System Rich : Authority

System Rich : Authority
Chapter 118 - Reaksi Publik


__ADS_3

Silakan Dibaca.


[Sistem melihat Tuan Rumah telah menyelesaikan masalah di Cabang Laserd. Pinta, Tuan Rumah untuk melakukan Cek In Lokasi.]


Mendengar suara sistem di benaknya. Ryuto tersenyum, kemudian ia berkata, "Sistem lakukan Cek In lokasi!"


[Memindai Lokasi...]


[Lokasi ditentukan.]


[Selamat, Tuan Rumah telah melakukan Cek In Kota Sinha.]


[Selamat, Tuan Rumah mendapatkan Paket Perusahaan.]


Mendengar suara sistem, Ryuto sedikit terpana. Ia tidak tahu apa maksud dari Paket Perusahaan tersebut. "Sistem, apa itu Paket Perusahaan?"


[Paket Perusahaan ialah sebuah klaim perusahaan berturut-turut. Dimana Tuan Rumah tidak hanya mendapatkan satu perusahaan saja.]


Ryuto memahami segera garis besar dari Paket Perusahaan tersebut. Ia mengangguk ringan dan berkata, "Buka Paket Perusahaan itu."


[Membuka Paket Perusahaan.]


[Selamat, Tuan Rumah mendapatkan Perusahaan Tianha.]


[Selamat, Tuan Rumah mendapatkan Perusahaan Fanda.]


[Selamat, Tuan Rumah mendapatkan Perusahaan Sanka.]


[Tiga perusahaan telah diakuisisi. Bonus yang didapat ialah 1 Milyar / Bulan.]


Ryuto mendengar hal itu seketika sedikit terpana. Ia tidak menyangka bahwa akan mendapatkan sebuah perusahaan dan itu tidak hanya satu melainkan tiga sekaligus.


[Surat terkait kepemilikan perusahaan sudah berada di ruang sistem. Jika Tuan ingin mengambilnya silakan pergi menuju ke inventaris.]


Mendengar suara sistem, Ryuto tersenyum senang. Ia kemudian memandang ke arah enam istrinya tersebut. "Kita akan kembali terlebih dahulu, saudarimu yang lain kemungkinan tengah khawatir."


Keenam istrinya tersebut mengangguk. Kemudian, Lilia memandang ke arah gedung tertinggi. Di mana banyak orang tengah berkumpul di sana. "Sayang, apakah kita akan mengabaikan mereka?"


Mendengar ucapan Lilia, Ryuto memandang ke arah yang dituju perempuan tersebut. "Ya, biarkan saja. Mereka sama sekali tidak memiliki perlawanan terhadap kita."

__ADS_1


Lilia mengangkat bahunya dan berikutnya ia berbalik, lalu melangkah pergi bersama saudarinya yang lain.


Di sisi lain, berita terkait hancurnya Keluarga Laserd di Guika menyebar ke seluruh dunia. Jelas ini merupakan hal paling mengejutkan, bagaimanapun juga Keluarga Laserd ialah keluarga Mafia terkuat.


Negara Asina.


Di sebuah tempat, terdapat rumah yang begitu besar. Rumah ini berdiri dengan banyak pengawal berseragam hitam lengkap. Mereka semua tengah berbaris menjaga rumah tersebut.


Di dalam rumah, terdapat sebuah ruangan yang berisi dua orang tengah memandang ke arah berita yang mereka pegang. Sepotong berita tersebut membuat kedua orang tersebut tersenyum penuh arti, terutama salah satu orang itu.


Kedua orang ini ialah pasangan yang tak lain ialah Yuro dan Kyoka. Apa yang tengah mereka lihat ialah sepotong berita terkait Ryuto menghancurkan Laserd di Negara Guika.


“Anak ini … bukankah terlalu kuat?” Yuro mengerutkan keningnya. Ia tidak menyangka, hanya belum sebulan putranya pergi. Namun, sudah menimbulkan kekacauan besar seperti itu.


Kyoka sendiri tidak terlalu memikirkan apa yang dikatakan Yuro. Ia kini tengah memfokuskan diri menatap ke arah para perempuan yang tengah melawan orang-orang Laserd tersebut.


“Putraku ternyata pandai memilih istri. Megu dan Rias akhirnya jatuh juga ke tangannya.” Kyoka bangga dengan putranya yang dapat menaklukan perempuan-perempuan cantik tersebut.


Meski ia heran mengapa putranya itu mengambil perempuan yang lebih dewasa dibanding perempuan yang masih matang. Namun, Kyoka tidak terlalu peduli selepas melihat bahwa semua perempuan tampak akur satu sama lain.


“Kapan dia akan pulang bersama dengan para istri-istrinya itu?” Kyoka memandang ke arah jendela. Ia berharap Ryuto segera pulang dan mengenalkan seluruh istrinya itu.


‘Apakah perang skala besar ini hanya main-main bagi anak ini? Jika dilihat dari dampak yang ia lakukan itu. Kemungkinan besar, ia sudah waktunya untuk melangkah ke tingkat ke dua.’


Yuro memikirkan tingkatan putranya tersebut. Ia paling dapat melihat seberapa kuat putranya itu. Kemudian, jejak keputusan melintas di matanya.


‘Biarkan dia menentukan pilihan itu. Aku tidak bisa mengatur dirinya atau Kyoka akan marah nanti.’ Yuro sedikit tak berdaya. Namun, ia berharap bahwa putranya itu dapat bersinar di puncak.


Di sisi lain, tepatnya di Kediaman Utama Keluarga Laserd.


Sejumlah orang tengah duduk di kursi ruangan besar. Semua orang tersebut ekspresinya serius dan satu orang memiliki ekspresi dingin.


“Cabang kita di Guika telah jatuh!”


Mendengar kalimat itu, seluruh orang tampak bermartabat. Jelas orang yang dapat menghancurkan seluruh cabang di Guika, ialah orang yang berani.


“Kita tidak memiliki kendali lagi atas Negara tersebut. Adapun menyusup dan membuat cabang kembali … lupakan saja! Namun, kita tidak bisa mengabaikan provokasi musuh tersebut.”


Apa yang dikatakan sosok yang memiliki ekspresi dingin tersebut ialah benar. Seluruh orang dalam ruangan itu mengangguk setuju.

__ADS_1


“Apakah ada yang memiliki usulan yang bagus, untuk membalas dendam provokasi lawan ini?” tanya Pemimpin Keluarga Laserd itu.


“Tuan, menurutku kita harus meningkatkan perdagangan kita. Kemudian, dapatkan senjata yang paling mematikan di pasar gelap.” Salah satu orang mengangkat tangan dan berbicara.


Mendengar senjata mematikan, Pemimpin Keluarga Laserd mengerutkan keningnya. Namun, sinar di matanya melintas dalam sekejap. “Ide yang bagus. Namun apakah kamu tahu bahwa Laser Nuklir juga berasal dari pasar gelap?”


“Tentu saja, saya mengetahui hal itu, Tuan. Namun, kali ini ada senjata yang menarik. Senjata ini berasal dari tempat kedua, setara dengan Tingkat B bagi kita.”


Pemimpin Keluarga Laserd menyusutkan matanya. “Darimana kamu mengetahui bahwa ada wilayah lain selain tempat ini?”


“Di pasar gelap, Tuan. Informasi ini menyebar luas, akan tetapi tidak ada yang percaya karena lautan lepas sangatlah berbahaya.” Orang yang berbicara sebelumnya kini mengatakan dengan nada sedikit ketakutan.


Pemimpin Keluarga Laserd mendengar hal itu, sedikit terkejut. Ia tidak menyangka bahwa ada orang yang membocorkan informasi yang begitu penting.


‘Siapa orang ini, mengapa ia membocorkan informasi yang seharusnya tidak boleh dibocorkan?’ semakin memikirkan terkait orang bodoh yang mengungkapkan wilayah rahasia itu. Pemimpin Keluarga Laserd memiliki ekspresi jelek.


“Kamu barusan mengatakan ada senjata mematikan yang berasal dari Wilayah kedua. Apakah itu hal benar?”


Mengesampingkan informasi yang bocor, Pemimpin Keluarga Laserd memfokuskan topik ke arah senjata yang baru saja diungkapkan anak buahnya itu.


Semua orang segera menatap ke arah rekannya itu. Kemudian, orang yang mengungkapkan senjata mematikan tersebut mengangguk.


“Senjata ini dinamakan Pistol Racun Raja Cobra Kuno. Satu tembakan, orang itu akan membatu dan mati. Namun, kelemahan dari senjata ini ialah, pertama tidak tahan dengan seseorang yang memiliki kekuatan tingkat A ke atas. Kedua, seseorang yang menggunakan senjata ini harus membayar harga.”


Orang yang menjelaskan tentang kemampuan dari senjata mematikan tersebut, menghentikan ucapannya sebentar. Semua orang menunggu, apa harga yang harus mereka bayar untuk senjata tersebut.


“Harga untuk memakai senjata tersebut ialah nyawa pengguna sendiri!”


Mendengar hal itu keseluruhan orang melebarkan matanya. Jelas hal ini begitu beresiko, bahkan Pemimpin Keluarga Laserd sendiri mengerutkan keningnya.


“Apakah informasi itu benar adanya? Jika memang benar, seharusnya alat tersebut sangatlah kuat.” Pemimpin Keluarga Laserd sedikit mempertimbangkan hal itu.


“Jika, memang senjata tersebut benar adanya. Maka, segera dapatkan, adapun siapa yang memakai nantinya. Aku akan tentukan!”


Mendengar pernyataan Pemimpin Keluarga Laserd, tidak ada yang berani melawan. Mereka sendiri bersedia untuk mengorbankan nyawa hanya agar Keluarga Laserd dapat hidup sempurna.


“Kamu, segera bertindak melakukan misi ini!”


“Dimengerti, Tuan!” 

__ADS_1


To be Continued.


__ADS_2