
Mendengar deheman suara Mr Bruno ,Doni Steven dan Ricky berdiri.
"Morning Mr "sapa Ricky , Doni dan Steven berbarengan terlihat salah tingkah.
"Aiss....ada apa dengan kedua pria ini " batin Via menatap sang Daddy yang datang tiba - tiba .
"He..he..he...siapa yang berani mendekati anak ku "batin nya menahan senyum.melihat tingkah ke dua anak muda ini.
"Morning all " jawab Mr Bruno melihat Via yang terlihat kebingungan.
Mr Bruno ingin bertanya dengan para pemuda itu.
Tiba - tiba.
"morning "sapa Mrs Bruno yang datang tiba - tiba.
"Mam what are you doing here ?? " tanya Via heran...
Mr Bruno tak kalah kaget melihat kedatangan sang istri tiba -tiba.
"Mam dengan siapa kesini ???...
"Dengan supir...you tidak menjawab telefon dari saya " ucap nya galak
"Sory mam. saya tak mendengar nya " sambil melihat Handpone.yang bernada silent.
Mrs Bruno hanya melengos galak.tak memperdulikan sang suami.
"Mam Why ???..."tanya Via tak enak hati melihat ketegangan di kedua orang tua angkat nya.
__ADS_1
"Apa mam tidak boleh melihat anak yang ku sayang " dengan wajah cemberut.
"Bukan begitu mam , tidak biasa nya mama datang kekantor "ucap Via tak enak hati.
"Mana mungkin mama tidak datang kekantor , jika anak mama belum breakfast " cerocos Mrs Bruno tak ingin dibantah.
"Oh..mam im so sory , tadi Via terburu - buru hingga tak breakfast "ucap Via menghampiri mama angkat nya dan memeluk nya.
"Akan mama maafkan , asal kamu segera makan " ucap nya sambil memperlihatkan rantang yang di bawa.
"Ok mam....ucap Via riang.sekaligus terharu dengan perhatian sang mama angkat.
"Kita makan di ruangan Dady ".sambil menarik tangan Via.berjalan bergandengan tangan menuju ruang Mr Bruno.
"Ternyata Via sangat dimanjakan oleh keluarga Bruno " batin Doni , Ricky dan Steven berbarengan tanpa mereka sadari.
****
"HM.....sengaja bersuara lebih kencang yang mengagetkan ketiga anak muda itu.
"Mr...."anak muda yang terlihat salah tingkah.
Tapi tidak dengan Doni...
"Silahkan duduk " berjalan ke meja kerja Via...
"Via sedang sarapan..., dengan saya bagaimana ??.
"Apa yang bisa saya bantu " ucap Mr Bruno terlihat menahan tawa.
__ADS_1
"Hhmmm....."Steven dan Ricky mulai terlihat cangung.
"Santai saja , apa yang ingin anda berdua utarakan ...
"Kami...."ucap Steven tak dapat melanjutkan.
"Kami....kamu aja kali , a..aku " sama seperti Steven , Ricky tak dapat melanjutkan ucapan nya...
Ha..ha..ha..ha...."tak tahan akhir nya Doni tertawa berbahak - bahak.
"Kalian kenapa ????....
"Elo...."sentak Ricky ke Doni.melotot.
"Aku bingung Mr , melihat mereka berdua " ucap Doni masih tertawa sambil memegang perut nya.
"Apa yang anda bingungkan ? " tanya Mr Bruno , walau sebenarnya ia sudah tahu.
"Lelaki didepan saya ini , lelaki yang sukses dan tampan ....tapi ko jadi seperti ini " ucap Doni sambil menutup mulut nya , ketika ia melihat Ricky menatap nya tajam.
"ohoo...gawat ni , bos melotot..." guma Doni.
"Untung ga keceplosan " batin nya sambil melirik Mr Bruno yang tersenyum dan kembali duduk di sofa.
"Awas kamu Don , ga gue gaji " ucap nya melalui pesan WhatsApp.
Melihat pesan Ricky , Doni hanya mengaruk kepala yang tak gatal...
"Anak muda ...anak muda "batin Mr Bruno mengeleng kepala
__ADS_1