TAKDIR

TAKDIR
bicara empat mata


__ADS_3

Sandra yang menangis tak henti hingga ia sampai tertidur. Terbangun ketika sebuah tangan dengan lembut membangunkan nya.


"Nak....


Setengah malas Sandra membuka mata.


"Hoaaammm....Pap...


"Iya....lihat wajahmu sembab , kamu mengapa menangis ?..


"Papi ada disini , jangan takut "ucap Louis yang tak mengetahui penyebab anaknya menangis.


Sandra hanya menganggukkan kepala.


"Lebih baik kedua orang tua ku tak mengetahui penyebab aku menangis , mereka akan sedih dengan pilihan ku yang salah, untung belum menikah. ketauan dari sekarang "batin Sandra dalam hati.


"Mami sudah membaik kata dokter , jadi jangan menangis ya nak..."mengelus anak semata wayang nya....


Sementara Ricky yang berusaha mencari perhatian Via, sedang berdiri di depan kampus menunggu Via keluar .


"Ck....dia lagi " omel Via melihat dari balik kaca jendela kampus .


Ketika Via mendapat akal.dengan senyum nakal .


Langsung berbisik dengan teman nya minta pertolongan.


"Ok...berjalan keluar.


"Dengan santai sang teman pura - pura berjalan didepan Ricky.


"Menunggu siapa ??...


"Oh...Via , saya menunggu Via.lihat kah anda ?? ucap Ricky berharap.

__ADS_1


"Apa anda tidak tahu , tadi jam 09.00 . Via pulang ...ia tak mengatakan apa - apa , hanya bilang ada keperluan mendadak "ucap nya dengan pupy eye.


"Ha....keperluan mendadak " tanya Ricky khawatir.


"Apakah Via terlihat menangis ??..


"Tidak ia hanya terlihat tergesa - gesah "ucap nya mengangkat kedua pundak nya .


"Ok...thanks "Ricky mengambil smartphone nya.menghubungi Via.


krriiiing ....tak di angkat...


Kriiiiinnnngggg.....juga tak di angkat ,dengan segera Ricky melaju kendaraan nya ke kantor .


"Thanks " ucap Via berlari ke mobil nya.


Sang teman hanya mengangkat tangan nya.


"Bos , sebentar lagi mau meeting "ucap Doni menginggatkan.


"Kantor Mr Bruno ....


"Ayo...."Terlihat wajah Ricky kembali ceria.


"Hmmm.....denger nama Mr Bruno langsung semangat "ledek Doni berjalan mengikuti Ricky dari belakang.


"Ayo cepat , kata nya nanti terlambat " alasan Ricky...


"Iye ...Doni mengaruk kepala nya yang tak gatal.


"Tadi ga semangat , denger nama Mr Bruno kembali semangat 45 tuh orang "batin Doni melirik Ricky yang terlihat senyam senyum.


****

__ADS_1


Sementara Via tersenyum sendiri , sambil berjalan keruang ayah angkat nya.


"Via , lima menit lagi meeting , ikut Dady " ucap nya mengangkat satu alis nya melihat Via senyum sendiri..


"Via....


"Ah ya dad....im coming " bergegas menghampiri .


Baru saja Via dan Mr Bruno menduduki kursi mereka.


"Siang Mr Bruno , Via "sapa Doni ramah.


"Siang..


*Siang semua " tak ketingalan Ricky menyapa sambil menatap Via gemas.


"Siang....Via menjawab datar.


"HM....malu - malu kucing "Doni menatap Ricky dan Via heran .


"Yang cewe cemberut , yang cowo senyam senyum kaya orgil "Doni melihat sambil mengaruk kepala nya yang tak gatal.


"Jadi penonton aja ah "batin nya. tak sengaja melihat Mr Bruno.yang menatapnya tajam. seakan berkata "jangan ikut campur .


Salting Doni menatap kembali ke laptop nya. membuka file yang sudah dikerjakan untuk presentasi.


Selesai meeting....


"Mr Bruno ....bisa saya bicara dengan and empat mata "ucap Ricky berharap.


"Boleh...Via. kerjakan pekerjaan mu yang di meja , setelah itu kamu boleh pulang "ucap nya dengan nada memerintah.


"Baik dad....berjalan keluar .

__ADS_1


"Don....kamu keluar dulu , kami ingin bicara empat mata..."Memberi syarat Doni keluar...


__ADS_2