
"Ini kantor..
Dan kamu Kelly , keluar....
Jangan nganggu anak saya...
Ia sudah mempunyai calon " Mr Anderson menatap tajam Kelly.
"Tapi Mr ...kami saling mencintai " sanggah nya .
"Saya tahu siapa kamu , perempuan yang hanya mengincar uang dan wanita bergilir para lelaki hidung belang " ucap Mr Anderson emosi.
"Ck...tapi Mr , saya tulus mencintai anak anda " ucap nya tak malu sudah di usir.
"Sayang...kenapa kamu hanya diam saja..pertahankan cinta kita " ucap nya manja memeluk Hans..
"Kelly kamu pulang dulu , nanti aku jelaskan...percuma berdebat " bisik Hans .
"Tapi....
"Sudah dengar kata ku , pulang nanti aku hubungi...
Dengan menyentak kaki nya ia berjalan keluar tanpa pamit .
"Perempuan seperti itu mau kamu jadi kan istri " seru Mr Anderson marah.
"Dengar , jika kamu tak mendengar ucapan Dady...silahkan kamu pergi dari sini tanpa seperser pun harta warisan untuk mu , ingat itu " ancam nya.
Berjalan keluar dari ruangan Hans.
"Huuf....menarik rambut nya dengan kasar ..dengan pasrah akhir nya ia,
Berjalan ke toilet untuk melepaskan hasrat yang sudah diujung.
"Dari mana kamu ?? " tanya Mr Anderson saat ia kembali keruangan Hans tidak ada.
"Toilet ..."Jawab nya malas.
"Mulai sekarang dad harap kamu jangan berhubungan perempuan tidak jelas seperti itu " ucap Mr Anderson menurunkan nada bicara nya..
__ADS_1
"Awas pembalasan ku Via " batin nya meremas tangan nya hingga memutih.
"Hans...kamu dengar tidak ???....
"Iya dad ...
"Sudah kamu hubungi Via ???...
"Sudah , tadi pagi ketika Via ingin berangkat kerja , aku jemput .
Bahkan nanti malam kami janjian akan makan malam " Hans menatap wajah sang ayah.
Sejak kecil hingga dewasa ia selalu di atur...karena sang ayah tak ingin nama nya tercoret , ia ingin sang anak ferfect
di mata orang ..
"Aku ini seperti anak kecil yang selalu di atur " batin Hans menatap sang ayah sinis.
"Good boy " berjalan sambil mengelus kepala Hans..
"Hanya itu ???...
Jam menunjukkan pukul 06.30 , Hans terlihat sudah rapi dengan jas hitam dan kemeja biru laut nya..
Mematut kan diri nya ke cermin ..
"HM...rugi jika kamu tak menyukai ku Via " ucap nya percaya diri.
Berjalan keluar dari kamar dengan santai.
"Buat gadis itu menyukai mu Hans " tiba - tiba sang mama berdiri di hadapan nya .
"Mama kaget..
Tenang saja mam " ucap nya sambil mengoyang kan dasinya.
"Good boy " sang mama mengajungkan jempol.
****
__ADS_1
Sesampai di depan rumah Mr Bruno .
Hans mengetuk pintu...
Dengan besi bundar yang sudah tersedia di depan pintu.
Tok...tok..tok..
Ternyata yang membuka pintu Mrs Bruno.
"Malam...
"Malam , Via sedang bersiap " memotong kalimat Hans dan berjalan menuju ruang tamu .acuh
Hans merasa Mrs Bruno tak menyukai nya..
Dengan santai ia mengikuti Mrs Bruno dari belakang.
"Siapa mam ? " tanya Mr Bruno menolehkan kepala nya ..
"O...Hans , silahkan duduk..
Sebentar ya...Via sedang bersiap -siap " meletakkan badan nya disebelah sang istri yang terlihat cemberut tak suka.
Dua menit kemudian Via keluar dari kamar.
Dengan memakai dress selutut berwarna biru navi yang semakin memperlihatkan kecantikan kulit nya.
Gleg...
Sampai - sampai Hans sudah menelan Saliva nya melihat Via.
"Cantik sekali " batin nya.
"Sudah siap ???
Via hanya menganggukkan kepala..
terima kasih Sudi mampir disini.
__ADS_1
tetap guys like and comend aku tunggu