
"Ya...bagaimana ?" tanya Mr Bruno ..
"Ok..saya akan memberi alasan untuk itu "ucap Doni...
"Good...saya tunggu, apa jawaban Mr Ricky...
"Baik...tunggu beberapa menit lagi. karena Mr Ricky sedang ada tamu."ucap Doni ..
"Thanks...
"Your welcome..."ucap Doni mengakhiri pembicaraan nya melalui aplikasi WhatsApp.
"Don...mana file yang aku minta " ucap Ricky setengah teriak , ketika tidak ada jawaban dari Doni...
"Eh...ma..maaf.saya tak mendengar.
apa tadi ?" tanya Doni gugup takut ketauan...
"Ciik...dari tadi ngelamun apa sih , sampai - sampai aku bicara tak mendengar "ucap Ricky jengkel...
"Maaf aku hari ini tak kosentrasi ..."Doni berbohong ...
"Kamu kenapa Doni ???...
"Tidak apa - apa " ucap Doni kembali berbohong.
"Ya sudah cari kan file yang ku minta..."kembali kosentrasi .
"Ok...."ucap Doni berjalan mengambil file yang dimaksud.
Setelah mendapatkan ...
"Ini file nya " menyerahkan.
"Oh ya...tadi Mr Bruno mengatakan jika anda harus kesana , ada yang harus dibicarakan " ucap nya dibalik komputer .
__ADS_1
"Jam berapa ?...
"Jam 06.00 , tapi aku ga ikut ya , rasanya hari ini badan ku ga enak " ucap Doni dibalik layar komputer tak ingin menatap sang bos sekaligus teman kecil nya.
"Ok...istirahat saja kamu , kalau bisa berobat supaya tak berkepanjangan " ucap nya.
"ya..." jawab Doni singkat.
"Boleh aku pulang sekarang terasa ga kuat badan ...."alasan Doni
"Ya sudah pulang lah jika kamu ingin cepat istirahat , biar masalah Mr Bruno aku yang tangani " ucap nya menatap Doni , ia merasa curiga , Doni selalu menunduk.
"Thanks " ucap nya sambil merapikan file - file. dan berjalan keluar ruangan.
Ia takut jika tak cepat - cepat keluar Ricky akan menahan nya apa pun alasan nya nanti...
Jam 06.00. Ricky menapaki kaki nya di gedung perusahaan dimana Via bekerja , ia yang sudah menjadi CEO, sementara mengantikan Willy....
Sebenarnya keluarga Mr Bruno sudah menyerahkan sepenuh nya kepada Via...tapi Via belum merasa mampu untuk 100 % memimpin perusahaan itu.
Tok...tok..tok.
"Siapa ?...
"Perasaan tidak ada janji dengan orang ? " batin Via dalam hati...sambil berjalan mendekati pintu ...
"Sore ...Via." sapa Ricky terdengar bergetar.
"Sore ....ada apa ya pak ? .
"Apa sudah ada janji dengan dad ?...
"Dad sudah pulang " ucap Via beruntun.
"Sudah pulang ???...
__ADS_1
"Kenapa saya disuruh datang kesini " ucap Ricky datar..
Segera mengambil Handpone nya dan menghubungi Mr Bruno.
"Tidak aktif ???...
"Doni...
Tut..Tut...Tut..
"Sama ga aktif " ucap Ricky menatap handpone nya.memandang Via.
"Kenapa ?...
"Handpone Mr Bruno tidak aktif " ucap Ricky gelisah.
"Doni assiten anda ?? " Via mulai merasa ada sesuatu yang disembunyikan .
"Sama ga aktif , tadi Doni memang sedang sakit , ia meminta ijin pulang cepat ' cerita Ricky.
"Saya akan coba hubungi dad " ucap Via mengambilkan handpone nya di meja.
"Iya ga aktif " batin Via dalam hati.
"Ah mam...pasti mam aktif ...
dan sama tidak aktif.
"Kenapa hari ini semua jadi susah dihubungi " batin Via. memandang Ricky yang terlihat menghubungi seseorang tapi tidak aktif.
"Sial...Doni gue suruh pulang bukan berarti di matiin tuh handphone " gerutu Ricky dalam hati.
Sedangkan disana Mr dan Mrs Bruno tersenyum mendapat laporan dari orang suruhan nya , jika Ricky sudah datang dan mereka mengunci nya dari luar.
Pasutri itupun kompak mematikan Handpone nya...
__ADS_1
terima kasih Sudi mampir