
Aku dan Siti adik sepupu ku berangkat ke kota terubuk Bengkalis untuk bertemu dengan Dodi. Yah sekedar untuk jalan-jalan dan mencari hiburan.
Kami pergi menuju ke Selat Baru. Aku boncengan dengan Dodi dan Siti menyetir sendiri menggunakan motor ku.
"Kata nya di sini ada kebun binatang? Dimana?" Tanya ku kepada Dodi.
"Ada kebun binatang nya, tapi sudah terbenggalai" Ujar Dodi.
"Terbenggalai maksud nya?"
"Tidak terurus, binatang nya juga sudah mati semua" Jawab Dodi lagi.
"Oh gitu" Aku mengangguk.
"Mau ke sana juga?"
"Boleh, mau lihat juga gimana kebun binatang nya" Ujar ku.
"Dek, kita ke kebun binatang nya" Ajak ku kepada Siti. Siti hanya mengajukan jempol nya tanda setuju.
__ADS_1
***
"Tuh lihat kan? Terbenggalai tidak ada bagus di sinu" Ucap Dodi.
Yah memang sangat kelihatan jika kebun binatang itu di tumbuhi rumput-rumput liar. Dan di tumbuhi semak belukar di sekitar nya. Dan di sana memang banyak kandang-kandang binatang namun binatang nya tidak ada. Hanya ada satu kandang yang berisi elang. Ada juga pondok-pondok kecil yang terletak di sekitar kebun itu untuk para pengunjung beristirahat.
"Kenapa elang ini tidak di lepaskan saja? Kasihan dia tidak ada yang kasih makan. Bisa mati nanti nya" Ujar ku kepada Dodi.
"Iya ya kak, gimana kalau kita lepasin saja" Ucap Siti.
"Jangan macam-macam dek. Elang ini memang di sini. Nanti kamu kena marah lagi sama orang-orang sini" Ujar Dodi.
"Jangan cinta. Coba deh dengar apa yang aku katakan. Biarin saja" Ujar Dodi lagi.
"Iya deh iya" Jawab ku.
"Dek fotoin berdua" Ujar ku memberikan ponsel Android ku kepada Siti untuk mengambil foto aku dan Dodi sebagai kenang-kenangan.
"Udah ah, ayo kita pergi dari sini. Lama-lama tempat ini menyeramkan juga" Kata ku mengajak mereka pergi.
__ADS_1
Kami pergi ke pelabuhan yang berada di Selat Baru itu. Di mana pelabuhan itu tempat penyebrangan ke luar negeri yaitu ke malaysia di mana memakan waktu satu jam empat puluh lima menit.
Kami duduk di bebatuan yang ada di pinggir pantai. Tak lupa Siti mengabadikan kami berdua dengan ponsel ku.
Sungguh hari itu aku sangat bahagia karena telah jadian bersama Dodi laki-laki yang aku harap kan. Namun, hati ini juga merasa tidak enak jika dia tahu bagaimana kondisi ku sebenar nya. Yah di mana status ku sekarang tidak jelas ini. Apa kah dia akan menerima ku dengan ikhlas atau bahkan meninggalkan ku. Aku juga tidak tahu hal itu. Aku hanya bisa pasrah jika Dodi akan meninggalkan ku ketika dia sudah tahu segalanya tentang ku. Seburuk bagaimana pun laki-laki, pasti dia menginginkan wanita yang baik-baik untuk nya.
Saat ini aku hanya mau menikmati pacaran kami berdua tampa memikirkan hal yang membuat ku sedih.
"Tumben Rio gak ikut? Biasa nya dia selalu ikut bersama mu" Tanya ku.
"Kata nya lagi latihan marching band di kantor Bupati" Jawab Dodi.
Rio memang salah satu anggota marching band tingkat kabupaten yang telah mengikuti berbagai macam pertandingan dan pertunjukan di tingkat kabupaten. Bahkan dia juga pernah mengikuti lomba marching band di tingkat provinsi. Namun sayang grup Marching bandnya mendapat harapan satu. Meskipun begitu dia bersama teman-temannya sudah memberikan kebanggaan untuk kabupaten Bengkalis dan telah memberikan nama harum kabupaten Bengkalis.
***
"Terima kasih ya untuk hari ini. Kami pulang dulu" Ujar ku saat Dodi mengantar kami ke pelabuhan penyebrangan dari Bengkalis ke Sungai Pakning.
"Iya sama-sama. Kalian hati-hati di jalan ya. Nanti kalau sudah tiba di rumah kabarin aku ya cinta" Ujar nya.
__ADS_1
"Iya nanti aku kabarin" Jawab ku. Aku dan Siti masuk ke dalam peri untuk berangkat pulang.