
jika dilihat kamu seperti bukan berasal dari sini " ucap Mrs Anderson blak - blakan.
"Anak saya..." sang istri melihat mr Bruno ragu - ragu.
"I'm From Indonesia " ucap Via bergegas berdiri sambil setengah berlutut menundukkan kepala dan menghormat ala - ala bangsawan.
"O..from Indonesia , pantas cantik , dan kulit mu sangat cantik " ucap nya tersenyum melirik sang suami.
"Oya ...silahkan duduk " ucap Mrs Bruno memandang sang suami tak mengerti..
Mr Bruno memberi isyarat lewat mata nya , agar tenang.
"Sayang , honey kemari duduk dekat saya " ucap Mr Bruno menepuk sofa..
Agar anak dan istri nya duduk dekat dan mendengar maksud kedatangan kedua bangsawan Inggris itu.
"Begini ....maksud kedatangan kami kesini , ingin berterima kasih dengan si cantik Via " ucap Mrs Anderson.
"Thanks sayang , sudah menolong anak saya, jika tidak kamu tolong ...entah bagaimana " ucap nya dengan mata yang berembun.
"Your welcome , mungkin karena saya yang ada di dekat Hans. jadi saya yang menolong...jika saya tidak ada dekat Hans saya tidak menolong nya. itu semua hanya kebetulan saja " ucap Via merendah.
"Oh...sayang kamu sangat merendah sekali , itu bukan suatu kebetulan. Tuhan yang sudah mengatur nya " ucap nya percaya diri ...
"Dad...." Mrs Anderson memberi isyarat.
__ADS_1
"Ah ya....di samping itu , istri saya ingin memberi sebuah hadiah, sebagai ucapan terima kasih " mengangguk ke Mrs Anderson.
"Hadiah buat si cantik " ucap nya riang..
menyerahkan sebuah bungkusan cantik ke Via.
"Suatu kehormatan buat saya , thank you so much " ucap Via kembali menunduk kan kepala.
Kembali duduk dekat kedua orang tua nya.
"Duduk dekat sini cantik " menepuk sofa disebelah nya .
Via terlihat bingung...
"Is ok..." Mr Bruno mengangguk dan tersenyum.
Seakan tak percaya Via mendekat kedua bangsawan itu.
"HM...selain itu maksud ke datangan kami kesini..ingin agar kedua anak kita , bisa berkenalan dan andai Via mau...
kami akan menjodohkan kalian ...
Dengan Hans anak kami.
Deg...
__ADS_1
Tak percaya Via memandang kedua orang tua angkat nya yang terlihat tegang.
"But...jika boleh ,saya ingin anda ceritakan mengenai anak anda Willi and Via " ucap bangsawan itu..
****
"Mr Bruno lalu menceritakan asal usul Via dan bagaimana mereka bisa bertemu..
Dari pernikahan yang batal karena anak semata wayang nya meninggal dan Via yang tak tega meninggalkan orang tua Willi.
Mendengar cerita Mr Bruno ,Terlihat bangsawan itu menganggukkan kepala tanda ia mengerti.
"oh i'm so sory , saya sudah membuka luka lama anda " ucap nya tulus.
"Tidak apa - apa , saya dan istri telah menganggap Via anak sendiri , jadi jika ada. yang menyakiti nya , kami tak rela , jika Via sakit.kamin pun akan sakit" ucap Mr Bruno tegas .mengelus dahi Via.
"Jika anda ingin anak saya menjadi mantu , saya ingin mereka melalui tahap perkenalan. biar mengenal lebih dekat.....mungkin suatu saat mereka ada yang jatuh cinta "ucap Mr Bruno , mengerti kemarahan sang istri yang dipendam...
"Oh...tentu...tentu...mereka melalui itu " ucap Mrs Anderson menatap Via sambil tersenyum.
"Ya ampun ada apa ini , mudah - mudahan dad and mam , menyerahkan semua nya kepada ku " batin Via dalam hati , merasa ada sesuatu yang di paksakan.bentah apa Via sendiri tak tahu
guys like , cmnd dung
terima kasih
__ADS_1