
Silakan Dibaca.
Selepas memberikan perintah kepada Zero, Ryuto segera melesat pergi terlebih dahulu menuju ke arah cabang kedua. Namun, saat beberapa meter jauhnya. Ia segera berhenti di cabang pohon dan matanya beralih ke arah Kota Mare.
“Sepuluh orang tengah mendatangi Yamato dan Minato? Lambang itu … pemerintah?”
Ryuto yang melihat hal itu segera tersenyum. Jelas ia tidak menyangka akan ada tamu yang tak diundang menuju ke rekannya tersebut.
“Mari kita lihat, apa yang diinginkan oleh orang-orang yang pintar bersembunyi ini!”
Ryuto segera melesat ke arah Kota Mare, ia datang tidak secara sembunyi-sembunyi. Melainkan, secara terang-terangan. Namun, jika kedatangan dirinya tidak disadari, maka orang-orang tersebut sangat bodoh.
Di sisi lain, para pasukan tengah beristirahat akibat pertempuran sebelumnya. Namun, mereka tidak menyangka bahwa akan kedatangan tamu tak diundang.
Sepuluh orang berpakaian rapi, jas hitam dengan lambang di dada mereka. Para pasukan jelas mengetahui asal dari sepuluh orang tersebut.
“Halo semuanya, bisakah kita berbicara sebentar. Terutama untuk dirimu!” Salah satu orang berjas hitam, tepatnya berada di tengah sendiri menunjuk ke arah Minato.
Hal ini membuat Minato mengerutkan keningnya dengan sifat sosok orang tersebut. “Oh, kalian ada urusan dengan diriku?”
“Itu benar, mengapa kita tidak duduk di suatu tempat, agar obrolan kita tidak didengar oleh beberapa orang tidak berguna?”
Mendengar kalimat tersebut, para pasukan sama sekali tidak tersulut amarah. Mereka hanya menatap kesepuluh orang tersebut seperti melihat badut.
Kesepuluh orang tersebut terkejut, terutama pria yang berada di tengah tersebut. Jelas seharusnya para pasukan marah ketika diejek seperti itu. Namun, pasukan sama sekali tidak tersulut amarah.
‘Mereka tidak marah? Menarik, tetapi mereka perlu diberi pelajaran!’
Sosok pria yang tengah melakukan pembicaraan, menghilang dari tempat dan muncul di depan salah satu pasukan. Kemudian, tanpa aba-aba ia melayangkan serangan ke arah pasukan tersebut.
Pasukan itu tidak menghindar, satu tangan masuk ke dalam tubuhnya. Jelas hal ini menyakitkan, tetapi orang tersebut sama sekali tidak menampilkan ekspresi kesakitan.
Hal ini membuat seluruh orang terkejut dengan tindakan sosok berjas hitam tersebut. Minato dan Yamato tidak tinggal diam, mereka melesat cepat, lalu mengayunkan tendangan ke arah pria berjas hitam tersebut.
Merasakan adanya serangan, pria berjas hitam segera menghindar dengan ekspresi yang masih menahan amarah. Jelas bahwa tangannya terdapat luka lawan. Namun, mengapa lawan sama sekali tidak berteriak.
“Niat kalian sepertinya ingin bertempur dengan kami, bukan?”
Minato memandang tajam ke arah sepuluh orang tersebut. Niat membunuh seketika menyebar dan memenuhi lingkungan sekitar.
Kesepuluh orang berjas hitam tidak goyah. Mereka adalah elit dan lawan sendiri sudah pasti kelelahan. Hanya tinggal bertarung sebentar, mereka akan menang.
__ADS_1
“Kami sebenarnya, ingin mengundang Anda menuju ke Pemerintahan? Di sana banyak bahan pelatihan untukmu, bahkan kamu akan memiliki pasukan sendiri yang jauh lebih kuat dari mereka?”
Sebelum pria itu menyelesaikan ucapannya. Minato tersenyum sinis, ia memandang rendah kesepuluh orang tersebut. Meski, jika bertarung dirinya akan kalah. Namun, hinaan perlu dilakukan.
“Bergabung dengan Pemerintahan? Maaf, aku paling tidak menyukai kata Pemerintah. Jadi kutolak dengan keras dan pulanglah!”
Ekspresi kesepuluh orang tersebut stagnan. Mereka seketika menjadi gelap ketika melihat ejekan dari Minato tersebut. Salah satu dari mereka segera berkata, “Lancang! Berani menghina Pemerintah, maka jalan satu-satunya adalah kematian!”
Sosok pria tersebut menghilang dari tempatnya berada. Siluet pria itu terus berkalip-kelip dan berakhir muncul di depan Minato.
“Terima undangan kami atau mati bersama seluruh pasukanmu!”
Ekspresi pria itu dingin dan mematikan, jelas ia menekan Minato untuk pasrah. Namun, orang yang diancam tersebut sama sekali tidak menunjukkan ketakutan. Dia tersenyum, tetapi belum sempat berbicara. Sebuah kaki muncul tepat di samping pria suruhan Pemerintahan tersebut.
“Minggir!”
Tendangan keras tepat mengenai kepala orang berjas hitam tersebut. Sembilan orang lainnya terkejut melihat kehadiran satu sosok itu.
“Barn!”
Ledakan keras terdengar jelas. Berbagai rumah hancur akibat serangan sosok orang muncul tersebut.
Minato yang berdiri di depan sosok tersebut, hanya bisa terkejut dan tersenyum dalam sekejap. Dia menunduk dan melakukan penghormatan.
Itu benar, orang yang baru saja muncul dan menendang kepala pria berjas hitam ialah Ryuto. Dirinya tiba tepat waktu, lalu melihat adegan tikaman tangan ke pasukan, membuat dirinya semakin marah.
Ryuto memandang ke arah sembilan orang berjas hitam dengan dingin. Kemudian, ia menghilang dari tempat dan muncul tepat di sebelah pria paling kiri.
“Mati!”
Kepalan tangan melesat dan tepat mengenai kepala pria berjas hitam. Selanjutnya, sosok pria tersebut terbang terbalik, lalu hancur di kejauhan.
Delapan orang lainnya terkejut, mereka memandang ke arah Ryuto yang muncul di depan rekan sebelumnya. Namun, gerakan Ryuto sangat cepat. Tepat saat mereka menatapnya, Ryuto sudah melayangkan berbagai pukulan ke arah orang-orang tersebut.
Booom!
Siaran langsung yang berada di tempat pemerintahan, seketika berubah menjadi layar rusak. Empat orang yang tengah duduk di sana, mengepalkan tangannya.
“Kekuatan orang ini, sangat kuat! Kita harus segera membunuhnya atau akan menjadi masalah di kemudian hari!”
Satu orang yang memegang pedang mengangguk mendengar hal itu. “Benar, ini masalah! Kita harus segera bertindak. Kekuasaan Pemerintahan tidak bisa digoyahkan begitu saja!”
__ADS_1
“Kerahkan seluruh pasukan, lalu kirim surat ke Cabang Laserd, beritahu mereka bahwa Pemerintahan akan bergabung dalam pertempuran!”
Dalam sekejap seluruh kota menjadi ribut akibat berita yang mereka sadap tersebut. Jelas, mereka tidak menyangka bahwa Pemerintahan yang selama ini netral dan berdiri di atas, akhirnya bergerak.
“Apa kamu bilang? Pemerintahan bergerak?”
“Ya, aku mendapatkan berita tersebut dari penyadapan yang dilakukan oleh orang-orang dunia gelap. Mereka selepas menyadap, segera menyebarkan tanpa ada penundaan sama sekali.”
“Namun, bukankah itu aneh? Entah mengapa seolah-olah Pemerintahan tidak menyembunyikan sama sekali!”
Para orang-orang yang mendengar berita besar tersebut segera terkejut. Semakin mereka mendalami informasi baru itu, semakin mereka mamahami niat Pemerintahan.
Di suatu tempat makan, terdapat tiga orang yang mencolok. Satu kakek tua, satu pria dewasa berotot dan satu lagi yaitu perempuan cantik. Ketiganya tengah makan sambil mendengar berita heboh tersebut.
“Aku tidak menyangka, temanmu itu berhasil membuat pemerintahan bergerak.”
“Hahaha, aku tidak heran jika itu dia. Bagaimanapun, Ryuto adalah penguasa Dunia Bawah. Tidak ada yang menjadi rasa takut baginya sekarang!”
Sementara itu, di Cabang Laserd sendiri. Seluruh orang berkumpul menjadi satu. Mereka berkumpul tepatnya di Cabang keempat.
Ruangan tertentu di Cabang Laserd, terdapat delapan orang yang tengah berdiri sambil berdiskusi tentang masalah sekarang. Jelas ekspresi mereka rumit dan serius.
“Pemerintahan ingin membantu kita?”
Satu orang yang memakai pakaian putih jas hitam, dengan lambang keluarga Laserd dan sebuah angka di atasnya yaitu 2. Orang tersebut memandang ke seluruh pemimpin yang hadir, ekspresi wajahnya penuh akan kebingungan.
“Ya, tetapi itu masih rumor. Namun, jika para pemerintahan memang ingin membantu. Biarkan mereka berada di garis depan terlebih dahulu!”
Mendengar hal itu, tujuh orang lainnya segera mengangguk. Mereka jelas setuju dengan pengaturan yang diberikan oleh pria yang terdapat angka 4 di dekat lambang keluarga Laserd itu.
Selepas mengurus tindakan pemerintahan. Delapan orang tersebut kini membahas Ryuto yang di mana akan menyerang mereka secara langsung.
“Dua cabang telah dimusnahkan. Jelas satu orang saja sudah cukup untuk menyelesaikan keseluruhan.”
Melihat ke arah laporan yang baru saja dikirim, para pemimpin pasukan menatap dengan penuh keseriusan. Mereka tidak menyangka akan munculnya musuh yang begitu kuat.
Pemimpin Keluarga Laserd sendiri juga tertarik dengan informasi Ryuto. Namun, semua informasi terkait lawannya tersebut benar-benar sangat rahasia. Hal ini jelas membuat dirinya tidak bisa meremehkan orang itu.
Di sisi lain, seluruh orang berjas hitam berlambang Pemerintah Guika tengah melesat menuju ke arah Cabang Laserd berada.
Ekspresi mereka datar dan rasa dingin terus muncul di benak mereka masing-masing. Entah mengapa, pemikiran mereka satu hal yaitu perang besar akan terjadi.
__ADS_1
Barisan orang-orang tersebut benar-benar mewah. Sepuluh orang terkuat memakai topeng, kemudian di tambah ratusan ribu pasukan. Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah sangat serius dengan masalah yang baru saja terjadi.
To be Continued.