
[Chapter 230.]
[Pergerakan Star.]
[Silahkan Dibaca.]
Kerajaan Star, Kerajaan yang berdiri dengan berbagai Negara Timur dan sebagian Negara Asia. Kerajaan Star benar-benar luas. Kerajaan ini menempati separuh dari Dunia, berdiri sejajar dengan Kerajaan Kurokami.
Kerajaan Star baru saja berdiri selepas Kerajaan Kurokami menghancurkan Kerajaan Blue dan mengambil wilayah Kerajaan itu. Namun bisnis maupun hal lainnya, Kerajaan Star sudah berjalan terlebih dahulu.
**
Kerajaan Star, tepatnya ruang kerja Raja. Disana terduduk seorang lelaki berumur 40-an. Orang itu duduk dengan wajah yang sangat jelek, ketika melihat lembar kertas di depannya. Lembar kertas itu berisi penghancuran sarang dari Bandar Narkoba.
“Apakah Raja dari Kurokami bergerak? Walaupun begitu, dia tidak seharusnya menyinggung Kerajaan kita.” Raja Star benar-benar marah ketika melihat informasi itu. Lalu, dia menatap ke arah penasehatnya.
“Perintahkan 3 Kultivator untuk membantu sarang dagang kita yang berada di Kerajaan Kurokami.” Penasehat mengangguk, dia dengan cepat bergerak dan menghubungi 3 Kultivator terkenal untuk pergi menuju ke Kerajaan Kurokami.
Raja Star benar-benar sedikit senang, ketika dia menyuruh 3 Kultivator untuk menyelamatkan bandar di Kerajaan Kurokami. “Berani menyinggungku, kau benar-benar pemula bocah.” Raja Star benar-benar menganggap Ryuto hanya seorang bocah ingusan.
**
Pelabuhan A, para Pasukan Kurokami benar-benar menjadi ketat. Ketika mereka menemukan barang dari Kerajaan Star, pasti akan diselidiki dengan ketat. Para Pasukan Kurokami benar-benar menemukan hal Narkoba dan barang illegal lainnya.
Tanpa pandang bulu, Pasukan Kurokami menembak orang yang mengirim tersebut. Mereka menembak dengan cara bersamaan. Para pengirim Kerajaan Star terkejut dan mati di tempat tanpa bisa melawan.
Hal itu terus terjadi, bahkan di berbagai Pelabuhan maupun Bandara di wilayah Kerajaan Kurokami juga mula melakukan penyelidikan penuh. Apapun yang dibawa oleh Kerajaan Star pasti akan dijaga ketat.
Banyak orang asli Kerajaan Kurokami melihat kejadian itu, mereka awalnya sedikit ngeri melihat itu. Sampai akhirnya, mereka mengetahui berita tentang seluruh Pasukan Kurokami melakukan penyelidikan penuh terkait Narkoba dll.
Para warga Kerajaan Kurokami benar-benar mendukung hal itu. Mereka berharap segera diberantas seluruhnya. Berbagai tempat bar yang di bawah Kerajaan Star benar-benar telah hancur. Bagaimanapun juga Pasukan Kurokami benar-benar bergerak dengan cepat.
**
Kediaman Kurokami, ruang tidur Raja.
__ADS_1
Terlihat Ryuto berbaring tidur di tengah seluruh para istrinya yang terlelap tidur. Ryuto perlahan-lahan membuka matanya, hal pertama yang dia lihat adalah atap-atap kamar miliknya tersebut. Pemuda itu perlahan bangun dan duduk di tempat tidur.
Ryuto melihat ke arah sekelilingnya, dia tersenyum dan berkata, “Benar-benar intens mereka semalam.” Ryuto kemudian perlahan-lahan turun dar tempat tidur. Dia tidak ingin membangunkan para istrinya terlebih dahulu.
Namun semua itu sia-sia. Ketika Ryuto turun dari tempat tidur, para istrinya mulai terbangun. Ryuto benar-benar tak berdaya akan hal itu, dia menatap ke arah para istrinya, lalu menyapa seluruh istrinya. “Pagi, kalian.”
Seluruh istri Ryuto mendengar sapaan Suaminya, dengan ringan menatap ke arah suara tersebut. Mereka bergerak sambil berbaring, ada juga duduk terlebih dahulu baru menatap ke arah Ryuto. Semuanya menatap ke arah Ryuto dan tersenyum. “Pagi, sayang.”
Hal pertama yang Ryuto dan para istrinya lakukan adalah mandi bersama. Kemudian, selepas mandi mereka memakai pakaian santai dan pergi menuju ke ruang makan. Sampai di ruang makan, pasangan Suami dan Istri itu disambut dengan makanan yang berada di meja makan.
“Selamat makan.” Ryuto dan para istrinya mulai makan selepas duduk di kursi makan. Mereka semua menikmati makanan tersebut dengan senang. Namun, mereka tidak bicara hanya menunjukkan ekspresi senang saja, karena aturan makan adalah jangan berbicara.
Ryuto dan para istrinya selesai makan. Mereka duduk di kursi makan, lalu Amy bertanya dengan penasaran. “Sayang, hari ini kita kemana?” Ryuto yang mendengar pertanyaan itu, dia memegang dagunya.
“Bagaimana kalau pantai?” usul Yuuko secara langsung. Seluruh saudarinya menatap ke arahnya. Ryuto pun juga begitu, lalu berkata, “Sepertinya begitu, lebih baik ke pantai. Sebelumnya kita selalu gagal ke pantai.”
Seluruh istri Ryuto yang mendengar ucapan Suaminya tersebut, tidak bisa tidak berfikir. Mereka mengangguk benar, karena selama pergi ke pantai pasti akan selalu gagal. “Juga, entah kenapa aku merasakan ada yang menarik nantinya.”
Mendengar ucapan Ryuto, seluruh istri Ryuto benar-benar tertarik. Apapun yang menjadi firasat Ryuto pasti akan datang nantinya, mereka mengangguk dan berkata, “Baiklah, ayo kita pergi ke pantai.”
Ryuto dan para istrinya tidak ingin menggunakan terbang, bagaimanapun juga mereka lebih senang memakai mobil, karena dapat merasakan keindahan sekitarnya. Jika Ryuto dan istrinya terbang, mereka tidak bisa merasakan keindahan asli dari lokasi tersebut.
Zero tiba dengan mobil Limosin hitam sebelumnya, yang mana mobil itu sudah di modifikasi isinya. Ryuto dan para istrinya masuk ke dalam mobil, tempat ruang yang lebih luas dari tampilan luar benar-benar membuat mereka nyaman.
Zero melihat seluruhnya sudah naik, kemudian Mobil dia nyalakan dan berjalan pergi menuju ke arah pantai. Zero mengemudikan mobil dengan santai, bagaimanapun perintah Tuannya adalah santai dan tidak perlu buru-buru.
**
Di laut yang berjarak 50km dari pantai Jepang. Terlihat sebuah kapal boat yang melesat ke arah pantai. Kapal boat itu terlihat mengangkut tiga orang yang memakai pakaian panjang mirip pakaian petarung Zaman Kuno.
“Apakah Jepang sudah dekat?” tanya orang dengan duduk di samping kapal boat. “Belum, masih sekitar 50km lagi, kita sampai di pantai Jepang.” Orang yang memegang kemudi kapal boat menjawab.
“Xiao Lu, Xiao San, pelankan sedikit kapalnya. Ada sesuatu yang datang dari bawah laut.” Orang yang berdiri di ujung depan kapal berkata. Kedua orang yang dipanggil itu menjadi sedikit serius, energi spiritual mereka keluar dan melapisi tubuh keduanya.
“Kak Nan, apakah itu monster laut?” tanya Xiao san yang sebelumnya duduk. Dia sekarang berdiri ketika mendengar ada yang akan datang dari dasar laut. Xiao Lu yang berada di ruang kemudi, mulai memperlambat laju dari kapal boat.
__ADS_1
Xiao nan yang berada di ujung depan kapal mengerutkan keningnya, dia mengeluarkan energi spiritual dan melapisi kapal dan dirinya sendiri. Xiao nan kemudian berkata, “Datang.” Tepat dengan ucapan Xiao nan, sosok hitam keluar dari bawah laut.
Brushhhhhhhh.
Kapal terdorong mundur oleh ombak yang keluar dari munculnya sosok hitam tersebut. Ketiga orang yang memiliki marga Xiao menatap ke arah sosok hitam besar di depannya. Mereka menatap dengan ringan tanpa ada rasa khawatir maupun takut.
Xiao Lu keluar dari ruang kemudi dan berjalan ke arah depan kapal. Diikuti olen Xiao san yang berjalan menuju ke arah depan kapal. Xiao nan sendiri masih berdiri dengan tenang ketika melihat sosok monster itu.
Xiao Nan, Xiao Lu, Xiao San menatap ke arah sosok monster yang berwujud Ular berwarna hitam besar. Ular itu sangat besar, bahkan ukurannya mirip dengan ukuran Kraken. Xiao Nan yang merasakan bahwa Xiao Lu dan Xiao San sudah siap, dia berkata.
“Baiklah, Ular ini kita buat sebagai pemanasan sebelum menghadapi hal yang terjadi di Jepang nanti.”
[Data Istri Ryuto : June Kurokami.]
June dan Ryuto awalnya bertemu di sebuah Bar. Waktu itu, Ryuto pergi ke Bar karena ingin melawan Geng Cobra. Geng yang mengacau Tokyo dan menjual perempuan-perempuan dan akan mengambil perempuan dari Ryuto.
June sendiri awalnya minum bersama Ryuto, kemudian perlahan dia tertarik. Selepas, dia mengetahui bahwa Ryuto, adalah Tuan mudanya. June sedikit murung, perasaannya kacau. Namun, hal itu hilang ketika Ryuto mengatakan bahwa June akan menjadi istrinya. Perasaan June kembali senang, dia juga bersyukur ketika menjadi salah satu istri dari Ryuto.
(Nama : June Kurokami.)
(Umur : 27 Tahun.)
(Tingkat : Prajurit Alam tahap 9.)
(Kondisi : Senang, Hamil, bahagia, puas.)
(Persentase mencintai Ryuto : 100%.)
[To be Continued.]
Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thanks you Minna-san.
__ADS_1