
Berusaha santai , Doni meneruskan pekerjaan nya.
Walau sebenar nya ia sudah tak sabar untuk mendatangi Via.
Waktu menunjukkan pukul 18.00
"Aku langsung pulang bos " ucap Doni ..
yang Tampa ia sadar selalu melihat arloji di tangan nya.
"Ya..."Ricky mengiyakan nya sambil mengangkat satu alis nya.tak percaya melihat teman kecil nya, seperti sedang
ingin bertemu dengan seseorang.
"Apa kamu masih pusing ?? ' tanya Ricky..
"Pusing ??? " tanya Doni.ia lupa dengan kebohongan nya..
"HM...kamu tak pandai berbohong Don " batin Ricky dalam hati .
"Kan tadi ga enak badan , kata mu " ulang Ricky dengan memakai kata "kata mu" ...
"Hmm..iya sedikit...masih pusing sedikit.tapi is ok " ucap nya Sadar takut terbongkar kebohongan nya..
"HM...ok, selamat beristirahat , mau ku antar " ucap Ricky sambil berdiri.
"Ga usah...aku bawa mobil...
"Bahaya Lo , jika sedang sakit mengendarai mobil " ucap Ricky dengan bibir menahan tawa.
"Ah ga apa - apa , kaya ga tau gue aja.
duluan ya ' ucap nya berlalu dari hadapan Ricky
Ia takut Ricky semakin bertanya lebih.
"Don...Don...aku tak tahu apa yang kamu sembunyikan...tapi , kamu tak pandai berbohong Don " ucap Ricky terkekeh melihat Doni langsung kabur tanpa menoleh.
Jam menunjukan saat nya pulang , malas pulang Ricky hanya berjalan - jalan saja..
Buuk...
Seorang gadis cantik menabrak nya dari samping .
"Hei...
are you oke ?? ' tanya nya menangkap gadis yang menabrak dan akan jatuh.
"So...iam so sory " ucap nya dengan nafas tersengal - sengal...
"What happened with you ' Ricky bertanya melihat wajah nya seperti panik..
"Saya...saya..." tak sadar berucap dalam bahasa Indonesia.
"Kamu orang Indonesia ?? ".menatap tak percaya , sebab seperti Wajah Korea.
"Iya ...papa chaines mama Manado ,kamu juga ??? ' tak sadar menjelaskan nya..
Ricky terkekeh melihat kepolisan sang gadis..
"Iya...saya juga dari Indonesia,
bay the way , ada apa kamu seperti sedang dikelar - kejar anjing gila " canda Ricky..
"Aku...
Aku minta tolong , selamat kan aku ' mengatup kan kedua tangan nya , dengan mata selalu melihat ke belakang.
"Ayo ikut aku " Ricky menarik tangan gadis yang belum ia tahu nama nya.
__ADS_1
Ia merasa perlu menolong gadis itu.
Teringat dengan Via , yang pernah ia tolong.
Ricky membawa nya ke parkir mobil dimana ia memarkir nya..
"Cepat masuk " ucap Ricky sambil membuka pintu mobil. ia melihat dari kejauhan seorang pria dengan ke empat seperti bodyguard sedang berlari mengejar sang gadis .
Dengan kecepatan penuh Ricky keluar dari parkir mobil.
Sedangkan gadis itu langsung jongkok bersembunyi .terlihat gemetar.
"Sudah...sudah jauh " ucap Ricky melirik gadis yang belum ia ketahui nama nya.
"Kita sudah ada dimana ???..
"Di...
Ha...ha...ha...kamu itu lucu "Ricky tak dapat menahan tawa nya , saat sang gadis mengintip ke jendela kaca mobil dan duduk dengan badan setengah tidur..
"Kamu kenapa , seperti ketakutan ???? " Ricky tak dapat menahan penasaran nya.
"A..aku... "menunduk malu.
"Oh ya kenalkan aku Ricky " mengulurkan tangan , berusaha menetralkan suasana melihat gadis itu gugup tak tahu harus bicara apa.
"Aku Ayu " membalas uluran tangan Ricky.
"HM ...SE Ayu nama nya " Ricky tersenyum melirik Ayu yang menunduk.
"By the way , kalau boleh tahu ceritain dong kenapa kamu tadi seperti dikejar + kejar bodyguard ?? " tanya Ricky terus konsentrasi menjalankan mobil yang entah akan di bawa kemana..
"Kita mau kemana ni " begitu sadar sudah jauh..
"A..aku bingung " ucap Ayu..
"Ak...kamu tunggu disini ." keluar dari mobil.
"Minumlah...kamu terlihat lelah " Ucap Ricky menyodorkan air mineral.
Dengan sekali teguk Ayu menghabis kan air mineral..
"Ahh....leherku terasa segar..."ucap Ayu tak menyadari Ricky memandang sambil tersenyum.
"Terima kasih.."menatap Ricky malu.
"Sudah bisa bercerita !!....
"Iya.....seketika wajah Ayu sendu.
"And....
Ayu menceritakan jika ia kuliah di sebuah universitas di sini , untuk meringankan beban orang tua nya , ia bekerja paruh waktu.
Bertemu dengan seorang pemuda asal sini...pemuda itu menyatakan rasa suka nya..
Tetapi Ayu yang belum ingin berpacaran ia menolak nya.dan ia sudah berjanji kepada kedua orang tua nya .untuk pulang dengan menyandang S2.
Hingga pria itu dendam , berbagai cara ia buat agar Ayu jatuh di tangan nya..
Pernah ia memasukkan obat perangsang..
Untung teman nya mengetahui dan memberitahu , dengan sudah payah Ayu menahan rasa panas dibadan dengan berendam di batchup yang berisi air dan es..hingga ia sakit..meriang
"Kejadian itu terjadi hingga dua kali. tapi para teman nya selalu memberitahu jika mereka melihat kejahatan pria itu.
"Hingga hari ini , saat teman - teman nya sudah pulang dan dalam keadaan sepi.
Pria itu memasukan nya ke dalam toilet dengan di jaga ke tiga orang suruhan nya..
__ADS_1
Ayu berusaha berontak , hingga dengan nekat ia menendang ******** sang pria..saat pria itu berteriak kesakitan sambil memegang ******** nya , Ayu bersembunyi di balik pintu..
Para bodyguard yang mendengar langsung masuk, saat mereka masuk Ayu yang bersembunyi di balik pintu , keluar dan menutup pintu dari luar.
Hingga bertemu dengan tuan " cerita Ayu panjang lebar.
"Kamu bekerja di mana ? "
"Cafe xx...
"Kalau sudah seperti itu , apa kamu masih mau bekerja ? " tanya Ricky .
Ayu hanya menarik nafas panjang.
"Aku serba salah , mereka tetap mencariku bahkan sampai ke kampus." keluh Ayu..
"Lebih baik kamu harus menghindar pria seperti itu..jika tidak ingin masa depan mu cerah..
"Jangan bergaul orang seperti mereka " nasehat Ricky. ia merasa kasihan cewe baik - baik harus rusak bertemu dengan orang seperti itu.
"Maka nya jadi cewe jangan terlalu cantik " guma Ricky dan itu terdengar oleh Ayu..
"Apa ???..." dengan pipi merona, bagai tomat masak.
"Ga ...ga apa - apa " tersenyum.
"Gemes aku lihat nya "batin Ricky , melirik Ayu yang sedang menunduk malu.
"Kamu kuliah ambil Jurusan apa ???..
"Accuntan , ada apa ??..
"Bagaimana kalau kamu bekerja di tempat ku , dan malam kamu kuliah " harap - harap cemas.
"Apa betul aku boleh kerja di tempat kakak " mata terbelalak senang.
"HM....kalau kamu mau , besok kamu bisa mulai...
"Terima kasih kak...terima kasih ' ucap nya senang sambil memegang tangan kiri Ricky..
"HM...." deheman Ricky yang membuat Ayu melepaskan tangan nya
"Masalah dia , biar akan aku atasi ...yang penting kamu tinggalkan kerjaan mu yang dulu dan bekerja dengan ku ' ucap Ricky.
"Iya kak mau...
"Ok...besok kekantor saya " memberi kartu nama nya.
"Ricky sweart..."baca Ayu.
"Seperti pernah dengar nama itu ' batin Ayu membaca alamat nya..
"Aku minta nomor handpone mu " .mengambil handpone
Ayu menyebut nomor handpone nya dan Ricky menyimpan nya.
"Tapi bagaimana dengan Bram ??
'Oh cowo yang mengejar mu bernama Bram ??..
Ia hanya menganggukkan kepala.
Merasa takut dan sedih , ia bisa berkenalan dengan pria berengsek seperti itu.
untuk sementara Via dan Doni di umpetin dulu ya .he..he..he
sudah malam masih adakah yang membaca.
like , cmnd nya dung..
__ADS_1
makasih guys