System Rich : Authority

System Rich : Authority
Chapter 99 - Kekalahan?


__ADS_3

Silakan Dibaca.


Yamato yang mendengar itu menyeringai seketika, kemudian dia melesat cepat menuju ke arah Alex berada. Meski energinya habis, akan tetapi Stamina masihlah banyak. Hal inilah yang membuat dirinya bertanding fisik saja.


Alex yang melihat Yamato melesat, tidak bisa untuk tidak meledak. Dia melesat ke arah laki-laki tersebut dengan penuh semangat. Meski dirinya sudah kehabisan energi, akan tetapi fisiknya sangatlah kuat bahkan ratusan orang biasa tidak bisa mengalahkannya.


Dua orang semakin mendekat satu sama lain, kemudian kepalan tangan saling terbentuk. Tepat saat keduanya saling berhadapan. Kepalan tangan melayang dengan kuat.


Boom!


Tanah bergetar awan hitam akibat debu mulai tertelan. Perlahan-lahan mulai muncul lingkaran tipis yang melapisi kedua tangan mereka, kemudian terlihat wajah Yamato yang sedikit mengerutkan keningnya.


‘Kuat!’


Yamato terpental ke belakang dalam sekejap. Alex tidak akan membiarkan laki-laki tersebut terbang jauh. Dia mendarat di tanah dan menghilang dengan cepat.


Hanya butuh dua detik tiba di dekat Yamato yang terbang. Alex meraih kaki laki-laki itu. Kemudian, mengayunkannya ke arah bawah dengan keras.


Booom!


Yamato tersentak, darah keluar dari mulutnya dalam sekejap. Seluruh tubuhnya penuh akan debu dan pakaian miliknya mulai kusut.


Alex tidak berhenti selepas membanting Yamato. Dia melompat ke atas langit, kemudian menjulurkan kakinya tepat menuju ke tubuh Yamato tersebut.


Merasakan bahaya mendekat, Yamato dengan cepat membuka matanya. Dia segera sadar dan berputar ke belakang dengan cepat. Detik selanjutnya, dirinya melihat Alex melesat ke tanah.


Booom!


Ledakan keras terdengar di telinga seluruh pasukan. Mereka semua terkejut dengan suara ledakan itu. Namun, tatapan para pasukan segera menjadi serius dan mereka mulai berperang.


Ledakan demi ledakan terus terdengar di area perumahan di dekat Kediaman Laserd. Jarak pertempuran semakin melebar seluas 250M.


Minato yang tengah mengisi energi tersentak, dia terkejut mendengar ledakan yang begitu kuat. Pandangannya segera terfokus ke arah Yamato berada. "Tidak baik!"


Minato segera menampar tanah, sejumlah air segera bergerak cepat menuju ke arah Yamato. Hal ini membuat Yamato sedikit terkejut dan memandang ke arah air yang datang ke arahnya.


'Minato?'


Yamato bingung, sampai akhirnya air mulai mengelilingi seluruh tubuhnya dan perlahan-lahan seluruh luka yang dirinya derita mulai menghilang.


"Yamato, apakah kamu baik-baik saja?"


"Minato, terima kasih. Aku sudah tak apa! Hentikan pemulihannya!"


Minato mendengar itu sedikit mengerutkan keningnya, akan tetapi dia tetap mengikuti ucapan Yamato. Kemudian, perlahan-lahan mulai terlihat jejak air yang berada di tubuh Yamato mulai menghilang.

__ADS_1


"Segera pulihkan kembali dirimu! Aku akan menahannya lagi!"


"Tapi-"


"Minato, segera lakukan saja!"


Mendengar perintah tersebut, Minato tidak bisa berkata-kata kembali. Dia segera mundur beberapa langkah dan mulai duduk lotus, lalu menyerap energi di alam kembali.


Yamato yang sudah setengah pulih memandang ke arah depan, di mana Alex yang telah membuat kawah baru di dalam kawah besar mulai bangkit dan menunjukkan kilatan membunuh ketika menatap ke arah dirinya.


Yamato berubah menjadi serius, jelas sekarang bukanlah sesuatu yang dapat dirinya cegah dengan mudah. Kedua tangannya mengepal, sejumlah pecahan tanah yang berserakan mulai bergerak naik.


Alex yang melihat itu mematahkan lehernya ke kanan dan kiri, kemudian dia menyeringai dan berkata, "Kerahkan seluruh kekuatanmu, sampah!"


Yamato seketika muram, emosinya terpancing dan tangannya mengepal erat. Pecahan tanah mulai menyatu membentuk berbagai bola. Selanjutnya, bola tanah melesat ke arah Alex.


Shua Shua....


Melihat beberapa bola melesat ke arahnya, Alex sama sekali tidak terpengaruh. Dia mengepalkan tangannya dan melesat ke arah depan. Tindakan tersebut membuat Yamato terkejut.


'Mengapa dia tidak menghindar?' Yamato memutar otaknya untuk menemukan jawaban dari tindakan Alex. Sampai akhirnya dia menyadari sesuatu, sehingga matanya melebar.


"Sial, dia memanfaatkan waktu sebelumnya untuk memulihkan sejumlah energi!"


Alex menyeringai, kemudian tangan yang terkepal mulai bersinar terang. Selanjutnya, dengan kilatan cepat, Alex memukul ke arah depan kuat-kuat.


Boom!


Ledakan sama sekali tidak berhenti, Yamato yang melihat itu. Mengeluarkan energi yang tersisa di tubuhnya. Dia segera membentuk kayu pelindung dua belas lapisan.


Benturan ledakan dengan kayu pelindung terdengar sangat keras. Yamato yang mempertahankan kayu pelindung mulai berkeringat deras. Dia meraung penuh akan semangat. "Berhentilah!"


Ketika lapisan kesebelasan tersentuh, gelombang kejut mulai berhenti. Yamato menghela nafas lega, dia terduduk di tanah dan dadanya naik turun.


Menahan kekuatan kuat tersebut, membuat Yamato benar-benar kelelahan. Dia segera terbaring telentang, akan tetapi nafas kuat menghampiri dirinya dalam sekejap.


"Usaha yang luar biasa, Sampah! Namun, kamu tetap saja kalah dan pantas untuk mati!" Alex yang muncul di sebelah Yamato, segera mengayunkan pisau yang dirinya dapatkan. Namun, tepat saat pisau akan terlepas siluet bayangan hitam melintas dan menendang perut Alex tersebut.


Alex yang tidak siap terlempar jauh ke belakang, menghancurkan lapisan terakhir kayu pelindung. Dia memuntahkan seteguk darah dan pandangannya segera tertuju ke arah tempat dia berdiri sebelumnya.


Terlihat sosok orang berambut perak, dia memandang ke arah Alex dengan penuh rasa perang. Yamato sendiri yang melihat sosok itu segera melebarkan matanya.


"Minato!"


"Ya, maaf aku telat." Minato menjawab sambil mengayunkan lengannya ke arah Yamato. Kemudian bola air keluar dan pecah di depan laki-laki tersebut.

__ADS_1


Yamato seketika merasakan tubuhnya pulih dan energi miliknya kembali seperti sebelumnya. Hal ini membuat dirinya terkejut dan dia melihat ke arah Minato, entah mengapa penampilan temannya itu seketika berubah.


"Apa yang terjadi dengan dirimu?"


"Aku tidak tahu, hanya saja. Aku merasakan kekuatanku menjadi lebih kuat dari sebelumnya!"


Minato sendiri tidak mengetahui apa yang terjadi kepada dirinya. Namun, jika Ryuto ada di dekat Minato, dia akan mengetahui apa yang tengah terjadi kepada kapten pasukan tersebut.


Apa yang terjadi kepada Minato ialah tahap evolusi. Dia telah membangkitkan evolusi tingkat kedua dari mata mistis. Namun, jenis apa yang dirinya bangkitkan belum diketahui.


Alex yang membentur dinding, seketika bangkit perlahan-lahan dan memandang ke arah Minato yang sekarang terlihat berbeda dari sebelumnya.


"Apa yang terjadi dengan dirinya!" Alex bergumam dengan pelan, jelas dia tidak menyangka akan kekuatan musuhnya tersebut. Entah mengapa lawan seperti menyembunyikan kekuatan.


Minato sendiri tidak peduli dengan perubahan dirinya. Dia pasti akan menemukan apa yang terjadi nantinya.


"Yamato, beristirahatlah! Aku akan melawan orang ini!"


Yamato yang sudah pulih hanya bisa mengangguk, akan tetapi ketika mengingat sesuatu dia segera menggelengkan kepalanya.


"Cepat selesaikan!"


"Ya, tenang saja!"


Minato segera menggerakkan kedua tangannya membentuk roda berputar. Sejumlah air seketika muncul dari dalam tanah dan naik bersamaan ke atas dirinya.


Alex yang melihat gerakan lawan seketika menjadi serius. Entah mengapa, laki-laki di depannya mulai menunjukkan sesuatu yang berbahaya bagi dirinya. Namun, dalam hatinya juga senang karena ada lawan kuat yang belum pernah dirinya hadapi sebelum-sebelumnya.


"Majulah, aku ingin melihat kekuatan misterius apa yang membuatku terancam itu!"


To be Continued.


Promosi :



Learn to Love You


Author: Mphoon


“Sayang, tunggu aku!" teriak seorang gadis cantik berusia 17 tahun bernama Fayra Lavina Richardzon, gadis itu berlari menghampiri moge kesayangan Ace. Pria muda yang merupakan suami Fayra. Gadis itu tampak naik ke atas motor sembari berpegang pada pinggang Ace.


“Ckk... Udah berapa kali gua bilangin jangan pernah sentuh gua pakai tangan kotor lu itu! Cepat lepaskan! Atau lu turun sekarang juga. Ingat! Status kita suami istri hanya berlaku di dalam rumah. Bukan di luar rumah, paham!”


Bentak Ace Geraldo Rodriguez, pria muda yang masih berusia18 tahun mampu membuat hati Fayra hancur. Pasangan muda-mudi itu terpaksa menjalani pernikahan rahasia karena sebuah perjanjian yang memaksa mereka harus menikah.

__ADS_1


Lantas, sanggupkah mereka menghadapi pernikahan yang tidak mereka inginkan?


Akankah tumbuh benih-benih cinta diantara mereka?


__ADS_2