
"Malam tiba...
Saat kedua orang tua Hans datang.
"Selamat malam...selamat datang di rumah kami " ucap Mr Bruno sambil mengulurkan tangan
"Terima kasih sudah menyambut kami " keluarga Anderson membalas uluran tangan Mr Bruno dengan ramah.
"Mari silahkan duduk ...
"Mam...Via dimana ??...
"Sebentar lagi datang " Mrs Bruno.menjawab sambil menarik nafas panjang. seperti tak ikhlas.
"Selamat malam "ucap Via tiba - tiba datang dari dalam, berjalan ke ruang tamu. dimana telah hadir keluarga bangsawan.
Dengan pesona seorang Via ia memakai dress hitam di atas lutut.
Hans menatap Via tak berkedip. ketika Via datang.
"Cantik nya ..."seru Mrs Anderson.
Terlihat tatapan mata Hans tak senang .
Tatapan mata yang terlihat sinis dan mengancam.
"Hans mengapa kamu hanya melihat saja , tegur calon mu " tegur Mrs Anderson bersemangat.
"Hallo apa kabar " ucap nya
Setengah ogah - ogahan Hans berdiri menjabat tangan Via.
"Baik " Via membalas singkat membalas jabatan tangan Hans , risih melihat tatapan mata yang seperti mengancam keberadaan Via..
Tatapan mata yang membuat Via bergidik.
"Iss....ga suka aku sama tatapan mata nya , melihat seperti aku perempuan ****** " batin Via menunduk.
__ADS_1
"Lihat mereka seperti menyukai pertemuan ini , saya sangat suka " sorak Mrs Anderson.
"Huuu ...' setengah berbisik Mrs Bruno jengah mendengar ucapan Mrs Anderson.
"Kamu cantik , sini duduk dekat mama..."ucap nya menarik 5angan Via lembut.
"Ha mama ???...
"Aku mama nya " batin Mrs Bruno melotot tak senang.
Dengan terpaksa Via duduk di sebelah Mrs Anderson.
Sang bangsawan itu tak henti nya menatap kagum kecantikan Via.
Kecantikan alami yang tak di buat - buat.
"Cantik , tapi sayang saya sudah punya pacar, cantik , elegant dan seksi " batin Hans melirik tajam mendengar ucapan sang mama...
Mrs Bruno melihat perubahan wajah Hans.
"Aku merasa Via di ambang ke hancuran " batin Mrs dalam hati mengelus dada nya.
"Bagaimana kita percepat pernikahan mereka " ucap nya mengagetkan.
Deg...
Deg...
"Tentu , terlihat mereka sudah saling mengenal dan terlihat Hans sangat menyukai anak saya Via " ucap nya melihat keluarga bangsawan itu tersenyum karena merasa senang gayung bersambut.
"Saya sangat berharap dua Minggu segera dilaksanakan pernikahan mereka " Mrs Anderson menatap Mr Bruno.
berharap.
"Haaa...."teriak Hans dan Via berbarengan.
"Iya nak , kamu sudah harus menikah , menikah dengan perempuan baik - baik.
__ADS_1
agar hidup mu terarah " ucap Mrs Anderson menatap tajam tidak suka dengan sang anak semata wayang nya.
"Akan ku buat kamu tidak betah " guma Hans...memandang Via seakan - akan sangat menyukai nya.
"Apa yang kamu bicarakan , mendengar " ucap Mr Anderson.
"Now dad , I like him .....
"Good boy , bukti kan " Mr Anderson menantang Hans.
"Ck...berjalan mendekati Via disebelah sang ibu.
****
"Sebentar " ucap Mrs Bruno berdiri dan menarik tangan Mr Bruno, di tangan kanan sedangkan tangan kiri mencubit Mr Bruno.
Tanda ia sudah marah.
"Sebentar mungkin ada yang ingin di bicarakan istri saya " ucap nya meringis merasakan cubitan sang istri.
"Ada apa sih mam ' ucap nya sambil mengelus tangan nya yang beras
guys..
beberapa bab terjadi Double cerita,
maafkan saya...
itu di sebabkan signal..
saya pikir belum terkirim ..
ternyata sudah terkirim..
maafkeun..
sekali lagi terimakasih sudah mau mampir disini.
__ADS_1
selamat membaca