TAKDIR

TAKDIR
open the door


__ADS_3

Terlihat dari senyum yang tak ikhlas , senyum yang licik.


sekedar basa basi dan mempunyai maksud tertentu, yang Mrs Bruno sendiri tidak tahu.


teringat ucapan Via , jika ada yang mencari nya siapapun itu , jangan beritahu.


dan jangan beritahu jika ia pernah menghubungi nya.


"kami sudah mencari nya kemana-mana , tapi kami belum menemukan ". dengan berbohong. ia bertanya - tanya dalam hati. apa maksud pertanyaan sang bangsawan ini. ke arah mana pembicaraan ini...


menatap Hans ...


"izinkan saya untuk mencari nya , sebab saya merasa sudah menjadi bagian dari keluarga anda sir ". dengan wajah yang begitu tenang .mencari muka.


"silahkan jika anda ingin mencari anak saya ..." Mr Bruno tersenyum. iya tahu arti wajah Hans itu.


"baiklah ...


saya akan memerintahkan anak buah saya untuk mencari Via . bahkan untuk keseluruh dunia sekalipun , tetap akan saya cari ". berucap dengan sombong dan berusaha meyakinkan Mr Bruno.


"saya mengharapkan anak saya cepat ketemu dan terima kasih sudah membantu saya ". menganggukkan kepala. walau bagaimana ia harus memperlihatkan jika ia senang dengan pertolongan Hans .


"kalau begitu saya , pamit. akan membicarakan ini dengan my dad ". menundukkan badan layak nya seorang bangsawan.


Mr dan Mrs Bruno bangkit berdiri dan mengikuti Hans , menundukkan kepala .


"sombong ..." . ucap Mrs Bruno tak senang. sambil menatap kepergian bangsawan itu.


"untung ia cepat pergi , jika tidak istri ku nanti akan keceplosan bicara ". menarik nafas panjang mengusap dada nya yang terasa nyeri.


sejak terakhir kali Via menghubungi nya . ia sangat takut ada apa sebenarnya dengan anak angkatnya.


anak angkat yang bukan berasal dari golongan keluarga kaya....


"Dad...


dimana Via sekarang berada ??...


"ia sudah menghubungi mu ????...


mengapa ia tak menghubungi kita lagi ??...


bagaimana keadaan nya sekarang ???...". beruntun Mrs Bruno bertanya. ketika sang suami tak merespon


"daddd...". setengah menjerit Mrs Bruno menyadarkan suami yang terlihat sedang melamun.


" ah ya...ada apa ???...". menarik nafas panjang. berpura - pura 5ak ada apa- apa.


"keadaan Via bagaimana ???..


"ia tak menghubungi lagi ". Mrs Bruno membrondong pertanyaan.


Mr Bruno hanya mengelengkan kepala , ia tak ingin banyak bicara mengenai Via.


takut keceplosan dalam bicara.


"dimana anak itu ". lirih Mrs Bruno menatap kedepan. merasa takut terjadi sesuatu dengan Via.


Via anak perempuan , yang tentu banyak kelemahan , pikir Mr Bruno.


sementara itu Hans memandang kediaman Mr Bruno dengan senyum licik nya.


"aku tahu ia bersembunyi di dalam tua Bangka ..." . tersenyum licik. mengira Via bersembunyi dalam rumah Mr Bruno .


"awasi kediaman Mr Bruno.


juga awasi setiap pergerakan mereka , tapi ingat jangan sampai mereka tahu ". perintah nya kepada pengawal di sebelah nya.


"yes sir ". sang pengawal mengambil handpone dan memerintahkan anak buah nya untuk mengawasi kediaman Mr Bruno.


"Via...Via...kamu akan bertekuk lutut kepada ku...lihat saja nanti..


harta warisan mu akan jatuh ketangan ku..dan kamu akan aku buang ke kandang singa..buat santapan nya.


Doni....Doni...kamu berusaha masuk kedalam rumah ku...


siapa yang akan mati...


ha..ha..ha..ha..ha...".melihat CCTV melalui handpone nya tawa Hans terdengar.


sementara itu Max , Squrd beserta double tree dan yang mulai memasuki kediaman Hans .


ada yang berhasil masuk lewat samping. kanan dan kiri..


masuk dari belakang..


begitu mereka masuk , tidak menemukan apapun disana...


Max terdiam memandang sekeliling nya.


"Squrd...


aku merasa ....


swing...


belum saja Max menyelesaikan bicara nya , sebuah panah melayang di atas kepala nya.


beruntung ia sempat menunduk.


"shiittt.... ". jebakan teriaknya..


menunduk...ka...


belum max selesai bicara , puluhan anak panah melesat di udara...


Jio dengan segera memutarkan badan nya sambil mengibaskan golok ditangan nya.


panah - panah itu berjatuhan Tampa ada korban.


"kita keluar dari sini , mungkin ada jebakan yang lain ". teriak Jio.


"ada bom ". teriak Squrd dari arah belakang sambil berlari .


sontak yang berada di dalam berhamburan keluar...


belum saja mereka semua keluar


booooom


bom


"shiiit....berapa bom yang setan itu keluarkan ". maki Max sambil telungkup di antara semak- - semak .


beberapa anak buah Max terkena serpihan bom di belakang nya.karena posisi mereka jatuh tengkurap.


"mereka menjebak kita , mereka telah mengetahui kedatangan kita...


lewat CCTV ". ucap Squrd sambil menarik CCTV mini di semak- semak.


"kita teledor...". double tree serentak. menunduk mengakui keteledoran nya.


"bukan....itu sudah direncanakan oleh mereka...


dan kita terjebak , tidak sampai disitu ..


shiittt...kenapa ga berfikir ke situ ". maki max tangan nya memukul angin.


"hancurkan setiap CCTV yang ada ". perintah Max . melihat kekanan dan kiri. jika ada kemungkinan bom yang mereka letakkan.

__ADS_1


"bawa yang kena serpihan bom ". berjalan membantu seorang anak buah nya yang bisa berjalan dengan memapah dipundak nya .


belum saja mereka keluar dari halaman rumah Hans. ..


tiba - tiba..


dor....


treeeteteeet...


dor...


suara tembakan bertubi - tubi dari helikopter , membuat anak buah Max lari kocar Kaci mencari tempat perlindungan.


"Jio...kekasih mu keluarkan ". teriak Max di saluran alat komunikasi mereka.


"kamu harus membuat aku bangga sayang ".Jio mencium bazoka kesayangan nya sambil membidik.


busss...


duuuuarrrr...


tembakan tepat bazoka kesayangan Jio tepat sasaran , berhasil menjatuhkan .


"Yeeeee....". teriak mereka senang melihat bazoka kesayangan Jio berhasil membuat helikopter itu jatuh.


"mau main - main sama saya ". Jio mengelus bazoka nya.


"lebih baik kita cepat pergi dari sini , toh mereka sudah melarikan diri dan kita tak menemukan apa - apa ". ucap Squrd berdiri..


"ya...kita harus cepat pergi dari sini , percuma bukti sudah tidak ada ". menatap bangunan yang sudah hancur lebur hampir tak berbentuk.


"ada korban tidak ". ucap Max melihat satu persatu pasukan nya.


"ada bos anak buah saya , sepuluh orang ". sang komandan menunduk lesu.


"kita urus jenasah nya dan kembalikan ke keluarga serta berikan mereka santunan , yang bisa lain bantu mereka berjalan ". memberi tanda agar segera membawa dengan tandu.


Max dan yang lain menolong yang bisa di papah.


****


"Mr dan Mrs target terlihat ingin keluar , mereka keluar dengan mobil Lamborghini merah " . sang pemantau melapor hasil pengintaian mereka ke Hans.


"jika mereka sudah jauh , obral Abrik rumah nya dan cari bukti yang disimpan Via. beserta Via kamu bawa kemari ". perintah Hans di seberang sana. sambil menyeringai...


"baik bos ". ucap sang pengintai .


sang pengintai mendekati penjaga rumah Mr Bruno.


berpura-pura bertanya.


tiba - tiba mereka dipukul dari belakang...


tidak tangung - tangung , para pengintai itu menyerbu penjaga yang hanya terdiri dari tiga orang .untuk menghilangkan bukti para penjaga itu mereka bunuh.


tak menunggu lama para penjaga tergeletak tak bernyawa.


tak sebanding dengan yang datang.


lebih dari sepuluh orang mereka memasuki rumah kediaman Mr Bruno.


dan mengobrak Abrik setiap sudut rumah.


bahkan para assisten rumah tangga pun mereka bunuh. hanya seorang yang mereka sisakan.


seperti nya orang kepercayaan keluarga Mr Bruno .


tapi mereka tak mendapatkan bukti dan juga keberadaan Via.


drrttttt....


drrttttt....


sebab baru saja ia menghubungi anak buah nya. mengapa belum satu jam sudah menghubungi kembali ...


heran , segera memencet icon warna biru.


"ya...


"maaf sir , kami tidak menemukan yang anda maksud, bahkan gadis yang bernama Via pun tidak ada...". terdengar ketakutan.


"bodoh kalian...shiiit.....". teriak Hans marah..ia membanting apa yang ada di depan mata nya.


"para pembantu sudah kamu intrograsi ???..


"belum sir...


ada sisa seorang pembantu yang belum kami habis kan nyawa nya, akan segera kami tanyakan ". menatap sahabat nya..bingung , sebab merasa kasihan dengan assisten rumah tangga yang terlihat sudah setengah abad itu.


"dari pada kita di marah bos , sudah kita tanyakan yang masih hidup saja ". ucap salah satu pengintai ketika ia melihat assisten rumah tangga itu ketakutan.


"dimana tuan dan nona kamu ada dimana nona kamu bersembunyi ....".memandang sambil memutar - mutar pisau.


"sa...saya tidak tahu tuan..


tadi Mr dan Mrs Bruno keluar entah kemana dan nona Via belum di ketemukan ". gemetar ketakutan.


"bagaimana ?". tanya nya kepada sesama pengintai.


"ia sudah tak berguna , bunuh saja ". ucap kepala pengintai itu.


"ja...jangan bunuh saya, saya mohon ".memohon dengan gemetar ketakutan.


"baiklah...


kamu jadi mata - mata kami disini , jika tidak...


keluarga mu...akh ". meletakkan tangan di leher yang berarti membunuh keluarga nya.


"ba...baik ". terpaksa mengiyakan untuk sementara. berfikir mencari aman dahulu , kemudian ia akan mencari jalan keluar.


"kami harus bagaimana tuan , kami takut sebentar lagi polisi datang..". penyusup melihat kedepan jika ada yang datang.


letakkan mini cctv di baju nya , terus ancam dia ". perintah Hans.


"ini harus kamu bawa kemana - mana , jika tidak keluarga mu akan kami bunuh habis ". mengancam sambil meletakkan tangan nya di leher . sambil memberikan CCTV mini.


"i...iya tuan ". dengan bibir yang gemetar penjaga yang bertubuh tinggi itu terpaksa mengiyakan.


"suntik dia dan setelah itu kita pergi dari sini ". sang penyusup yang seperti ketua berjalan menjauh.


"sa...saya mau di apakah ". tanya assisten rumah tangga itu ketakutan. berusaha menarik tangan nya dengan sekuat tenaga yang ia punya .


"jangan takut....kamu tidak di apa - apa , suntikan ini hanya untuk kamu melupakan kejadian hari ini. tidak sakit ko...


hanya seperti di gigit gajah.


ha...ha...ha...ha ". gelak tawa si penyusup dengan wajah menyeringai .


sang penjaga dengan tubuh yang babak belur, mereka mulai menyuntik .


" aaaaaahhhhhh....


terlihat sang assisten rumah tangga itu kejang - kejang setelah menerima suntikan itu memasuki tubuh nya dan ia pun lemas tak sadarkan diri.


suntikan yang akan membuatnya lupa dengan kejadian hari ini.


sengaja mereka suntikan karena , akan aman bagi para penjahat dan menghilang kan bukti . bahkan ia akan melupakan siapa diri nya sendiri.

__ADS_1


"by...


kamu akan melupakan dirimu dan kejadian hari ini, walau cuma tiga hari ...


jangan macam - macam dengan kami " sambil mencium alat suntik .


menoleh sebentar kearah sang assisten rumah yang sudah tergeletak .


kemudian berjalan dengan santai menuju mobil , seakan -akan tidak terjadi apa - apa.


sementara itu ...


Cuan yang mengirim pesan rahasia ke Mark..belum dibalas.


bahkan terlihat belum di baca.


"ada apa dengan Mark dan yang lain ??...


mereka belum berapa menit meninggalkan aku disini ." merasa heran dengan kejadian hari ini , jari tangan nya dengan lincah menari di atas keyboard komputer . penasaran mengapa ia yang sudah menganggap kakak sekaligus bos nya itu tak membaca sedikitpun pesan yang ia kirim.


sedangkan ia tidak tahu sedang berada Dimana Max , Squrd , double tree .


mereka belum menghubungi nya sama sekali .


"Oh...MrJoe...


lebih baik aku bertanya sama Joe. ". batin Cuan masih bersibaku dengan laptopnya.


ada kode rahasia yang hanya Cuan yang tahu. itu di gunakan oleh nya jika dalam keadaan mendesak.


untuk menghubungi Max,Mark dan Joe.


ketiga orang itu yang hanya mereka dan Cuan ketahui.


"Mr Mark,Mr Joe dan Mr Max ..where....where....(kode )....


semenit...


setengah jam...


hingga tiga jam berlalu , Cuan tak mendapatkan jawaban.


"apakah mereka tak membuka handpone ". bergegas ingin keluar.


tetapi diujung mata nya ia melihat sekelebat bayangan.


merasa terancam Cuan mengunci pintu .


pintu yang di design , dengan memakai kode. hanya Cuan yang tahu kode itu


pintu yang di buat dari baja dan anti peluru itu , tak dapat seorangpun bisa membuka hanya melalui kode saja untuk membuka nya.


design pintu itu hanya ia dan Doni yang tahu.


****


dok...


dok...


dok...


suara gedoran kasar , didepan pintu.


dor...


dor...


dor...


mereka masih ngotot memaksa membuka pintu.


Cuan melihat dari CCTV handpone nya.


beberapa orang yang memakai topeng.


Cuan menyeringai , setelah melihat tanda tengkorak hitam rintangan mereka.yang tak sengaja baju hitam yang mereka pakai tertarik keatas.


"siapa yang menyuruh para mafia ini ". batin Cuan tangan mengotak atik komputer Sabil sesekali mata nya melihat CCTV di handpone.


dor...


dor..


kembali mereka menembak pintu.


"tidak bisa kami buka tuan ". ucap pria berkepala plontos itu.


entah merasa sia- sia tak dapat buka pintu , para mafia itu perlahan keluar setelah ada seseorang yang menyuruh mereka untuk keluar.


tapi Cuan tidak bodoh , mereka hanya mundur beberapa langkah.


untuk menjebak Cuan agar keluar.


"bodoh , apa kamu tidak tahu jika aku meletakkan CCTV di depan pintu dan akal kalian yang pura - pura pulang. agar aku keluar ...


aku tak sebodoh itu kawan ". ejek Cuan .


dok...


dok...


gedoran pintu terdengar lebih nyaring. sebab ditangan pria yang seperti nya ketua mereka itu memakai lingis.


"mayde....mayde....". terdengar suara Mark disana.


seperti mengetahui jika Cuan ada yang menghubungi lewat saluran mereka.


pria yang sedang memukul pintu terlihat memegang telinga nya.


"yes sir ...


but open the door ". terdengar nada mohon.


mendengar kata open the door , Mark tahu itu adalah bahasa rahasia mereka jika dalam bahaya.yang artinya buka pesan yang dikirim.


"what happened ????...


"now...but open the door !!...". Cuan menarik nafas mendengar Mark masih bertanya..


"please....


"ok..


tampak pikir panjang Mark buka email yang di kirim Cuan.


email....


💌"cepat cari max ,Joe , aku disini di serbu orang tak dikenal , tapi tenang pintu sudah aku tutup rapat.


💌"ada apa dengan mereka ???


tapi benar tidak apa-apa??? ". tanya Mark khawatir.


like dan cmnd anda sangat berharga buatku .


terima kasih.


selamat membaca

__ADS_1


__ADS_2