TAKDIR

TAKDIR
ternyata


__ADS_3

Seminggu sudah Via berada di rumah sakit , tapi ketiga cowo yang selalu berusaha mendekati nya.tak kelihatan batang hidung nya.


Mr dan Mrs Bruno tak ingin anak kesayangan nya sakit hati , pasutri itu tak banyak bertanya .


Mengingat itu Via hanya tersenyum.


Yang kata nya suka dengan Via , sampai segitu rupa nya. tapi setelah mengetahui Via tak dapat berjalan .hilang entah kemana .bagai di telan bumi.


"Untung aku cepat sembuh , rupa nya TUHAN , memberikan aku jalan , untuk mengetahui serius atau tidak ketiga pemuda yang kata nya menyukai ku " batin Via dalam hati.


Sambil berjalan perlahan , melihat luar jendela.


Angin sepoi - sepoi menerpa wajah Via.


Bruaakkk...


"Sory...i'm so sory " ucap Mr Bruno ketika tak sadar ia berjalan sedang terburu - buru menabrak seseorang...


" Mr Bruno ...! " teriak seseorang .


"Ah Mr Jhon Anderson " Mr Bruno terkejut ketika mengetahui yang barusan bertabrakan dengan nya adalah teman bisnis nya.


Seorang bisnisman yang mempunyai kerajaan bisnis tak tangung - tangung , hampir seluruh negara Eropa ia kuasai.


Tentunya Asia juga , tidak hanya itu , ia seorang bangsawan .


Jhon Anderson seorang bisnisman yang bertangan dingin dan rendah hati.

__ADS_1


"Dari mana dan hendak kemana ? " tanya Mr Bruno.


"Ah ya....anak saya Hans sedang dirawati disini " ucap nya...


"Kalau boleh saya tahu , sakit apa ?..


"Tabrak mobil , tapi sekarang sudah membaik......and you "tak lepas dari senyum ramah.


"Wow...saya juga sedang menunggu anak yang sedang sakit , anak saya juga tabrakan mobi "cerita Mr Bruno.


"Haa...kenapa sama ???...


"Anak anda siapa nama nya , saya kemarin mencari mobil yang di tabrak anak saya " memandang Mr Bruno tak percaya .


"Via...anak saya bernama Via .." ucap Mr Bruno.


"Ah panjang cerita nya , ayo ikut saya " mengajak Mr Jhon Anderson....


"Ah...saya semakin tak mengerti " geleng - geleng kepala.berjalan mengikuti Mr Bruno .


Berjalan memasuki kamar inap Via..


"Hallo sayang , bagaimana keadaan mu hari ini ".memeluk Via.


"Baik dad " ucap Via sambil berjalan pelan menuju sofa.


"Ini anak mu ??...

__ADS_1


"Ya...ini anak saya Via ..


"Nak ini Mr Jhon Anderson , kenalkan ..


"Via Bruno " menjabat tangan..


Seperti mengenal nya


"Hai cantik...masih ingatkah kamu , saat kamu mencarikan darah untuk anak saya " ucap Mr Jhon...


"Darah ???....


"Iya dad , kemarin yang butuh darah banyak bukan Via , tapi anak Mr Jhon...yaitu Hans " ucap Via panjang lebar...


"Dad semakin tidak mengerti ????


****


"Jadi...waktu kecelakaan itu , Hans butuh 2 kantong darah sebab Hans yang lebih parah , sedangkan Via hanya butuh 1 kantong....sebelum Via pingsan , Via mendengar para dokter bicara dan Via meminta mereka untuk bicara dengan dad, supaya sekalian dicarikan dad..soalnya orang tua Hans belum bisa dihubungi " cerita Via panjang lebar .


"Ya ampun , untung ada Doni , Ricky dan Steven , mereka yang mencarikan darah itu nak...sedangkan dara yang dad cari. tidak bisa , karena tidak memenuhi syarat " ucap Mr Bruno menepuk jidat nya.


"Ya.. untuk itu , saya sangat berterima kasih.sudah menolong anak saya satu - satu nya " ucap Jhon Anderson membungkukkan badan...


"Sama - sama " ucap Mr Bruno dan Via mengikuti membungkukkan badan


...sekali lagi terima kasih like and cmnd.....

__ADS_1


...H A P P Y. R E A D I N G...


__ADS_2