah kebutuhan pokok dibandingkan yang lain.


Selesai makan, Ryuto membayar seluruh makanan tersebut. Dia membayar sekalian memberikan tip sebesar 1 miliar Yen setiap pelayan, untuk koki sendiri 1 triliun. Mereka terkejut dan ingin menolak, akan tetapi Ryuto berkata, “Terima saja, jika tidak bisnismu akan hancur.” Itulah cara agar orang mau menerima uangmu.


Ryuto dan istrinya keluar dari Restoran dan berjalan kembali ke pantai. Melihat jam sudah 4.40, Matahari akan mulai malu-malu menampakkan dirinya. Tiba di pantai, Ryuto dengan lambaian tangannya sebuah kursi panjang muncul. Mereka semua duduk dan melihat terbitnya Matahari dari Bara- Timur.


[Data Istri Ryuto : Alice Kurokami.]


Alice adalah Kakak dari Nina dan Rina. Dia memiliki 2 kepribadian, satu pemalu dan satu dingin. Awal mereka bertemu adalah bertarung. Keduanya bertarung dan berakhir imbang. Semenjak mengetahui bahwa Ryuto menyelamatkan kedua adiknya, Alice menjadi tertarik dengan Ryuto. Hubungan mereka terus tumbuh sampai akhirnya menikah.


(Nama : Alice Kurokami.)


(Umur : 22 Tahun.)


(Tingkat : Prajurit Alam tahap 9.)


(Kondisi : Senang, Hamil, bahagia, puas.)


(Persentase mencintai Ryuto : 100%.)


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.

__ADS_1


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thank you Minna-san.


__ADS_2