
"Yah aku harus kuat...karena aku sudah berjanji kepada ibu , agar aku berhasil,..Via berjanji Bu... "batin Via dalam hati...sambil melihat Mr dan Mrs Bruno yang berjalan keluar dari kamar Via.
"Ibu, ayah....doakan anakmu "menghapus air mata sambil menarik nafas panjang.
"Via ayo kita makan "teriak Mrs Bruno sambil mengambilkan makanan untuk sang suami.
"Kasihan Via , setelah di tinggal Willy sekarang ayah nya "ucap Mr Bruno.
"Iya....
Via berjalan mendekati kedua orang tua angkat nya.
"Ayo makan sayang , jangan sedih terus...jika kamu sedih terus.nanti kedua orang tua mu...tak tenang disana , semangat ya "ucap Mrs Bruno berusaha menenangkan Via yang masih terlihat murung.
"Ya mam "ucap Via berusaha riang. makanan yang dimasak oleh Mrs Bruno biasa Via suka, sekarang berada hambar.
Melihat itu Mr Bruno memberi tanda kepada istri nya untuk membujuk dan memberi pengertian ...
Mrs Bruno menghampiri Via...
"Nak...hidup itu banyak cobaan , tetapi bagaimana kita menyingkapi nya dan menghadapi dengan lapang dada...terus kan hidup mu.dengan memaafkan Masa lalu.sebab dengan memaafkan..hidup kita tenang " ucap Mrs Bruno mengusap kening Via memberi perhatian .
"Ok....semangat...
"Yes mam...thank you "ucap Via memeluknya...
"Kita harus kuat seperti lilin...
lilin yang menyinari saat dalam kegelapan "ucap nya sekali lagi...sambil mengambil kan Via minum..
__ADS_1
"Minum lah agar kamu tenang....
Via meminum nya hingga tuntas.
"Bagaimana sudah lega ????
"Ya..."ucap Via tersenyum...
"Good girl..."Sembil.memgusap pipi Via..
"Ok...hilangkan sedih - sedih kita Songsong masa depan yang cerah "ucap Mr Bruno tertawa....
"Ayo kita mulai makan...dad sudah lapar sekali "ucap nya dengan wajah yang dibuat - buat...
"Hahahahahah..dad is funny "tawa Via terdengar kembali.
"Ia sudah bisa tertawa "batin Mrs Bruno.
"Bagaimana nak skripsi mu "tanya Mr Bruno tiba - tiba menanyakan, disela - sela makan nya.
"Baru Via ketik 3bab dad...ingin melanjutkan nanti..."ucap Via sambil memasukkan makanan ke mulut nya
"Semangat ya...walau kamu baru ditingal ayah mu..."ucap nya..
"yes dad....
"Good girl...dad tunggu kabar yang bagus ya...
Via hanya menganggukkan kepala sambil mengunyah.
__ADS_1
****
Via disibukkan dengan skripsi nya ...
Sampai - sampai ia lupa dengan pekerjaan nya dan rasa sedih ditinggalkan sang ayah.
Mr Bruno yang mengantikan pekerjaan Via pun sibuk.
Doni dan Ricky yang selalu datang ke kantor Mr Bruno dengan berbagai alasan tidak dapat menemukan Via.
"Kali bukan coy...bukan Via yang kamu lihat di toko tas itu , mungkin karena saat itu.kita lagi ngomongin Via.hingga apa yang kamu lihat seakan - akan Via "ucap nya Doni menganalisa sendiri...
"Huff ...iya kali...
tapi Don...mata gw ga katarak tau..."bentak Ricky merasa jengkel.....
"Ya kali aja...salah lihat Ric....Via mungkin masih di Indonesia...."ucap Doni meyakinkan.sambil memegang dagu nya .
"Ha ya ..ya..mungkin saja..."ucap Ricky sambil berdiri dan menghadap jendela kantor.memperhatikan lalu lalang mobil dan orang .
"Via...Via...dimana kamu..."batin Ricky.
"Don..kita besok meeting di jl ss..."ucap Ricky..
"Jam berapa ?
"Jam 09.00..pagi...kita presentasikan ???..
"Ok...akan aku siapkan ..."ucap Doni berjalan dan mempersiapkan yang akan ia bawa meeting
__ADS_1