TAKDIR

TAKDIR
seperti anak kecil


__ADS_3

"Ok...jika tidak ada yang penting saya menyusul anak dan istri ke ruangan saya " ucap nya berjalan keruangan nya ,tetap menahan tawa melihat ke dua anak muda yang bengong , tak tau harus bicara apa.


Ricky dan Steven menjatuhkan tubuh nya dengan kasar di sofa...


"Apa yang kau perebutkan anak muda "guma Doni dalam hati melihat tingkah kedua teman sekaligus bos nya itu.


Entah kenapa kedua laki - laki tampan itu hanya terdiam ,bahkan mereka tak menyadari jika mereka duduk dan tarik nafas berbarengan..


Serentak berbareng kedua nya kembali


Berdiri mematung...


"Ada patung pancoran ni " ucap Doni , terkekeh melihat nya...


"DONNNIIII " teriak Ricky..


Teriakan Ricky membuat Steven menutup kedua telinga nya.


"Kaya cewe loe teriak - teriak , lupa ini tempat siapa " maki Steven jengkel.


Berjalan mendekati sofa dan meletakkan bokong nya di sofa.


"Apa bos ??? " tanya Doni tenang tanpa merasa bersalah.


"Elo bicara apa tadi ???.." dengan muka yang memerah.


"Ssstttt....diruangan itu ada Mr ,mrs Bruno dan Via , kedengaran malu " ucap nya dengan telunjuk dibibir .sambil memberi tanda dengan mata Doni ke arah pintu ruangan Mr Bruno.


Menyadari itu Ricky terdiam dan menjatuhkan badan nya ke sofa kembali .


"Don....kita pulang aja yok." pinta Ricky tak sabar.


"Ude pulang aja kalian bikin repot " ucap Steven dalam hati pura - pura tak mendengar.

__ADS_1


Jengkel Doni menarik tangan Ricky keluar.


"Kenapa pulang ??


"Lupa ???...


Ada saingan elo didalam "ucap Doni jengkel melihat Ricky tak sabar menunggu.


"Memang kenapa ??? .."dengan acuh melipat tangan nya ke dada.


"Hmmm....


ya ga kenapa - Napa , jangan sedih kalau Via di ambil Steven " ucap Doni datar , jengkel Dengan Ricky yang putus asa.


Gleg....


"Iya. ya...terus aku harus gimana ? tanya Ricky seperti anak kecil yang kehilangan mainan nya...


ya tunggu di dalam....sampai Via keluar " setengah bentak Doni mengingatkan.


"Astaga....ayo " ucap Ricky menepuk jidat nya sambil berjalan masuk ke dalam.


"Hadeeev.... cape deh " guma Doni mengikuti Ricky berjalan masuk ke dalam kantor Mr Bruno.


"Kembali lagi " ucap Steven ketus.


"Suka - suka saya " jawab nya datar membuang muka.


Sementara Mr Bruno yang duduk di sebelah Via , yang sedang asik menonton cctv di laptop nya tertawa melihat tingkah Ricky dan Steven...


"Dad...what happened ? " tanya Via merasa heran melihat sang dad tertawa sendiri.


"Nothing " berusaha acuh memperbaiki duduk nya , sambil melirik sang istri.

__ADS_1


Yang terlihat melotot.


****


"Mam , Dad sedang apa senyum sendiri " merasa tak puas dengan jawaban Mr Bruno , ia bertanya dengan mama angkat nya..


"I don't now , mungkin sedang bermain game " ucap nya asal sambil geleng - geleng kepala.


'Aku sudah kenyang mam ..


"Mam tidak makan ?? " tanya Via ...


"Mam sudah breakfast tadi. sebelum kemari..."menatap tajam sang suami yang tak henti tersenyum sendiri .


Via melihat kemarahan di mata sangama angkat nya itu.


"Dad....sedang apa ? " tanya Via merasa tak enak dengan suasana cangung ini.


"HM....


Sedang tidak apa - apa " menutup laptop nya sambil sang istri.


Mendapat tatapan tajam , ia bangkit berdiri dan menghampiri wanita pujaan hati nya..


"Nanti ku ceritakan ' bisik nya sambil mencium sang istri.


"Mengapa tak kamu ceritakan sekarang " ketus Mrs Bruno.


"Nanti honey " melirik Via...


Selamat hari raya Idul Fitri...


mohon maaf lahir dan bathin

__ADS_1


__ADS_2