System Rich : Authority

System Rich : Authority
Chapter 68 - Misi Shina 4 Akhir


__ADS_3

Silakan Dibaca.


Detik berikutnya, Shina mulai bercahaya sangat terang. Hal ini membuat Sherena yang berada di dekatnya, menutup mata. Sementara Cindy menatap dengan penuh keterkejutan.


Tak butuh waktu lama, sinar perlahan-lahan mulai mereda. Kini terlihat sosok perempuan cantik tengah melayang di udara. Perempuan itu perlahan-lahan mulai turun dan menginjak permukaan.


Ketika tepat sudah menginjak tanah, perempuan yang tak lain Shina itu memegang pipi dengan kedua tangannya. Merasakan kulit yang begitu nyata dan, Shina sedikit terkejut.


“Aku...” Shina bersuara serak, akan tetapi selepas penyesuaian singkat. Suaranya kembali normal dan ia memandang ke arah adiknya.


“Sherena!” Shina segera melesat ke arah adiknya itu, lalu ia memeluknya dengan erat seolah-olah tidak akan melepaskan kembali perempuan di depannya itu.


Sherena masihlah terkejut, ia benar-benar tercengang dengan kejadian barusan. Dirinya mengira bahwa seluruh ucapan Ryuto hanya untuk menenangkan dirinya yang sedih.


Namun, merasakan hangatnya tubuh dari saudara perempuan yang dirinya sayangi. Ia tidak bisa menahan untuk gemetar dan membalas pelukan kakaknya tersebut.


Kali ini kenyataan, berbeda dengan pelukan tanpa rasa sama sekali. Ryuto sendiri mengangkat sudut mulutnya ketika melihat adegan pelukan antara kakak dan adik itu.


Cohza sendiri tetap tenang, ia relatif kurang peduli dengan adegan tersebut. “Jadi, kamu akan merawat dirinya. Sementara beberapa budak lainnya, apakah ada yang ingin kamu lihat?”


Cohza juga menawarkan beberapa budak lainnya. Bagaimanapun juga, merawat banyak budak bukanlah keahliannya. Sementara Ryuto sendiri, dapat menampung beberapa orang. Mungkin bisa menjadi pasangan temannya itu.


Cindy mendengar pembicaraan kedua itu, seketika mengerutkan keningnya. Entah mengapa di dalam ucapan keduanya penuh akan konspirasi tertentu. Ia segera melangkah ke arah suaminya.


“Mengapa kamu menawarkan mereka? Para budak bukan barang!” Cindy sedikit marah ketika mendengar Cohza menawarkan beberapa budak kepada Ryuto itu.


“Ya, bukan begitu. Kita tidak mungkin mengurus keseluruhan. Apalagi, Ryuto pastinya dapat mengurus mereka. Mencarikan pekerjaan dan lain sebagainya. Juga, kemungkinan ada salah satu istrinya di sana!”


Mendengar penjelasan tegas dari Cohza, membuat Cindy seketika melebarkan matanya. Jelas ia terkejut dengan informasi tersebut. Bukan tidak mengetahui, lebih benarnya, ia melupakan informasi itu.


Ryuto mendengar Cohza menawarkan para budak, sedikit tersenyum. Bagaimanapun juga, rivalnya itu mengetahui keinginan besar yang ia miliki.


“Sebenarnya aku mencari istriku terlebih dahulu, terkait masalah menambah baru. Mungkin, nanti belakangan saja.” Ryuto berkata dengan nada ringan. Dirinya tidak bisa mencari keseluruhan istrinya sendiri, ia harus membuat basis selepas memiliki markas nanti.


“Aku bisa mengecek beberapa budak nanti. Terpenting, apakah kamu bisa memberikan daftar namanya?” Cindy sendiri sedikit kasihan, ia juga ingin melihat berapa daftar istri yang dimiliki oleh Ryuto.


Ryuto sedikit terkejut, akan tetapi ia tetap menulis istrinya sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Amy sebelumnya.


Tak butuh waktu lama, Ryuto menyerahkan kertas yang berisi seluruh istrinya yang menurut Amy masih berada di dunia kedua, akan tetapi kehilangan ingatan.


Cindy menerima lembaran kertas itu, menatap dengan ringan. Matanya yang indah seketika melebar ketika melihat banyaknya istri yang ditulis oleh Ryuto tersebut.

__ADS_1


‘Empat puluh perempuan!’ batin Cindy begitu terkejut, ia mulai berpikir-pikir bagaimana pria di depannya itu memuaskan seluruh istrinya itu.


Ryuto tidak tahu pemikiran dari Cindy, ia sendiri tetap menatap ke arah perempuan itu sambil berkata, “Dari Empat Puluh istriku. Aku berhasil mendapatkan lima untuk sekarang.”


“Jadi, tersisa 35. Apakah tidak masalah?” tanya Ryuto, ia melihat bahwa Cindy masih membeku dan menatap kosong ke arah depan. Hal ini membuat Ryuto salah paham, bahwa perempuan itu tidak bisa membantunya.


“Tidak apa-apa, hanya saja... Bagaimana aku membedakan dari satu nama dengan nama lainnya?” tanya balik Cindy, ia merasa bahwa perlu sedikit spesifik terkait istri Ryuto tersebut.


“Sebenarnya mudah, mereka semua sudah melahirkan dan anaknya sudah tumbuh kisaran tiga tahun sampai sepuluh tahun.” Ryuto mengingat bahwa seluruh istrinya membawa anak semuanya.


Cindy mengangguk mengerti, ia mulai mengamati satu persatu nama dari daftar tersebut. Namun, ketika melihat salah satu nama yang sangat akrab baginya. Tanpa sadar, matanya menyusut.


“Ryuto kan... Sebenarnya ada satu orang yang menurutku sesuai dengan daftar ini. Nama perempuan itu, ialah Sayoko. Ia juga memiliki anak laki-laki.” Cindy berkata dengan sedikit rumit.


Namun, saat melihat wajah Ryuto kembali, ia benar-benar tertegun. Hal ini karena, wajah tersebut tidak begitu asing baginya.


Ryuto tidak mengetahui pemikiran Cindy, ia yang mendengar bahwa salah satu istrinya ada di antara budak, seketika ia tersenyum senang.


“Bisakah kamu memanggilnya?” Ryuto bertanya dengan penuh harap, sementara Cindy mengangguk penuh pengertian. Ia berbalik dan pergi menuju ke tempat penampungan para budak kembali.


Sementara menanti Cindy kembali, Shina dan Sherena telah usai melepaskan kerinduan mereka masing-masing. Kemudian, kedua keindahan itu berjalan ke arah Ryuto.


“Ryuto,” sapa Shina, ia dengan cepat memeluk laki-laki tersebut. Semenjak awal, dirinya ingin melakukan hal itu. Apalagi ketika melihat seluruh tubuh laki-laki itu yang begitu sempurna.


Ryuto terkejut dengan tindakan dari Shina yang begitu aktif. Ia juga membalas pelukan itu dan duduk di Gazebo. Shina sendiri duduk di pangkuan laki-laki itu dan membenamkan wajahnya di dada yang begitu kekar.


Ryuto tidak peduli, ia membelai Shina sambil memandang ke arah Sherena yang perlahan-lahan mendekat. Ia melihat perempuan itu sedikit rumit ketika menatapnya.


Namun, saat tiba di depan Ryuto. Sherena segera menunduk sembilan puluh derajat. “Terima kasih, Tuan. Terima kasih telah menyelamatkan kakakku, juga memberikan kebangkitan kepada kakakku tersebut.”


Ryuto mendengar itu, tertegun sebentar. Kemudian, ia berkata, “Tidak masalah. Aku memang sudah berjanji kepada kakakmu sebelumnya. Jadi, janji tersebut harus benar-benar kutepati.”


Sherena memandang lekat ke arah Ryuto, kemudian ia mengangguk sedikit dan duduk di dekat Ryuto.


Ryuto sendiri tidak peduli, ia juga melihat Cohza yang berbaring di Gazebo dengan damai.


Ryuto menghela nafas, kemudian ia mengingat bahwa ada kotak misterius yang baru saja dirinya dapatkan tersebut. Berhubung keadaannya sekarang lumayan santai, ia mulai memerintahkan sistem untuk membuka kotak misteriusnya.


‘Sistem, buka kotak misterius!’


[Konfirmasi.]

__ADS_1


[- Selamat, Tuan mendapatkan Saham Bar Rustand (100%.)]


[- Selamat, Tuan mendapatkan Manual Tiga Fisik Super.]


[+ Manual Tiga Fisik Super.]


[- Peningkatan Indra Penciuman dan Pendengaran.]


[Memiliki Fungsi meningkatkan Indra Penciuman dan Pendengaran sampai batas Ekstrem.]


[- Dua puluh kali fisik normal.]


[Memiliki Fungsi meningkatkan fisik normal menjadi lebih kuat, seluruh atribut fisik seperti kekuatan, ketahanan, kecepatan semuanya dinaikkan dua puluh kali.]


[- Ledakan Super.]


[Memiliki Fungsi melapiskan tangan dengan tenaga fisik, kemudian kedua tangan saling mengepal dan perlahan-lahan berdekatan. Sehingga aliran udara semakin menipis dan berujung ledakan kuat ke arah depan.]


[+ Manual ini dapat dibagikan ke siapa pun. Orang yang mendapatkan manual ini, akan dapat belajar cepat dan jika orang itu berbuat yang tidak sesuai dengan keinginan tuan rumah. Maka, manual dapat dicabut.]


Ryuto yang melihat penjelasan itu melebarkan matanya, tubuhnya tanpa sadar gemetar dan ia benar-benar penuh akan kegembiraan.


‘Ini cocok untuk melindungi mereka nanti!’


To be Continued.


Note, Aku mengadakan Voting guys.


Pilih menurut kalian yang tulisannya rapi dan menurut kalian nyaman di baca.


1.



2.



Antara kedua itu pilih yang mana, tulis di kolom komentar.


Note : Istri sebelumnya yang masih hidup.

__ADS_1


Lilia, Amy, Yui, Yuka, Angel, Sasha, Sayoko, Arisa, Miya, Yuna, Aria, Iris, Nina, Rina, Alice, Kaori, Haruna, Nanami, June, Aoi, Anri, Silvia, Erika, Asami, Yuli, Eimi, Yuuko, Maria, Lisa, Olivia, Lily, Yurika, Yuriko, Liana, Tamaki, Hitomi, Asri, Sari, Karlina, Shizuka.


__ADS_2