
Merentangkan tubuh nya.
agar otot nya lemas, kebiasaan Doni sesudah bangun tidur..
"Ha...sudah jam 07.30 " jerit Doni terkejut.
Keenakan tidur , sampai lupa , harus lihat Via...
Mengambil benda pipih pintar itu, lalu menghubungi seseorang.
Kriiiiinnn...
"Hallo bagaimana ???...."tanya Doni tanpa basa basi.
"Aman tuan ??..
"Bagus " ucap nya datar .
Kembali menghubungi seseorang yang lain....
"Cari tahu , ada apa dengan Via segera " ucap nya...
"Baik tuan , Tapi Via itu siapa ??? .
"Ah ya lupa...nanti ku kirim foto nya..
"Baik tuan...
Doni menutup pembicaraan sepihak.
"Ada apa dengan Via " sambil mengirim foto Via dengan seseorang di sana.
"Ini foto nya , segera kamu cari tahu ada apa dengan nya nama nya Via Vianti ..."ucap nya.melalui pesan WhatsApp
"Siap, segera kami laksanakan ...
"Huuuf....
Aku harus segera kesana , jika Via sudah siuman..
akan ku tanya kan ada apa dengan nya ..
Menyadari ada yang tidak beres dengan nya.
bergegas masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan diri.
Setelah mandi dan berpakaian , Doni keluar dari kamar.
Ia mendapati rumah sepi , tidak ada seorang pun karena di jam-jam begini Melly mungkin sudah berada di rumah sakit.
Dengan kecepatan penuh Doni mengendarai mobil.
Sesampai di rumah sakit..
"Ada apa dok ?? " ketika Doni melihat kamar Via para suster terlihat bingung.
"Pasien Via menangis terus dan ingin pulang....ia seperti takut melihat kami.
Ketika kami menanyakan siapa nama keluarga nya ia terdiam , kami akan memantau...ditakutkan ia kehilangan memory..Amesia sementara dan ia mengalami krisis kepercayaan dengan orang " ucap dokter panjang lebar.
"Ah...
kasihan kamu Via " batin nya , berjalan memasuki kamar Via...
"Hai...ucap Doni berusaha ceria..
"Ia mengenali aku tidak " batin Doni ketika melihat Via hanya terdiam memandang nya saja...
"Ka...kamu siapa ???..." tanya Via terbata - bata.
"Astaga..."Doni menepuk jidat nya..
merasa kasihan apa yang terjadi pada diri Via.
"Kamu lupa aku ??? " sambil memandang dokter.
Ia memberi isyarat agar semua yang berada di kamar untuk keluar .
__ADS_1
"Masih ingat aku ???...
Via menatap tak berkedip.
"Ya TUHAN " jerit Doni dalam hati.
"Boleh aku duduk dekat sini " menunjuk kursi yang dekat tempat tidur Via.
Via masih menatap tajam , ketakutan.
Seperti ia takut bertemu dengan orang.
"Jangan takut , saya bermaksud baik " ucap Doni memakai bahas Indonesia..
"Ka..kamu memakai bahasa Indonesia ? " tanya Via heran.
"Ya ..karena kita teman " Doni menahan air mata nya jatuh.
"Kamu dari Indonesia , saya juga " pancing Doni , karena terlihat Via seperti sedang berfikir .
"Ya....aku dari Indonesia, kamu juga...
tapi aku....."seperti lupa hendak bicara apa.
"Kamu kenapa ???...
"Kamu siapa ??? " Via bertanya kembali.
"Aku Doni , ingat tidak !!!...
Menatap mata Via yang berputar sedang mengingat - ingat.
Doni mendiamkan , mungkin Via akan kembali memory nya.
Via mengeleng - gelengan kepala , ia sangat ketakutan mundur ke sudut tembok..sambil memegang kedua kaki nya.
"Kamu tidak ingat aku ???....
"Siapa yang jahat seperti ini , sehingga Via.menjadi seperti ini...
Tak 5ahan melihat Via , Doni bangkit dari tempat duduk nya dan mencari Melly.
"Melly ada di ruang administrasi , tadi ia habis berkeliling dengan dokter keruan anak " ucap nya.
"Terima kasih " ucap Doni menundukkan kepala.
"Sama - sama....
"Melly "panggil Doni ketika ia melihat Melly keluar dari ruang administrasi.
"Ya....
"Saya ingin nama Via di ganti , agar orang jahat yang mengincar nya.tidak mengetahui " ucap Doni tegas.
"Apakah ia dalam bahaya ??..."tanya Melly tak percaya.
Doni tak menjawab. ia hanya menganggukkan kepala .
"Oh my God " terkejut.
"Baiklah saya akan ke Administrasi dan memberitahukan agar Menganti nama nya.
"but jika mereka 5anya mengapa, bagaimana saya harus menjawab ?? ' terlihat Melly ragu - ragu .
"Bilang saja , kalau saya baru mengetahui nama asli nya " jawab Doni santai..
"O...ya...bai...saya kesana " ucap nya berjalan tergesah - gesah..
Doni pun menghampiri orang suruhan nya.
"Bagaimana apa ada yang mencuriga kan ???...
"Sejauh ini belum tuan " ucap sang body guard dengan tatapan mata lurus kedepan.
"Good...jika ada sesuatu beritahu saya " ucapnya berjalan keluar .
"Baik tuan " kembali berjaga di depan pintu.
__ADS_1
"Pekerjaan ku sangat banyak , lebih baik dikerjakan, sore nanti baru melihat Via " batin Doni setengah berlari menuju parkir dimana mobil nya diparkir di sana.
Hampir tiap hari Doni datang dan dengan sabar ia bercerita berusaha memancing ingatan Via.
Sudah seminggu lama nya, Via berbaring .
Tapi belum menampakkan jika ia sudah ingat.
Luka memar diwajah berangsur mulai hilang..
Lambung nya pun dikatakan dokter mulai membaik.
****
"Pagi Via..."sapa Doni.
Ketika pagi yang cerah ini sebelum bekerja kerja , ia menyempatkan diri untuk membesuk Via.
Via yang masih dengan dunia nya.
Selalu diam , kemudian menangis dan tertawa.
Kasihan melihat nya.
Via seorang anak yang yatim piatu yang pintar , berusaha mandiri dengan mencari beasiswa.agar memperbaiki taraf hidup nya..
Ternyata takdir membawa nya seperti ini
"Kamu siapa " begitu terus ketika Doni datang dan menyapa nya.
"Aku Doni teman baik mu " menatap Via kasihan.
"Do...Doni ?...
"Ya aku Doni ...
"Ingat tidak waktu itu kita berjalan di mall kamu beli ice Cream coklat keju dan saat itu kamu tak sengaja.
memanggil Ricky yang berada disebelah mu .ketika Ricky menoleh ice Cream nya kena hidung Ricky...
Dan aku nambah menekan ice Cream ke hidung Doni.
dan kita berlari, ketika Ricky sadar , ia mengejar kita , kita berlari sambil tertawa senang " cerita Doni.berusaha mengingat kan nya.
Ia sengaja menceritakan kejadian konyol , dulu ketika Ricky memaksa Via untuk jalan - jalan.
Terlihat senyum manis Via.."Ya...dan kita berlari terus sedangkan kak Ricky marah - marah, tetapi ia mengejar kita akhir nya aku dapat ,kak Ricky memegang tangan ku kuat " ucap Via menatap kedepan.perlahan sedikit demi sedikit ia mulai mengingat...
Tetapi.....
Pandangan mata yang kosong...
"IKS...IKS...IKS....mengapa takdir ku seperti ini , aku merasa kotor " ucap nya sambil menarik baju nya .
"No...no...kamu tetap Via , my Via yang cantik , sederhana , pintar dan lucu " ucap Doni menarik tangan nya dan memegang kuat.
"IKS...aku...
aku dari kampung berlari ke Jakarta agar bisa kuliah untuk memperbaiki hidup , tetapi orang - orang disana mengapa selalu mencari aku...
aku ini siapa , bukan orang penting.."tangis Via.
"Syukurlah , ia sudah sadar " batin Doni menatap Via kasihan. sambil menarik nafas panjang.memgelus dada nya lega.
"Karena kamu cantik dan orang jahat disana ingin memanfaatkan mu " jelas Doni...
"Ikh..ikhs....apa salah ku ...
"Kamu tidak salah apa - apa , hanya orang jahat saja yang ingin memanfaat kan mu " Doni mengelus dahi Via lembut...
"Ih....kamu siapa ??? " tanya nya sekali lagi..
"Huff....lupa lagi...
"Aku harus bagaimana ?? " batin Doni bicara sendiri dalam hati.
Tak tahu harus bagaimana, berbagai cara telah ia lakukan .
__ADS_1
Menjatuhkan tubuh nya di sofa dengan kasar.