TAKDIR

TAKDIR
suasana panas


__ADS_3

"Ada apa sih mam , tarik - tarik dan cubit dad " ucap nya sambil mengelus tangan yang sedikit perih.


"Dad tidak kasihan dengan Via !!!!....


langsung menikah !!!!..


Dad bayangkan , Via belum mengenal pribadi Hans yang seorang mata keranjang dan suka main perempuan ...


Apa dad tidak kasihan !!!.....


Via anak kita satu - satunya " ucap Mrs Bruno dengan nafas yang memburuh.


"Mam...


Via bisa mengenal Hans mulai sekarang..


Lagi pula Via seperti nya senang dengan perjodohan ini " ucap nya tak ingin kalah


"Huf....


Daaaad....mengenal seseorang itu cuma beberapa hari tidak cukup "jerit Mrs Bruno setengah berteriak tak suka dengan cara berfikir suami nya.


"Ssst.....


kecilkan suara mu " Mr Bruno menutup mulut Mr Bruno...


"Dad...coba lah mengerti " wajah Mrs Bruno seperti ingin menangis.


"Mereka sudah mengambil keputusan, saya harus bagaimana " ucap nya mengangkat kedua tangan.


"Dad bisa bicarakan ???.." tak percaya dengan sang suami , yang selalu tak ingin kalah dalam berbicara , sekarang hanya pasrah.

__ADS_1


" Akan dad usahakan " ucap nya sambil meraup wajah nya kasar...


"Dad please " Mrs Bruno memasang wajah memelas..


"Iya ..akan saya usahakan .


ayo kita keluar , tak enak jika mereka menunggu " menarik tangan sang istri lembut.


"Tapi dad janji bicarakan ke mereka jangan terlalu cepat " merasa tak yakin.


Mrs Bruno hanya menganggukkan kepala.


"Bagaimana Mr Bruno ??...


apakah kalian setuju dalam dua Minggu ini, anak muda 6ang 5eelihat sudah jatuh cinta kita satu kan " ucap Mr Anderson...


Lagiiiii.....


kami rasa dua atau tiga bulan, mereka harus mengenal pribadi masing - masih " ucap Mrs Bruno , tak sabar ketika ia melihat sang suami hanya terdiam saja.


Merasa ia di dahului sang istri , Mr Bruno melotot tajam ke sang istri yang terlihat cuek..


"Bagaimana Mr Bruno ?? " Mrs Anderson tak ingin kalah.


"Kalau saya tergantung Via anak kami satu - satu nya " meringis sang istri sudah mencubit pinggang nya..


"Jika mereka menunggu dua atau tiga bulan terlalu lama " argumen Mrs dan Mr Anderson .


"Maaf Mr and Mrs Bruno , sekali lagi biarkan mereka mengenal lebih dahulu.


agar tidak ada penyesalan di kemudian hari " ucap Mrs Bruno menahan marah

__ADS_1


Ia sekali lagi mendahului sang suami.


Terlihat wajah Mrs Anderson memerah , ia tidak suka jika pendapat nya tidak di setujui.


****


Mr Bruno yang terlihat wajah memerah menahan marah , ia tak suka sang istri dominan dalam berbicara .


"Akan ku pertahan kan Via, kebahagiaan nya...


Aku tak ingin anak angkat ku bersedih " batin Mrs Bruno.


"Saya rasa tidak ada salah nya dipercepat.toh mereka sudah saling mengenal , bukan seperti itu Via " tanya Mrs Anderson memandang Via...


Via memandang ibu angkatnya dan berputar dad, kedua orang tua Hans .


Kembali tatapan mata nya memandang Mrs Bruno yang terlihat memberi isyarat jangan takut.


"Aku tidak takut mam " balas tatapan Via...


"Bagaimana Via , pertanyaan saya belum dijawab " Mrs BAnderson mendesak.


"S..saya...


"Via akan mencoba mengenal pribadi Hans dalam tiga bulan itu , benarkan sayang " sekali lagi Mrs Bruno menyela ucapan Via...


terlihat Mrs Anderson tak suka...


"Baiklah kalau begitu , Hans harus lebih dekat dengan Via.agar mereka bisa mengenal satu dengan yang lain " ucap Mr Anderson menetral keadaan yang mulai memanas.


like and comend ditunggu

__ADS_1


terima kasih


__ADS_2