
"Yang telefon anak anda ???..."tanya Doni penasaran.
"Iya...anak saya "ucap nya sambil fokus menanda tangani perjanjian kerjasama .
"Sory Mr, saya ingin tanya ,anak anda laki - laki atau perempuan "Doni memberanikan diri untuk bertanya kembali, sambil melirik Ricky memberi tanda untuk diam...
"Anak saya....
Kriiing...kring....kalimat Mr Bruno terputus .
"Ya hallo....
"Oy ya...sebentar lagi saya kesana "ucap Mr Bruno. dan menutup telefon.
"Maafkan saya, karena siang ini kami akan meeting. maaf saya terburu - buru " ucap Mr Bruno sambil menjabat tangan Doni dan Ricky ....
'Oh ya....nanti kami akan kembali ...
Terima kasih Mr atas waktu nya...'ucap Ricky ...membalas jabat tangan nya.
"Ah sayang sekali pertanyaan ku belum sempat dijawab "ucap Doni...
"Iya....tapi suatu saat nanti kita pasti bertemu...ucap Ricky sambil berjalan menuju parkir mobil.
"Hufff....perasaan susah sekali untuk bertemu , jika ia ada disini , jika disini... tapi aku kangen sekali dengan nya ,
Ya Tuhan...mudah -mudahan apa yang kupikir kan tidak terjadi" batin Ricky dalam hati.
****
Doni memandang sahabat sekaligus teman nya itu...yang tampak gelisah.
Don....cari info tentang anaknya Mr Bruno , aku sangat penasaran sekali "ucap Ricky .
__ADS_1
"Tapi Mr Bruno pasti akan mengetahui jika kita mencari info tentang anaknya , loe tau sendiri...Mr Bruno IT nya ga bisa dibohongin...
"Iya dia pakar IT Handal kalau ketauan bisa - bisa gagal kerjasama kita .."ucap Ricky mengacak - acak rambut nya kasar.
"Sudahlah...kalau jodoh pasti ketemu " ucap Doni menghibur.
"Ya....pasti ketemu "ucap nya meyakini diri sendiri...
Sementara Via yang sudah tiba dirumah...
mendapati Mrs Bruno sedang menyiram bunga anggrek nya...
"Ini bunga angrek kesukaan Willy " ucap nya ketika melihat Via datang menghampirinya .
"O...bagus sekali.angrek bulan nya ...
"Ya dan warna kesukaan nya...
"Ia sudah bahagia disana mam....
Tidak merasakan sakit lagi. "ucap Via dengan suara yang bergetar.
"Maafkan mam sayang.sudah mengingatkan dan membuat mu sedih " terharu sambil memeluk Via.
"Tidak apa - apa mam, sekali - kali kita mengingat nya...
"Kenangan yang indah , memang tak bisa kita lupakan...tapi jangan kita lupakan, seorang Willy yang kita sayangi " ucap Via memandang ke depan sambil tersenyum...seakan - akan Willy ada didepan nya...
****
Via sedang mengerjakan skripsi nya..
Ketika tiba - tiba ada no asing menghubungi nya lewat WhatsApp .
__ADS_1
✉️Hallo...ini Via bukan ???
"Ini siapa , nomor asing ? " batin Via.
✉️Ya, ini siapa ya ????...
✉️Tante...ini Tante yang menolong kamu sewaktu dikampung ."ucap nya diseberang sana...
✉️Ya ampun Tante....iya Via ingat...
apa kabar Tante , tahu nomor Via darimana ? " tanya Via merasa heran ..
✉️Tante dapat nomor dari teman mu yang bekerja di toko Tante " ucapnya.
✉️ko bisa siapa Tan..nama nya...
✉️Wina...
waktu itu Tante sedang belanja di toko itu, Tante melihat kamu sedang Videocall...
Setelah kamu selesai bicara Tante Tante nomor handpone kamu..."ucap nya panjang lebar.
masalah nya tante mau kasih kabar kalau Ayah kamu sakit...dan kemarin meningal...maaf Tante , Karena baru kasih kabar ini Via, ini setelah Tante bujuk teman kamu..."ucap Tante panjang lebar merasa tak enak hati.
deg....
Via terjatuh duduk.
"Ayah....ayah...iks..iks...maafkan Via "ucap nya
mampir di novelku ya..like,comd dan vote nya dung biar author semangat
terimakasih
__ADS_1